Fitri Learning

BelajarEkonomi SMA Kelas 11Bab 4

Teori Permintaan dan Penawaran Uang

Ekonomi SMA Kelas 11 · Bab 4: Permintaan dan Penawaran Uang, Indeks Harga, dan Inflasi

Teori Permintaan Uang

Permintaan uang adalah keinginan individu/perusahaan menyimpan sebagian kekayaan dalam bentuk uang tunai atau aset likuid, didorong kebutuhan transaksi, berjaga-jaga, dan investasi. Teori klasik (David Ricardo, Irving Fisher) menyatakan jumlah uang beredar berkaitan erat dengan volume transaksi dan tingkat harga.

MV = PT (M = jumlah uang beredar, V = kecepatan peredaran uang, P = tingkat harga, T = volume transaksi)

Alfred Marshall mengembangkan teori persediaan kas (cash balance theory) — uang disimpan bukan hanya untuk investasi/spekulasi, tapi juga transaksi sehari-hari, dan cenderung stabil seiring pendapatan.

Md = k P Y (k = proporsi pendapatan yang disimpan sebagai uang, Y = pendapatan nasional)

John Maynard Keynes mengembangkan Teori Preferensi Likuiditas dengan tiga motif memegang uang: motif transaksi (Mt = kY), motif berjaga-jaga (Mp = k′Y), dan motif spekulasi (Ms = f(r), dipengaruhi suku bunga r). Semakin rendah suku bunga, semakin besar minat memegang uang tunai.

Md = Mt + Mp + Ms = L(Y, r)

Kurva permintaan uang berslope negatif terhadap suku bunga — semakin tinggi suku bunga, semakin rendah jumlah uang yang diminta karena masyarakat beralih ke aset berbunga.

Gambar: Kurva Permintaan Uang — Diolah Penerbit

Kurva ini bisa bergeser: kenaikan kekayaan masyarakat menggeser kurva ke kiri (permintaan uang tunai turun), sedangkan kenaikan pendapatan nasional atau ketidakpastian ekonomi menggesernya ke kanan.

Gambar: Pergeseran Kurva Permintaan Uang akibat perubahan kekayaan dan pendapatan nasional — Diolah Penerbit

Teori Penawaran Uang

Penawaran uang dikendalikan otoritas moneter (bank sentral) lewat kebijakan moneter untuk menjaga stabilitas ekonomi dan mengendalikan inflasi. Uang beredar diklasifikasikan berdasarkan likuiditas:

  • M1 (arti sempit): uang kartal + uang giral — paling likuid.
  • M2: M1 + tabungan dan deposito berjangka pendek.
  • M3: M2 + sertifikat deposito dan instrumen pasar uang.
  • L (likuiditas total): M3 + aset finansial likuid lainnya — paling tidak likuid.
Gambar: Struktur Penawaran Uang Berdasarkan Likuiditas — Diolah Penerbit

Secara teori, kurva penawaran uang berslope positif — semakin tinggi tingkat bunga, semakin besar jumlah uang beredar karena bank cenderung menyalurkan lebih banyak kredit.

Gambar: Kurva Penawaran Uang dengan Slope Positif — Diolah Penerbit

Namun kurva penawaran uang di Indonesia cenderung tegak lurus (vertikal) karena jumlah uang beredar ditentukan langsung oleh kebijakan moneter Bank Indonesia, bukan oleh tingkat suku bunga pasar.

Gambar: Kurva Penawaran Uang yang Tegak Lurus di Indonesia — Diolah Penerbit

Kurva ini dapat bergeser akibat kebijakan moneter: membeli surat berharga atau menurunkan suku bunga menggeser kurva ke kanan (uang beredar bertambah, mis. saat perlambatan ekonomi); menjual surat berharga atau menaikkan suku bunga menggesernya ke kiri (uang beredar berkurang, mis. saat inflasi meningkat).

Gambar: Pergeseran Kurva Penawaran Uang akibat kebijakan moneter ekspansif dan kontraktif — Diolah Penerbit

Faktor Penentu Dinamika Permintaan dan Penawaran Uang

  • Permintaan uang dipengaruhi: pengeluaran konsumen, biaya transaksi saham/obligasi, dan perubahan harga umum (inflasi).
  • Penawaran uang dipengaruhi: tingkat bunga, tingkat inflasi, tingkat produksi dan pendapatan nasional, kesehatan dunia perbankan (reserve requirement), dan nilai tukar rupiah.
E-Money dan Pengaruhnya terhadap Permintaan Uang

Berkembangnya e-wallet dan cryptocurrency mengubah pola permintaan uang tradisional — transaksi kini bisa terjadi tanpa uang fisik, memengaruhi cara bank sentral mengukur dan mengelola kebijakan moneter.

Contoh soal

Soal. Pemerintah menambah uang beredar 10% untuk mendorong pertumbuhan, namun inflasi naik 5%. Bagaimana ini memengaruhi permintaan dan penawaran uang?

Jawaban. Penambahan uang beredar meningkatkan penawaran uang dan memperluas likuiditas kredit. Namun kenaikan inflasi turut meningkatkan permintaan uang karena masyarakat butuh lebih banyak uang untuk transaksi pada harga yang lebih tinggi. Faktor lain yang berpengaruh: tingkat bunga, pendapatan nasional, dan kondisi ekonomi global.

Gratis — tolong sebarkan

Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.

Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya →