Unsur puisi dibagi menjadi dua, yaitu unsur intrinsik yang membangun puisi dari dalam dan unsur ekstrinsik yang berasal dari luar puisi.
•
Tema:
gagasan utama yang diangkat dalam puisi – cinta, perjuangan, keindahan alam, kematian, atau isu sosial.
•
Diksi:
pemilihan kata untuk menciptakan efek tertentu, bisa lugas (denotatif) atau kiasan (konotatif).
•
Majas:
gaya bahasa seperti metafora, personifikasi, hiperbola, dan simile – “Wajahmu laksana rembulan” (simile), “Ranting-ranting menangis diterpa angin” (personifikasi).
•
Rima dan Irama:
rima adalah persamaan bunyi dalam puisi, sedangkan irama adalah pola bunyi yang menciptakan efek musikal.
•
Amanat:
pesan yang ingin disampaikan penyair, bisa bersifat moral, sosial, atau emosional.
•
Latar Belakang Penyair:
kehidupan, pengalaman, dan pemikiran penyair memengaruhi isi puisinya – Chairil Anwar yang hidup di era perjuangan banyak menulis tentang kebebasan dan semangat hidup.
•
Kondisi Sosial dan Budaya:
situasi politik, ekonomi, dan budaya suatu zaman memengaruhi isi puisi – puisi W.S. Rendra banyak mengandung kritik sosial terhadap ketidakadilan.
Gratis — tolong sebarkan
Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.
Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya → Ilmu yang bermanfaatBagikan ke WhatsApp