Untuk mengubah teks prosedur menjadi infografik, ada beberapa langkah yang dapat diikuti agar infografik tersebut efektif dan menarik. Berikut adalah tahapan dalam mengalihwahanakan teks prosedur ke dalam infografik:
1.
Identifikasi Langkah Utama
Langkah pertama dalam membuat infografik dari teks prosedur adalah mengidentifikasi langkah-langkah utama dari prosedur tersebut. Anda perlu memilih informasi yang paling penting dan relevan untuk dimasukkan ke dalam infografik. Jangan masukkan terlalu banyak informasi agar tidak membingungkan pembaca. Fokus pada tahapan inti dari prosedur, seperti:
• Persiapan dokumen
• Pengajuan permohonan
• Proses verifikasi
• Evaluasi teknis
• Penerbitan izin
Contoh: Dalam prosedur memperoleh izin dari BPOM, Anda bisa membuat infografik yang menampilkan lima langkah utama yang sederhana, tetapi mencakup keseluruhan proses.
2.
Gunakan Visualisasi yang Sederhana dan Jelas
Setelah langkah-langkah utama diidentifikasi, langkah berikutnya adalah menggunakan visualisasi yang jelas dan sederhana. Visualisasi ini bisa berupa ikon, diagram, atau grafik yang mewakili setiap tahapan. Hindari penggunaan gambar yang terlalu rumit atau berlebihan. Pastikan ikon atau gambar yang digunakan dapat dengan mudah dimengerti oleh audiens.
Misalnya, untuk tahap "Pengajuan Permohonan", Anda bisa menggunakan ikon amplop atau komputer untuk menggambarkan proses pendaftaran daring. Untuk tahap "Evaluasi Teknis", Anda bisa menggunakan ikon laboratorium atau mikroskop.
3.
Tentukan Alur yang Jelas
Infografik harus memiliki alur yang jelas agar pembaca dapat mengikuti langkah-langkah prosedur dengan mudah. Alur ini bisa berbentuk vertikal, horizontal, atau berbentuk diagram alir (flowchart) yang menunjukkan setiap langkah dari awal hingga akhir. Penting untuk menunjukkan urutan langkah-langkah tersebut dengan menggunakan nomor atau panah untuk mengarahkan pembaca.
Contoh: Untuk prosedur BPOM, Anda bisa menampilkan tahapan dari atas ke bawah, dimulai dengan "Persiapan Dokumen", diikuti oleh "Pengajuan Permohonan", dan seterusnya, hingga "Penerbitan Izin".
4.
Gunakan Warna dan Tipografi yang Konsisten
Warna dan tipografi memiliki peran penting dalam infografik. Gunakan warna yang konsisten untuk memisahkan bagian-bagian yang berbeda, tetapi jangan gunakan terlalu banyak warna yang bisa mengganggu. Pilih warna yang serasi dan sesuai dengan tema yang ingin ditampilkan. Untuk teks, gunakan font yang mudah dibaca, terutama untuk bagian yang menjelaskan langkah-langkah prosedur.
Contoh: Anda bisa menggunakan warna biru untuk ikon atau teks yang berkaitan dengan pengajuan online, dan warna hijau untuk bagian yang berkaitan dengan verifikasi atau persetujuan.
5.
Sederhanakan Teks
Teks dalam infografik harus disederhanakan. Jangan menyalin teks prosedur secara lengkap. Fokus pada poin-poin kunci dan gunakan kalimat pendek yang langsung ke inti. Buat teks sesingkat mungkin, tetapi tetap menyampaikan informasi yang jelas.
Contoh: Jika dalam teks prosedur tertulis "Pengusaha wajib menyiapkan berbagai dokumen pendukung yang diperlukan seperti hasil uji laboratorium, sertifikat halal, dan lain-lain", dalam infografik Anda bisa menyederhanakan menjadi "Siapkan dokumen: Uji Lab, Sertifikat Halal, dll."
6.
Sertakan Elemen Interaktif (Jika Diperlukan)
Jika infografik dibuat dalam format digital, Anda bisa menambahkan elemen interaktif, seperti tautan atau animasi sederhana. Misalnya, tautan ke dokumen atau video yang menjelaskan lebih rinci tentang setiap langkah prosedur. Elemen interaktif ini dapat meningkatkan pengalaman pembaca dan memudahkan akses ke informasi tambahan.
7.
Uji Infografik
Setelah selesai membuat infografik, lakukan pengujian dengan beberapa orang untuk memastikan bahwa infografik tersebut mudah dipahami dan mengikuti alur yang logis. Minta umpan balik dari pembaca, terutama jika ada bagian yang mungkin tidak jelas atau terlalu rumit.
Tahukah Kamu?
Otak manusia memproses informasi visual 60.000 kali lebih cepat dibandingkan teks biasa! Itulah sebabnya infografik menjadi alat komunikasi super efektif. Dalam hitungan detik, infografik bisa menyampaikan prosedur rumit yang biasanya memerlukan paragraf panjang untuk dijelaskan. Bahkan, penelitian menunjukkan bahwa orang mengingat 80% informasi visual, dibandingkan hanya 20% dari yang mereka baca. Jadi, saat kamu mengubah teks prosedur menjadi infografik, kamu sebenarnya sedang menciptakan “jalan pintas” bagi otak untuk memahami dan mengingat informasi dengan lebih cepat dan menyenangkan!
Gratis — tolong sebarkan
Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.
Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya → Ilmu yang bermanfaatBagikan ke WhatsApp