Fitri Learning

BelajarFisika SMA Kelas 12Bab 4

Pemanfaatan Induksi Elektromagnetik

Fisika SMA Kelas 12 · Bab 4: Prinsip Induksi Elektromagnetik dan Sistem Arus AC

Transformator

Salah satu penerapan penting dari induksi elektromagnetik adalah transformator. Transformator merupakan perangkat yang digunakan untuk mengubah besar tegangan listrik arus bolak-balik (AC). Dengan menggunakan transformator, tegangan dapat dinaikkan (step-up) atau diturunkan (step-down) sesuai dengan kebutuhan. Namun, perlu diingat bahwa transformator tidak dapat digunakan untuk arus searah (DC), karena prinsip kerjanya memerlukan perubahan medan magnet yang hanya dapat terjadi pada arus bolak-balik.

Sebuah transformator tersusun atas:

Inti besi sebagai jalur fluks magnetik.

Kumparan primer (Np) yang dihubungkan ke sumber tegangan listrik.

Kumparan sekunder (Ns) yang menghasilkan tegangan listrik keluaran.

Transformator dibagi menjadi dua jenis:

Transformator step-up, yaitu transformator yang menaikkan tegangan listrik (Vp < Vs).

Transformator step-down, yaitu transformator yang menurunkan tegangan listrik (Vp > Vs).

Prinsip Kerja Transformator

Ketika kumparan primer dihubungkan dengan sumber tegangan bolak-balik, arus yang mengalir akan menimbulkan medan magnet yang berubah-ubah pada inti besi. Perubahan medan magnet ini menghasilkan fluks magnet yang kemudian menginduksi kumparan sekunder.

Fluks magnet pada kumparan primer dapat dinyatakan:

Karena fluks magnet pada kumparan sekunder sama dengan fluks pada kumparan primer, maka:

Sehingga:

Dengan demikian, besarnya GGL induksi yang muncul pada masing-masing kumparan adalah:

Hubungan Tegangan dan Jumlah Lilitan

Dari persamaan di atas, diperoleh hubungan antara tegangan dengan jumlah lilitan pada transformator:

Artinya, perbandingan tegangan pada kumparan primer dan sekunder berbanding lurus dengan perbandingan jumlah lilitan pada masing-masing kumparan.

Selain itu, jika transformator dianggap ideal (tanpa rugi energi), maka energi listrik yang masuk ke kumparan primer sama dengan energi listrik yang keluar pada kumparan sekunder. Sehingga berlaku:

atau

Persamaan ini menunjukkan bahwa tegangan listrik berbanding lurus dengan jumlah lilitan, tetapi berbanding terbalik dengan kuat arus yang mengalir.

Efisiensi Transformator

Efisiensi transformator didefinisikan sebagai:

atau dapat juga ditulis:

Gratis — tolong sebarkan

Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.

Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya →