Definisi Harga
Harga adalah nilai tukar suatu barang atau jasa dalam satuan uang, hasil interaksi kekuatan permintaan dan penawaran. Adam Smith mendefinisikan harga sebagai jumlah uang yang harus dibayar untuk mendapatkan suatu barang, sementara Alfred Marshall menekankan harga sebagai titik keseimbangan antara keinginan konsumen membeli dan keinginan produsen menjual.
Terbentuknya Harga Pasar
Harga keseimbangan terjadi ketika jumlah barang yang diminta sama dengan jumlah yang ditawarkan, sehingga tidak ada kelebihan atau kekurangan barang di pasar.
| Harga | Jumlah Permintaan (Unit) | Jumlah Penawaran (Unit) |
|---|---|---|
| Rp5.000 | 100 | 300 |
| Rp4.000 | 150 | 250 |
| Rp3.000 | 200 | 200 |
| Rp2.000 | 250 | 150 |
| Rp1.000 | 300 | 100 |
Selain harga keseimbangan, dikenal pula harga subjektif berdasarkan daya beli individu: konsumen marjinal (membeli sesuai harga pasar), super marjinal (mampu membeli lebih tinggi namun tetap membayar harga pasar), dan submarjinal (tidak mampu membeli karena harga terlalu tinggi) — dengan kategori serupa juga berlaku bagi produsen.
Pergeseran Kurva Permintaan dan Penawaran
- Permintaan meningkat (kurva bergeser ke kanan) menaikkan harga keseimbangan; permintaan menurun (bergeser ke kiri) menurunkan harga keseimbangan.
- Penawaran meningkat (bergeser ke kanan, misalnya karena teknologi lebih murah) menurunkan harga keseimbangan; penawaran menurun (bergeser ke kiri, misalnya karena kelangkaan bahan baku) menaikkan harga keseimbangan.
Gratis — tolong sebarkan
Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.
Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya → Ilmu yang bermanfaatBagikan ke WhatsApp