Fitri Learning

BelajarIPA SMP Kelas 9Bab 3

Definisi Bioteknologi

IPA SMP Kelas 9 · Bab 3: Inovasi Bioteknologi

Bioteknologi adalah cabang ilmu yang memanfaatkan makhluk hidup—mikroorganisme, tumbuhan, dan hewan—untuk menghasilkan produk atau jasa yang bermanfaat bagi manusia, menggabungkan ilmu biologi dengan teknologi modern untuk kebutuhan pangan, kesehatan, maupun lingkungan.

Jenis-Jenis Bioteknologi

Bioteknologi Konvensional

Bioteknologi konvensional menggunakan kemampuan alami mikroorganisme tanpa banyak mengubah struktur genetiknya, terutama melalui fermentasi yang telah dipakai sejak zaman dahulu—misalnya jamur Rhizopus oryzae mengubah kedelai menjadi tempe, ragi memfermentasi singkong menjadi tape, serta bakteri Lactobacillus bulgaricus mengubah susu menjadi yoghurt atau keju.

Bioteknologi Modern

Bioteknologi modern memanfaatkan teknologi canggih seperti rekayasa genetika dan kultur jaringan untuk produk yang lebih kompleks: teknologi DNA rekombinan menciptakan vaksin seperti vaksin hepatitis B, tanaman transgenik seperti jagung Bt tahan hama, serta kultur jaringan memperbanyak tanaman seperti anggrek dan pisang secara cepat dan seragam.

Contoh soal

Soal. Apa perbedaan mendasar antara bioteknologi konvensional dan bioteknologi modern dalam hal pengolahan tanaman?

Pembahasan. Bioteknologi konvensional hanya mengandalkan pemuliaan tanaman melalui persilangan alami, sedangkan bioteknologi modern melibatkan modifikasi genetik langsung menggunakan teknik seperti rekayasa genetika.

Dari Mesopotamia hingga CRISPR

Bioteknologi konvensional lewat persilangan alami sudah ada sejak zaman Mesopotamia. Kini, bioteknologi modern seperti CRISPR memungkinkan "mengedit" gen secara presisi—termasuk menciptakan padi emas yang membantu mengatasi kekurangan vitamin A di negara berkembang.

Kegiatan

Membuat Yoghurt sebagai Produk Bioteknologi Pangan

Tujuan. Mengamati peran bakteri asam laktat dalam fermentasi dan menerapkan konsep bioteknologi sederhana dalam produksi pangan.

Langkah.

  1. Panaskan 500 ml susu murni hingga ±45°C, lalu tuangkan ke wadah bersih.
  2. Tambahkan 2 sendok makan yoghurt plain sebagai starter, aduk rata, lalu tutup wadah.
  3. Simpan pada suhu ruang hangat selama ±6–12 jam tanpa diganggu.
  4. Amati hasil fermentasi: susu akan mengental dan beraroma asam khas yoghurt.

Pertanyaan.

  1. Apa peran bakteri dalam proses fermentasi ini?
  2. Mengapa penting menjaga suhu saat pembuatan yoghurt?
  3. Bagaimana kegiatan ini mencerminkan penerapan bioteknologi dalam kehidupan sehari-hari?

Gratis — tolong sebarkan

Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.

Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya →