Fitri Learning

BelajarBahasa Indonesia SMA Kelas 10Bab 9

Diksi Denotatif dan Konotatif dalam Puisi

Bahasa Indonesia SMA Kelas 10 · Bab 9: Menyelami Makna Edukatif dalam Karya Puisi

Diksi adalah pemilihan kata yang digunakan penyair dalam puisinya. Diksi berperan penting karena memengaruhi makna, suasana, dan keindahan estetika puisi.

1.

Diksi Denotatif

Penggunaan kata dengan makna sesuai kamus atau arti sebenarnya, biasanya pada puisi yang lugas dan tidak banyak kiasan.

Contoh: “Mentari terbit di ufuk timur / Cahayanya menyinari pagi / Embun masih menempel di dedaunan / Sejuk menyapa wajahku” – semua kata digunakan dalam arti sebenarnya.

2.

Diksi Konotatif

Kata-kata yang memiliki makna tambahan atau kiasan, digunakan untuk menciptakan efek estetika, simbolisme, atau makna yang lebih dalam.

Contoh: “Aku adalah burung dalam sangkar / Sayapku patah oleh waktu” – “burung dalam sangkar” melambangkan seseorang yang merasa terpenjara, dan “sayap patah” bisa berarti kehilangan harapan.

Penggunaan diksi konotatif memberi kebebasan kepada pembaca untuk menafsirkan makna, sehingga membaca puisi sering membutuhkan pemahaman yang lebih dalam terhadap kata-kata yang dipilih penyair.

Gratis — tolong sebarkan

Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.

Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya →