Fitri Learning

BelajarBiologi SMA Kelas 11Bab 8

Metode Kontrasepsi dalam Program KB

Biologi SMA Kelas 11 · Bab 8: Sistem Reproduksi

Kontrasepsi mencegah kehamilan dengan menghalangi pembuahan atau mencegah pertemuan sel telur dengan sperma, sekaligus mengatur jarak kelahiran. Program Keluarga Berencana (KB) mengatur jumlah dan jarak kelahiran anak untuk meningkatkan kualitas hidup keluarga dan masyarakat.

Kontrasepsi Alami

  • Metode kalender: mengamati siklus menstruasi untuk menentukan masa subur; tingkat kegagalannya tinggi karena siklus dapat bervariasi.
  • Metode suhu tubuh basal: mengukur suhu tubuh setiap pagi karena suhu meningkat sedikit setelah ovulasi; memerlukan ketelitian dan konsistensi.
  • Metode mukus serviks: memantau lendir serviks yang menjadi lebih banyak, jernih, dan elastis saat ovulasi.
  • Koitus interruptus: menghentikan hubungan sebelum ejakulasi, dengan tingkat keberhasilan yang rendah.

Kontrasepsi Mekanis

  • Kondom: alat penghalang pada penis atau vagina yang mencegah sperma masuk sekaligus melindungi dari infeksi menular seksual.
  • IUD (Intrauterine Device): alat yang dipasang di dalam rahim, tersedia dalam jenis hormonal dan tembaga, sangat efektif dan bertahan beberapa tahun.
  • Diafragma dan cervical cap: perangkat cekung yang menutupi leher rahim dan digunakan bersama spermisida.

Kontrasepsi Kimiawi dan Hormonal

  • Pil KB: mengandung estrogen dan progestin yang menghambat ovulasi, menebalkan lendir serviks, dan mengubah lapisan endometrium; harus diminum teratur setiap hari.
  • Implan kontrasepsi: batang kecil di bawah kulit lengan atas yang melepaskan progestin dan bertahan hingga 3 tahun.
  • Suntik KB: mengandung progestin yang diberikan setiap 1-3 bulan untuk mencegah ovulasi.
  • Spermisida: bahan kimia berbentuk krim, gel, busa, atau suppositoria yang membunuh sperma; efektivitasnya lebih rendah bila digunakan sendiri.

Metode kontrasepsi permanen berupa vasektomi pada laki-laki dan tubektomi pada perempuan menjadi pilihan bagi pasangan yang tidak ingin menambah anak, terutama jika kontrasepsi hormonal tidak dianjurkan karena kondisi kesehatan tertentu.

Contoh soal

Soal. Pada perempuan yang menggunakan kontrasepsi hormonal jangka panjang seperti implan atau IUD hormonal, mengapa progesteron yang dilepaskan berperan penting dalam mencegah kehamilan?

  1. Progesteron mempercepat ovulasi
  2. Progesteron menurunkan kualitas sperma
  3. Progesteron menebalkan lendir serviks dan menghambat perjalanan sperma
  4. Progesteron merangsang ovulasi pada waktu tidak terduga
  5. Progesteron merangsang pelepasan sel telur yang sudah dibuahi

Jawaban. Jawaban Benar: C. Progesteron menebalkan lendir serviks dan menghambat perjalanan sperma

Pembahasan. Progesteron dari implan atau IUD hormonal menebalkan lendir serviks sehingga sperma sulit masuk ke rahim. Selain itu progesteron menekan ovulasi dan membuat lapisan endometrium kurang siap untuk implantasi embrio.

Kondom Melindungi Ganda

Kondom adalah satu-satunya alat kontrasepsi yang melindungi dari infeksi menular seksual sekaligus mencegah kehamilan. IUD tembaga dapat bertahan hingga 10 tahun tanpa pengaruh hormon, sedangkan pil KB selain mencegah kehamilan juga dapat mengurangi kram menstruasi.

Gratis — tolong sebarkan

Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.

Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya →