Fitri Learning

BelajarKimia SMA Kelas 10Bab 2

Komponen Penyusun Atom

Kimia SMA Kelas 10 · Bab 2: Susunan Atom serta Pola Keperiodikan Unsur

Atom adalah unit dasar dari materi yang membentuk segala substansi di alam semesta. Setiap atom terdiri dari tiga komponen utama, yaitu proton, neutron, dan elektron, yang masing-masing memiliki sifat dan peranannya sendiri dalam menentukan karakteristik atom tersebut. Pemahaman tentang komponen penyusun atom sangat penting dalam kimia, karena sifat materi dan reaksi kimia sebagian besar dipengaruhi oleh interaksi antara partikel-partikel ini.

Partikel-Partikel Penyusun Atom

Struktur Atom – kompasiana.com/Ricky Hamanay
Struktur Atom – kompasiana.com/Ricky Hamanay
  • Proton — partikel bermuatan positif yang terletak di inti atom. Massanya hampir sama dengan neutron dan jauh lebih besar daripada elektron. Jumlah proton menentukan nomor atom sekaligus identitas unsur: satu proton adalah hidrogen, enam proton adalah karbon.
  • Neutron — partikel netral yang juga berada di inti bersama proton, dengan massa hampir sama dengan proton. Neutron menjaga kestabilan inti dengan mengurangi gaya tolak antarproton. Perbedaan jumlah neutron pada unsur yang sama menghasilkan isotop.
  • Elektron — partikel bermuatan negatif yang mengorbit inti pada berbagai tingkat energi. Meski massanya sangat kecil, elektron sangat menentukan sifat kimia atom, terutama dalam ikatan kimia. Jumlah elektron biasanya sama dengan jumlah proton sehingga atom bersifat netral; penambahan atau pengurangan elektron menjadikannya ion.

Setiap unsur kimia memiliki identitas unik yang ditunjukkan melalui nomor atom, nomor massa, dan lambang unsur. Nomor atom (simbol Z) adalah jumlah proton di inti atom, yang menentukan sifat dasar unsur dan tempatnya dalam tabel periodik. Pada notasi \(^{12}_{6}\mathrm{C}\), Z = 6 adalah nomor atom (jumlah proton), A = 12 adalah nomor massa (jumlah proton dan neutron), dan C adalah lambang unsur karbon.

CONTOH SOAL PERHITUNGAN PROTON, ELEKTRON, DAN NEUTRON

Soal. Diberikan unsur \(^{23}_{11}\mathrm{Na}\). Tentukan jumlah proton, jumlah elektron, dan jumlah neutron!

Pembahasan. Atom Na mempunyai nomor atom 11 dan nomor massa 23. Jumlah proton = nomor atom = 11 Jumlah elektron = 11 Jumlah neutron = nomor massa – nomor atom = 23 – 11 = 12

Sejarah dan Perkembangan Teori Atom

Teori atom berkembang dari pemikiran para filsuf Yunani hingga penemuan ilmiah modern. Setiap teori muncul sebagai respons terhadap keterbatasan pemahaman sebelumnya, dengan eksperimen dan observasi yang mengarahkan penemuan lebih lanjut.

  • Democritus — filsuf Yunani abad ke-5 SM yang pertama mengemukakan bahwa segala sesuatu tersusun dari partikel terkecil yang tidak dapat dibagi lagi, disebut "atomos". Gagasannya belum berdasarkan eksperimen, tetapi menjadi dasar bagi teori atom berikutnya.
  • John Dalton — merumuskan teori atom berbasis eksperimen pada awal abad ke-19: setiap unsur tersusun dari atom yang identik dalam massa dan sifat, atom unsur berbeda memiliki massa dan sifat berbeda, serta dalam reaksi kimia atom tidak diciptakan atau dimusnahkan, hanya bergabung atau terpisah dalam rasio tetap.
  • J.J. Thomson — melalui eksperimen tabung sinar katoda pada 1897 menemukan elektron, lalu mengajukan Model Plum Pudding (1904): atom sebagai bola bermuatan positif dengan elektron tersebar di dalamnya seperti kismis dalam kue.
  • Ernest Rutherford — melalui Eksperimen Penembakan Partikel Alfa (1909) menemukan bahwa sebagian besar partikel alfa menembus lempeng emas, tetapi sebagian dipantulkan dengan sudut besar. Ia menyimpulkan atom terdiri dari inti yang sangat kecil, padat, dan bermuatan positif, dengan elektron mengorbit di ruang kosong yang luas.
  • Niels Bohr — pada 1913 mengajukan model atom di mana elektron bergerak pada orbit stasioner dengan energi tertentu. Perpindahan elektron antarorbit disertai penyerapan atau pemancaran foton, yang menjelaskan garis spektrum emisi atom hidrogen. Model ini terbatas untuk atom berelektron banyak, tetapi membuka jalan bagi mekanika kuantum.
CONTOH SOAL TEORI PERKEMBANGAN ATOM

Soal. Teori atom Thomson yang menyatakan bahwa atom merupakan bola pejal bermuatan positif diilhami oleh adanya percobaan tentang ...

  1. Sinar Alfa
  2. Sinar Katoda
  3. Spektrum Cahaya
  4. Reaksi Pembelahan Inti
  5. Efek fotoelektrik

Jawaban. B. Sinar Katoda

Pembahasan. Percobaan sinar katoda yang dilakukan Thomson menunjukkan bahwa sinar katoda terdiri dari partikel bermuatan negatif yang lebih kecil daripada atom, yang kemudian dikenal sebagai elektron. Dari hasil percobaan ini Thomson menyimpulkan bahwa atom tidak bersifat pejal dan tak terbagi, melainkan terdiri dari materi bermuatan positif dengan elektron bermuatan negatif yang tersebar di seluruh atom.

Gratis — tolong sebarkan

Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.

Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya →