Fitri Learning

BelajarKimia SMA Kelas 12Bab 1

Menyingkap Sifat Koligatif Elektrolit: Dinamika Zat yang Terurai

Kimia SMA Kelas 12 · Bab 1: Perjalanan ke Dunia Larutan: Memahami Sifat Koligatif

Larutan elektrolit memiliki sifat koligatif yang berbeda dibandingkan larutan non-elektrolit. Hal ini disebabkan oleh ionisasi zat elektrolit, yaitu proses ketika zat terlarut terurai menjadi ion-ion sehingga jumlah partikel dalam larutan bertambah. Penambahan jumlah partikel ini membuat pengaruh sifat koligatif — penurunan tekanan uap, kenaikan titik didih, penurunan titik beku, dan tekanan osmotik — menjadi lebih besar pada larutan elektrolit.

Ilustrasi NaCl dilarutkan dalam air yang menghasilkan partikel lebih banyak – Quora.com/Robert Devor
Ilustrasi NaCl dilarutkan dalam air yang menghasilkan partikel lebih banyak – Quora.com/Robert Devor

Nilai i (Faktor van’t Hoff)

\(i = 1 + (n-1)\alpha\)

Nilai i bergantung pada jenis zat elektrolit:

  • Elektrolit kuat (seperti NaCl, KNO₃): mengionisasi sepenuhnya sehingga i lebih tinggi. Untuk NaCl, i = 2 karena menghasilkan ion \(\mathrm{Na}^{+}\) dan \(\mathrm{Cl}^{-}\).
  • Elektrolit lemah (seperti \(\mathrm{CH}_{3}\mathrm{COOH}\)): mengionisasi sebagian sehingga i lebih kecil dari jumlah ion teoretis.
  • Non-elektrolit (seperti glukosa): tidak mengionisasi sehingga i = 1.

Contoh Perhitungan Sifat Koligatif Elektrolit

CONTOH SOAL SIFAT KOLIGATIF ELEKTROLIT

Soal. Sebanyak 0,5 mol NaCl (elektrolit kuat) dilarutkan ke dalam 1 kg air. Diketahui Kb air adalah 0,512 °C·kg/mol. Hitung kenaikan titik didih larutan!

Jawaban. \(\Delta T_{b} = 0{,}512\) °C sehingga \(T_{b} = 100{,}512\) °C

Pembahasan. Faktor van’t Hoff NaCl adalah i = 2 karena terurai menjadi \(\mathrm{Na}^{+}\) dan \(\mathrm{Cl}^{-}\). Molalitas larutan m = 0,5 mol/kg. Kenaikan titik didih: \(\Delta T_{b} = K_{b} \cdot m \cdot i = 0{,}512 \times 0{,}5 \times 2 = 0{,}512\) °C. Titik didih larutan: \(T_{b} = 100 + 0{,}512 = 100{,}512\) °C.

Tahukah Kamu?

Melarutkan NaCl (garam dapur) ke dalam air dapat membuat air mendidih pada suhu lebih tinggi dari 100 °C. NaCl terionisasi menjadi dua ion, yaitu \(\mathrm{Na}^{+}\) dan \(\mathrm{Cl}^{-}\), sehingga jumlah partikel dalam larutan bertambah dan kenaikan titik didihnya menjadi lebih besar. Sebagai contoh, melarutkan 0,5 mol NaCl dalam 1 kg air menaikkan titik didih air menjadi 100,512 °C.

Kegiatan

Membandingkan Penurunan Titik Beku Larutan Elektrolit dan Non-Elektrolit

Tujuan. Membandingkan penurunan titik beku antara larutan elektrolit dan larutan non-elektrolit pada konsentrasi yang sama.

Bahan.

  • Larutan garam (NaCl)
  • Larutan gula
  • Es batu
  • Termometer
  • Dua gelas beaker dan pengaduk

Langkah Kegiatan.

  1. Bentuk kelompok beranggotakan 3–4 orang.
  2. Siapkan dua larutan: larutan garam (NaCl) sebagai elektrolit dan larutan gula sebagai non-elektrolit dengan konsentrasi sama.
  3. Masukkan es batu ke dalam kedua larutan, ukur waktu atau suhu saat es mulai mencair seluruhnya.
  4. Amati perbedaan penurunan titik beku antarlarutan.
  5. Setelah selesai, diskusikan hasil pengamatan bersama kelompokmu.

Pertanyaan.

  1. Jelaskan mengapa larutan elektrolit memiliki penurunan titik beku lebih besar.
  2. Kaitkan hasil pengamatan dengan jumlah partikel terlarut akibat ionisasi zat elektrolit.

Gratis — tolong sebarkan

Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.

Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya →