Fitri Learning

BelajarSejarah SMA Kelas 12Bab 4

Era Kebebasan Politik

Sejarah SMA Kelas 12 · Bab 4: Jejak Langkah Bangsa di Era Reformasi

Di masa reformasi, Indonesia memasuki era baru di mana kebebasan politik dan demokrasi benar-benar diberi ruang, mengubah wajah politik sekaligus kehidupan sosial dan budaya.

Kebebasan Berpendapat dengan Hak Asasi yang Dijamin Konstitusi

Pasal 28 UUD 1945 menegaskan hak setiap warga negara menyampaikan pendapat, diperkuat UU No. 29/1999 dan UU No. 9/1998 tentang Kebebasan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum yang memberi ruang bagi unjuk rasa dan rapat umum secara tertib.

Pemilu Langsung Mewujudkan Kedaulatan Rakyat

Sebelum reformasi, presiden dipilih Sidang Umum MPR sebagai Mandataris MPR. Revisi UU No. 22/1999 menciptakan pemilu langsung; pemilu langsung pertama diselenggarakan Juli 2004 dan menghasilkan presiden pertama pilihan langsung rakyat, Susilo Bambang Yudhoyono.

Kebebasan Pers

UU No. 40/1999 tentang Pers menjamin pers bebas melaporkan dan mengkritik tanpa intervensi, memunculkan citizen journalism lewat media seperti Kompas, Tempo, dan Detik.com. UU No. 11/2008 (UU ITE) kemudian mengatur kebebasan berekspresi di dunia digital.

Contoh soal

Soal. Bagaimana pengaruh kebebasan berpendapat dan pemilu langsung terhadap kualitas demokrasi Indonesia?

Jawaban. Kebebasan berpendapat memungkinkan masyarakat menyuarakan kritik terhadap pemerintah, sementara pemilu langsung memberi rakyat hak penuh memilih pemimpin, meningkatkan akuntabilitas dan transparansi serta memperkuat partisipasi politik.

Gratis — tolong sebarkan

Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.

Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya →