KARAKTER PELAJAR PANCASILA
Bernalar Kritis
Menganalisis struktur dan efektivitas teks prosedur, serta mengevaluasi koherensi dan relevansi informasi dalam konteks dunia nyata.
Mandiri
Mampu menulis dan menyampaikan teks prosedur dengan terstruktur.
Bergotong Royong
Berkolaborasi dalam merancang dan menyampaikan teks prosedur, serta menghargai kontribusi setiap anggota tim dalam presentasi.
Kata Kunci:
Teks Prosedur, Langkah Sistematis, Koherensi dan Efektivitas, Infografik Prosedural.
TUJUAN PEMBELAJARAN
1.
Menganalisis berbagai arahan atau pesan berdasarkan pemikiran logis dan teks prosedur kompleks yang dipahami.
▷
Menilai koherensi antara langkah-langkah dalam teks prosedur kompleks.
▷
Mengidentifikasi kesalahan dalam teks prosedur.
2.
Merefleksikan ide-ide dari hasil membaca teks prosedur kompleks di berbagai media cetak maupun digital.
▷
Menganalisis tujuan dan efektivitas teks prosedur dari berbagai sumber.
▷
Menilai dampak teks prosedur kompleks terhadap audiens.
3.
Mengkomunikasikan arahan atau pesan secara lisan dalam bentuk teks prosedur kompleks secara logis dan terstruktur.
▷
Menggunakan teknik visualisasi untuk mempermudah penyampaian prosedur.
▷
Mengembangkan keterampilan komunikasi yang efektif dalam penyajian teks prosedur.
4.
Menyusun teks prosedur yang fungsional dengan baik dan sesuai aturan yang berlaku.
▷
Menyesuaikan teks prosedur dengan kebutuhan audiens.
▷
Menggunakan kalimat yang ringkas dan jelas dalam penulisan prosedur.
1
Menganalisis Teks Prosedur yang Kompleks
+
Teks prosedur adalah jenis teks yang berisi serangkaian langkah atau tindakan yang harus diikuti untuk menyelesaikan suatu tugas atau mencapai tujuan tertentu. Teks ini umumnya digunakan dalam situasi di mana petunjuk langkah demi langkah diperlukan, seperti resep masakan, instruksi penggunaan perangkat, atau prosedur administratif.
Teks prosedur kompleks, sebagaimana namanya, lebih rumit dibandingkan teks prosedur biasa. Teks ini sering kali mencakup tahapan yang lebih banyak, terperinci, dan terkadang saling berkaitan satu sama lain, di mana setiap langkah memerlukan pemenuhan syarat atau dokumen tertentu. Contoh yang sering ditemui dalam dunia usaha adalah proses perizinan produk yang memerlukan pemenuhan standar atau regulasi pemerintah.
Salah satu contoh teks prosedur kompleks dalam berwirausaha adalah prosedur memperoleh izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Prosedur ini penting bagi pengusaha yang ingin memasarkan produk seperti makanan, minuman, obat-obatan, dan kosmetik. Proses ini melibatkan beberapa tahapan yang harus dilalui dengan hati-hati agar produk tersebut mendapatkan izin edar. Berikut adalah penjelasan rinci mengenai prosedur tersebut:
1.
Persiapan Dokumen Pendukung
Pengusaha harus terlebih dahulu mempersiapkan serangkaian dokumen penting yang menjadi syarat dasar pengajuan izin ke BPOM. Dokumen ini meliputi :
•
Hasil uji laboratorium:
Pengujian terhadap kandungan produk dilakukan di laboratorium terakreditasi untuk memastikan bahwa produk aman dikonsumsi dan bebas dari bahan-bahan berbahaya.
•
Komposisi produk:
Dokumen ini menjelaskan semua bahan yang digunakan dalam pembuatan produk beserta jumlah atau persentase tiap bahan.
•
Sertifikat Halal (jika diperlukan):
Jika produk tersebut diklaim halal, pengusaha perlu menyertakan sertifikat halal yang diterbitkan oleh lembaga berwenang seperti MUI.
•
Label produk:
Menyertakan contoh desain kemasan dan label produk yang berisi informasi mengenai nama produk, komposisi, berat bersih, serta informasi lain yang relevan.
•
Dokumen perusahaan:
Dokumen ini mencakup NPWP perusahaan, SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan), dan NIB (Nomor Induk Berusaha).
2.
Pengajuan Permohonan Secara Daring
Setelah dokumen lengkap, langkah berikutnya adalah mengajukan permohonan izin edar melalui e-BPOM, yaitu platform online yang digunakan oleh BPOM untuk memproses pendaftaran produk. Pengusaha harus:
•
Membuat akun di situs e-BPOM.
•
Mengisi formulir pendaftaran dengan lengkap, mencantumkan informasi produk, perusahaan, dan melampirkan dokumen pendukung yang telah disiapkan sebelumnya.
•
Membayar biaya administrasi sesuai dengan kategori produk yang didaftarkan.
3.
Proses Verifikasi Administratif
BPOM akan melakukan verifikasi terhadap kelengkapan dan keabsahan dokumen yang telah diajukan. Proses verifikasi ini meliputi:
•
Pemeriksaan kelengkapan dokumen:
Apakah semua dokumen yang diwajibkan telah diserahkan dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
•
Verifikasi data perusahaan:
Melakukan pengecekan terkait status legalitas perusahaan, misalnya dengan mencocokkan NIB dan SIUP.
•
Verifikasi lokasi produksi:
Jika diperlukan, BPOM bisa meminta tambahan dokumentasi terkait lokasi dan fasilitas produksi, termasuk pengecekan sertifikat GMP (Good Manufacturing Practices) untuk memastikan proses produksi sesuai standar.
4.
Proses Evaluasi Teknis dan Uji Produk
Setelah dokumen diverifikasi, BPOM akan melakukan evaluasi teknis yang lebih mendalam terhadap produk. Proses ini melibatkan:
•
Pengujian laboratorium tambahan:
BPOM dapat melakukan pengujian tambahan di laboratorium internal mereka untuk memastikan produk sesuai dengan standar keamanan pangan, obat-obatan, atau kosmetik.
•
Evaluasi komposisi dan label:
BPOM akan memeriksa apakah komposisi produk sesuai dengan klaim yang diajukan. Mereka juga akan mengevaluasi informasi yang tertera di label produk untuk memastikan tidak ada unsur yang menyesatkan konsumen.
•
Inspeksi lokasi produksi (jika diperlukan):
BPOM dapat melakukan inspeksi langsung ke lokasi produksi untuk memastikan fasilitas produksi mematuhi standar keamanan dan higienis yang ditetapkan.
5.
Penerbitan Izin Edar
Jika produk telah melalui tahap evaluasi dengan hasil yang memuaskan, BPOM akan menerbitkan Izin Edar untuk produk tersebut. Izin ini berupa nomor registrasi resmi yang harus dicantumkan pada kemasan produk. Langkah-langkah penerbitan izin edar meliputi:
•
Pengusaha akan menerima pemberitahuan resmi bahwa produk telah disetujui.
•
Nomor izin edar BPOM akan diterbitkan, dan produk tersebut dapat dipasarkan secara legal di Indonesia.
•
Izin edar ini umumnya berlaku selama lima tahun dan perlu diperbarui sesuai dengan regulasi BPOM.
Proses ini, meskipun memakan waktu dan melibatkan berbagai tahapan verifikasi serta evaluasi teknis, bertujuan untuk memastikan bahwa produk yang beredar di masyarakat aman dan sesuai dengan standar kesehatan yang berlaku. Oleh karena itu, teks prosedur ini dikategorikan sebagai teks prosedur kompleks, karena mengharuskan pengusaha mengikuti langkah-langkah yang detil, terstruktur, dan memerlukan pemahaman mendalam mengenai regulasi yang berlaku
Kegiatan Kelompok 1
1.
Bentuklah kelompok yang terdiri atas 4-5 orang.
2.
Bacalah bersama teks prosedur kompleks yang disajikan dibawah ini. Pahami isi teks, langkah-langkahnya, serta strukturnya secara menyeluruh.
Cara Membuat Sabun Cuci Piring Ramah Lingkungan
Alat dan Bahan:
1 liter air bersih
250 gram minyak jelantah yang sudah disaring
150 gram soda api
50 ml pewangi alami (opsional)
Ember plastik dan Sendok kayu
Cetakan sabun
Langkah-langkah:
1.
Siapkan ember plastik dan pastikan dalam kondisi bersih.
2.
Tuangkan air bersih ke dalam ember.
3.
Masukkan soda api perlahan-lahan ke dalam air sambil diaduk hingga larut sempurna.
4.
Tambahkan minyak jelantah sedikit demi sedikit ke dalam larutan soda api sambil terus diaduk.
5.
Jika adonan sudah mengental, tambahkan pewangi alami (jika diinginkan).
6.
Tuang adonan ke dalam cetakan sabun.
7.
Diamkan selama 24 jam hingga sabun mengeras.
8.
Keluarkan sabun dari cetakan dan sabun siap digunakan.
3.
Diskusikan bersama kelompokmu:
a.
Apakah semua langkah sudah disusun logis dan berurutan?
b.
Adakah langkah yang kurang jelas, berbahaya, atau tidak dijelaskan secara rinci?
c.
Bagaimana dampaknya jika teks ini diterapkan tanpa pemahaman yang tepat?
d.
Apakah teks ini sudah memuat peringatan atau catatan keselamatan, terutama terkait penggunaan soda api?
e.
Bagaimana caranya agar teks prosedur ini lebih mudah dipahami oleh orang awam?
4.
Catat dan pastikan hasil analisis kelompokmu memuat:
a.
Kelebihan teks prosedur (misal: urutan jelas, bahan mudah ditemukan)
b.
Kekurangan atau hal yang dapat membahayakan pengguna
c.
Usulan perbaikan, seperti penambahan peringatan keselamatan, penjelasan lebih rinci, atau ilustrasi visual
d.
Simpulan akhir: apakah teks ini layak digunakan atau perlu direvisi?
5.
Presentasikan hasil analisis kelompok kalian di depan kelas.
2
Mengulas Gagasan dalam Teks Prosedur Kompleks
+
Gratis — tolong sebarkan
Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.
Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya → Ilmu yang bermanfaatBagikan ke WhatsApp