Agar sebuah teks argumentasi dapat dipahami dan diterima dengan baik oleh pembaca, teks ini harus memiliki struktur yang jelas. Berikut adalah tiga bagian utama dalam teks argumentasi:
•
Pernyataan Pendapat (Tesis):
Pada bagian awal teks, penulis menyampaikan pernyataan atau pandangan yang menjadi dasar pembahasan. Pernyataan ini harus spesifik dan menarik perhatian pembaca.
Contoh dalam konteks energi bersih: "Energi bersih merupakan solusi utama untuk mengurangi emisi karbon dan mencegah kerusakan lingkungan yang lebih parah."
•
Tubuh Argumen:
Bagian tubuh teks adalah inti dari argumentasi. Dalam bagian ini, penulis memaparkan alasan-alasan yang mendukung pendapatnya dan mendukungnya dengan bukti atau data. Argumen harus disusun secara logis dan berurutan sehingga pembaca dapat mengikuti alur pemikiran penulis.
Contoh:
–
"Menurut laporan International Renewable Energy Agency (IRENA), penggunaan energi terbarukan dapat mengurangi emisi karbon hingga 70% pada tahun 2050."
–
"Negara-negara seperti Norwegia dan Jerman telah berhasil mengadopsi energi bersih sebagai sumber utama listrik mereka, sehingga mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil."
•
Kesimpulan:
Bagian akhir teks berisi rangkuman dari seluruh argumen yang telah disampaikan, diikuti dengan penegasan ulang pendapat penulis. Kesimpulan ini harus memberikan dampak kuat kepada pembaca dan, jika memungkinkan, menyisipkan ajakan untuk bertindak.
Contoh:
"Dengan mengadopsi energi bersih, kita tidak hanya melindungi lingkungan, tetapi juga menciptakan masa depan yang lebih berkelanjutan bagi generasi mendatang. Sudah waktunya bagi kita untuk beralih ke sumber energi yang lebih ramah lingkungan."
Gratis — tolong sebarkan
Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.
Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya → Ilmu yang bermanfaatBagikan ke WhatsApp