-
Soal
Perhatikan kedua kutipan teks berikut! Kutipan teks 1Saat bel masuk berbunyi, semua siswa segera masuk ke kelas. Rina sibuk mencari tempat duduk karena hari itu ia datang terlambat. Kutipan teks 2Setelah mendengar jawaban Rina, seluruh kelas langsung terdiam selama beberapa detik. Namun, tak lama kemudian mereka semua tertawa terbahak-bahak. Perbedaan pola penyajian kedua kutipan teks anekdot di atas adalah …
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: A. Kutipan teks 1 merupakan bagian dari orientasi teks anekdot, sedangkan kutipan teks 2 merupakan bagian dari reaksi teks anekdot. Penjelasan:Kutipan teks 1 merupakan bagian dari orientasi karena memberikan pengenalan awal terhadap cerita. Dalam bagian ini, dijelaskan situasi sebelum konflik terjadi, yaitu Rina yang datang terlambat dan sedang mencari tempat duduk. Bagian orientasi dalam teks anekdot berfungsi sebagai latar belakang yang mengawali cerita agar pembaca dapat memahami konteks yang sedang berlangsung. Sementara itu, kutipan teks 2 termasuk dalam bagian reaksi karena menunjukkan tanggapan dari tokoh lain setelah suatu peristiwa terjadi. Dalam teks ini, reaksi siswa ditampilkan setelah mendengar jawaban Rina, di mana mereka sempat terdiam sebelum akhirnya tertawa terbahak-bahak. Bagian reaksi dalam teks anekdot biasanya memperlihatkan respons terhadap kejadian utama, yang sering kali mengandung unsur humor atau kejutan bagi pembaca.
-
Soal
Perhatikan kedua kutipan teks berikut! Kutipan teks 1Di sebuah rumah sakit, seorang pasien tampak gelisah saat menunggu dokter. Ia sudah datang sejak pagi, tetapi belum juga mendapat giliran pemeriksaan. Kutipan teks 2Dokter tersenyum dan berkata, "Tenang, Pak. Sakitnya belum parah, jadi masih bisa menunggu lebih lama lagi, kan?" Perbedaan pola penyajian kedua kutipan teks anekdot di atas adalah …
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: D. Kutipan teks 1 merupakan bagian dari orientasi teks anekdot, sedangkan kutipan teks 2 merupakan bagian dari krisis teks anekdot. Penjelasan:Kutipan teks 1 termasuk dalam bagian orientasi karena memberikan gambaran awal mengenai situasi yang sedang terjadi. Dalam kutipan ini, pembaca diperkenalkan dengan seorang pasien yang gelisah karena telah lama menunggu giliran pemeriksaan di rumah sakit. Orientasi dalam teks anekdot berfungsi untuk memberikan konteks sebelum konflik atau kejadian utama terjadi, sehingga pembaca dapat memahami latar belakang ceritanya. Kutipan teks 2 merupakan bagian dari krisis karena di dalamnya terdapat kejadian yang mengejutkan atau menimbulkan efek humor. Dalam kutipan ini, dokter memberikan jawaban yang tidak terduga kepada pasien dengan nada santai, mengatakan bahwa karena sakitnya belum terlalu parah, ia masih bisa menunggu lebih lama. Bagian krisis dalam teks anekdot sering kali berisi ironi atau sesuatu yang berlawanan dengan ekspektasi pembaca, yang dalam hal ini adalah respons dokter yang justru tidak memberikan solusi bagi pasien yang gelisah menunggu.
-
Soal
Perhatikan kutipan teks anekdot berikut! Budi: "Pak, kenapa gaji guru tidak sebesar gaji pejabat?"Pak Darto: "Karena guru mengajarkan kejujuran, sementara pejabat harus belajar banyak hal lain!"Budi: "Maksudnya, Pak?"Pak Darto: "Kalau pejabat hanya jujur, mereka tidak bisa hidup mewah." Kutipan di atas merupakan bagian krisis pada teks anekdot karena...
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: C. Kutipan di atas berisi permasalahan utama yang dibahas oleh tokoh Budi dan Pak Darto. Penjelasan:Kutipan tersebut termasuk bagian krisis dalam teks anekdot karena menampilkan momen utama yang menimbulkan kejutan atau ironi. Dalam dialog tersebut, Budi mempertanyakan mengapa gaji guru lebih kecil dibandingkan pejabat, lalu Pak Darto memberikan jawaban yang mengandung sindiran. Hal ini menyoroti ketimpangan sosial dengan cara humoris, yang merupakan ciri khas bagian krisis dalam anekdot.
-
Soal
Perhatikan kutipan teks anekdot berikut! Dani: "Pak, apakah pejabat di negeri ini bekerja keras?"Pak Anwar: "Tentu saja! Mereka bekerja dari pagi sampai malam."Dani: "Oh, jadi mereka rajin ya, Pak?"Pak Anwar: "Rajin rapat, rajin perjalanan dinas, dan rajin tanda tangan!" Kutipan di atas merupakan bagian krisis pada teks anekdot karena...
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: D. Kutipan di atas berisi respon atas pertanyaan tentang kerja keras pejabat. Penjelasan:Bagian ini merupakan krisis dalam teks anekdot karena memperlihatkan pernyataan yang berisi kejutan dan sindiran terhadap kebiasaan pejabat. Awalnya, jawaban Pak Anwar seolah menggambarkan pejabat yang rajin bekerja, tetapi di bagian akhir, ada unsur humor yang mengungkap bahwa yang dimaksud "kerja keras" hanyalah kegiatan rapat, perjalanan dinas, dan tanda tangan, yang secara tidak langsung menyindir efektivitas kerja pejabat.
-
Soal
Perhatikan susunan di bawah ini! • Menentukan tema • Menentukan tujuan kritik dalam teks anekdot • Menentukan karakter tokoh • Menyusun alur cerita dengan struktur teks anekdot • Menentukan gaya bahasa dan unsur humor • Menulis draf awal teks anekdot • Menyunting dan memperbaiki teks agar lebih menarik Urutan yang tepat dalam membuat teks anekdot adalah …
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: A. 1-2-3-4-5-6-7 Penjelasan:Proses pembuatan teks anekdot diawali dengan menentukan tema sebagai dasar cerita, kemudian menentukan tujuan kritik yang ingin disampaikan. Setelah itu, karakter tokoh dalam anekdot harus ditentukan agar cerita memiliki kekuatan naratif. Selanjutnya, penyusunan alur cerita dilakukan dengan mengikuti struktur teks anekdot (abstraksi, orientasi, krisis, reaksi, dan koda). Kemudian, unsur humor dan gaya bahasa dimasukkan agar teks lebih menarik. Setelah itu, penulisan draf awal dilakukan sebelum akhirnya teks disunting untuk mendapatkan hasil yang lebih baik
-
Soal
Perhatikan susunan di bawah ini! • Menyunting dan memperbaiki teks agar lebih menarik • Menulis draf awal teks anekdot • Menentukan tema • Menyusun alur cerita dengan struktur teks anekdot • Menentukan karakter tokoh • Menentukan tujuan kritik dalam teks anekdot • Menentukan gaya bahasa dan unsur humor Urutan yang tepat dalam membuat teks anekdot adalah …
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: A. 3-6-5-4-7-2-1 Penjelasan:Proses pembuatan teks anekdot diawali dengan menentukan tema sebagai dasar cerita, kemudian menentukan tujuan kritik yang ingin disampaikan. Setelah itu, karakter tokoh dalam anekdot harus ditentukan agar cerita memiliki kekuatan naratif. Selanjutnya, penyusunan alur cerita dilakukan dengan mengikuti struktur teks anekdot (abstraksi, orientasi, krisis, reaksi, dan koda). Kemudian, unsur humor dan gaya bahasa dimasukkan agar teks lebih menarik. Setelah itu, penulisan draf awal dilakukan sebelum akhirnya teks disunting untuk mendapatkan hasil yang lebih baik
-
Soal
Perhatikan susunan di bawah ini! • Menentukan fenomena sosial yang akan dikritik • Memilih pola penyajian teks (naratif, dialog, atau kombinasi) • Menyusun latar dan tokoh dalam teks anekdot • Menyusun alur berdasarkan struktur teks anekdot • Menyisipkan unsur humor dan ironi dalam cerita • Menuliskan teks anekdot dengan mengutamakan logika dan kelucuan • Melakukan revisi dan penyuntingan agar lebih efektif Urutan yang tepat dalam membuat teks anekdot adalah …
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: D. 1-2-3-4-5-6-7 Penjelasan:Pembuatan teks anekdot diawali dengan memilih fenomena sosial yang akan dikritik. Setelah itu, pola penyajian dipilih, apakah cerita akan disajikan dalam bentuk naratif, dialog, atau kombinasi keduanya. Selanjutnya, penyusunan latar dan tokoh dilakukan untuk mendukung jalan cerita. Setelah memiliki elemen-elemen dasar, penyusunan alur cerita dilakukan berdasarkan struktur teks anekdot. Setelah alur tersusun, unsur humor dan ironi disisipkan untuk menambah daya tarik cerita. Setelah itu, teks anekdot ditulis dengan memperhatikan logika dan kelucuan, lalu dilakukan revisi agar lebih efektif dalam menyampaikan pesan dan humor.
-
Soal
Perhatikan susunan di bawah ini! • Menyusun alur berdasarkan struktur teks anekdot • Menyusun latar dan tokoh dalam teks anekdot • Melakukan revisi dan penyuntingan agar lebih efektif • Menuliskan teks anekdot dengan mengutamakan logika dan kelucuan • Menentukan fenomena sosial yang akan dikritik • Memilih pola penyajian teks (naratif, dialog, atau kombinasi) • Menyisipkan unsur humor dan ironi dalam cerita Urutan yang tepat dalam membuat teks anekdot adalah …
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: D.5-6-2-1-7-4-3 Penjelasan:Pembuatan teks anekdot diawali dengan memilih fenomena sosial yang akan dikritik. Setelah itu, pola penyajian dipilih, apakah cerita akan disajikan dalam bentuk naratif, dialog, atau kombinasi keduanya. Selanjutnya, penyusunan latar dan tokoh dilakukan untuk mendukung jalan cerita. Setelah memiliki elemen-elemen dasar, penyusunan alur cerita dilakukan berdasarkan struktur teks anekdot. Setelah alur tersusun, unsur humor dan ironi disisipkan untuk menambah daya tarik cerita. Setelah itu, teks anekdot ditulis dengan memperhatikan logika dan kelucuan, lalu dilakukan revisi agar lebih efektif dalam menyampaikan pesan dan humor.
-
Soal
Perhatikan kutipan teks berikut ini! Konon, negara X adalah tempat terbaik bagi orang yang ingin bekerja santai. Jam kerja hanya 4 jam sehari, dengan istirahat 2 jam di tengahnya. Gaji besar tetap mengalir tanpa tekanan. Bahkan, survei menunjukkan bahwa kebanyakan karyawan lebih banyak menghabiskan waktu untuk mengobrol dibandingkan menyelesaikan pekerjaan. Ketika ditanya bagaimana produktivitas kerja mereka, seorang karyawan menjawab, ‘Tenang saja, kami bekerja keras saat atasan datang!’ Kalimat yang bercetak tebal menyampaikan salah satu pokok isi anekdot, yaitu …
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: C. Unsur humor yang disampaikan, yakni kerja keras hanya dilakukan saat diawasi. Penjelasan:Unsur humor dalam teks ini terletak pada ironi bahwa karyawan hanya bekerja keras ketika atasan datang, yang menyindir budaya kerja yang tidak disiplin. Anekdot ini menunjukkan bagaimana banyak orang tidak benar-benar bekerja secara produktif jika tidak diawasi.
-
Soal
Perhatikan kutipan teks berikut ini! Konon, negara X adalah tempat terbaik bagi orang yang ingin bekerja santai. Jam kerja hanya 4 jam sehari, dengan istirahat 2 jam di tengahnya. Gaji besar tetap mengalir tanpa tekanan. Bahkan, survei menunjukkan bahwa kebanyakan karyawan lebih banyak menghabiskan waktu untuk mengobrol dibandingkan menyelesaikan pekerjaan. Ketika ditanya bagaimana produktivitas kerja mereka, seorang karyawan menjawab, ‘Tenang saja, kami bekerja keras saat atasan datang!’ Kalimat yang bercetak tebal menyampaikan salah satu pokok isi anekdot, yaitu …
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: C. Unsur humor yang disampaikan, yakni kerja keras hanya dilakukan saat diawasi. Penjelasan:Kalimat "Tenang saja, kami bekerja keras saat atasan datang!" mengandung unsur humor dan ironi, karena menyindir budaya kerja di mana pegawai hanya berpura-pura bekerja keras saat diawasi. Ini merupakan ciri khas humor dalam teks anekdot yang menyampaikan kritik dengan cara jenaka.
-
Soal
Perhatikan kutipan teks berikut ini! Seorang siswa yang baru saja selesai ujian dengan penuh percaya diri mendekati gurunya. Ia yakin jawabannya benar semua karena telah berlatih semalaman. Namun, ketika hasil ujian dibagikan, ia justru mendapat nilai nol. Dengan wajah bingung, ia bertanya, ‘Pak, kenapa saya dapat nol? Saya yakin jawaban saya benar!’ Sang guru tersenyum dan berkata, ‘Betul, tapi itu bukan kertas jawaban ujian kita.’ Kalimat yang bercetak tebal menyampaikan salah satu pokok isi anekdot, yaitu …
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: C. Unsur humor yang disampaikan, yakni siswa salah mengisi kertas ujian. Penjelasan:Humor dalam teks ini berasal dari kejadian ironis ketika siswa merasa yakin telah mengerjakan ujian dengan benar, tetapi ternyata mengisi kertas yang salah. Hal ini menunjukkan bagaimana kesalahan kecil dapat memberikan dampak besar, sekaligus menghibur pembaca melalui situasi yang tidak terduga.
-
Soal
Bacalah teks berikut! Harga Keadilan di Negeri Ini Konon hukum di negeri ini sangat fleksibel. Di pengadilan, harga sebuah keputusan bisa dinegosiasikan, tergantung siapa yang terlibat di dalamnya. Orang kaya bisa dengan mudah lolos dari hukuman berat, sementara rakyat kecil harus berjuang hanya untuk mendapat keadilan yang layak. Sementara itu, banyak orang-orang berpendapat bahwa keadilan masih ada, hanya saja mahal harganya! Kalimat bercetak tebal dapat diperbaiki dengan cara ….
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: A. Menghilangkan kata orang-orang agar lebih efektif Penjelasan:Dalam kalimat tersebut, penggunaan kata banyak orang-orang kurang tepat karena terjadi pengulangan makna (pleonasme). Kata banyak sudah menunjukkan jumlah yang besar, sehingga tidak perlu lagi menambahkan orang-orang yang juga bermakna jamak. Oleh karena itu, agar lebih efektif dan tidak berlebihan, kata orang-orang cukup diganti dengan orang.
-
Soal
Bacalah teks berikut! Hanya Pejabat yang Paham Di negeri ini, aturan dibuat dengan sangat fleksibel. Setiap kebijakan baru selalu menimbulkan tanda tanya di kalangan masyarakat. Karena seringkali kebijakan yang dibuat lebih sulit dipahami rakyat dibandingkan oleh para pejabat. Mereka yang hidup sederhana sering merasa bingung dengan logika aturan yang tidak sesuai dengan realitas kehidupan sehari-hari. Kalimat bercetak tebal dapat diperbaiki dengan cara ….
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: C. Mengubah dibandingkan oleh menjadi daripada Penjelasan:Frasa dibandingkan oleh dalam konteks kalimat tersebut tidak sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar. Dalam perbandingan seperti ini, kata yang lebih tepat digunakan adalah daripada, sehingga kalimat menjadi lebih jelas dan mudah dipahami. Oleh karena itu, perbaikannya adalah mengubah dibandingkan oleh para pejabat menjadi daripada para pejabat.
-
Soal
Uang Kembalian (1) Pagi itu, Rudi membeli minuman di sebuah minimarket dekat rumahnya. Setelah memilih barang yang diinginkan, ia segera menuju kasir untuk membayar. Kasir dengan cekatan menghitung total belanjaannya. (2) "Totalnya Rp19.500, Mas," kata kasir sambil tersenyum. (3) Rudi pun mengeluarkan selembar uang Rp20.000 dan menyerahkannya kepada kasir. Setelah memasukkan uang ke laci kasir, si kasir sibuk membungkus barang belanjaan Rudi, tetapi lupa memberikan uang kembalian. (4) Rudi yang merasa tidak enak hati akhirnya berdehem dan bertanya dengan hati-hati, "Mbak, uang kembalian saya?" (5) Kasir itu tersenyum lalu berkata, "Oh iya, Mas, maaf. Tapi kan cuma lima ratus rupiah. Mau dimasukkan ke kotak amal saja, Mas?" (6) Rudi terdiam sebentar. Ia mengangguk pelan, lalu dengan tersenyum mengeluarkan uang Rp10.000 dari dompetnya. (7) "Kalau begitu, sekalian saya belanja lagi. Tolong ambilkan sesuatu yang harganya Rp9.500 ya, biar saya dapat kembalian yang lebih besar!" katanya dengan nada bercanda. (8) Kasir itu terdiam sejenak, lalu ikut tertawa, meskipun sedikit canggung. Peristiwa nomor berapakah yang dipandang aneh (tidak biasa) dalam teks tersebut?
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: C. (5) Penjelasan:Pada peristiwa nomor (5), kasir menawarkan untuk memasukkan uang kembalian Rp500 ke kotak amal tanpa bertanya terlebih dahulu kepada pembeli. Hal ini dianggap tidak biasa karena biasanya uang kembalian diberikan langsung kepada pelanggan, kecuali jika pelaanggan sendiri yang mengusulkan untuk menyumbangkannya.
-
Soal
Uang Kembalian (1) Pagi itu, Rudi membeli minuman di sebuah minimarket dekat rumahnya. Setelah memilih barang yang diinginkan, ia segera menuju kasir untuk membayar. Kasir dengan cekatan menghitung total belanjaannya. (2) "Totalnya Rp19.500, Mas," kata kasir sambil tersenyum. (3) Rudi pun mengeluarkan selembar uang Rp20.000 dan menyerahkannya kepada kasir. Setelah memasukkan uang ke laci kasir, si kasir sibuk membungkus barang belanjaan Rudi, tetapi lupa memberikan uang kembalian. (4) Rudi yang merasa tidak enak hati akhirnya berdehem dan bertanya dengan hati-hati, "Mbak, uang kembalian saya?" (5) Kasir itu tersenyum lalu berkata, "Oh iya, Mas, maaf. Tapi kan cuma lima ratus rupiah. Mau dimasukkan ke kotak amal saja, Mas?" (6) Rudi terdiam sebentar. Ia mengangguk pelan, lalu dengan tersenyum mengeluarkan uang Rp10.000 dari dompetnya. (7) "Kalau begitu, sekalian saya belanja lagi. Tolong ambilkan sesuatu yang harganya Rp9.500 ya, biar saya dapat kembalian yang lebih besar!" katanya dengan nada bercanda. (8) Kasir itu terdiam sejenak, lalu ikut tertawa, meskipun sedikit canggung. Sifat teks anekdot tersebut adalah …
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: B. Lucu Penjelasan:Teks ini mengandung unsur humor ketika Rudi mencoba membalas keanehan situasi dengan meminta belanja tambahan agar bisa mendapatkan uang kembalian yang lebih besar. Ini adalah ciri khas anekdot yang menyampaikan kritik sosial dengan cara yang menghibur.
-
Soal
Perhatikan kutipan teks anekdot berikut! Seorang pejabat sedang diwawancarai oleh wartawan.Wartawan: "Pak, bagaimana perasaan Anda setelah proyek ini berhasil?"Pejabat: "Tentu saja saya senang!"Wartawan: "Lalu, apakah ada hambatan dalam pelaksanaannya?"Pejabat: "Oh, tentu ada. Hambatan terbesar adalah masyarakat yang terus bertanya-tanya kemana anggaran proyek ini digunakan!" Apa kritik sosial yang tersirat dalam anekdot tersebut?
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: D. Ada indikasi penyalahgunaan anggaran yang justru dianggap sebagai hambatan Penjelasan:Dalam teks anekdot ini, kritik sosial yang tersirat adalah bagaimana pejabat menganggap pertanyaan masyarakat tentang penggunaan anggaran sebagai hambatan, padahal seharusnya transparansi anggaran merupakan hal yang wajib dilakukan. Jawaban pejabat dalam anekdot ini menunjukkan bahwa mereka lebih merasa terganggu oleh pengawasan publik daripada oleh tantangan nyata dalam pembangunan. Hal ini mencerminkan sindiran terhadap kurangnya transparansi dalam pengelolaan anggaran di pemerintahan.
-
Soal
Layanan Kesehatan Cepat (1) Suatu hari, Pak Didi merasa tidak enak badan dan memutuskan untuk pergi ke puskesmas terdekat. Sesampainya di sana, ia melihat antrean yang cukup panjang di depan loket pendaftaran. (2) "Wah, antreannya panjang juga, ya," gumamnya sambil mencari tempat duduk. (3) Setelah beberapa saat menunggu, tiba-tiba seorang pria berpakaian rapi datang dan langsung masuk ke dalam ruangan dokter tanpa melewati antrean. (4) Pak Didi yang penasaran bertanya kepada petugas, "Maaf, Pak, kok orang itu bisa langsung masuk? Saya sudah menunggu lama." (5) Petugas tersenyum dan menjawab, "Oh, dia pasien VIP, Pak. Kalau VIP, tidak perlu antre." (6) Pak Didi mengangguk-angguk, lalu tiba-tiba mengeluarkan ponselnya dan berpura-pura menelepon. (7) "Halo, Pak Menteri? Iya, saya di puskesmas sekarang. Oh, saya? Saya pasien VVIP. Tolong bilang ke dokter ya, saya mau diperiksa duluan!" katanya dengan suara yang cukup keras. (8) Beberapa orang di sekitar menoleh dan tertawa, sementara petugas hanya bisa tersenyum canggung. Peristiwa nomor berapakah yang dipandang aneh (tidak biasa) dalam teks tersebut?
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: A. (3) Penjelasan:Peristiwa nomor (3) dianggap aneh karena ada seorang pria yang langsung masuk ke ruang dokter tanpa melewati antrean, yang seharusnya berlaku sama untuk semua pasien. Ini menggambarkan adanya ketidakadilan dalam sistem layanan kesehatan.
-
Soal
Layanan Kesehatan Cepat (1) Suatu hari, Pak Didi merasa tidak enak badan dan memutuskan untuk pergi ke puskesmas terdekat. Sesampainya di sana, ia melihat antrean yang cukup panjang di depan loket pendaftaran. (2) "Wah, antreannya panjang juga, ya," gumamnya sambil mencari tempat duduk. (3) Setelah beberapa saat menunggu, tiba-tiba seorang pria berpakaian rapi datang dan langsung masuk ke dalam ruangan dokter tanpa melewati antrean. (4) Pak Didi yang penasaran bertanya kepada petugas, "Maaf, Pak, kok orang itu bisa langsung masuk? Saya sudah menunggu lama." (5) Petugas tersenyum dan menjawab, "Oh, dia pasien VIP, Pak. Kalau VIP, tidak perlu antre." (6) Pak Didi mengangguk-angguk, lalu tiba-tiba mengeluarkan ponselnya dan berpura-pura menelepon. (7) "Halo, Pak Menteri? Iya, saya di puskesmas sekarang. Oh, saya? Saya pasien VVIP. Tolong bilang ke dokter ya, saya mau diperiksa duluan!" katanya dengan suara yang cukup keras. (8) Beberapa orang di sekitar menoleh dan tertawa, sementara petugas hanya bisa tersenyum canggung. Sifat teks anekdot tersebut adalah …
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: C. Lucu Penjelasan:Teks ini memiliki unsur humor ketika Pak Didi berpura-pura menelepon seorang menteri dan mengaku sebagai pasien VVIP agar bisa mendapatkan layanan cepat. Humor ini juga menyampaikan kritik sosial terhadap ketimpangan pelayanan di fasilitas kesehatan.
-
Soal
Mengapa penggunaan humor dalam teks anekdot dapat membuat kritik sosial lebih mudah diterima oleh pembaca?
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: A. Karena humor membuat kritik terasa lebih santai dan tidak menyerang secara langsung Penjelasan:Humor dalam teks anekdot memiliki fungsi penting dalam menyampaikan kritik sosial dengan cara yang lebih halus dan mudah diterima oleh pembaca. Jika kritik disampaikan secara langsung dan terlalu keras, sering kali orang yang dikritik menjadi defensif dan menolak untuk menerima kritik tersebut. Namun, dengan menggunakan humor, kritik dapat diterima sebagai sesuatu yang ringan tetapi tetap mengandung pesan yang dalam. Hal ini membuat teks anekdot menjadi media yang efektif dalam menyampaikan opini terhadap isu-isu sosial yang kompleks.
-
Soal
Tiket Murah (1) Suatu pagi, seorang pria membeli tiket pesawat untuk perjalanan bisnisnya ke luar kota. Ketika sampai di loket, ia melihat sebuah iklan bertuliskan, “Promo Tiket Murah! Harga Terbaik!” (2) Dengan penuh semangat, pria itu bertanya kepada petugas, "Benarkah tiket ini yang paling murah?" (3) Petugas loket tersenyum dan menjawab, "Tentu, Pak! Tiket ini harganya hanya separuh dari harga normal!" (4) Pria itu semakin senang dan langsung membelinya. Namun, ketika sampai di pesawat, ia terkejut melihat kursinya tidak ada. (5) "Maaf, Pak, tiket murah hanya untuk berdiri selama penerbangan," kata pramugari dengan ramah. (6) Pria itu terdiam dan akhirnya hanya bisa pasrah. Pernyataan evaluasi berikut yang tidak sesuai dengan teks di atas adalah …
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: C. Struktur teks anekdot tersebut memiliki bagian reaksi yang logis. Penjelasan:Bagian reaksi dalam teks ini menunjukkan bagaimana pria itu terkejut setelah menyadari bahwa tiket murah yang ia beli ternyata tidak memberikan tempat duduk. Situasi ini tidak sepenuhnya logis dalam kehidupan nyata, tetapi dibuat sebagai unsur humor dalam anekdot.
-
Soal
Pelayanan Super Cepat (1) Seorang pria pergi ke restoran cepat saji untuk membeli makanan. Karena sedang terburu-buru, ia memilih restoran yang terkenal dengan layanan kilatnya. (2) "Selamat datang! Mau pesan apa, Pak?" tanya kasir dengan ramah. (3) "Saya mau burger dan minuman dingin. Tolong cepat ya, saya sedang ada urusan penting!" jawab pria itu. (4) "Baik, Pak. Silakan tunggu sebentar," jawab kasir sambil tersenyum. (5) Tak sampai 10 detik, pesanan pria itu sudah tersaji di meja. (6) Pria itu merasa kagum dan segera membuka bungkus burgernya. Namun, wajahnya berubah kaget. (7) "Maaf, kok isinya hanya roti tanpa daging?" tanyanya. (8) Kasir menjawab dengan santai, "Karena Bapak bilang mau yang cepat, jadi kami hanya sajikan yang sudah siap dulu!" (9) Pria itu terdiam, sementara pelanggan lain menahan tawa. Pernyataan evaluasi berikut yang tidak sesuai dengan teks di atas adalah …
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: E. Bagian reaksi teks ini menggambarkan respons logis dari tokoh utama. Penjelasan:Reaksi dalam teks ini tidak sepenuhnya logis karena pria tersebut hanya bisa terdiam setelah menerima burger tanpa daging. Dalam kehidupan nyata, orang mungkin akan langsung komplain dengan lebih tegas. Namun, dalam anekdot, reaksi dibuat lebih sederhana dan humoris.
-
Soal
Kamar Hotel (1) Seorang wisatawan yang baru tiba di kota lain memutuskan untuk menginap di hotel terdekat. Ia masuk ke lobi dan bertanya kepada resepsionis. (2) "Ada kamar kosong, Mbak?" (3) "Ada, Pak. Harganya Rp500.000 per malam," jawab resepsionis dengan ramah. (4) "Wah, lumayan mahal ya. Apa ada yang lebih murah?" (5) "Ada, Pak. Kalau kamar tanpa AC, hanya Rp300.000 per malam," kata resepsionis. (6) Pria itu berpikir sejenak dan kembali bertanya, "Kalau tanpa kasur?" (7) "Kalau tanpa kasur, cukup Rp150.000, Pak," jawab resepsionis. (8) "Kalau cuma boleh duduk di dalam kamar?" (9) "Rp50.000, Pak," jawab resepsionis, mulai bingung. (10) Pria itu tersenyum puas, "Baiklah, saya ambil yang Rp50.000. Murah meriah!" (11) "Baik, Pak. Tapi karena kamar ini tanpa fasilitas tidur, jam operasionalnya hanya dari pukul 08.00 sampai 22.00," kata resepsionis dengan senyum lebar. Pernyataan evaluasi berikut yang tidak sesuai dengan teks di atas adalah …
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: E. Reaksi dari pelanggan dalam teks ini sangat umum ditemukan dalam kehidupan nyata. Penjelasan:Reaksi pelanggan dalam teks ini tidak sepenuhnya umum terjadi di dunia nyata. Jarang ada orang yang benar-benar menawar harga kamar sampai hanya bisa duduk di dalam kamar hotel. Hal ini dibuat sebagai unsur humor dalam anekdot untuk menyoroti harga hotel yang bisa jadi terlalu mahal jika dibandingkan dengan fasilitas yang diberikan.
-
Soal
Pengumuman Besar (1) Dengan wajah serius, kepala desa mengumumkan bahwa akan ada pengumuman besar di balai desa sore ini. Seluruh warga diminta datang karena akan ada perubahan penting dalam kehidupan mereka. (2) Pukul empat sore, balai desa penuh sesak. Warga duduk dengan penuh antusias, menebak-nebak pengumuman apa yang akan disampaikan. Ada yang berbisik tentang proyek pembangunan, ada yang menduga akan ada bantuan sosial baru. (3) Kepala desa naik ke podium dengan penuh wibawa. Ia menarik napas panjang sebelum berbicara. (4) "Saudara-saudara, saya memiliki berita yang sangat penting untuk disampaikan kepada kalian semua," katanya dengan suara tegas. (5) Warga semakin tegang, beberapa mulai menggenggam tangan mereka sendiri, menunggu dengan penuh harap. (6) Kepala desa melanjutkan, "Mulai besok, seluruh warga di desa ini diwajibkan untuk… menggunakan helm saat menjemur pakaian!" (7) Ruangan mendadak sunyi. Beberapa orang saling berpandangan, mencoba memahami apakah mereka salah dengar. (8) Seorang warga akhirnya mengangkat tangan dan bertanya, "Pak, maksudnya apa? Menggunakan helm saat menjemur pakaian?" (9) Kepala desa tersenyum dan menjawab, "Karena cuaca semakin panas, kita harus melindungi kepala kita dari sinar matahari langsung. Kita tidak ingin ada warga yang pingsan gara-gara menjemur pakaian, bukan?" (10) Seketika, warga terdiam. Kemudian, tawa pecah di seluruh ruangan. Beberapa orang bahkan sampai menangis karena terlalu banyak tertawa. Urutkan paragraf di atas agar menjadi teks anekdot yang sesuai dengan struktur anekdot (Abstraksi, Orientasi, Krisis, Reaksi, Koda).
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: D. (1) - (2) - (3) - (4) - (5) - (6) - (7) - (8) - (9) - (10) Penjelasan:Struktur teks anekdot yang benar terdiri dari Abstraksi (1) yang memberikan gambaran awal cerita, Orientasi (2-3) yang mengenalkan situasi dan tokoh, Krisis (4-6) yang memperlihatkan kejadian tidak terduga, Reaksi (7-9) yang menunjukkan respons warga, dan Koda (10) yang mengakhiri cerita dengan tawa warga sebagai penyimpulan cerita.
