Fitri Learning

BelajarIPA SMP Kelas 8Bab 4

Kelainan dan Penyakit pada Sistem Peredaran Darah Manusia

IPA SMP Kelas 8 · Bab 4: Sistem Peredaran Darah Manusia

Kelainan pada sistem peredaran darah dapat terjadi akibat faktor genetik, gaya hidup tidak sehat, pola makan buruk, kurang aktivitas fisik, atau paparan faktor risiko lain, dan dapat berakibat fatal jika tidak segera ditangani.

Anemia

Anemia terjadi ketika tubuh kekurangan sel darah merah atau hemoglobin untuk mengangkut oksigen, dengan gejala pusing, sulit bernapas, kulit pucat, dan detak jantung cepat. Beberapa jenisnya: anemia perdarahan (akibat kehilangan darah), anemia nutrisi (kekurangan zat besi, vitamin B12, atau folat), anemia pernisiosa (kekurangan penyerapan vitamin B12), dan anemia sel sabit (kelainan genetik yang membuat sel darah merah berbentuk sabit dan mudah menyumbat pembuluh kecil).

Polisitemia

Produksi sel darah merah berlebihan yang mengentalkan darah dan meningkatkan risiko pembekuan.

Leukimia

Kanker sel darah putih yang berkembang tidak terkendali sehingga mengganggu fungsi kekebalan tubuh.

Hemofilia

Kelainan genetik pada kromosom X yang mengganggu proses pembekuan darah.

Trombositopenia

Jumlah trombosit sangat rendah sehingga pendarahan sulit dihentikan.

Hipertensi (Tekanan Darah Tinggi)

Tekanan darah tinggi kronis, disebut "silent killer" karena jarang bergejala namun dapat merusak pembuluh darah, jantung, ginjal, dan otak.

Hipotensi (Tekanan Darah Rendah)

Tekanan darah rendah yang dapat menyebabkan pusing dan pingsan akibat dehidrasi atau kehilangan darah.

Varises

Pelebaran vena (biasanya di kaki) akibat katup vena yang tidak berfungsi baik.

Aterosklerosis dan Arteriosklerosis

Aterosklerosis adalah penyumbatan/penyempitan arteri akibat penumpukan plak lemak dan kolesterol; arteriosklerosis adalah pengerasan pembuluh darah akibat penuaan.

Penyakit Jantung Koroner (PJK)

Terhambatnya aliran darah ke otot jantung akibat plak pada pembuluh koroner, akibat aterosklerosis/arteriosklerosis yang bila tidak ditangani dapat berujung serangan jantung.

Fakta Seru IPA

Anemia defisiensi zat besi dapat membuat tubuh kekurangan oksigen sehingga muncul gejala lelah, pusing, dan sesak napas. Hipertensi yang tidak terkontrol membuat pembuluh darah lebih kaku, mempercepat aterosklerosis, dan meningkatkan risiko serangan jantung atau stroke.

Contoh soal

Soal. Pada pasien hipertensi yang tidak diobati, apa yang menyebabkan kerusakan pembuluh darah dan dampaknya bagi organ tubuh?

Pembahasan. Hipertensi meningkatkan tekanan dalam pembuluh darah sehingga merusak dinding pembuluh darah dan mempercepat aterosklerosis, meningkatkan risiko stroke, serangan jantung, dan gagal ginjal. Mengontrol tekanan darah penting agar pembuluh darah tetap sehat.

Gratis — tolong sebarkan

Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.

Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya →