Fitri Learning

BelajarKimia SMA Kelas 12

Bab 5: Polimer dan Makromolekul

Kimia SMA Kelas 12

Kata kunci: Polimer, Makromolekul, Sifat Kimia, Dampak Lingkungan, Ekosistem.

Tujuan pembelajaran

  • Memahami Proses Pembentukan Polimer
    • Mendeskripsikan dan menjelaskan bagaimana polimer terbentuk melalui proses polimerisasi.
    • Menggunakan literasi dan diskusi untuk memperdalam pemahaman mengenai proses kimiawi di balik pembentukan polimer.
  • Mengenali Jenis-Jenis Polimer
    • Mendeskripsikan berbagai jenis polimer berdasarkan cara pembentukannya, struktur kimianya, sifat-sifatnya, serta asal-usulnya.
    • Menjelaskan perbedaan antara polimer alami dan sintetik serta kegunaan praktisnya.
  • Menganalisis Plastik dan Dampaknya terhadap Lingkungan
    • Melakukan pengamatan terhadap berbagai jenis plastik berdasarkan kode plastik dan sifat-sifatnya.
    • Menyimpulkan dampak negatif plastik terhadap lingkungan berdasarkan hasil pengamatan.
    • Memilih jenis plastik yang ramah lingkungan dan memahami pentingnya penggunaan plastik yang berkelanjutan.
  • Meningkatkan Kesadaran Masyarakat tentang Pengelolaan Sampah Plastik
    • Melakukan gerakan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah plastik.
    • Mempromosikan tindakan yang dapat diambil untuk mengurangi dampak negatif dan menjaga kelestarian lingkungan.

Isi bab ini

1. Polimer: Raksasa yang Membangun Dunia KitaKimia · Bab 52. Derajat Polimerisasi: Kunci Pembentukan Polimer dan KarakteristiknyaKimia · Bab 53. Plastik: Polimer yang Mengubah Dunia, Namun Menjadi TantanganKimia · Bab 5

Rangkuman

  • Polimer adalah senyawa yang terbentuk dari pengulangan monomer melalui polimerisasi. Polimer dibedakan berdasarkan reaksi pembentukannya (adisi dan kondensasi), monomer pembentuknya (homopolimer dan kopolimer), sifatnya terhadap panas (elastomer, termoplastik, dan termoseting), serta asalnya (alam, sintetis, dan modifikasi).
  • Derajat polimerisasi menunjukkan jumlah unit monomer dalam satu rantai polimer dan sangat memengaruhi kekuatan, kelarutan, serta kestabilan termal polimer. Plastik sendiri dibedakan menurut strukturnya menjadi amorf dan semikristalin, menurut sifat panasnya menjadi termoplastik dan termoseting, serta menurut komposisinya menjadi plastik tunggal, rekayasa, dan gabungan.
  • Penggunaan plastik yang berlebihan, terutama plastik sekali pakai, berdampak buruk bagi ekosistem darat maupun laut. Mengenali kode jenis plastik membantu kita memilah dan mendaur ulang dengan tepat, memilih plastik yang lebih ramah lingkungan, dan menerapkan pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

Gratis — tolong sebarkan

Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.

Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya →