•
Menentukan Informasi Utama
Pilih informasi yang paling relevan dan penting untuk disajikan. Hindari memasukkan terlalu banyak detail agar infografik tetap mudah dipahami. Fokuskan pada:
–
Identitas buku (judul, penulis, penerbit, dll.).
–
Ringkasan isi atau tema utama.
–
Poin kelebihan dan kekurangan yang signifikan.
–
Simpulan dan rekomendasi.
•
Menyusun Konten Secara Sistematis
Atur konten dalam urutan logis. Sebagai contoh:
–
Bagian atas infografik: Identitas buku.
–
Bagian tengah: Ringkasan isi dan poin penting.
–
Bagian bawah: Kelebihan, kekurangan, dan rekomendasi.
•
Memilih Desain yang Menarik dan Konsisten
Gunakan warna, ikon, dan font yang konsisten dengan tema buku yang diresensi. Misalnya, untuk buku dengan tema sejarah, gunakan elemen desain yang klasik atau bernuansa vintage.
•
Menggunakan Aplikasi Desain Infografik
Manfaatkan alat desain seperti Canva, Piktochart, atau Adobe Spark untuk membuat infografik. Alat-alat ini menyediakan berbagai template yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan.
•
Meninjau dan Memperbaiki
Sebelum membagikan atau mempublikasikan infografik, pastikan untuk meninjau ulang konten dan desainnya. Perhatikan kesesuaian data, tata letak, dan kejelasan informasi.
Gratis — tolong sebarkan
Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.
Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya → Ilmu yang bermanfaatBagikan ke WhatsApp