Fitri Learning

BelajarFisika SMA Kelas 12Bab 7

Fenomena Efek Fotolistrik

Fisika SMA Kelas 12 · Bab 7: Prinsip dan Fenomena Kuantum

Apakah kamu pernah menggunakan lampu LED di rumah? Dibandingkan dengan lampu pijar, LED jauh lebih efisien, tahan lama, ramah lingkungan, serta menghasilkan cahaya lebih terang. Keunggulan ini tidak lepas dari penerapan prinsip efek fotolistrik.

Efek fotolistrik adalah peristiwa terlepasnya elektron dari permukaan logam ketika logam tersebut disinari cahaya dengan frekuensi tertentu. Elektron yang terlepas disebut fotoelektron. Fenomena ini hanya dapat dijelaskan dengan teori kuantum cahaya, karena teori klasik gagal memberikan penjelasan sesuai hasil percobaan.

Sejarah Penemuan Efek Fotolistrik

Efek fotolistrik pertama kali diamati oleh Heinrich Hertz pada tahun 1887. Saat itu, Hertz menemukan bahwa cahaya mampu melepaskan elektron dari permukaan logam. Namun, teori klasik yang menyatakan cahaya sebagai gelombang gagal menjelaskan hasil percobaan ini.

Pada tahun 1905, Albert Einstein menggunakan konsep kuantum dari Max Planck untuk menjelaskan fenomena tersebut. Einstein mengemukakan bahwa cahaya terdiri atas paket-paket energi diskrit yang disebut foton. Energi foton inilah yang digunakan untuk membebaskan elektron dari permukaan logam.

Konsep Dasar Efek Fotolistrik

Menurut teori kuantum cahaya:

atau

Frekuensi Ambang

Hubungan Intensitas Cahaya dengan Fotoelektron

Intensitas cahaya hanya memengaruhi jumlah foton yang datang. Semakin tinggi intensitas, semakin banyak foton yang tersedia untuk menumbuk elektron. Hal ini berarti semakin banyak elektron yang terlepas, sehingga arus listrik fotoelektron semakin besar. Namun, intensitas cahaya tidak memengaruhi energi kinetik maksimum elektron.

Secara matematis, intensitas radiasi cahaya dituliskan:

Potensial Henti

Fenomena efek fotolistrik membuktikan bahwa cahaya memiliki sifat partikel selain sifat gelombangnya. Penjelasan melalui teori kuantum Planck dan Einstein menunjukkan bahwa cahaya terdiri atas foton, dan energi foton sebanding dengan frekuensinya. Efek fotolistrik inilah yang kemudian membuka jalan bagi perkembangan teknologi modern, mulai dari sel surya, sensor cahaya, hingga lampu LED yang kita gunakan sehari-hari.

Gratis — tolong sebarkan

Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.

Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya →