Fitri Learning

BelajarIPS SMP Kelas 9Bab 4

Profil Lembaga Kerja Sama Internasional

IPS SMP Kelas 9 · Bab 4: Kerja Sama Global untuk Keberlanjutan Dunia

ASEAN (Association of Southeast Asian Nations)

Didirikan 8 Agustus 1967 lewat Deklarasi Bangkok oleh Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand; kini beranggotakan 10 negara.

Piagam ASEAN ditandatangani di KTT ke-13 (Singapura, 2007), mengubah ASEAN menjadi organisasi berbasis hukum dengan status

legal personality

(UU RI No. 38 Tahun 2008), memuat prinsip menghormati kedaulatan, integritas wilayah, dan penyelesaian sengketa secara damai.

Bertumpu pada tiga pilar: Komunitas Politik-Keamanan (APSC), Komunitas Ekonomi (AEC), dan Komunitas Sosial Budaya (ASCC).

Uni Eropa (European Union)

Resmi berdiri 1 November 1993, menggantikan Masyarakat Ekonomi Eropa (MEE) yang dibentuk lewat Traktat Roma (1957); kini beranggotakan 27 negara.

Traktat Roma menetapkan tiga kewenangan MEE (kebijakan perdagangan bersama, membuat perjanjian dengan negara ketiga, kerja sama dengan organisasi internasional); Traktat Maastricht menetapkan lima tujuan utama (demokrasi, efisiensi, unifikasi ekonomi-keuangan, dimensi sosial, dan kebijakan keamanan bersama).

Struktur organisasi: Dewan Eropa (otoritas tertinggi), Parlemen Eropa (legislatif), dan Komisi Eropa (eksekutif).

Perserikatan Bangsa-Bangsa (United Nations)

Didirikan 24 Oktober 1945 pasca-Perang Dunia II, kini beranggotakan 193 negara — organisasi internasional terbesar di dunia.

Enam organ utama (Piagam PBB Pasal 7 Ayat 1): Majelis Umum, Dewan Keamanan, Sekretariat Jenderal, Dewan Ekonomi dan Sosial, Mahkamah Internasional, dan Dewan Perwalian; memiliki badan khusus seperti WHO, UNESCO, dan UNICEF.

Peran Indonesia: mengirim Pasukan Garuda ke Sinai (1956), Kongo, dan Bosnia Herzegovina (1994); memberi bantuan pangan ke Etiopia (1985); serta berperan lewat Konferensi Asia Afrika, ASEAN, dan Gerakan Non-Blok.

G20 (Group of Twenty)

Didirikan 1999 sebagai respons krisis ekonomi Asia 1997–1998, beranggotakan 19 negara ekonomi terbesar plus Uni Eropa — mencakup sekitar 85% PDB dunia dan 75% perdagangan global.

Agenda rutin: pertemuan tahunan penyusunan kebijakan ekonomi global, diskusi tematik (perubahan iklim, teknologi digital, kesehatan global), dan penyusunan rekomendasi kebijakan.

💡 Fun Fact IPS

Tahukah kamu, Indonesia pernah ikut menjaga perdamaian dunia dengan mengirim Pasukan Garuda ke berbagai negara konflik sejak tahun 1957? Salah satu misinya adalah ke Mesir saat krisis Terusan Suez. Bahkan sampai sekarang, Indonesia masih rutin mengirim pasukan perdamaian di bawah bendera PBB. Fakta ini menunjukkan bahwa meskipun Indonesia bukan negara besar secara militer, perannya di dunia internasional diakui penting dalam menjaga perdamaian global.

<!-- Subbab 3 -->

3

Menjawab Tantangan Global Dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan

Di tengah tantangan global seperti perubahan iklim, kemiskinan, ketimpangan, dan kerusakan lingkungan, Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (

Sustainable Development Goals

/SDGs) hadir sebagai peta jalan dengan 17 tujuan utama, mengintegrasikan pendekatan sosial, ekonomi, dan lingkungan demi masa depan yang adil dan berkelanjutan.

Gratis — tolong sebarkan

Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.

Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya →