Fitri Learning

BelajarIPA SMP Kelas 7Bab 5

Ciri-ciri Makhluk Hidup

IPA SMP Kelas 7 · Bab 5: Klasifikasi Makhluk Hidup

Makhluk hidup memiliki berbagai ciri yang membedakannya dengan benda mati. Ciri-ciri ini sangat penting untuk dikenali karena memberikan gambaran tentang bagaimana makhluk hidup berfungsi dan berkembang. Berikut adalah penjelasan lebih dalam tentang ciri-ciri makhluk hidup:

Bergerak

Bergerak adalah ciri utama makhluk hidup. Semua makhluk hidup, baik itu manusia, hewan, maupun tumbuhan, memiliki kemampuan untuk bergerak, meskipun cara dan kecepatan geraknya berbeda-beda.

Manusia dan Hewan

Manusia menggunakan alat gerak seperti kaki dan tangan untuk bergerak, sedangkan hewan menggunakan alat gerak yang sesuai dengan jenisnya, seperti kaki pada mamalia, sayap pada burung, dan sirip pada ikan. Misalnya, kucing berjalan menggunakan kaki, burung terbang menggunakan sayap, dan ikan berenang menggunakan sirip.

Tumbuhan

Tumbuhan bergerak, meskipun geraknya sangat lambat dan kadang tidak kita lihat setiap hari. Misalnya, batang tumbuhan akan tumbuh ke arah cahaya matahari (fototropisme) dan akar tumbuh ke bawah menembus tanah (gravitropisme). Gerak tumbuhan ini penting untuk proses fotosintesis dan untuk mendapatkan sumber daya yang dibutuhkan.

Memerlukan Makan

Makanan adalah sumber energi yang sangat penting untuk kehidupan. Semua makhluk hidup membutuhkan makanan untuk bertahan hidup, tumbuh, dan berkembang.

Tumbuhan

Tumbuhan memproduksi makanannya sendiri melalui proses yang disebut fotosintesis. Dalam proses ini, tumbuhan menyerap karbon dioksida (CO₂) dari udara, air dari tanah, dan energi cahaya matahari untuk menghasilkan glukosa, yang merupakan sumber energi bagi tumbuhan. Oksigen juga dihasilkan dalam proses ini dan dilepaskan ke udara, yang bermanfaat bagi makhluk hidup lain.

Hewan dan Manusia

Hewan dan manusia tidak dapat membuat makanan sendiri, sehingga mereka membutuhkan makanan dari tumbuhan atau hewan lain. Hewan herbivora memakan tumbuhan, sementara karnivora memakan hewan lain. Manusia memakan keduanya — tumbuhan (seperti sayuran dan buah) serta hewan (seperti daging).

Peka Terhadap Rangsang (Iritabilitas)

Iritabilitas adalah kemampuan makhluk hidup untuk merespons rangsangan atau perubahan yang terjadi di lingkungan sekitar mereka.

Manusia dan Hewan

Manusia dan hewan memiliki panca indra (mata, telinga, hidung, kulit, dan lidah) yang masing-masing berfungsi untuk merasakan berbagai rangsangan dari lingkungan.

Tumbuhan

Meskipun tumbuhan tidak memiliki indra seperti manusia dan hewan, mereka tetap peka terhadap rangsangan. Misalnya, daun putri malu akan menutup jika disentuh. Ini adalah bentuk respons terhadap rangsangan fisik. Selain itu, tumbuhan juga merespons cahaya dengan cara batangnya tumbuh menuju sumber cahaya (fototropisme) dan akar tumbuh ke arah gravitasi (gravitropisme).

Bernapas (Respirasi)

Bernapas adalah proses penting yang dilakukan oleh semua makhluk hidup untuk memperoleh oksigen dan mengeluarkan karbon dioksida. Proses ini vital untuk memperoleh energi.

Manusia dan Hewan

Pada manusia dan hewan, pernapasan dilakukan melalui paru-paru (untuk mamalia dan beberapa hewan lainnya) atau insang (untuk ikan). Oksigen yang diambil dari udara digunakan untuk mengubah makanan menjadi energi. Selama proses ini, karbon dioksida yang dihasilkan oleh tubuh dikeluarkan melalui pernapasan.

Tumbuhan

Tumbuhan juga bernapas, meskipun mereka tidak memiliki paru-paru. Tumbuhan bernapas melalui stomata (pori-pori kecil di permukaan daun dan batang) untuk mengambil oksigen dan mengeluarkan karbon dioksida. Proses pernapasan pada tumbuhan terjadi sepanjang waktu, tetapi lebih banyak terjadi pada malam hari karena fotosintesis hanya berlangsung di siang hari.

Tumbuh

Tumbuhan dan hewan mengalami pertumbuhan, yaitu proses perubahan ukuran tubuh menjadi lebih besar seiring waktu.

Tumbuhan

Tumbuhan tumbuh dari biji menjadi tanaman dewasa. Pada awalnya, biji akan mulai berkecambah, lalu berkembang menjadi batang dan daun. Pada tumbuhan dewasa, ukuran dan bentuknya akan terus berkembang sepanjang hidupnya. Selain itu, tumbuhan juga memiliki kemampuan untuk tumbuh kembali setelah dipangkas atau rusak.

Hewan

Pada hewan, pertumbuhan terjadi sejak bayi (lahir) hingga dewasa. Misalnya, bayi manusia tumbuh menjadi anak-anak, remaja, dan akhirnya dewasa. Pertumbuhan pada hewan ini disebabkan oleh pembelahan sel dan proses metabolisme yang menghasilkan sel-sel baru untuk memperbesar tubuh.

Mengeluarkan Zat Sisa (Ekskresi)

Proses ekskresi adalah cara tubuh mengeluarkan zat sisa yang tidak dibutuhkan oleh tubuh setelah pemrosesan makanan.

Manusia dan Hewan

Makhluk hidup mengeluarkan zat sisa dalam bentuk urin, keringat, atau karbon dioksida. Urin dibentuk oleh ginjal untuk membuang sisa metabolisme, sedangkan keringat membantu tubuh mengatur suhu. Karbon dioksida dikeluarkan melalui pernapasan.

Tumbuhan

Tumbuhan mengeluarkan sisa berupa uap air melalui transpirasi di permukaan daun dan juga karbon dioksida melalui pernapasan. Selain itu, tanaman juga dapat mengeluarkan sisa-sisa metabolisme lainnya dalam bentuk getah atau resin.

Berkembang Biak (Reproduksi)

Berkembang biak adalah proses untuk menghasilkan keturunan yang serupa dengan orang tua atau spesiesnya, yang memungkinkan spesies untuk bertahan hidup.

Hewan

Hewan dapat berkembang biak secara seksual dengan melibatkan dua individu berbeda jenis kelamin (jantan dan betina). Beberapa hewan, seperti bintang laut atau cacing, juga dapat berkembang biak secara aseksual, yaitu dengan membelah diri atau menghasilkan keturunan dari satu individu saja.

Tumbuhan

Tumbuhan dapat berkembang biak dengan cara seksual (melalui perkawinan antara serbuk sari dan putik) maupun aseksual (seperti batang atau akar yang tumbuh menjadi tanaman baru). Beberapa tanaman dapat menghasilkan keturunan tanpa adanya serbuk sari atau bunga, misalnya tanaman pisang yang berkembang biak dengan menumbuhkan anak tunas.

Beradaptasi

Beradaptasi adalah kemampuan makhluk hidup untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan tempat mereka hidup. Adaptasi sangat penting untuk kelangsungan hidup.

Hewan

Hewan dapat beradaptasi dengan mengubah perilaku atau struktur tubuh mereka. Misalnya, hewan yang hidup di padang pasir memiliki tubuh yang dapat mengurangi kehilangan air.

Tumbuhan

Tumbuhan juga beradaptasi dengan cara mengubah bentuk atau strukturnya untuk bertahan hidup di lingkungan yang keras. Misalnya, tanaman kaktus di padang pasir memiliki daun yang berfungsi sebagai cadangan air, sementara tumbuhan seperti teratai memiliki daun lebar untuk memperlambat penguapan dan mempertahankan cadangan air di lingkungan bersuhu tinggi atau kelembaban rendah.

Contoh soal

Soal. Jelaskan bagaimana makhluk hidup beradaptasi dengan lingkungannya! Sertakan contohnya!

Pembahasan. Adaptasi adalah kemampuan makhluk hidup menyesuaikan diri agar dapat bertahan hidup. Contoh pada hewan: unta memiliki punuk untuk menyimpan lemak sebagai cadangan air di padang pasir. Contoh pada tumbuhan: kaktus memiliki daun berbentuk duri untuk mengurangi penguapan air. Adaptasi membantu makhluk hidup menghadapi perubahan lingkungan, seperti suhu, cuaca, dan ketersediaan makanan.

Tahukah Kamu? Tumbuhan Juga Bisa "Bergerak"!

Meskipun terlihat diam, ternyata tumbuhan juga bisa bergerak, lho! Contohnya bunga matahari yang selalu menghadap ke arah datangnya cahaya matahari agar bisa berfotosintesis dengan maksimal. Bahkan, daun putri malu akan menutup seketika saat disentuh — seolah-olah "malu" pada kita! Gerakan seperti ini disebut gerak nasti dan menunjukkan bahwa tumbuhan juga peka terhadap rangsangan, sama seperti hewan dan manusia.

Gratis — tolong sebarkan

Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.

Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya →