Lingkungan sekitar mencakup segala sesuatu yang ada di sekeliling kita — udara, air, tanah, dan makhluk hidup lainnya — yang saling berinteraksi membentuk keseimbangan yang mendukung kehidupan.
Interaksi Manusia dengan Alam
Sejak zaman prasejarah, manusia berinteraksi dengan alam untuk memenuhi kebutuhan dasar, dari berburu dan mengumpulkan hasil alam hingga mengolah tanah dan memanfaatkan sumber daya alam seiring kemajuan zaman.
| Zaman | Kurun Waktu | Ciri-Ciri Kehidupan |
|---|---|---|
| Arkaekum | ± 2.500 juta tahun lalu | Permukaan bumi masih panas dan belum stabil; kehidupan belum muncul. |
| Palaeozoikum | ± 340 juta tahun lalu | Bumi telah terbentuk; muncul mikroorganisme, ikan, amfibi, dan reptil kecil. |
| Mesozoikum | ± 140 juta tahun lalu | Ikan dan reptil berkembang pesat; diperkirakan zaman hidupnya dinosaurus. |
| Neozoikum | ± 60 juta tahun lalu | Zaman Tersier: hewan besar, monyet, dan kera berkembang. Zaman Kuarter: manusia purba muncul (Pleistosen), lalu menyerupai manusia modern (Holosen). |
Pencemaran Lingkungan
- Pencemaran udara: disebabkan gas berbahaya (CO, CO₂, SO₂) dari kendaraan, industri, dan pembakaran sampah; menurut WHO menyumbang sekitar 3 juta kematian per tahun serta memicu penyakit paru-paru, asma, dan kanker.
- Pencemaran air: disebabkan limbah rumah tangga, industri, dan pertanian yang dibuang ke sungai/danau, merusak ekosistem akuatik dan memicu penyakit seperti diare dan keracunan.
- Pencemaran tanah: disebabkan sampah plastik, logam, bahan kimia, pestisida, dan limbah industri, mengurangi kesuburan tanah serta mencemari tanaman pangan.
Interaksi Sosial dalam Masyarakat
Menurut Noel P. Gist, interaksi sosial adalah pengaruh timbal balik antara individu dan kelompok. Menurut Soerjono Soekanto, interaksi sosial memerlukan dua syarat: kontak sosial (hubungan/komunikasi) dan komunikasi (penyampaian pesan, verbal maupun non-verbal).
Bentuk-Bentuk Interaksi Sosial
- Proses Asosiatif (mengarah pada persatuan): kerja sama, akomodasi (menyelesaikan perbedaan tanpa perlawanan), akulturasi (dua budaya bertemu membentuk budaya baru tanpa hilang ciri khas), dan asimilasi (dua budaya melebur menjadi satu).
- Proses Disosiatif (mengarah pada perpecahan): pertentangan (konflik akibat perbedaan pendapat), kontravensi (saling menentang), dan persaingan (berusaha mencapai tujuan yang sama).
- Guncangan budaya dapat terjadi saat beradaptasi dengan budaya baru, dipengaruhi besarnya perbedaan budaya dan kesiapan diri; dapat diatasi dengan menerima perbedaan, bekerja sama, dan menjaga integritas diri.
Data Ecoton mengungkapkan sekitar 93% air sungai di Indonesia tercemar mikroplastik, termasuk Sungai Citarum di Jawa Barat, yang membahayakan ekosistem akuatik dan bisa masuk ke rantai makanan manusia.
Jelaskan apa yang dimaksud dengan "lingkungan sekitar" dan bagaimana manusia berinteraksi dengan alam seiring berjalannya waktu?
Lingkungan sekitar mencakup udara, air, tanah, dan makhluk hidup yang saling berinteraksi membentuk keseimbangan hidup. Awalnya manusia bergantung pada alam melalui berburu dan mengumpulkan hasil alam, lalu berkembang mengolah tanah dan memanfaatkan sumber daya alam secara lebih bijaksana seiring kemajuan zaman.
Gratis — tolong sebarkan
Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.
Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya → Ilmu yang bermanfaatBagikan ke WhatsApp