a.
Pelafalan yang Jelas
Ucapkan setiap kata dengan jelas dan benar sesuai dengan tanda baca yang ada dalam puisi.
b.
Intonasi yang Tepat
Gunakan intonasi yang sesuai dengan suasana dan makna puisi, misalnya nada lembut untuk puisi melankolis, atau tegas untuk puisi bertema perjuangan.
c.
Irama yang Mengalir
Ikuti ritme puisi untuk menjaga aliran pembacaan, jangan terlalu cepat atau lambat.
d.
Ekspresi Wajah dan Gerak Tubuh
Tunjukkan emosi yang sesuai dengan isi puisi melalui ekspresi wajah dan gerak tubuh.
e.
Pahami Makna Sebelum Membaca
Pahami terlebih dahulu isi dan suasana puisi sebelum membaca agar cara penyampaian sesuai dengan isi puisi.
Senja di Pelabuhan Kecil — Oleh: Chairil Anwar
Ini kali tidak ada yang mencari cinta di antara gudang, rumah tua, pada cerita tiang serta temali. Kapal, perahu tiada berlaut menghembus diri dalam mempercaya mau berpaut. Gerimis mempercepat kelam. Ada juga kelepak elang menyinggung muram, desir hari lari berenang menemu bujuk pangkal akanan. Tidak bergerak dan kini tanah dan air tidur hilang ombak. Tiada lagi. Aku sendiri. Berjalan menyisir semenanjung, masih pengap harap sekali tiba di ujung dan sekalian selamat jalan dari pantai keempat, sedu penghabisan bisa terdekap.
✏️
Kegiatan Singkat 3
Jawablah pernyataan di bawah ini dengan ❌ atau ✅!
{{ row.num }}.
{{ row.text }}
Benar
Salah
4
Menyusun Karya Puisi Modern dengan Kreativitas dan Imajinasi
+
Menulis puisi modern adalah sebuah proses kreatif yang menggabungkan imajinasi, emosi, dan kemampuan berbahasa untuk menghasilkan karya sastra yang indah dan bermakna. Meskipun bebas, proses menulis puisi modern tetap membutuhkan langkah-langkah yang terstruktur.
Gratis — tolong sebarkan
Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.
Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya → Ilmu yang bermanfaatBagikan ke WhatsApp