Fitri Learning

LatihanGeografi SMA Kelas 10

Bab 3: Panduan Penelitian Geografi

Geografi SMA Kelas 10 · 25 soal · bagian 1 dari 2

  1. Soal

    Dalam suatu penelitian geografi, seorang ilmuwan ingin memahami hubungan antara pola permukiman penduduk dan karakteristik lingkungan di suatu daerah. Untuk mendapatkan hasil yang akurat, ia harus melakukan pendekatan sistematis yang sesuai dengan prinsip penelitian geografi. Berdasarkan informasi tersebut, bagaimana cara terbaik bagi ilmuwan tersebut untuk melakukan penelitian?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: B. Melakukan pendekatan keruangan, ekologi, dan kompleks wilayah untuk menganalisis hubungan antarvariabel. Penjelasan: Penelitian geografi adalah kegiatan ilmiah yang bertujuan untuk menguji kebenaran dan memecahkan permasalahan geografi secara sistematis. Salah satu ciri khas penelitian geografi adalah penggunaan pendekatan keruangan, ekologi, dan kompleks wilayah untuk memahami hubungan antarvariabel dalam suatu fenomena. Pendekatan keruangan membantu dalam menganalisis distribusi dan pola fenomena, pendekatan ekologi melihat interaksi antara manusia dan lingkungannya, sedangkan pendekatan kompleks wilayah mengkaji keterkaitan berbagai faktor dalam suatu kawasan. Oleh karena itu, metode penelitian yang paling tepat dalam kasus ini adalah menggunakan pendekatan-pendekatan tersebut untuk mendapatkan hasil yang akurat dan komprehensif.

  2. Soal

    Seorang peneliti sedang melakukan studi mengenai hubungan antara jenis tanah dan pertumbuhan tanaman di suatu wilayah pertanian. Dalam proses penelitiannya, ia menggunakan peta distribusi tanah dan curah hujan untuk menentukan pola hubungan tersebut. Selain itu, ia juga melakukan observasi langsung ke lapangan untuk mengumpulkan data yang tidak dapat diperoleh melalui peta. Berdasarkan metode penelitian yang digunakan, ciri khusus penelitian geografi yang paling menonjol dalam penelitian ini adalah?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: A. Penggunaan peta untuk menganalisis keterkaitan fenomena geosfer Penjelasan: Ciri utama penelitian geografi adalah analisis keterkaitan antar fenomena geosfer, yang sering dilakukan menggunakan peta. Dalam penelitian ini, peneliti menghubungkan jenis tanah dengan curah hujan untuk memahami pola pertumbuhan tanaman. Penggunaan peta sebagai alat utama dalam analisis keterkaitan ini merupakan bagian penting dari metode penelitian geografi. Selain itu, observasi lapangan juga mendukung penelitian geografi untuk mendapatkan data akurat yang tidak dapat diperoleh dari peta semata.

  3. Soal

    Perhatikan jenis penelitian berikut ini: (1) Penelitian yang dilakukan dengan mengumpulkan data primer melalui observasi langsung di lapangan. (2) Penelitian yang mengandalkan data sekunder dari berbagai sumber seperti jurnal, buku, dan laporan resmi. (3) Penelitian yang bertujuan untuk menganalisis pola keterkaitan antar variabel geografis tanpa melakukan eksperimen. (4) Penelitian yang dilakukan dengan menguji hipotesis melalui eksperimen di laboratorium atau di lapangan. (5) Penelitian yang fokus pada analisis data menggunakan metode statistik dan kuantifikasi variabel. Seorang ahli geografi ingin meneliti dampak urbanisasi terhadap perubahan pola penggunaan lahan di perkotaan. Metode penelitian yang paling tepat digunakan untuk kajian ini adalah?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: C. (1), (3), dan (5) Penjelasan: Penelitian dampak urbanisasi terhadap pola penggunaan lahan memerlukan pendekatan yang mencakup: • Observasi langsung di lapangan (1) untuk melihat perubahan nyata dalam tata guna lahan. • Analisis pola keterkaitan antar variabel geografis (3) tanpa melakukan manipulasi atau eksperimen. • Metode statistik dan kuantifikasi (5) untuk menganalisis data perubahan penggunaan lahan secara objektif. Pendekatan ini sesuai dengan metode penelitian geografi yang bersifat deskriptif dan kuantitatif, di mana peneliti mengamati, menganalisis, dan menggambarkan perubahan tanpa mengubah faktor-faktor yang ada.

  4. Soal

    Perhatikan jenis penelitian berikut ini: (1) Penelitian yang dilakukan dengan mengumpulkan data primer melalui observasi langsung di lapangan. (2) Penelitian yang mengandalkan data sekunder dari berbagai sumber seperti jurnal, buku, dan laporan resmi. (3) Penelitian yang bertujuan untuk menganalisis pola keterkaitan antar variabel geografis tanpa melakukan eksperimen. (4) Penelitian yang dilakukan dengan menguji hipotesis melalui eksperimen di laboratorium atau di lapangan. (5) Penelitian yang fokus pada analisis data menggunakan metode statistik dan kuantifikasi variabel. Seorang ahli geografi ingin meneliti dampak urbanisasi terhadap perubahan pola penggunaan lahan di perkotaan. Metode penelitian yang paling tepat digunakan untuk kajian ini adalah?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: A. (1), (2), dan (3) Penjelasan: Dalam meneliti dampak urbanisasi terhadap perubahan pola penggunaan lahan di perkotaan, metode penelitian yang paling tepat adalah (1), (2), dan (3). Berikut alasannya: • (1) Penelitian yang dilakukan dengan mengumpulkan data primer melalui observasi langsung di lapangan. Observasi lapangan penting untuk melihat secara langsung perubahan penggunaan lahan akibat urbanisasi. • (2) Penelitian yang mengandalkan data sekunder dari berbagai sumber seperti jurnal, buku, dan laporan resmi. Data sekunder seperti peta historis, citra satelit, dan laporan statistik sangat membantu dalam membandingkan perubahan penggunaan lahan dari waktu ke waktu. • (3) Penelitian yang bertujuan untuk menganalisis pola keterkaitan antar variabel geografis tanpa melakukan eksperimen. Studi ini berfokus pada hubungan antara urbanisasi dan pola penggunaan lahan, bukan eksperimen

  5. Soal

    Tentukan fenomena geosfer yang mencakup aspek sosial geografi dan bisa dijadikan objek penelitian, serta jelaskan dampak sosial dari fenomena tersebut?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: C. Peningkatan arus urbanisasi penduduk ke kota-kota besar membawa dampak pada munculnya kawasan permukiman kumuh. Penjelasan: Fenomena urbanisasi adalah proses perpindahan penduduk dari daerah pedesaan ke daerah perkotaan dengan tujuan mencari pekerjaan atau kehidupan yang lebih baik. Urbanisasi menyebabkan pertumbuhan penduduk yang pesat di kota-kota besar. Salah satu dampak sosial dari urbanisasi adalah munculnya kawasan permukiman kumuh. Kawasan permukiman kumuh adalah wilayah pemukiman yang tidak memenuhi standar perumahan yang layak, dengan infrastruktur dan fasilitas yang minim. Fenomena ini termasuk dalam aspek sosial geografi karena berkaitan dengan perubahan pola dan dinamika sosial serta dampak sosial yang terjadi akibat perpindahan dan konsentrasi penduduk di daerah perkotaan. Penelitian mengenai fenomena ini dapat memberikan pemahaman lebih dalam mengenai isu-isu sosial yang dihadapi oleh masyarakat perkotaan, serta bagaimana pemerintah dan masyarakat dapat berkontribusi dalam penanganan dan pengelolaan kawasan permukiman kumuh.

  6. Soal

    Tentukan fenomena geosfer yang mencakup aspek sosial geografi dan bisa dijadikan objek penelitian, serta jelaskan dampak sosial dari fenomena tersebut?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: D. Peningkatan arus urbanisasi penduduk ke kota-kota besar membawa dampak pada munculnya kawasan permukiman kumuh. Penjelasan: Fenomena urbanisasi adalah proses perpindahan penduduk dari daerah pedesaan ke daerah perkotaan dengan tujuan mencari pekerjaan atau kehidupan yang lebih baik. Urbanisasi menyebabkan pertumbuhan penduduk yang pesat di kota-kota besar. Salah satu dampak sosial dari urbanisasi adalah munculnya kawasan permukiman kumuh. Kawasan permukiman kumuh adalah wilayah pemukiman yang tidak memenuhi standar perumahan yang layak, dengan infrastruktur dan fasilitas yang minim. Fenomena ini termasuk dalam aspek sosial geografi karena berkaitan dengan perubahan pola dan dinamika sosial serta dampak sosial yang terjadi akibat perpindahan dan konsentrasi penduduk di daerah perkotaan. Penelitian mengenai fenomena ini dapat memberikan pemahaman lebih dalam mengenai isu-isu sosial yang dihadapi oleh masyarakat perkotaan, serta bagaimana pemerintah dan masyarakat dapat berkontribusi dalam penanganan dan pengelolaan kawasan permukiman kumuh.

  7. Soal

    Dalam sebuah ekosistem hutan hujan tropis, beberapa spesies hewan endemik mulai mengalami kepunahan akibat deforestasi dan perubahan lingkungan yang drastis. Hilangnya spesies tersebut mengakibatkan ketidakseimbangan ekosistem dan berdampak pada rantai makanan serta keberlanjutan lingkungan. Berdasarkan fenomena tersebut, komponen utama geosfer yang paling terpengaruh adalah?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: E. Biosfer Penjelasan: Biosfer adalah bagian dari geosfer yang mencakup seluruh makhluk hidup, termasuk hewan, tumbuhan, dan mikroorganisme. Kepunahan spesies hewan endemik merupakan isu yang berkaitan dengan biosfer karena mempengaruhi keseimbangan ekosistem dan rantai makanan. Meskipun perubahan lingkungan dapat berdampak pada komponen geosfer lainnya seperti litosfer (tanah) atau atmosfer (udara), dampak langsung dari hilangnya spesies terjadi dalam ranah biosfer. Oleh karena itu, jawaban yang paling tepat adalah biosfer.

  8. Soal

    Kawasan pesisir mengalami penurunan kualitas air akibat limbah domestik dan aktivitas industri perikanan yang semakin meningkat. Dampak dari pencemaran ini tidak hanya mempengaruhi kehidupan biota laut tetapi juga kesehatan masyarakat sekitar. Untuk memahami penyebab utama serta mencari solusi yang tepat terhadap permasalahan ini, metode penelitian yang paling sesuai digunakan adalah?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: E. Metode Eksplanatif Penjelasan: Metode eksplanatif digunakan untuk menjelaskan hubungan sebab-akibat dari suatu fenomena, seperti bagaimana limbah industri dan domestik menyebabkan penurunan kualitas air. Penelitian ini tidak hanya mengidentifikasi masalah tetapi juga menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhinya serta dampaknya terhadap lingkungan dan masyarakat. Oleh karena itu, metode eksplanatif adalah yang paling tepat digunakan dalam penelitian ini.

  9. Soal

    Sebuah penelitian dilakukan untuk mengkaji dampak lingkungan akibat perubahan penggunaan lahan di berbagai wilayah. Peneliti menemukan bahwa aktivitas manusia di suatu daerah dapat memengaruhi kondisi geografis wilayah lain. Fenomena geosfer yang dapat dikaji menggunakan analisis kewilayahan adalah?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: C. Pembuangan limbah industri di daerah hulu menyebabkan pencemaran air di wilayah hilir. Penjelasan: Analisis kewilayahan dalam geografi berfokus pada keterkaitan antarwilayah dan dampak aktivitas di satu tempat terhadap tempat lainnya. Pembuangan limbah industri di daerah hulu sungai akan terbawa oleh aliran air ke wilayah hilir, mengakibatkan pencemaran yang memengaruhi ekosistem serta kehidupan masyarakat di sana. Fenomena ini mencerminkan hubungan spasial yang menjadi inti kajian analisis kewilayahan.

  10. Soal

    Seorang ilmuwan lingkungan ingin memahami keterkaitan antara perubahan vegetasi dan faktor geografi di suatu wilayah. Untuk melakukan penelitian ini, ia mengumpulkan data melalui pengamatan langsung di lapangan serta menggunakan teknologi penginderaan jauh. Metode penelitian yang paling tepat untuk mendukung kajian ilmuwan tersebut adalah?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: D. Metode kuantitatif yang menganalisis data berbasis angka dan model spasial Penjelasan: Dalam penelitian geografi, pendekatan kuantitatif sering digunakan untuk memahami keterkaitan antara fenomena alam dan manusia secara sistematis. Metode ini melibatkan analisis data numerik yang diperoleh dari observasi langsung dan teknologi penginderaan jauh, sehingga memungkinkan peneliti mengidentifikasi pola perubahan dalam lingkungan geografis. Metode ini juga memungkinkan pembuatan model spasial yang dapat membantu dalam prediksi dan analisis perubahan lingkungan.

  11. Soal

    Perhatikan pernyataan berikut: 1. Seorang peneliti memanfaatkan hasil riset sebelumnya untuk menemukan keterkaitan antara faktor lingkungan dan pola pemukiman penduduk. 2. Data dari buku dan jurnal ilmiah digunakan untuk menganalisis fenomena urbanisasi yang terjadi di kota-kota besar. 3. Tim peneliti melakukan survei langsung di lapangan guna mengidentifikasi perubahan ekosistem pesisir akibat eksploitasi sumber daya alam. 4. Informasi geospasial dikumpulkan dari berbagai peta, diagram, dan grafik guna memahami dampak perubahan iklim di suatu wilayah. 5. Pemerintah melakukan observasi terhadap kebijakan perencanaan tata ruang yang diterapkan di berbagai daerah. Dari pernyataan di atas, yang termasuk sumber utama dalam kajian geografi ditunjukkan oleh nomor?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: C. (2), (3), dan (4) Penjelasan: Dalam kajian geografi, sumber utama permasalahan dapat berasal dari kepustakaan, lapangan, dan ketersediaan data spasial. • Pernyataan (2): Kajian kepustakaan mencakup referensi ilmiah yang membantu menginterpretasikan fenomena geografis. • Pernyataan (3): Pengamatan langsung di lapangan diperlukan untuk memperoleh data faktual yang tidak dapat diperoleh dari sumber tertulis. • Pernyataan (4): Data spasial seperti peta, grafik, dan diagram sangat penting dalam analisis geografi untuk menggambarkan fenomena secara visual. Sementara itu, pernyataan (1) dan (5) lebih bersifat analisis kebijakan dan rekomendasi berbasis penelitian sebelumnya, sehingga tidak termasuk dalam sumber utama kajian geografi.

  12. Soal

    Perhatikan pernyataan berikut: 1. Seorang peneliti memanfaatkan hasil riset sebelumnya untuk menemukan keterkaitan antara faktor lingkungan dan pola pemukiman penduduk. 2. Data dari buku dan jurnal ilmiah digunakan untuk menganalisis fenomena urbanisasi yang terjadi di kota-kota besar. 3. Tim peneliti melakukan survei langsung di lapangan guna mengidentifikasi perubahan ekosistem pesisir akibat eksploitasi sumber daya alam. 4. Informasi geospasial dikumpulkan dari berbagai peta, diagram, dan grafik guna memahami dampak perubahan iklim di suatu wilayah. 5. Pemerintah melakukan observasi terhadap kebijakan perencanaan tata ruang yang diterapkan di berbagai daerah. Dari pernyataan di atas, yang termasuk sumber utama dalam kajian geografi ditunjukkan oleh nomor?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: C. (3), dan (4) Penjelasan: Dalam kajian geografi, sumber utama permasalahan dapat berasal dari kepustakaan, lapangan, dan ketersediaan data spasial. • Pernyataan (3): Pengamatan langsung di lapangan diperlukan untuk memperoleh data faktual yang tidak dapat diperoleh dari sumber tertulis. • Pernyataan (4): Data spasial seperti peta, grafik, dan diagram sangat penting dalam analisis geografi untuk menggambarkan fenomena secara visual. Sementara itu, pernyataan (1), (2), dan (5) lebih bersifat analisis kebijakan dan rekomendasi berbasis penelitian sebelumnya, sehingga tidak termasuk dalam sumber utama kajian geografi.

  13. Soal

    Dalam kajian geografi, sumber masalah yang sering dianalisis berasal dari berbagai aspek yang dapat mempengaruhi kondisi lingkungan dan kehidupan manusia. Seorang peneliti ingin mengkaji permasalahan banjir bandang di suatu wilayah dan mencari tahu penyebabnya. Sumber masalah geografi yang paling relevan untuk penelitian ini adalah?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: E. Observasi langsung di lokasi untuk mengidentifikasi faktor penyebab banjir Penjelasan: Sumber masalah dalam kajian geografi dapat berasal dari berbagai aspek, termasuk penelitian terdahulu, sumber pustaka, data peta, serta observasi lapangan. Dalam kasus ini, observasi langsung ke lokasi kejadian merupakan metode yang paling akurat untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab banjir, seperti perubahan penggunaan lahan, erosi, atau sedimentasi di sungai. Melalui observasi lapangan, peneliti dapat memperoleh data yang lebih jelas dan valid dibandingkan dengan sumber tidak langsung seperti berita atau pendapat masyarakat.

  14. Soal

    Dalam kajian geografi, sumber masalah yang sering dianalisis berasal dari berbagai aspek yang dapat mempengaruhi kondisi lingkungan dan kehidupan manusia. Seorang peneliti ingin mengkaji permasalahan banjir bandang di suatu wilayah dan mencari tahu penyebabnya. Sumber masalah geografi yang paling relevan untuk penelitian ini adalah?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: C. Peta curah hujan dan laporan kondisi tanah di daerah hulu sungai Penjelasan: Sumber masalah dalam kajian geografi dapat berasal dari berbagai aspek, termasuk penelitian terdahulu, sumber pustaka, data peta, serta observasi lapangan. Dalam kasus ini, observasi langsung ke lokasi kejadian merupakan metode yang paling akurat untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab banjir, seperti perubahan penggunaan lahan, erosi, atau sedimentasi di sungai. Melalui observasi lapangan, peneliti dapat memperoleh data yang lebih jelas dan valid dibandingkan dengan sumber tidak langsung seperti berita atau pendapat masyarakat.

  15. Soal

    Sebuah daerah mengalami bencana banjir bandang yang menyebabkan infrastruktur rusak dan mengganggu kehidupan masyarakat. Untuk mengidentifikasi penyebab utama bencana ini dan mencari solusi yang efektif, langkah pertama yang harus dilakukan dalam penelitian adalah menyusun rumusan masalah yang tepat. Manakah dari pertanyaan berikut yang paling sesuai untuk dijadikan rumusan masalah dalam penelitian tersebut?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: C. Apa faktor utama yang menyebabkan banjir bandang di wilayah tersebut? Penjelasan: Dalam menyusun rumusan masalah, pertanyaan harus bersifat analitis dan mengarah pada penyelidikan faktor penyebab utama suatu fenomena. Pilihan C adalah pertanyaan yang paling relevan karena mengarahkan penelitian untuk menemukan penyebab dasar bencana, yang kemudian dapat digunakan untuk mencari solusi atau langkah mitigasi yang efektif. Pilihan lain lebih fokus pada dampak atau aspek sosial dari bencana, yang bukan merupakan langkah awal dalam penyusunan penelitian geografi.

  16. Soal

    Seorang peneliti hendak melakukan penelitian tentang dampak pembangunan jalan tol terhadap pola permukiman di wilayah perkotaan. Untuk itu, ia harus menentukan judul penelitian yang sesuai dengan kaidah akademik. Judul penelitian yang tepat untuk penelitian tersebut adalah?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: B. Dampak Pembangunan Jalan Tol terhadap Tata Ruang Wilayah Penjelasan: Judul penelitian yang baik harus mencerminkan objek yang diteliti, lokasi, dan dampaknya. Pilihan B sesuai karena menyoroti hubungan antara pembangunan jalan tol dan perubahan tata ruang wilayah, yang relevan dengan aspek geografi dan perencanaan wilayah. Pilihan lainnya kurang tepat karena lebih menekankan aspek ekonomi, mobilitas, atau persebaran penduduk secara umum tanpa spesifik menghubungkannya dengan pembangunan jalan tol.

  17. Soal

    Seorang peneliti ingin mengetahui pengaruh intensitas penggunaan media sosial terhadap tingkat stres pada remaja di perkotaan. Dalam penelitian ini, jenis variabel yang berperan sebagai variabel bebas adalah?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: A. Waktu yang dihabiskan untuk bermain media sosial Penjelasan: Dalam penelitian, variabel bebas adalah faktor yang memengaruhi atau menyebabkan perubahan dalam variabel lain. Dalam konteks penelitian ini, waktu yang dihabiskan untuk bermain media sosial merupakan variabel bebas karena menjadi faktor utama yang diteliti pengaruhnya terhadap tingkat stres remaja (variabel terikat). Variabel bebas tidak dipengaruhi oleh variabel lain dalam penelitian ini, melainkan menjadi penyebab utama dari fenomena yang sedang diteliti.

  18. Soal

    Seorang ilmuan ingin mengkaji pengaruh berkembangnya sektor pariwisata terhadap kondisi sosial-ekonomi masyarakat di suatu daerah. Ia berencana untuk meneliti bagaimana pertumbuhan tempat wisata memengaruhi pendapatan penduduk lokal. Faktor-faktor apa yang paling relevan untuk dijadikan variabel bebas dalam penelitian ini?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: B. Akses transportasi dan jaringan jalan Penjelasan: Dalam penelitian geografi sosial yang berfokus pada dampak pariwisata terhadap masyarakat, variabel bebas yang relevan adalah faktor-faktor yang dapat memengaruhi perkembangan pariwisata itu sendiri. Akses transportasi dan jaringan jalan menjadi variabel bebas karena kondisi jalan dan aksesibilitas sangat menentukan jumlah wisatawan yang datang ke suatu destinasi. Semakin baik akses transportasi, semakin tinggi kemungkinan suatu daerah berkembang menjadi kawasan wisata yang ramai, sehingga berdampak pada pendapatan masyarakat setempat.

  19. Soal

    Dalam sebuah penelitian geografi sosial, seorang peneliti ingin memahami bagaimana infrastruktur jalan di daerah wisata dapat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat. Untuk menyusun kerangka penelitian yang tepat, peneliti harus menentukan hubungan antara variabel bebas dan variabel terikat. Berdasarkan konsep penelitian geografi sosial, manakah dari pernyataan berikut yang paling sesuai untuk menggambarkan hubungan antara dua variabel tersebut?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: C. Infrastruktur jalan sebagai variabel bebas, sedangkan pertumbuhan ekonomi sebagai variabel terikat Penjelasan: Dalam penelitian geografi sosial, variabel bebas adalah faktor yang mempengaruhi, sementara variabel terikat adalah dampak dari faktor tersebut. Infrastruktur jalan sebagai variabel bebas menjadi faktor utama yang dapat meningkatkan aksesibilitas dan mendorong aktivitas ekonomi masyarakat. Sementara itu, pertumbuhan ekonomi masyarakat merupakan variabel terikat yang bergantung pada kondisi infrastruktur yang tersedia. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk melihat sejauh mana pembangunan jalan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di suatu wilayah wisata.

  20. Soal

    Dalam sebuah penelitian geografi sosial, seorang peneliti ingin memahami bagaimana infrastruktur jalan di daerah wisata dapat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat. Untuk menyusun kerangka penelitian yang tepat, peneliti harus menentukan hubungan antara variabel bebas dan variabel terikat. Berdasarkan konsep penelitian geografi sosial, manakah dari pernyataan berikut yang paling sesuai untuk menggambarkan hubungan antara dua variabel tersebut?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: C. Infrastruktur jalan sebagai variabel bebas, sedangkan pertumbuhan ekonomi sebagai variabel terikat Penjelasan: Dalam penelitian geografi sosial, variabel bebas adalah faktor yang mempengaruhi, sementara variabel terikat adalah dampak dari faktor tersebut. Infrastruktur jalan sebagai variabel bebas menjadi faktor utama yang dapat meningkatkan aksesibilitas dan mendorong aktivitas ekonomi masyarakat. Sementara itu, pertumbuhan ekonomi masyarakat merupakan variabel terikat yang bergantung pada kondisi infrastruktur yang tersedia. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk melihat sejauh mana pembangunan jalan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di suatu wilayah wisata.

  21. Soal

    Seorang Dosen ingin meneliti hubungan antara curah hujan dan tingkat erosi di daerah pegunungan. Sebelum melakukan penelitian lebih lanjut, ia harus menyusun hipotesis yang sesuai sebagai dasar analisisnya. Pernyataan yang paling tepat mengenai penyusunan hipotesis dalam penelitian tersebut adalah?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: A. Hipotesis harus bersifat deklaratif dan menyatakan hubungan antara variabel bebas dan terikat. Penjelasan: Hipotesis dalam penelitian geografi harus disusun dalam bentuk kalimat deklaratif, yang artinya menyatakan suatu hubungan antara variabel yang sedang diteliti. Dalam kasus ini, curah hujan sebagai variabel bebas dan tingkat erosi sebagai variabel terikat harus memiliki hubungan yang dapat diuji secara ilmiah. Selain itu, hipotesis harus berdasarkan teori yang relevan untuk memastikan keabsahannya. Pilihan lain kurang tepat karena hipotesis bukan berbentuk pertanyaan, bukan sekadar asumsi tanpa dasar teori, dan tidak harus mengandung data numerik sebelum penelitian dilakukan.

  22. Soal

    Seorang peneliti ingin memahami hubungan antara pola urbanisasi dan tingkat kesejahteraan masyarakat di suatu wilayah perkotaan yang memiliki jumlah penduduk sangat besar. Karena keterbatasan waktu dan sumber daya, peneliti tidak dapat meneliti seluruh populasi. Oleh karena itu, metode penarikan sampel harus diterapkan agar penelitian tetap representatif. Berdasarkan kondisi tersebut, teknik penarikan sampel yang paling sesuai adalah...?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: C. Menggunakan teknik stratified random sampling untuk memastikan semua kelompok sosial terwakili. Penjelasan: Dalam penelitian geografi yang melibatkan populasi besar dengan karakteristik sosial yang beragam, teknik stratified random sampling adalah pendekatan yang paling tepat. Teknik ini membagi populasi menjadi beberapa strata berdasarkan karakteristik tertentu, seperti tingkat pendapatan atau wilayah tempat tinggal. Dengan metode ini, setiap kelompok dalam populasi dapat terwakili secara proporsional, sehingga hasil penelitian lebih akurat dan dapat digeneralisasikan dengan baik.

  23. Soal

    Seorang peneliti ingin memahami hubungan antara pola urbanisasi dan tingkat kesejahteraan masyarakat di suatu wilayah perkotaan yang memiliki jumlah penduduk sangat besar. Karena keterbatasan waktu dan sumber daya, peneliti tidak dapat meneliti seluruh populasi. Oleh karena itu, metode penarikan sampel harus diterapkan agar penelitian tetap representatif. Berdasarkan kondisi tersebut, teknik penarikan sampel yang paling sesuai adalah...

    Lihat pembahasan

    Jawaban: C. Menggunakan teknik stratified random sampling untuk memastikan semua kelompok sosial terwakili. Penjelasan: Dalam penelitian geografi yang melibatkan populasi besar dengan karakteristik sosial yang beragam, teknik stratified random sampling adalah pendekatan yang paling tepat. Teknik ini membagi populasi menjadi beberapa strata berdasarkan karakteristik tertentu, seperti tingkat pendapatan atau wilayah tempat tinggal. Dengan metode ini, setiap kelompok dalam populasi dapat terwakili secara proporsional, sehingga hasil penelitian lebih akurat dan dapat digeneralisasikan dengan baik.

  24. Soal

    Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara mengajukan pertanyaan langsung kepada responden guna memperoleh informasi mengenai suatu fenomena sosial atau lingkungan disebut?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: E. Wawancara Penjelasan: Wawancara adalah teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara bertanya langsung kepada responden untuk memperoleh informasi yang mendalam mengenai suatu fenomena. Teknik ini sering digunakan dalam penelitian geografi untuk menggali data mengenai kondisi sosial, ekonomi, dan lingkungan masyarakat setempat.

  25. Soal

    Dalam penelitian geografi, data yang diperoleh dari berbagai sumber harus diolah agar lebih mudah dianalisis dan diinterpretasikan. Salah satu tahap pengolahan data adalah penyuntingan data, yang bertujuan untuk?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: B. Memeriksa keakuratan, kelengkapan, dan konsistensi data yang telah dikumpulkan Penjelasan: Penyuntingan data (editing) adalah langkah awal dalam pengolahan data geografis yang bertujuan untuk memastikan bahwa data yang telah dikumpulkan tidak mengandung kesalahan, kelalaian, atau inkonsistensi. Proses ini penting karena data yang tidak akurat dapat menghasilkan analisis yang salah dan kesimpulan yang tidak valid dalam penelitian. Penyuntingan data mencakup pengecekan keterbacaan, kelengkapan, serta konsistensi antara satu bagian data dengan bagian lainnya.

Gratis — tolong sebarkan

Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.

Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya →