Sistem barter: pertukaran barang secara langsung, hanya berlaku jika kedua pihak punya keinginan yang selaras (
double coincidence of wants
); punya enam kelemahan utama — sulit menemukan kecocokan, sulit menyimpan nilai, tidak ada satuan nilai umum, sulit dibagi, sulit ditransfer, dan sulit untuk pembayaran tertunda.
Uang barang: barang yang "umumnya diterima" sebagai alat tukar, seperti garam (Romawi, asal kata "salary") atau kulit kerbau (Afrika); kelemahannya tidak tahan lama, sulit disimpan, sulit dibagi, dan nilainya tidak seragam antarwilayah.
Uang logam: mulai dipakai sekitar abad ke-18 dari emas dan perak (
full-bodied money
); lebih tahan lama dan stabil, tetapi berat dan produksinya bergantung pada tambang.
Uang kertas: muncul pertama di Tiongkok pada masa Dinasti Tang (
jiaozi
), diterbitkan resmi oleh Dinasti Song sekitar tahun 1024 M; sebagai
fiat money
, nilainya dijamin kepercayaan terhadap penerbit, bukan bahan fisiknya.
Uang elektronik: nilainya tersimpan secara digital di aplikasi atau kartu, dikelola oleh penerbit seperti bank atau fintech, dan dipakai lewat aplikasi seperti OVO, GoPay, atau ShopeePay.
Gratis — tolong sebarkan
Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.
Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya → Ilmu yang bermanfaatBagikan ke WhatsApp