-
Soal
Indeks Harapan Hidup (HLS) menjadi salah satu indikator penting dalam pembangunan manusia. Salah satu faktor yang dapat mendorong pertumbuhan HLS adalah peningkatan kualitas layanan kesehatan di masyarakat. Jika sebuah daerah memiliki angka harapan hidup yang rendah, strategi apa yang paling efektif untuk meningkatkan angka tersebut?
Lihat pembahasan
Jawaban yang benar: B. Mengedukasi masyarakat tentang gaya hidup sehat serta menyediakan layanan kesehatan yang terjangkau dan berkualitas. Penjelasan: Pendekatan terpadu yang mencakup edukasi gaya hidup sehat dan akses layanan kesehatan berkualitas adalah kunci untuk meningkatkan HLS. Edukasi membantu masyarakat mencegah penyakit, sedangkan layanan kesehatan yang terjangkau memungkinkan deteksi dini dan pengobatan yang efektif, terutama di daerah dengan angka harapan hidup rendah.
-
Soal
Letak suatu wilayah dapat dikategorikan berdasarkan berbagai aspek, termasuk astronomis, geografis, dan ekonomis. Dalam konteks letak astronomis Indonesia, apa istilah lain yang sering digunakan untuk menggambarkan letak ini, dan bagaimana relevansinya dalam menentukan karakteristik wilayah?
Lihat pembahasan
Jawaban: A. Letak absolut, karena letak ini dihitung berdasarkan koordinat lintang dan bujur. Penjelasan: Letak astronomis sering disebut sebagai letak absolut, karena menggunakan koordinat tetap (lintang dan bujur) untuk menentukan posisi suatu wilayah di bumi. Istilah ini berbeda dari letak relatif yang menggambarkan hubungan posisi suatu wilayah terhadap wilayah lain. Letak absolut relevan dalam menentukan iklim, pembagian waktu, dan kondisi geografis yang memengaruhi karakteristik wilayah. Jawaban lainnya kurang tepat karena tidak mencerminkan pengertian letak astronomis.
-
Soal
Indonesia terletak di antara 6° LU - 11° LS yang menunjukkan posisi geografisnya berdasarkan garis lintang. Berdasarkan posisi ini, bagaimana garis lintang tersebut memengaruhi pola iklim dan keanekaragaman hayati di Indonesia, serta apa implikasinya bagi pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan?
Lihat pembahasan
Jawaban: C. Garis lintang tropis memberikan curah hujan tinggi sepanjang tahun, yang mendukung ekosistem hutan hujan dan aktivitas agraris. Penjelasan: Letak Indonesia di antara garis lintang 6° LU - 11° LS menjadikannya berada di wilayah tropis, yang ditandai dengan curah hujan tinggi, suhu hangat sepanjang tahun, dan dua musim (kemarau dan hujan). Kondisi ini menciptakan ekosistem hutan hujan tropis yang kaya akan keanekaragaman hayati dan mendukung aktivitas agraris. Tantangan utama adalah bagaimana memanfaatkan keanekaragaman hayati ini secara berkelanjutan tanpa merusak ekosistem. Jawaban lainnya tidak tepat karena salah menggambarkan pola iklim atau keanekaragaman hayati di wilayah tropis.
-
Soal
Indonesia terletak di antara 6° LU - 11° LS yang menunjukkan posisi geografisnya berdasarkan garis lintang. Berdasarkan posisi ini, bagaimana garis lintang tersebut memengaruhi pola iklim dan keanekaragaman hayati di Indonesia?
Lihat pembahasan
Jawaban: C. Garis lintang tropis memberikan curah hujan tinggi sepanjang tahun, yang mendukung ekosistem hutan hujan dan aktivitas agraris. Penjelasan: Letak Indonesia di antara garis lintang 6° LU - 11° LS menjadikannya berada di wilayah tropis, yang ditandai dengan curah hujan tinggi, suhu hangat sepanjang tahun, dan dua musim (kemarau dan hujan). Kondisi ini menciptakan ekosistem hutan hujan tropis yang kaya akan keanekaragaman hayati dan mendukung aktivitas agraris. Tantangan utama adalah bagaimana memanfaatkan keanekaragaman hayati ini secara berkelanjutan tanpa merusak ekosistem. Jawaban lainnya tidak tepat karena salah menggambarkan pola iklim atau keanekaragaman hayati di wilayah tropis.
-
Soal
Titik 94°45' BT merupakan salah satu titik koordinat di wilayah paling barat Indonesia. Titik ini terletak di pulau dan provinsi mana, dan bagaimana posisi strategis ini memengaruhi potensi sumber daya alam serta perannya dalam jalur perdagangan internasional?
Lihat pembahasan
Jawaban: A. Pulau Sumatra, Provinsi Aceh Penjelasan: Titik 94°45' BT berada di bagian paling barat Indonesia, tepatnya di Pulau Sumatra, Provinsi Aceh. Lokasi ini sangat strategis karena berada dekat dengan Selat Malaka, salah satu jalur perdagangan internasional tersibuk di dunia. Posisi ini memberikan potensi besar dalam pengembangan ekonomi maritim, sumber daya alam seperti hasil laut, serta sektor pariwisata. Namun, lokasinya juga menghadapi tantangan seperti risiko bencana alam (tsunami dan gempa bumi) yang memerlukan strategi mitigasi dan pengelolaan risiko yang baik. Jawaban lainnya tidak tepat karena titik tersebut berada jauh dari Kalimantan, Jawa, Sulawesi, atau Papua.
-
Soal
Titik 94°45' BT merupakan salah satu titik koordinat di wilayah paling barat Indonesia. Titik ini terletak di pulau dan provinsi mana?
Lihat pembahasan
Jawaban: A. Pulau Sumatra, Provinsi Aceh Penjelasan: Titik 94°45' BT berada di bagian paling barat Indonesia, tepatnya di Pulau Sumatra, Provinsi Aceh. Lokasi ini sangat strategis karena berada dekat dengan Selat Malaka, salah satu jalur perdagangan internasional tersibuk di dunia. Posisi ini memberikan potensi besar dalam pengembangan ekonomi maritim, sumber daya alam seperti hasil laut, serta sektor pariwisata. Namun, lokasinya juga menghadapi tantangan seperti risiko bencana alam (tsunami dan gempa bumi) yang memerlukan strategi mitigasi dan pengelolaan risiko yang baik. Jawaban lainnya tidak tepat karena titik tersebut berada jauh dari Kalimantan, Jawa, Sulawesi, atau Papua.
-
Soal
Letak astronomis Indonesia berada di antara 6° LU - 11° LS. Posisi ini menempatkan Indonesia di wilayah tropis. Berdasarkan letak tersebut, bagaimana pengaruhnya terhadap suhu rata-rata di Indonesia, dan bagaimana hal ini mendukung aktivitas ekonomi tertentu?
Lihat pembahasan
Jawaban: C. Suhu rata-rata sekitar 30°C mendukung keanekaragaman hayati dan pengembangan sektor agraris dan pariwisata. Penjelasan: Letak astronomis Indonesia di wilayah tropis menyebabkan suhu rata-rata berkisar sekitar 30°C sepanjang tahun. Kondisi ini sangat mendukung keberagaman flora dan fauna serta berbagai aktivitas ekonomi seperti pertanian, perkebunan, dan pariwisata. Wilayah tropis dengan suhu hangat memungkinkan tanaman tropis seperti padi, kelapa sawit, dan kakao tumbuh subur. Selain itu, iklim ini menarik wisatawan karena keindahan alam dan cuaca yang nyaman sepanjang tahun. Jawaban lainnya tidak tepat karena salah menggambarkan hubungan antara suhu rata-rata, iklim tropis, dan aktivitas ekonomi.
-
Soal
Letak astronomis Indonesia berada di antara 6° LU - 11° LS. Posisi ini menempatkan Indonesia di wilayah tropis. Berdasarkan letak tersebut, bagaimana pengaruhnya terhadap suhu rata-rata di Indonesia, dan bagaimana hal ini mendukung aktivitas ekonomi tertentu?
Lihat pembahasan
Jawaban: B. Suhu rata-rata sekitar 30°C mendukung keanekaragaman hayati dan pengembangan sektor agraris dan pariwisata. Penjelasan: Letak astronomis Indonesia di wilayah tropis menyebabkan suhu rata-rata berkisar sekitar 30°C sepanjang tahun. Kondisi ini sangat mendukung keberagaman flora dan fauna serta berbagai aktivitas ekonomi seperti pertanian, perkebunan, dan pariwisata. Wilayah tropis dengan suhu hangat memungkinkan tanaman tropis seperti padi, kelapa sawit, dan kakao tumbuh subur. Selain itu, iklim ini menarik wisatawan karena keindahan alam dan cuaca yang nyaman sepanjang tahun. Jawaban lainnya tidak tepat karena salah menggambarkan hubungan antara suhu rata-rata, iklim tropis, dan aktivitas ekonomi.
-
Soal
Indonesia terletak secara astronomis di antara 95° BT hingga 141° BT, yang menyebabkan adanya pembagian zona waktu. Berdasarkan letak ini, berapa jumlah zona waktu yang berlaku di Indonesia, dan bagaimana pembagian tersebut memengaruhi aktivitas ekonomi, sosial, dan pemerintahan?
Lihat pembahasan
Jawaban: C. Tiga zona waktu untuk menyesuaikan rentang garis bujur dan perbedaan waktu setiap 15°. Penjelasan: Letak astronomis Indonesia menyebabkan pembagian wilayahnya menjadi tiga zona waktu: Waktu Indonesia Barat (WIB), Waktu Indonesia Tengah (WITA), dan Waktu Indonesia Timur (WIT). Hal ini disesuaikan dengan rentang garis bujur, di mana setiap 15° perbedaan bujur mewakili selisih waktu satu jam. Pembagian ini bertujuan untuk mengakomodasi aktivitas ekonomi dan sosial yang berbeda di setiap wilayah, serta mendukung efisiensi pemerintahan dalam mengelola wilayah yang luas. Jawaban lainnya tidak tepat karena salah menggambarkan jumlah zona waktu atau mengabaikan alasan astronomis pembagiannya.
-
Soal
Letak astronomis Indonesia yang berada di wilayah tropis dengan suhu rata-rata tinggi dan curah hujan yang melimpah membuatnya memiliki hutan hujan tropis yang luas. Bagaimana keuntungan letak astronomis ini terhadap siklus karbon dan oksigen di tingkat global?
Lihat pembahasan
Jawaban: A. Letak tropis Indonesia membuat hutan hujannya menjadi penyerap karbon utama dunia dan penghasil oksigen terbesar. Penjelasan: Letak astronomis Indonesia yang berada di wilayah tropis mendukung pertumbuhan hutan hujan tropis yang luas. Hutan ini berperan sebagai penyerap karbon (carbon sink) karena menyerap karbon dioksida dalam proses fotosintesis, sekaligus menjadi salah satu penghasil oksigen terbesar di dunia. Kontribusi ini penting dalam menjaga keseimbangan siklus karbon dan oksigen di tingkat global, sekaligus membantu mengurangi dampak perubahan iklim. Jawaban lainnya tidak tepat karena mengabaikan peran hutan tropis dalam siklus karbon dan oksigen.
-
Soal
Indonesia terletak secara geografis di antara dua benua (Asia dan Australia) dan dua samudra (Pasifik dan Hindia). Bagaimana pengaruh letak geografis ini terhadap pola musim hujan di Indonesia, dan bagaimana dampaknya terhadap sektor pertanian?
Lihat pembahasan
Jawaban: D. Pergerakan angin muson yang berganti arah setiap enam bulan menyebabkan musim hujan dan kemarau di Indonesia. Penjelasan: Letak geografis Indonesia di antara dua benua dan dua samudra menyebabkan pengaruh angin muson yang signifikan terhadap pola musim. Angin muson barat membawa uap air dari Samudra Hindia menuju Asia Tenggara, menyebabkan musim hujan di Indonesia (sekitar Oktober hingga Maret). Sebaliknya, angin muson timur yang berasal dari Australia membawa udara kering, menyebabkan musim kemarau (sekitar April hingga September). Pola ini mendukung aktivitas pertanian, seperti penanaman padi di musim hujan dan panen di musim kemarau. Jawaban lainnya tidak tepat karena salah menggambarkan hubungan letak geografis dan pola angin muson.
-
Soal
Indonesia terletak secara geografis di antara dua benua (Asia dan Australia) dan dua samudra (Pasifik dan Hindia). Bagaimana pengaruh letak geografis ini terhadap pola musim hujan di Indonesia, dan bagaimana dampaknya terhadap sektor pertanian?
Lihat pembahasan
Jawaban: D. Pergerakan angin muson yang berganti arah setiap enam bulan menyebabkan musim hujan dan kemarau di Indonesia. Penjelasan: Letak geografis Indonesia di antara dua benua dan dua samudra menyebabkan pengaruh angin muson yang signifikan terhadap pola musim. Angin muson barat membawa uap air dari Samudra Hindia menuju Asia Tenggara, menyebabkan musim hujan di Indonesia (sekitar Oktober hingga Maret). Sebaliknya, angin muson timur yang berasal dari Australia membawa udara kering, menyebabkan musim kemarau (sekitar April hingga September). Pola ini mendukung aktivitas pertanian, seperti penanaman padi di musim hujan dan panen di musim kemarau. Jawaban lainnya tidak tepat karena salah menggambarkan hubungan letak geografis dan pola angin muson. Berikut adalah dampak utama yang dihasilkan: 1. Musim Tanam dan Panen yang Terjadwal: Musim hujan (musim penghujan): Angin muson barat membawa curah hujan tinggi, sehingga cocok untuk musim tanam padi dan tanaman lain yang memerlukan banyak air. Musim kemarau: Angin muson timur membawa udara kering, cocok untuk tanaman yang memerlukan sedikit air seperti palawija (jagung, kedelai, dan kacang-kacangan). 2. Ketersediaan Air: Musim hujan meningkatkan ketersediaan air untuk irigasi sawah, tetapi curah hujan yang berlebihan juga dapat menyebabkan banjir yang merusak lahan pertanian. Musim kemarau sering menyebabkan kekeringan, yang mengurangi produktivitas lahan pertanian. 3. Rotasi Tanaman: Petani memanfaatkan pergantian musim untuk melakukan rotasi tanaman. Misalnya, padi ditanam pada musim hujan, sedangkan palawija ditanam pada musim kemarau. 4. Gangguan Hama dan Penyakit: Perubahan musim memengaruhi perkembangan hama dan penyakit tanaman. Misalnya, hama tikus dan wereng sering meningkat pada musim penghuja
-
Soal
Indonesia terletak secara geografis di antara dua benua (Asia dan Australia) dan dua samudra (Pasifik dan Hindia). Bagaimana pengaruh letak geografis ini terhadap pola musim hujan di Indonesia?
Lihat pembahasan
Jawaban: D. Pergerakan angin muson yang berganti arah setiap enam bulan menyebabkan musim hujan dan kemarau di Indonesia. Penjelasan: Letak geografis Indonesia di antara dua benua dan dua samudra menyebabkan pengaruh angin muson yang signifikan terhadap pola musim. Angin muson barat membawa uap air dari Samudra Hindia menuju Asia Tenggara, menyebabkan musim hujan di Indonesia (sekitar Oktober hingga Maret). Sebaliknya, angin muson timur yang berasal dari Australia membawa udara kering, menyebabkan musim kemarau (sekitar April hingga September). Pola ini mendukung aktivitas pertanian, seperti penanaman padi di musim hujan dan panen di musim kemarau. Jawaban lainnya tidak tepat karena salah menggambarkan hubungan letak geografis dan pola angin muson.
-
Soal
Letak geografis Indonesia di antara dua benua (Asia dan Australia) dan dua samudra (Pasifik dan Hindia) memengaruhi pola angin muson yang menentukan musim di Indonesia. Bulan apa saja yang biasanya menjadi puncak musim hujan akibat angin muson barat, dan bagaimana hal ini memengaruhi sektor agraris di Indonesia?
Lihat pembahasan
Jawaban: B. Oktober - Maret Penjelasan: Angin muson barat terjadi ketika angin membawa uap air dari Samudra Hindia ke wilayah Asia Tenggara, termasuk Indonesia, sehingga memicu musim hujan. Periode ini biasanya berlangsung dari Oktober hingga Maret, dengan puncak curah hujan terjadi pada Desember hingga Februari. Musim hujan yang disebabkan oleh angin muson barat sangat penting bagi sektor agraris, terutama dalam mendukung irigasi alami untuk pertanian, seperti penanaman padi. Jawaban lainnya tidak sesuai karena menggambarkan periode musim kemarau atau waktu yang kurang relevan dengan pola angin muson barat.
-
Soal
Letak geografis Indonesia di antara dua benua (Asia dan Australia) dan dua samudra (Pasifik dan Hindia) memengaruhi pola angin muson yang menentukan musim di Indonesia. Bulan apa saja yang biasanya menjadi puncak musim hujan akibat angin muson barat?
Lihat pembahasan
Jawaban: B. Oktober - Maret Penjelasan: Angin muson barat terjadi ketika angin membawa uap air dari Samudra Hindia ke wilayah Asia Tenggara, termasuk Indonesia, sehingga memicu musim hujan. Periode ini biasanya berlangsung dari Oktober hingga Maret, dengan puncak curah hujan terjadi pada Desember hingga Februari. Musim hujan yang disebabkan oleh angin muson barat sangat penting bagi sektor agraris, terutama dalam mendukung irigasi alami untuk pertanian, seperti penanaman padi. Jawaban lainnya tidak sesuai karena menggambarkan periode musim kemarau atau waktu yang kurang relevan dengan pola angin muson barat.
-
Soal
Letak geografis Indonesia yang strategis di antara dua samudra (Pasifik dan Hindia) serta dua benua (Asia dan Australia) menjadikannya sebagai persimpangan lalu lintas dunia. Bagaimana letak ini memberikan keuntungan ekonomi bagi Indonesia, dan apa tantangan utamanya dalam memaksimalkan potensi tersebut?
Lihat pembahasan
Jawaban: E. Letak ini memudahkan Indonesia menjadi jalur transit perdagangan internasional, tetapi memerlukan pengelolaan pelabuhan dan keamanan maritim yang optimal. Penjelasan: Letak geografis Indonesia di jalur strategis antara Samudra Pasifik dan Hindia, serta di antara dua benua, membuatnya menjadi persimpangan lalu lintas perdagangan dunia. Banyak kapal perdagangan internasional melewati Selat Malaka, Selat Sunda, dan Selat Lombok. Hal ini memberikan potensi besar bagi ekonomi Indonesia sebagai pusat logistik dan perdagangan. Namun, tantangan utamanya adalah pengelolaan pelabuhan, peningkatan infrastruktur, dan keamanan maritim untuk memastikan kelancaran dan keselamatan aktivitas perdagangan internasional. Jawaban lainnya tidak relevan karena mengabaikan aspek tantangan dan potensi strategis Indonesia dalam perdagangan dunia.
-
Soal
Letak geografis Indonesia yang strategis di antara dua benua (Asia dan Australia) dan dua samudra (Pasifik dan Hindia) mendukung visi Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia. Dari aspek unsur pembangunan, faktor apa yang harus diprioritaskan untuk mewujudkan visi ini, dan bagaimana hal tersebut dapat meningkatkan daya saing Indonesia dalam ekonomi global?
Lihat pembahasan
Jawaban: B. Pengembangan teknologi perkapalan dan armada laut untuk mendukung transportasi barang dan jasa internasional. Penjelasan: Sebagai negara dengan posisi geografis strategis, salah satu unsur utama pembangunan Poros Maritim Dunia adalah penguatan sektor maritim, khususnya melalui pengembangan teknologi perkapalan dan armada laut. Hal ini penting untuk meningkatkan kapasitas Indonesia dalam transportasi barang dan jasa, menjadikannya pusat perdagangan internasional, dan memperkuat konektivitas antara pulau. Selain itu, penguatan infrastruktur pelabuhan dan teknologi perkapalan akan mendukung daya saing Indonesia di ekonomi global. Jawaban lainnya tidak relevan karena tidak fokus pada aspek maritim sebagai inti pembangunan poros dunia.
-
Soal
Letak geologis Indonesia memengaruhi kondisi alam, seperti aktivitas vulkanik dan potensi sumber daya mineral. Apa yang dimaksud dengan letak geologis Indonesia, dan bagaimana pengaruhnya terhadap peluang sekaligus tantangan dalam pembangunan nasional?
Lihat pembahasan
Jawaban: B. Letak Indonesia berdasarkan jalur gunung api dunia dan lempeng tektonik yang memengaruhi kondisi geologi. Penjelasan: Letak geologis Indonesia merujuk pada posisinya di antara tiga lempeng tektonik utama, yaitu Lempeng Eurasia, Lempeng Indo-Australia, dan Lempeng Pasifik, serta berada pada jalur Cincin Api Pasifik. Kondisi ini membuat Indonesia kaya akan sumber daya alam mineral, seperti emas, tembaga, dan minyak bumi, tetapi juga rentan terhadap bencana alam seperti gempa bumi, letusan gunung api, dan tsunami. Hal ini memberikan peluang besar bagi pembangunan ekonomi berbasis sumber daya alam, tetapi memerlukan strategi mitigasi bencana yang efektif. Jawaban lainnya tidak relevan karena tidak menjelaskan pengertian atau pengaruh letak geologis secara spesifik.
-
Soal
Indonesia terletak secara geologis di antara tiga lempeng utama dunia: Lempeng Eurasia, Lempeng Indo-Australia, dan Lempeng Pasifik. Bagaimana pengaruh letak geologis ini terhadap potensi sumber daya alam dan tantangan yang dihadapi dalam pengelolaannya?
Lihat pembahasan
Jawaban: C. Letak geologis Indonesia memberikan kekayaan mineral dan energi, tetapi meningkatkan risiko bencana seperti gempa dan tsunami. Penjelasan: Letak geologis Indonesia di pertemuan tiga lempeng utama dunia menjadikannya kaya akan sumber daya alam, seperti emas, tembaga, batu bara, minyak bumi, dan gas alam, yang dihasilkan dari aktivitas tektonik dan vulkanik. Namun, posisi ini juga menyebabkan Indonesia rentan terhadap bencana geologi, termasuk gempa bumi, letusan gunung berapi, dan tsunami. Pengelolaan sumber daya alam yang bijak dan strategi mitigasi bencana menjadi tantangan utama dalam memanfaatkan potensi tersebut. Jawaban lainnya tidak relevan karena mengabaikan hubungan antara letak geologis dan risiko bencana.
-
Soal
Letak geografis Indonesia yang strategis di antara dua samudra dan dua benua memberikan berbagai potensi, termasuk peluang di bidang perdagangan, transportasi, dan pariwisata. Dalam konteks pengelolaan potensi geografis, strategi apa yang paling tepat untuk memaksimalkan manfaat posisi strategis ini sekaligus menjaga keseimbangan lingkungan?
Lihat pembahasan
Jawaban: E. Mengoptimalkan jalur pelayaran internasional dengan meningkatkan kapasitas pelabuhan dan infrastruktur logistik. Penjelasan: Letak geografis Indonesia yang berada di jalur strategis perdagangan internasional memberikan peluang besar untuk mengembangkan sektor transportasi laut dan logistik. Dengan meningkatkan kapasitas pelabuhan dan infrastruktur logistik, Indonesia dapat menjadi pusat perdagangan global yang efisien. Namun, pengelolaan ini harus diimbangi dengan kebijakan yang menjaga keberlanjutan lingkungan untuk menghindari eksploitasi berlebihan. Jawaban lainnya kurang relevan karena tidak memberikan solusi yang seimbang antara pengelolaan potensi geografis dan keberlanjutan lingkungan.
-
Soal
Letak geografis Indonesia yang strategis di antara dua samudra dan dua benua memberikan berbagai potensi, termasuk peluang di bidang perdagangan, transportasi, dan pariwisata. Dalam konteks pengelolaan potensi geografis,strategi apa yang paling tepat untuk memaksimalkan manfaat posisi strategis ini sekaligus menjaga keseimbangan lingkungan?
Lihat pembahasan
Jawaban: E. Mengoptimalkan jalur pelayaran internasional dengan meningkatkan kapasitas pelabuhan dan infrastruktur logistik. Penjelasan: Letak geografis Indonesia yang berada di jalur strategis perdagangan internasional memberikan peluang besar untuk mengembangkan sektor transportasi laut dan logistik. Dengan meningkatkan kapasitas pelabuhan dan infrastruktur logistik, Indonesia dapat menjadi pusat perdagangan global yang efisien. Namun, pengelolaan ini harus diimbangi dengan kebijakan yang menjaga keberlanjutan lingkungan untuk menghindari eksploitasi berlebihan. Jawaban lainnya kurang relevan karena tidak memberikan solusi yang seimbang antara pengelolaan potensi geografis dan keberlanjutan lingkungan.
-
Soal
Sumber daya alam merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung pembangunan ekonomi suatu negara, termasuk Indonesia. Berdasarkan pemahaman Anda, mana yang paling tepat menggambarkan pengertian sumber daya alam, serta bagaimana pengelolaannya dapat mendukung pembangunan berkelanjutan?
Lihat pembahasan
Jawaban: B. Segala sesuatu yang berasal dari alam dan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan manusia, baik secara langsung maupun melalui proses pengolahan. Penjelasan: Sumber daya alam mencakup segala sesuatu yang disediakan oleh alam dan dapat dimanfaatkan untuk mendukung kehidupan manusia, baik berupa sumber daya yang langsung digunakan (seperti air dan udara) maupun yang memerlukan pengolahan (seperti minyak bumi, gas alam, dan hasil tambang). Pengelolaan sumber daya alam yang bijak harus memperhatikan prinsip pembangunan berkelanjutan, sehingga dapat memenuhi kebutuhan generasi saat ini tanpa mengorbankan kemampuan generasi mendatang. Jawaban lainnya tidak tepat karena tidak mencakup definisi sumber daya alam secara komprehensif atau mengabaikan aspek keberlanjutan.
-
Soal
Sumber daya alam dapat diklasifikasikan berdasarkan sifatnya, yaitu sumber daya alam biotik dan abiotik. Berdasarkan klasifikasi ini, bagaimana pengertian sumber daya alam berdasarkan sifatnya, dan apa implikasi pengelolaannya terhadap keberlanjutan lingkungan?
Lihat pembahasan
Jawaban: E. Sumber daya alam biotik adalah kekayaan alam yang berasal dari makhluk hidup, sedangkan abiotik berasal dari benda mati seperti tanah, air, dan mineral. Penjelasan: Sumber daya alam berdasarkan sifatnya dibedakan menjadi: 1. Sumber daya alam biotik: Berasal dari makhluk hidup seperti tumbuhan, hewan, hasil hutan, dan hasil perikanan. 2. Sumber daya alam abiotik: Berasal dari benda mati seperti tanah, air, udara, mineral, dan energi fosil. Pengelolaan kedua jenis sumber daya ini harus dilakukan dengan mempertimbangkan keberlanjutan, seperti pelestarian sumber daya biotik (reboisasi, perlindungan hewan langka) dan efisiensi penggunaan sumber daya abiotik (pengurangan eksploitasi tambang, daur ulang). Jawaban lainnya tidak relevan karena tidak mencerminkan klasifikasi sumber daya alam berdasarkan sifatnya.
-
Soal
Sumber daya alam dapat diklasifikasikan berdasarkan sifatnya, yaitu sumber daya alam biotik dan abiotik. Berdasarkan klasifikasi ini, bagaimana pengertian sumber daya alam berdasarkan sifatnya?
Lihat pembahasan
Jawaban: E. Sumber daya alam biotik adalah kekayaan alam yang berasal dari makhluk hidup, sedangkan abiotik berasal dari benda mati seperti tanah, air, dan mineral. Penjelasan: Sumber daya alam berdasarkan sifatnya dibedakan menjadi: 1. Sumber daya alam biotik: Berasal dari makhluk hidup seperti tumbuhan, hewan, hasil hutan, dan hasil perikanan. 2. Sumber daya alam abiotik: Berasal dari benda mati seperti tanah, air, udara, mineral, dan energi fosil. Pengelolaan kedua jenis sumber daya ini harus dilakukan dengan mempertimbangkan keberlanjutan, seperti pelestarian sumber daya biotik (reboisasi, perlindungan hewan langka) dan efisiensi penggunaan sumber daya abiotik (pengurangan eksploitasi tambang, daur ulang). Jawaban lainnya tidak relevan karena tidak mencerminkan klasifikasi sumber daya alam berdasarkan sifatnya.
-
Soal
Sumber daya ruang adalah salah satu jenis sumber daya alam yang dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan manusia. Dalam konteks Indonesia, bagaimana pengelolaan sumber daya ruang dapat berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan, dan apa contoh nyata penerapannya?
Lihat pembahasan
Jawaban: B. Mengelola ruang darat, laut, dan udara untuk berbagai kepentingan seperti pertanian, transportasi, dan konservasi secara berimbang. Penjelasan: Sumber daya ruang merujuk pada wilayah atau tempat yang digunakan untuk berbagai aktivitas manusia, termasuk ruang darat, laut, dan udara. Pengelolaan yang berkelanjutan melibatkan alokasi ruang untuk pertanian, pemukiman, transportasi, industri, serta konservasi lingkungan. Contohnya adalah zoning wilayah pesisir untuk perikanan, pariwisata, dan konservasi terumbu karang. Hal ini penting untuk mencegah konflik pemanfaatan ruang serta memastikan keberlanjutan ekosistem. Jawaban lainnya tidak tepat karena mengabaikan prinsip keberimbangan dan keberlanjutan dalam pengelolaan sumber daya ruang.
Gratis — tolong sebarkan
Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.
Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya → Ilmu yang bermanfaatBagikan ke WhatsApp