Sudah sejak lama para ilmuwan mencoba memahami bagaimana planet-planet bergerak mengelilingi Matahari. Salah satu ilmuwan paling berpengaruh dalam hal ini adalah Johannes Kepler, yang mengembangkan tiga hukum penting berdasarkan pengamatan terhadap planet. Kepler melanjutkan gagasan Nicolaus Copernicus (Heliosentris) yang menyatakan bahwa Matahari adalah pusat Tata Surya.
Hukum I Kepler (Hukum Elips)
Kepler menyatakan bahwa lintasan planet saat mengelilingi Matahari bukan lingkaran sempurna, tetapi berbentuk elips (lonjong), dan Matahari terletak di salah satu titik fokus elips tersebut. Kadang planet lebih dekat dengan Matahari (perihelion), kadang lebih jauh (aphelion). Contoh: perihelion Bumi terjadi sekitar tanggal 1 Januari (jarak 147 juta km), sedangkan aphelion terjadi sekitar 1 Juli (jarak 152 juta km).
Hukum II Kepler (Hukum Luas Sama)
Kepler menemukan bahwa kecepatan planet tidak selalu tetap saat mengelilingi Matahari. Saat berada lebih dekat ke Matahari, planet bergerak lebih cepat; saat lebih jauh, geraknya lebih lambat. Bunyi hukum: "Garis imajiner yang menghubungkan Matahari dan planet akan menyapu luas daerah yang sama dalam waktu yang sama."
Hukum III Kepler (Hukum Harmonik)
Hukum ini menjelaskan hubungan antara jarak planet dari Matahari dengan lama waktu planet mengelilingi Matahari (periode revolusi). Bunyi hukum: "Kuadrat dari waktu revolusi planet sebanding dengan pangkat tiga dari jarak rata-rata planet ke Matahari." Artinya, semakin jauh planet dari Matahari, semakin lama waktu yang dibutuhkan untuk mengelilinginya. Contohnya, Merkurius hanya butuh sekitar 88 hari, sedangkan Neptunus perlu 165 tahun!
Soal. Mengapa planet yang letaknya lebih jauh dari Matahari membutuhkan waktu revolusi yang lebih lama dibandingkan planet yang lebih dekat? Jelaskan dengan singkat!
Pembahasan. Planet yang letaknya lebih jauh dari Matahari membutuhkan waktu revolusi lebih lama karena lintasan orbitnya lebih besar, sehingga harus menempuh jarak yang lebih panjang untuk satu kali putaran. Selain itu, karena pengaruh gravitasi Matahari lebih lemah di jarak jauh, planet bergerak lebih lambat dibandingkan planet yang dekat dengan Matahari.
Johannes Kepler berhasil menemukan tiga hukum peredaran planet tanpa teleskop! Ia menggunakan data pengamatan langit yang sangat teliti milik gurunya, Tycho Brahe, seorang astronom Denmark yang tidak percaya pada teori Matahari sebagai pusat Tata Surya. Setelah Tycho meninggal, Kepler melanjutkan pekerjaannya dan menyimpulkan bahwa planet tidak bergerak dalam lintasan lingkaran, tetapi elips.
Gratis — tolong sebarkan
Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.
Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya → Ilmu yang bermanfaatBagikan ke WhatsApp