-
Soal
Pengumuman Besar (1) Dengan wajah serius, kepala desa mengumumkan bahwa akan ada pengumuman besar di balai desa sore ini. Seluruh warga diminta datang karena akan ada perubahan penting dalam kehidupan mereka. (2) Pukul empat sore, balai desa penuh sesak. Warga duduk dengan penuh antusias, menebak-nebak pengumuman apa yang akan disampaikan. Ada yang berbisik tentang proyek pembangunan, ada yang menduga akan ada bantuan sosial baru. (3) Kepala desa naik ke podium dengan penuh wibawa. Ia menarik napas panjang sebelum berbicara. (4) "Saudara-saudara, saya memiliki berita yang sangat penting untuk disampaikan kepada kalian semua," katanya dengan suara tegas. (5) Warga semakin tegang, beberapa mulai menggenggam tangan mereka sendiri, menunggu dengan penuh harap. (6) Kepala desa melanjutkan, "Mulai besok, seluruh warga di desa ini diwajibkan untuk… menggunakan helm saat menjemur pakaian!" (7) Ruangan mendadak sunyi. Beberapa orang saling berpandangan, mencoba memahami apakah mereka salah dengar. (8) Seorang warga akhirnya mengangkat tangan dan bertanya, "Pak, maksudnya apa? Menggunakan helm saat menjemur pakaian?" (9) Kepala desa tersenyum dan menjawab, "Karena cuaca semakin panas, kita harus melindungi kepala kita dari sinar matahari langsung. Kita tidak ingin ada warga yang pingsan gara-gara menjemur pakaian, bukan?" (10) Seketika, warga terdiam. Kemudian, tawa pecah di seluruh ruangan. Beberapa orang bahkan sampai menangis karena terlalu banyak tertawa. Pernyataan berikut yang tidak sesuai dengan isi teks adalah …
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: C. Warga marah setelah mendengar isi pengumuman kepala desa. Penjelasan:Dalam teks, warga tidak marah setelah mendengar pengumuman, tetapi justru bingung dan akhirnya tertawa terbahak-bahak. Tidak ada adegan yang menunjukkan kemarahan warga terhadap kepala desa.
-
Soal
Pengumuman Besar (1) Dengan wajah serius, kepala desa mengumumkan bahwa akan ada pengumuman besar di balai desa sore ini. Seluruh warga diminta datang karena akan ada perubahan penting dalam kehidupan mereka. (2) Pukul empat sore, balai desa penuh sesak. Warga duduk dengan penuh antusias, menebak-nebak pengumuman apa yang akan disampaikan. Ada yang berbisik tentang proyek pembangunan, ada yang menduga akan ada bantuan sosial baru. (3) Kepala desa naik ke podium dengan penuh wibawa. Ia menarik napas panjang sebelum berbicara. (4) "Saudara-saudara, saya memiliki berita yang sangat penting untuk disampaikan kepada kalian semua," katanya dengan suara tegas. (5) Warga semakin tegang, beberapa mulai menggenggam tangan mereka sendiri, menunggu dengan penuh harap. (6) Kepala desa melanjutkan, "Mulai besok, seluruh warga di desa ini diwajibkan untuk… menggunakan helm saat menjemur pakaian!" (7) Ruangan mendadak sunyi. Beberapa orang saling berpandangan, mencoba memahami apakah mereka salah dengar. (8) Seorang warga akhirnya mengangkat tangan dan bertanya, "Pak, maksudnya apa? Menggunakan helm saat menjemur pakaian?" (9) Kepala desa tersenyum dan menjawab, "Karena cuaca semakin panas, kita harus melindungi kepala kita dari sinar matahari langsung. Kita tidak ingin ada warga yang pingsan gara-gara menjemur pakaian, bukan?" (10) Seketika, warga terdiam. Kemudian, tawa pecah di seluruh ruangan. Beberapa orang bahkan sampai menangis karena terlalu banyak tertawa. Jika Anda menjadi kepala desa dalam teks tersebut, bagaimana cara yang lebih efektif untuk menyampaikan pesan tentang bahaya sinar matahari tanpa menggunakan pengumuman aneh?
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: A. Mengadakan seminar kesehatan tentang dampak paparan sinar matahari. Penjelasan:Jika kepala desa ingin menyampaikan pesan tentang bahaya sinar matahari, cara yang lebih efektif adalah dengan mengadakan seminar kesehatan yang menjelaskan risiko paparan sinar matahari secara ilmiah. Hal ini lebih masuk akal dibandingkan dengan memberikan aturan aneh yang justru menimbulkan kebingungan di masyarakat.
Gratis — tolong sebarkan
Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.
Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya → Ilmu yang bermanfaatBagikan ke WhatsApp