Hewan Tanah
Nematoda Tanah
Nematoda adalah cacing mikroskopis dengan populasi bisa mencapai jutaan per meter persegi. Nematoda saprofit mempercepat dekomposisi bahan organik dan pelepasan nitrogen-fosfor; nematoda predator menjaga keseimbangan ekosistem dengan memangsa bakteri/protozoa/nematoda lain (bermanfaat menekan nematoda parasit); nematoda parasit merugikan karena menyerang akar tanaman.
Cacing Tanah
Cacing tanah adalah "mesin alami" pembentuk tanah yang memakan bahan organik dan menghasilkan kotoran (casting) kaya nutrisi serta terowongan peningkat aerasi dan drainase. Berdasar kebiasaan hidup: epigeik hidup di permukaan menguraikan daun gugur (contoh Eisenia fetida), endogeik mendiami tanah mineral dalam membuat terowongan horizontal (contoh Allolobophora chlorotica), dan anesik hidup di terowongan vertikal dalam sambil naik mengambil bahan organik (contoh Lumbricus terrestris).
Arthropoda Tanah
Arthropoda tanah terbagi empat kelas: Arachnida (laba-laba sebagai predator hama, tungau membantu dekomposisi), Crustacea (isopoda mempercepat siklus nutrisi di tempat lembap), Insecta (rayap menguraikan bahan organik keras, semut mendukung aerasi tanah lewat galinya), dan Myriapoda (kelabang sebagai predator, lipan membantu dekomposisi).
Mollusca Tanah
Mollusca tanah (umumnya Gastropoda ordo Pulmonata) berperan sebagai pengurai bahan organik (daun gugur, jamur, sisa tumbuhan) yang mempercepat pembentukan humus; beberapa bersifat karnivora memangsa cacing tanah. Keberadaannya menjadi indikator lingkungan tanah yang sehat dan lembap.
Tumbuhan sebagai Komponen Tanah
Tumbuhan menjadi sumber utama bahan organik (daun gugur, akar mati) yang terdekomposisi menjadi humus, meningkatkan kapasitas tukar kation dan kesuburan tanah. Akar berfungsi sebagai perekat alami yang memperbaiki struktur tanah, mendukung infiltrasi air, dan mencegah erosi (contoh rumput vetiver di lahan miring); tanaman leguminosa bermitra dengan bakteri Rhizobium mengikat nitrogen atmosfer. Jenisnya meliputi tanaman penutup tanah/cover crop (kacang-kacangan, clover—mencegah erosi), tanaman perbaikan tanah/improvement crop (kedelai, alfalfa—meningkatkan kesuburan lewat fiksasi nitrogen), dan tanaman peneduh (akasia, mahoni, sengon—menurunkan suhu tanah dan melindungi organisme tanah). Diterapkan lewat agroforestri, mulsa hidup, dan rehabilitasi lahan kritis dengan tanaman pionir.
Mikroorganisme Tanah
Mikroorganisme tanah (populasi bisa miliaran per gram tanah) menjaga kesuburan dan mendaur ulang nutrisi. Bakteri (paling melimpah) meliputi bakteri pengurai (Pseudomonas, Bacillus—memecah protein/karbohidrat), bakteri pengikat nitrogen (Rhizobium bersimbiosis, Azotobacter hidup bebas), dan bakteri pemecah fosfat (Bacillus megaterium). Fungi meliputi fungi saprotrof (Trichoderma, Aspergillus—menguraikan lignin/selulosa), fungi mikoriza (Glomus, Gigaspora—bersimbiosis membantu serapan air/fosfor), dan fungi patogen (Fusarium, Phytophthora—penyebab penyakit tanaman). Protozoa (Amoeba, Paramecium) memakan bakteri untuk menjaga keseimbangan populasi sekaligus menghasilkan nitrogen. Aktinomisetes (Streptomyces) menguraikan senyawa organik kompleks dan menghasilkan antibiotik alami. Alga tanah (cyanobacteria seperti Anabaena, Nostoc) menghasilkan oksigen dan mengikat nitrogen atmosfer, bermanfaat di lahan basah/sawah. Virus tanah mengendalikan populasi bakteri/jamur namun juga dapat menjadi vektor penyakit tanaman.
Pengelolaan mikroorganisme tanah dilakukan lewat penambahan bahan organik (kompos, pupuk kandang), pengelolaan pH netral (6–7), rotasi tanaman dengan leguminosa, dan pengurangan pestisida kimia yang dapat membunuh mikroorganisme bermanfaat.
Soal. Mengapa tanaman leguminosa seperti kedelai dan kacang hijau dianggap penting dalam menjaga kesuburan tanah?
Pembahasan. Karena tanaman leguminosa bersimbiosis dengan bakteri Rhizobium di bintil akarnya untuk mengikat nitrogen bebas dari atmosfer dan menyediakannya bagi tanaman lain, sehingga mengurangi ketergantungan pada pupuk sintetis.
Gratis — tolong sebarkan
Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.
Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya → Ilmu yang bermanfaatBagikan ke WhatsApp