Energi adalah kemampuan untuk melakukan usaha. Sesuai hukum kekekalan energi, energi tidak dapat diciptakan atau dihancurkan, hanya dapat berubah bentuk.
Bentuk-bentuk Energi
| Bentuk Energi | Penjelasan Singkat |
|---|---|
| Energi Kimia | Tersimpan dalam ikatan atom/molekul, dilepas saat reaksi kimia (contoh: pembakaran bensin, pencernaan makanan). |
| Energi Kinetik | Dimiliki benda yang bergerak, dihitung dengan EK = ½mv² (m = massa, v = kecepatan). |
| Energi Potensial | Dimiliki benda karena posisinya, energi potensial gravitasi dihitung dengan EP = mgh (h = ketinggian). |
| Energi Listrik | Dihasilkan pergerakan elektron dalam konduktor, dapat berubah menjadi energi mekanik, panas, atau cahaya. |
| Energi Kalor | Berkaitan dengan suhu benda, berpindah dari benda panas ke benda dingin hingga setimbang. |
| Energi Cahaya | Dipancarkan sebagai gelombang elektromagnetik, sumber utama fotosintesis dan penerangan. |
| Energi Bunyi | Dihasilkan getaran partikel dalam medium (udara, air, padatan), tak dapat merambat di ruang hampa. |
| Energi Otot | Digunakan tubuh untuk aktivitas fisik, berasal dari energi kimia makanan yang diubah menjadi energi mekanik. |
Proses Perubahan Bentuk Energi
Energi dapat berubah dari satu bentuk ke bentuk lain, misalnya pada pembangkit listrik tenaga air (energi potensial air → energi kinetik → energi mekanik turbin → energi listrik), lampu (energi listrik → cahaya dan panas), serta fotosintesis (energi cahaya → energi kimia pada tumbuhan). Tidak semua energi berubah sempurna — sebagian selalu hilang sebagai panas yang tidak termanfaatkan.
Energi Kinetik dan Potensial
Energi kinetik (EK) adalah energi yang dimiliki benda karena geraknya, dihitung dengan EK = ½mv² (m = massa, v = kecepatan). Energi potensial (EP) adalah energi yang dimiliki benda karena posisi/ketinggiannya, dihitung dengan EP = mgh (h = ketinggian). Keduanya dapat saling berubah, misalnya pada benda yang jatuh dari ketinggian.
Beragam Sumber Energi
- Energi tidak terbarukan: berasal dari bahan organik yang terbentuk jutaan tahun dan akan habis, contohnya energi fosil (minyak bumi, gas alam, batubara) dan energi nuklir (dari fisi/fusi atom); penggunaannya menimbulkan polusi dan perubahan iklim.
- Energi terbarukan: dapat diperbarui secara alami dan lebih ramah lingkungan, contohnya energi angin (turbin angin), energi matahari (panel surya), energi air/hidroelektrik (bendungan), energi biomassa (bahan organik), dan energi geotermal (panas bumi).
Hukum Kekekalan Energi
Energi mekanik (EM) adalah jumlah energi kinetik (EK) dan energi potensial (EP): EM = EK + EP. Dalam sistem tanpa gaya luar (gesekan diabaikan), energi mekanik total tetap konstan: EP₁ + EK₁ = EP₂ + EK₂. Misalnya pada bola yang jatuh, energi potensialnya berangsur berubah menjadi energi kinetik seiring bola mendekati tanah.
Soal. Sebuah bola bermassa 2 kg dilempar vertikal ke atas dengan kecepatan awal 15 m/s. Berapa energi potensial maksimum bola saat mencapai ketinggian maksimum? (g = 9,8 m/s²)
Pembahasan. Pada titik tertinggi, seluruh energi kinetik awal berubah menjadi energi potensial: EP maksimum = EK awal = ½mv² = ½ × 2 × 15² = 225 J.
Gratis — tolong sebarkan
Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.
Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya → Ilmu yang bermanfaatBagikan ke WhatsApp