Fitri Learning

BelajarKimia SMA Kelas 12Bab 2

Mengungkap Rahasia Reaksi Redoks

Kimia SMA Kelas 12 · Bab 2: Redoks dalam Aksi: Menjelajahi Dunia Sel Elektrokimia

Reaksi Redoks

Reaksi redoks — singkatan dari reaksi reduksi dan oksidasi — adalah salah satu fondasi utama dalam dunia kimia. Di balik peristiwa sederhana seperti besi berkarat atau kayu terbakar terdapat proses perpindahan elektron. Reaksi redoks menjadi kunci untuk memahami perubahan energi kimia menjadi energi lain, seperti energi listrik dalam baterai atau energi panas dalam pembakaran. Seiring berkembangnya ilmu pengetahuan, konsepnya pun disempurnakan, dari gagasan awal tentang perpindahan oksigen hingga pengenalan konsep bilangan oksidasi.

Perkembangan Konsep Reaksi Redoks

Konsep Perpindahan Oksigen. Pada tahap awal, oksidasi didefinisikan sebagai penambahan oksigen pada suatu zat, misalnya \(\mathrm{2CO} + \mathrm{O}_{2} \rightarrow \mathrm{2CO}_{2}\), sedangkan reduksi adalah penghilangan oksigen, seperti pada reduksi bijih logam \(\mathrm{Fe}_{2}\mathrm{O}_{3} + \mathrm{3CO} \rightarrow \mathrm{2Fe} + \mathrm{3CO}_{2}\).

Peristiwa oksidasi pada apel menyebabkan perubahan warna – Kompas.com/Silmi Nurul Utami – Rigel Raimarda
Peristiwa oksidasi pada apel menyebabkan perubahan warna – Kompas.com/Silmi Nurul Utami – Rigel Raimarda

Konsep Perpindahan Elektron. Reaksi redoks ternyata tidak selalu melibatkan oksigen, sehingga fokus bergeser ke perpindahan elektron: oksidasi adalah kehilangan elektron \(\mathrm{Zn} \rightarrow \mathrm{Zn}^{2+} + 2e^{-}\), sedangkan reduksi adalah penerimaan elektron \(\mathrm{Cu}^{2+} + 2e^{-} \rightarrow \mathrm{Cu}\).

Konsep Perubahan Bilangan Oksidasi. Oksidasi terjadi jika biloks suatu atom meningkat dan reduksi terjadi jika biloks menurun. Pada reaksi \(\mathrm{2H}_{2} + \mathrm{O}_{2} \rightarrow \mathrm{2H}_{2}\mathrm{O}\), biloks H berubah dari 0 menjadi +1 (oksidasi) dan biloks O berubah dari 0 menjadi −2 (reduksi). Konsep ini memberi kerangka yang lebih sistematis untuk reaksi kompleks.

Bilangan Oksidasi

Bilangan oksidasi (biloks) adalah angka yang menggambarkan derajat oksidasi atau reduksi suatu atom dalam senyawa atau ion. Konsep ini menjadi alat penting untuk menganalisis reaksi redoks secara sistematis.

Ketentuan Bilangan Oksidasi

  • Unsur bebas memiliki biloks nol. Contoh: \(\mathrm{H}_{2}\), \(\mathrm{O}_{2}\), \(\mathrm{Cl}_{2}\).
  • Dalam senyawa netral, jumlah aljabar biloks semua atom sama dengan nol. Contoh: \(\mathrm{H}_{2}\mathrm{O} \rightarrow 2(+1) + (-2) = 0\).
  • Dalam ion poliatomik, jumlah biloks sama dengan muatan ionnya. Contoh: \(\mathrm{SO}_{4}^{2-} \rightarrow 4(-2) + (+6) = -2\).
  • Golongan IA selalu +1, golongan IIA selalu +2, dan golongan IIIA selalu +3.
  • Hidrogen biasanya +1, kecuali pada hidrida logam seperti NaH yang bernilai −1.
  • Oksigen biasanya −2, kecuali pada peroksida (\(\mathrm{H}_{2}\mathrm{O}_{2}\), biloks −1) dan senyawa dengan fluor (\(\mathrm{OF}_{2}\), biloks +2).

Bilangan Oksidasi dan Reaksi Redoks

Oksidasi ditandai dengan naiknya bilangan oksidasi (atom kehilangan elektron), sedangkan reduksi ditandai dengan turunnya bilangan oksidasi (atom menerima elektron). Pada reaksi \(\mathrm{Zn} + \mathrm{CuSO}_{4} \rightarrow \mathrm{ZnSO}_{4} + \mathrm{Cu}\), Zn berubah dari 0 menjadi +2 (oksidasi) dan Cu berubah dari +2 menjadi 0 (reduksi).

Pengoksidasi dan Pereduksi

Setiap reaksi redoks melibatkan zat yang teroksidasi (pereduksi) dan zat yang tereduksi (pengoksidasi). Pada \(\mathrm{H}_{2} + \mathrm{Cl}_{2} \rightarrow \mathrm{2HCl}\), \(\mathrm{Cl}_{2}\) adalah pengoksidasi karena menerima elektron dan biloksnya turun dari 0 menjadi −1. Pada \(\mathrm{Fe} + \mathrm{CuSO}_{4} \rightarrow \mathrm{FeSO}_{4} + \mathrm{Cu}\), Fe adalah pereduksi (biloks 0 → +2) dan \(\mathrm{Cu}^{2+}\) adalah pengoksidasi (biloks +2 → 0).

Penyetaraan Reaksi Redoks

Metode Bilangan Oksidasi. Langkahnya: tentukan biloks tiap atom pada reaktan dan produk, identifikasi atom yang teroksidasi dan tereduksi, hitung perubahan biloks total, samakan jumlah elektron yang dilepas dan diterima dengan koefisien yang sesuai, setarakan atom lain (biasanya H dan O), lalu pastikan jumlah atom dan muatan seimbang di kedua sisi.

CONTOH SOAL PENYETARAAN METODE BILOKS

Soal. Setarakan reaksi antara besi(II) dan kalium permanganat berikut dengan metode bilangan oksidasi: \(\mathrm{Fe}^{2+} + \mathrm{MnO}_{4}^{-} \rightarrow \mathrm{Fe}^{3+} + \mathrm{Mn}^{2+}\)

Jawaban. \(\mathrm{5Fe}^{2+} + \mathrm{MnO}_{4}^{-} + \mathrm{8H}^{+} \rightarrow \mathrm{5Fe}^{3+} + \mathrm{Mn}^{2+} + \mathrm{4H}_{2}\mathrm{O}\)

Pembahasan. Fe teroksidasi dari +2 menjadi +3 (perubahan +1), sedangkan Mn tereduksi dari +7 menjadi +2 (perubahan −5). Untuk menyamakan jumlah elektron, Fe dikalikan 5 sehingga diperoleh \(\mathrm{5Fe}^{2+} + \mathrm{MnO}_{4}^{-} \rightarrow \mathrm{5Fe}^{3+} + \mathrm{Mn}^{2+}\). Selanjutnya ditambahkan \(\mathrm{8H}^{+}\) untuk menyetarakan oksigen sehingga terbentuk \(\mathrm{4H}_{2}\mathrm{O}\) di ruas kanan.

Metode Setengah Reaksi (Ion-Elektron). Langkahnya: pisahkan reaksi menjadi setengah reaksi oksidasi dan reduksi, setarakan atom selain O dan H, setarakan O dengan menambahkan \(\mathrm{H}_{2}\mathrm{O}\), setarakan H dengan menambahkan \(\mathrm{H}^{+}\), setarakan muatan dengan menambahkan elektron, lalu gabungkan kedua setengah reaksi dengan jumlah elektron yang sama.

CONTOH SOAL PENYETARAAN METODE SETENGAH REAKSI

Soal. Setarakan reaksi \(\mathrm{MnO}_{4}^{-} + \mathrm{Cl}^{-} \rightarrow \mathrm{Mn}^{2+} + \mathrm{Cl}_{2}\) dengan metode setengah reaksi!

Jawaban. \(\mathrm{2MnO}_{4}^{-} + \mathrm{16H}^{+} + \mathrm{10Cl}^{-} \rightarrow \mathrm{2Mn}^{2+} + \mathrm{8H}_{2}\mathrm{O} + \mathrm{5Cl}_{2}\)

Pembahasan. Setengah reaksi reduksi: \(\mathrm{MnO}_{4}^{-} + \mathrm{8H}^{+} + 5e^{-} \rightarrow \mathrm{Mn}^{2+} + \mathrm{4H}_{2}\mathrm{O}\). Setengah reaksi oksidasi: \(\mathrm{2Cl}^{-} \rightarrow \mathrm{Cl}_{2} + 2e^{-}\). Samakan elektron dengan mengalikan reduksi dengan 2 dan oksidasi dengan 5, lalu gabungkan keduanya.

Tahukah Kamu?

Reaksi redoks bukan hanya soal karat pada besi atau apel yang berubah warna. Baterai, aki mobil, hingga sel bahan bakar hidrogen bekerja sepenuhnya berdasarkan reaksi redoks: reaksi oksidasi dan reduksi di dua kutubnya memungkinkan aliran elektron yang menghasilkan arus listrik. Artinya, setiap kali kamu menyalakan ponsel atau laptop, kamu sedang memanfaatkan kekuatan reaksi redoks.

Gratis — tolong sebarkan

Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.

Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya →