Angka penting adalah angka-angka dalam suatu hasil pengukuran yang terdiri atas angka-angka pasti dan satu angka taksiran terakhir. Angka penting menyatakan tingkat ketelitian suatu alat ukur dan keandalan data hasil pengukuran. Dalam fisika, penulisan hasil pengukuran harus sesuai dengan jumlah angka penting yang benar. Ini penting agar hasil eksperimen tidak tampak lebih akurat atau lebih kasar dari yang sebenarnya.
Ketentuan Menentukan Angka Penting
Berikut adalah lima ketentuan utama dalam menentukan jumlah angka penting dalam suatu bilangan:
Contoh: 34,5 cm memiliki 3 angka penting
Contoh: 302 memiliki 3 angka penting
Contoh: 12,300 memiliki 5 angka penting
Contoh: 1200 hanya memiliki 2 angka penting, kecuali ditulis dalam bentuk ilmiah
Contoh: 0,0045 memiliki 2 angka penting
Angka Berarti dan Ketidakpastian Relatif
Angka berarti adalah angka penting yang memiliki makna dalam pengukuran. Penggunaan angka berarti berkaitan dengan ketelitian hasil pengukuran. Untuk menyatakan seberapa besar pengaruh ketidakpastian terhadap hasil pengukuran, digunakan konsep ketidakpastian relatif:
Keterangan:
Contoh:
Artinya, hasil pengukuran memiliki tingkat ketidakpastian sebesar 1%.
Notasi Eksponen
Notasi eksponen atau notasi ilmiah digunakan untuk menyederhanakan penulisan bilangan yang sangat besar atau sangat kecil.
Keterangan:
a = angka antara 1 hingga kurang dari 10
n = bilangan bulat (positif untuk bilangan besar, negatif untuk bilangan kecil)
Contoh:
Aturan Operasi Matematika Angka Penting
Dalam perhitungan fisika, hasil akhir harus mengikuti aturan angka penting sesuai jenis operasinya, yaitu:
Pembulatan dilakukan jika hasil pengolahan memiliki lebih banyak angka penting dari yang seharusnya. Jika angka di belakang angka terakhir > 5, dibulatkan ke atas; jika < 5, dibulatkan ke bawah; jika 5, lihat angka sebelumnya (genap tetap, ganjil naik).
Hasil akhir ditulis sesuai jumlah angka di belakang koma terkecil dari bilangan-bilangan yang dijumlah/dikurang.
Contoh:
Karena 0,3 hanya punya 1 angka di belakang koma, hasil harus 1 angka desimal.
Hasil akhir ditulis sesuai jumlah angka penting terkecil dari bilangan yang dikalikan atau dibagi.
Contoh:
Karena 1,4 hanya memiliki 2 angka penting, hasil dibulatkan menjadi 2 angka penting.
Gratis — tolong sebarkan
Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.
Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya → Ilmu yang bermanfaatBagikan ke WhatsApp