Puisi tidak hanya menyampaikan keindahan bahasa, tetapi juga mengandung pesan moral yang dapat menjadi pelajaran bagi pembacanya – berupa kritik sosial, ajakan untuk berubah, perenungan tentang kehidupan, atau nilai moral yang ingin disampaikan penyair. Amanat dapat disampaikan secara tersurat (dinyatakan langsung) maupun tersirat (disembunyikan dalam simbol, metafora, atau makna kiasan).
Contoh pesan moral dapat dilihat pada karya W.S. Rendra berjudul
Sajak Seonggok Jagung
:
Seonggok jagung di kamar dan seorang pemuda badannya kurus kurang darah (karena kerja di-buruh-kan) pikirannya lapar karena pendidikan dilupakan
Dalam kutipan ini, W.S. Rendra menyampaikan kritik sosial tentang kondisi buruh dan kurangnya akses pendidikan bagi masyarakat kelas bawah. Puisi ini menyiratkan bahwa pendidikan adalah hak setiap orang dan ketimpangan sosial perlu diperbaiki.
Gratis — tolong sebarkan
Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.
Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya → Ilmu yang bermanfaatBagikan ke WhatsApp