Selain besaran pokok, terdapat besaran lain yang diturunkan dari kombinasi beberapa besaran pokok, disebut besaran turunan, contohnya luas, volume, kecepatan, dan gaya. Gaya atau berat benda dapat diukur menggunakan neraca pegas (dinamometer). Satuan gaya adalah Newton (N), yang diturunkan dari besaran pokok massa (kg), panjang (m), dan waktu (s). Alat yang digunakan untuk mengukur besaran turunan biasanya merupakan turunan dari alat ukur besaran pokok yang menyusunnya.
- Pengukuran langsung dilakukan jika alat ukur dapat mengukur besaran turunan secara langsung, misalnya mengukur volume zat cair dengan gelas ukur.
- Pengukuran tidak langsung dilakukan jika besaran tersebut diperoleh dari hasil perhitungan beberapa besaran pokok. Contohnya, untuk menghitung volume balok, digunakan rumus V = p × l × t.
Pengukuran Volume Zat Cair
Untuk mengukur volume zat cair, digunakan gelas ukur. Gelas ukur biasanya memiliki skala dalam mililiter (mL) atau sentimeter kubik (cm³). Agar hasil pengukuran akurat, posisi mata harus sejajar dengan permukaan zat cair (meniskus) yang berada di dalam gelas ukur.
Pengukuran Makhluk Hidup
Makhluk hidup mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang dapat diukur secara kuantitatif. Pada tumbuhan, pengukuran dilakukan pada diameter batang, tinggi tanaman, dan usia. Sementara pada hewan dan manusia, pengukuran dilakukan pada massa (berat), tinggi, dan usia. Contohnya: bibit padi dipindahkan ke sawah setelah berusia 3–4 minggu dengan tinggi 20–25 cm, dan ikan lele dapat dipanen pada usia 1,5–2 bulan, dengan massa sekitar 1 kg per ekor.
Satuan liter (L) awalnya didefinisikan sebagai volume 1 kilogram air murni pada suhu 4°C, karena pada suhu tersebut air memiliki massa jenis maksimum (1 kg/L). Fakta menariknya, suhu 4°C juga merupakan titik di mana air tidak memuai maupun menyusut, membuatnya menjadi acuan ideal dalam sistem pengukuran volume dan massa!
Soal. Sebuah akuarium berbentuk balok memiliki panjang 60 cm, lebar 30 cm, dan tinggi 40 cm. Jika akuarium tersebut diisi air hingga penuh, berapakah volume air di dalam akuarium dalam satuan liter?
Pembahasan. Volume balok dihitung dengan rumus V = p × l × t = 60 cm × 30 cm × 40 cm = 72.000 cm³. Karena 1.000 cm³ = 1 liter, maka volume = 72.000 ÷ 1.000 = 72 liter. Jadi, volume air yang dapat ditampung akuarium tersebut adalah 72 liter.
Kegiatan Kelompok
Pengukuran Laju Pertumbuhan Kecambah
Tujuan. Mengukur laju pertumbuhan kecambah berdasarkan perubahan panjang dan waktu.
Langkah.
- Bentuk kelompok kecil beranggotakan 4–5 siswa. Siapkan perlengkapan seperti wadah plastik atau gelas air mineral, kapas, biji kacang hijau, air secukupnya, penggaris, stopwatch atau jam, dan kamera ponsel.
- Lubangi bagian dasar wadah plastik menggunakan ujung pisau kecil agar air dapat keluar bila berlebih.
- Masukkan kapas ke dalam wadah hingga memenuhi sepertiga bagian, lalu basahi kapas dengan air secukupnya.
- Letakkan 5 biji kacang hijau di atas kapas basah tersebut.
- Tempatkan wadah di lokasi teduh yang tidak terkena sinar matahari langsung.
- Amati dan ukur panjang kecambah setiap hari pada waktu yang sama menggunakan penggaris. Catat hasil pengukuran dalam satuan sentimeter (cm) dan waktu pengamatan dalam hari.
- Lakukan pengukuran selama 10 hari berturut-turut, dan dokumentasikan pertumbuhan kecambah menggunakan kamera setiap hari.
- Setelah semua data terkumpul, buatlah tabel dan grafik hubungan antara panjang kecambah (cm) dengan lama pertumbuhan (hari).
- Analisis grafik tersebut untuk menentukan laju pertumbuhan kecambah (perubahan panjang per satuan waktu).
- Susun laporan hasil pengamatan secara lengkap dan presentasikan hasil pengukuran di depan kelas.
Gratis — tolong sebarkan
Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.
Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya → Ilmu yang bermanfaatBagikan ke WhatsApp