Fitri Learning

BelajarIPA SMP Kelas 7Bab 7

Mengenal Berbagai Batu Luar Angkasa

IPA SMP Kelas 7 · Bab 7: Keajaiban Tata Surya dan Fenomena Antariksa

Pernahkah kamu melihat bintang jatuh di langit malam? Atau mendengar kabar tentang batu dari langit yang jatuh ke Bumi? Fenomena-fenomena itu sebenarnya berasal dari benda-benda langit seperti asteroid, meteoroid, meteor, dan meteorit. Meskipun namanya mirip, keempatnya memiliki perbedaan penting.

Asteroid: Batu Raksasa di Antara Planet

Asteroid adalah benda langit berbentuk batu besar, yang mengorbit Matahari seperti planet, tetapi ukurannya jauh lebih kecil. Asteroid banyak ditemukan di sabuk asteroid, yaitu wilayah di antara orbit planet Mars dan Jupiter. Asteroid pertama yang ditemukan bernama Ceres, pada tahun 1801 oleh astronom Italia Giuseppe Piazzi, dengan diameter sekitar 800 kilometer dan hingga kini masih dianggap asteroid terbesar. Setelah Ceres, ditemukan juga asteroid lain seperti Pallas, Juno, dan Vesta.

Fakta asteroid: diameternya berkisar dari 200 km hingga 800 km; saat ini sudah ditemukan lebih dari 30.000 asteroid berukuran lebih dari 1 km; sekitar 1.600 asteroid berdiameter antara 32 km hingga 160 km.

Meteoroid, Meteor, dan Meteorit: Dari Luar Angkasa ke Bumi

Ketika asteroid saling bertabrakan, mereka bisa menghasilkan serpihan atau bongkahan kecil yang disebut meteoroid, yang melayang-layang di luar angkasa dan bisa tertarik oleh gravitasi Bumi.

Saat meteoroid masuk ke atmosfer Bumi, ia akan bergesekan dengan udara dan menjadi sangat panas hingga terbakar dan bercahaya. Cahaya terang yang terlihat di langit malam itulah yang disebut meteor atau "bintang jatuh".

Kalau meteor yang terbakar tadi tidak habis di atmosfer dan berhasil mencapai permukaan Bumi, maka sisa batu angkasa itu disebut meteorit. Meteorit bisa beragam bentuk dan bahan, seperti logam (nikel, besi) atau campuran batu dan logam ringan.

Contoh soal

Soal. Mengapa meteor terlihat bercahaya saat melintas di langit, dan apa yang terjadi jika meteor tersebut tidak habis terbakar di atmosfer?

Pembahasan. Meteor terlihat bercahaya karena saat meteoroid masuk ke atmosfer Bumi, ia bergesekan dengan udara dan terbakar, menghasilkan cahaya yang terang. Jika meteor tersebut tidak habis terbakar, maka sisa batuannya akan jatuh ke permukaan Bumi dan disebut meteorit.

Gratis — tolong sebarkan

Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.

Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya →