Fitri Learning

LatihanGeografi SMA Kelas 11

Bab 2: Keanekaragaman Hayati

Geografi SMA Kelas 11 · 25 soal · bagian 2 dari 3

  1. Soal

    Indonesia memiliki keanekaragaman fauna yang unik karena terletak di antara dua zona biogeografis besar, yaitu Asiatis dan Australis, serta zona transisi Wallacea. Berdasarkan persebaran fauna di Indonesia, apa contoh fauna yang paling mewakili karakteristik dari ketiga wilayah tersebut?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: E. Fauna zona Asiatis mencakup harimau Sumatra, zona Wallacea mencakup anoa, dan zona Australis mencakup kanguru pohon. Penjelasan: Indonesia memiliki tiga zona persebaran fauna yang masing-masing memiliki karakteristik spesifik: • Zona Asiatis: Meliputi wilayah barat Indonesia seperti Sumatra, Jawa, dan Kalimantan. Fauna khasnya termasuk harimau Sumatra, badak Jawa, dan orangutan. • Zona Wallacea: Merupakan zona transisi yang mencakup Sulawesi dan Kepulauan Maluku, dengan fauna khas seperti anoa dan babirusa. • Zona Australis: Meliputi Papua dan Kepulauan Aru, dengan fauna khas seperti burung cenderawasih dan kanguru pohon. Jawaban lainnya tidak tepat karena salah menghubungkan fauna dengan zona persebarannya.

  2. Soal

    Perhatikan jenis-jenis hutan berikut: (1) Hutan hujan tropis (2) Hutan mangrove (3) Hutan musim (4) Hutan sabana (5) Hutan pegunungan Jenis hutan yang memiliki peran utama dalam menyerap karbon dioksida dalam jumlah besar, menyediakan habitat bagi flora dan fauna endemik, serta mendukung siklus hidrologi secara signifikan ditunjukkan oleh angka . . . .

    Lihat pembahasan

    Jawaban: D. (1), (2), dan (5) Penjelasan: Hutan hujan tropis adalah penyerap karbon terbesar di dunia, memiliki keanekaragaman hayati tinggi, dan memainkan peran penting dalam siklus hidrologi. Hutan mangrove berfungsi sebagai penyerap karbon, pelindung pantai dari erosi, dan habitat bagi spesies laut. Hutan pegunungan mendukung keberlanjutan siklus air, menyediakan habitat endemik, dan juga menyerap karbon di ketinggian tertentu. Pilihan lainnya tidak sepenuhnya mencakup peran ekologi yang dijelaskan dalam soal. Soal ini mendorong penjawab untuk menganalisis fungsi ekologis dari berbagai jenis hutan di Indonesia.

  3. Soal

    Perhatikan jenis-jenis hutan berikut: (1) Hutan hujan tropis (2) Hutan mangrove (3) Hutan musim (4) Hutan sabana (5) Hutan pegunungan Jenis hutan yang memiliki peran utama dalam menyerap karbon dioksida dalam jumlah besar, menyediakan habitat bagi flora dan fauna endemik, serta mendukung siklus hidrologi secara signifikan ditunjukkan oleh angka . . . .

    Lihat pembahasan

    Jawaban: D. (1), (2), dan (5) Penjelasan: Hutan hujan tropis adalah penyerap karbon terbesar di dunia, memiliki keanekaragaman hayati tinggi, dan memainkan peran penting dalam siklus hidrologi. Hutan mangrove berfungsi sebagai penyerap karbon, pelindung pantai dari erosi, dan habitat bagi spesies laut. Hutan pegunungan mendukung keberlanjutan siklus air, menyediakan habitat endemik, dan juga menyerap karbon di ketinggian tertentu. Pilihan lainnya tidak sepenuhnya mencakup peran ekologi yang dijelaskan dalam soal.

  4. Soal

    Iklim merupakan salah satu faktor utama yang memengaruhi persebaran fauna di berbagai wilayah. Dalam konteks global, bagaimana kondisi iklim tropis Indonesia memengaruhi adaptasi dan keanekaragaman fauna di wilayah ini dibandingkan dengan wilayah beriklim dingin seperti tundra?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: B. Fauna di wilayah tropis Indonesia memiliki adaptasi terhadap iklim lembap dan panas, seperti aktivitas malam hari, sedangkan fauna tundra beradaptasi dengan suhu rendah melalui hibernasi atau bulu tebal. Penjelasan: Iklim tropis Indonesia dengan curah hujan tinggi dan suhu hangat sepanjang tahun mendukung keanekaragaman fauna yang tinggi, seperti burung, reptil, dan mamalia kecil, yang beradaptasi dengan lingkungan lembap dan panas. Beberapa hewan tropis beraktivitas pada malam hari untuk menghindari panas siang hari. Sebaliknya, fauna tundra menghadapi tantangan suhu rendah dengan adaptasi seperti bulu tebal, lemak tubuh, atau hibernasi. Jawaban lainnya tidak tepat karena tidak menggambarkan hubungan yang jelas antara iklim dan adaptasi fauna. Soal ini mendorong penjawab untuk menganalisis dampak iklim terhadap persebaran fauna secara mendalam.

  5. Soal

    Iklim merupakan salah satu faktor utama yang memengaruhi persebaran fauna di berbagai wilayah. Dalam konteks global, bagaimana kondisi iklim tropis Indonesia memengaruhi adaptasi dan keanekaragaman fauna di wilayah ini dibandingkan dengan wilayah beriklim dingin seperti tundra?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: B. Fauna di wilayah tropis Indonesia memiliki adaptasi terhadap iklim lembap dan panas, seperti aktivitas malam hari, sedangkan fauna tundra beradaptasi dengan suhu rendah melalui hibernasi atau bulu tebal. Penjelasan: Iklim tropis Indonesia dengan curah hujan tinggi dan suhu hangat sepanjang tahun mendukung keanekaragaman fauna yang tinggi, seperti burung, reptil, dan mamalia kecil, yang beradaptasi dengan lingkungan lembap dan panas. Beberapa hewan tropis beraktivitas pada malam hari untuk menghindari panas siang hari. Sebaliknya, fauna tundra menghadapi tantangan suhu rendah dengan adaptasi seperti bulu tebal, lemak tubuh, atau hibernasi. Jawaban lainnya tidak tepat karena tidak menggambarkan hubungan yang jelas antara iklim dan adaptasi fauna.

  6. Soal

    Fauna xerofita memiliki kemampuan untuk bertahan di lingkungan dengan ketersediaan air yang sangat terbatas. Dalam konteks persebaran fauna xerofita, bagaimana peran adaptasi fisiologis seperti kemampuan menyimpan air dalam tubuh memengaruhi pola distribusi mereka di habitat yang sangat kering, dan apa contoh fauna xerofita yang mencerminkan adaptasi ini?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: D. Fauna xerofita, seperti serangga gurun, menghasilkan air melalui metabolisme makanan dan memiliki lapisan tubuh yang mencegah penguapan berlebih. Penjelasan: Fauna xerofita memiliki adaptasi fisiologis yang memungkinkan mereka bertahan hidup di lingkungan kering. Serangga gurun, misalnya, mampu menghasilkan air dari metabolisme makanan, seperti lemak, dan memiliki kutikula tebal pada tubuhnya yang mengurangi kehilangan cairan akibat penguapan. Sementara itu, unta tidak menyimpan air di punuknya, melainkan menyimpan lemak yang dapat diubah menjadi energi dan air. Tikus kanguru juga tidak mengeluarkan urin dalam jumlah besar, melainkan dalam bentuk sangat pekat untuk menghemat air. Jawaban lainnya tidak tepat karena salah memahami mekanisme adaptasi fauna xerofita atau pola distribusinya. Soal ini menguji pemahaman mendalam tentang adaptasi fisiologis fauna xerofita terhadap lingkungan ekstrem.

  7. Soal

    Fauna xerofita memiliki kemampuan untuk bertahan di lingkungan dengan ketersediaan air yang sangat terbatas. Dalam konteks persebaran fauna xerofita, bagaimana peran adaptasi fisiologis seperti kemampuan menyimpan air dalam tubuh memengaruhi pola distribusi mereka di habitat yang sangat kering, dan apa contoh fauna xerofita yang mencerminkan adaptasi ini?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: D. Fauna xerofita, seperti serangga gurun, menghasilkan air melalui metabolisme makanan dan memiliki lapisan tubuh yang mencegah penguapan berlebih. Penjelasan: Fauna xerofita memiliki adaptasi fisiologis yang memungkinkan mereka bertahan hidup di lingkungan kering. Serangga gurun, misalnya, mampu menghasilkan air dari metabolisme makanan, seperti lemak, dan memiliki kutikula tebal pada tubuhnya yang mengurangi kehilangan cairan akibat penguapan. Sementara itu, unta tidak menyimpan air di punuknya, melainkan menyimpan lemak yang dapat diubah menjadi energi dan air. Tikus kanguru juga tidak mengeluarkan urin dalam jumlah besar, melainkan dalam bentuk sangat pekat untuk menghemat air. Jawaban lainnya tidak tepat karena salah memahami mekanisme adaptasi fauna xerofita atau pola distribusinya.

  8. Soal

    Fisiografi adalah cabang ilmu geografi yang membahas bentuk permukaan bumi, termasuk faktor geomorfologi, geologi, dan struktur tanah yang memengaruhi persebaran flora dan fauna. Dalam konteks Indonesia, bagaimana pengaruh kondisi fisiografi seperti pegunungan dan dataran rendah terhadap keanekaragaman hayati di wilayah ini, dan apa dampak fisiografi terhadap endemisitas flora dan fauna?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: A. Kondisi fisiografi seperti pegunungan dan dataran rendah di Indonesia menciptakan habitat yang bervariasi, meningkatkan keanekaragaman hayati dan endemisitas flora serta fauna. Penjelasan: Fisiografi Indonesia yang terdiri dari pegunungan, dataran tinggi, dan dataran rendah menciptakan variasi habitat yang mendukung keanekaragaman hayati. Pegunungan menjadi tempat hidup flora dan fauna endemik karena isolasi geografis, sedangkan dataran rendah mendukung spesies dengan adaptasi terhadap ekosistem tropis. Misalnya, jalak Bali hanya ditemukan di wilayah tertentu karena endemisitas yang dipengaruhi oleh kondisi fisiografi. Jawaban lainnya tidak tepat karena mengabaikan peran fisiografi dalam membentuk keanekaragaman hayati atau salah menggambarkan hubungan antara fisiografi dan persebaran flora dan fauna. Soal ini dirancang untuk menguji kemampuan penjawab dalam menganalisis pengaruh kondisi fisiografi terhadap keanekaragaman hayati di Indonesia.

  9. Soal

    Fisiografi adalah cabang ilmu geografi yang membahas bentuk permukaan bumi, termasuk faktor geomorfologi, geologi, dan struktur tanah yang memengaruhi persebaran flora dan fauna. Dalam konteks Indonesia, bagaimana pengaruh kondisi fisiografi seperti pegunungan dan dataran rendah terhadap keanekaragaman hayati di wilayah ini, dan apa dampak fisiografi terhadap endemisitas flora dan fauna?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: A. Kondisi fisiografi seperti pegunungan dan dataran rendah di Indonesia menciptakan habitat yang bervariasi, meningkatkan keanekaragaman hayati dan endemisitas flora serta fauna. Penjelasan: Fisiografi Indonesia yang terdiri dari pegunungan, dataran tinggi, dan dataran rendah menciptakan variasi habitat yang mendukung keanekaragaman hayati. Pegunungan menjadi tempat hidup flora dan fauna endemik karena isolasi geografis, sedangkan dataran rendah mendukung spesies dengan adaptasi terhadap ekosistem tropis. Misalnya, jalak Bali hanya ditemukan di wilayah tertentu karena endemisitas yang dipengaruhi oleh kondisi fisiografi. Jawaban lainnya tidak tepat karena mengabaikan peran fisiografi dalam membentuk keanekaragaman hayati atau salah menggambarkan hubungan antara fisiografi dan persebaran flora dan fauna.

  10. Soal

    Faktor edafik adalah salah satu faktor yang memengaruhi keanekaragaman hayati, khususnya terkait dengan karakteristik tanah. Dalam konteks ekosistem tropis seperti Indonesia, bagaimana karakteristik tanah dapat memengaruhi persebaran flora tertentu, dan apa jenis flora yang paling mungkin ditemukan di tanah yang kaya bahan organik tetapi memiliki pH rendah?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: E. Tanah kaya bahan organik dengan pH rendah mendukung pertumbuhan flora seperti lumut dan anggrek yang beradaptasi dengan kondisi tanah asam. Penjelasan: Faktor edafik, seperti pH dan kandungan bahan organik tanah, sangat memengaruhi persebaran flora. Tanah dengan pH rendah (asam) dan kaya bahan organik, seperti yang ditemukan di hutan hujan tropis Indonesia, mendukung flora yang beradaptasi dengan kondisi tersebut, seperti lumut, anggrek, dan tumbuhan epifit lainnya. Flora ini dapat memanfaatkan nutrisi dari bahan organik meskipun pH tanah kurang ideal untuk sebagian besar tanaman. Jawaban lainnya tidak tepat karena salah menggambarkan hubungan antara karakteristik tanah dan persebaran flora. Soal ini dirancang untuk menguji pemahaman penjawab tentang peran faktor edafik dalam memengaruhi keanekaragaman hayati.

  11. Soal

    Faktor edafik adalah salah satu faktor yang memengaruhi keanekaragaman hayati, khususnya terkait dengan karakteristik tanah. Dalam konteks ekosistem tropis seperti Indonesia, bagaimana karakteristik tanah dapat memengaruhi persebaran flora tertentu, dan apa jenis flora yang paling mungkin ditemukan di tanah yang kaya bahan organik tetapi memiliki pH rendah?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: E. Tanah kaya bahan organik dengan pH rendah mendukung pertumbuhan flora seperti lumut dan anggrek yang beradaptasi dengan kondisi tanah asam. Penjelasan: Faktor edafik, seperti pH dan kandungan bahan organik tanah, sangat memengaruhi persebaran flora. Tanah dengan pH rendah (asam) dan kaya bahan organik, seperti yang ditemukan di hutan hujan tropis Indonesia, mendukung flora yang beradaptasi dengan kondisi tersebut, seperti lumut, anggrek, dan tumbuhan epifit lainnya. Flora ini dapat memanfaatkan nutrisi dari bahan organik meskipun pH tanah kurang ideal untuk sebagian besar tanaman. Jawaban lainnya tidak tepat karena salah menggambarkan hubungan antara karakteristik tanah dan persebaran flora.

  12. Soal

    Flora dan fauna memiliki peran penting dalam mendukung kesejahteraan manusia, baik secara langsung maupun tidak langsung. Dalam konteks keanekaragaman hayati, bagaimana pemanfaatan flora dan fauna secara berkelanjutan dapat mendukung keseimbangan ekosistem dan ekonomi masyarakat, serta apa contoh pemanfaatan yang mencerminkan prinsip tersebut?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: A. Pemanfaatan tanaman herbal, seperti jahe dan temulawak, untuk produk kesehatan, disertai dengan budidaya yang menjaga ketersediaan jangka panjang. Penjelasan: Flora dan fauna memberikan manfaat besar bagi manusia, seperti penyediaan makanan, obat-obatan, dan bahan baku industri. Pemanfaatan secara berkelanjutan, seperti budidaya tanaman herbal, tidak hanya mendukung kesehatan manusia, tetapi juga menjaga kelestarian sumber daya dan keseimbangan ekosistem. Pilihan lainnya, seperti eksploitasi berlebihan atau perburuan liar, justru mengancam kelestarian keanekaragaman hayati dan merusak ekosistem. Soal ini mengharuskan penjawab menganalisis hubungan antara pemanfaatan sumber daya hayati dan prinsip keberlanjutan.

  13. Soal

    Flora dan fauna memiliki peran penting dalam mendukung kesejahteraan manusia, baik secara langsung maupun tidak langsung. Dalam konteks keanekaragaman hayati, bagaimana pemanfaatan flora dan fauna secara berkelanjutan dapat mendukung keseimbangan ekosistem dan ekonomi masyarakat, serta apa contoh pemanfaatan yang mencerminkan prinsip tersebut?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: A. Pemanfaatan tanaman herbal, seperti jahe dan temulawak, untuk produk kesehatan, disertai dengan budidaya yang menjaga ketersediaan jangka panjang. Penjelasan: Flora dan fauna memberikan manfaat besar bagi manusia, seperti penyediaan makanan, obat-obatan, dan bahan baku industri. Pemanfaatan secara berkelanjutan, seperti budidaya tanaman herbal, tidak hanya mendukung kesehatan manusia, tetapi juga menjaga kelestarian sumber daya dan keseimbangan ekosistem. Pilihan lainnya, seperti eksploitasi berlebihan atau perburuan liar, justru mengancam kelestarian keanekaragaman hayati dan merusak ekosistem.

  14. Soal

    Keanekaragaman hayati memiliki nilai guna yang beragam, baik langsung maupun tidak langsung, untuk keberlangsungan hidup manusia dan lingkungan. Dalam konteks nilai guna tidak langsung, bagaimana keanekaragaman hayati berperan dalam menjaga fungsi ekosistem, dan apa contoh nyata yang mencerminkan nilai guna tersebut?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: C. Keanekaragaman hayati mendukung fungsi ekosistem dengan menyediakan jasa lingkungan, seperti penyimpanan karbon oleh hutan hujan tropis, yang membantu mitigasi perubahan iklim. Penjelasan: Nilai guna tidak langsung dari keanekaragaman hayati mencakup jasa ekosistem seperti penyimpanan karbon, siklus air, dan pencegahan erosi tanah. Contoh nyata adalah hutan hujan tropis yang menyerap karbon dioksida dan membantu mengurangi efek perubahan iklim. Hal ini berbeda dari nilai guna langsung, seperti penyediaan bahan pangan dan kayu, yang digunakan secara langsung oleh manusia. Jawaban lainnya tidak tepat karena tidak menggambarkan nilai guna tidak langsung yang berhubungan dengan fungsi ekosistem. Soal ini dirancang untuk menguji pemahaman penjawab tentang nilai guna keanekaragaman hayati dalam konteks ekologis global.

  15. Soal

    Keanekaragaman hayati memiliki nilai guna yang beragam, baik langsung maupun tidak langsung, untuk keberlangsungan hidup manusia dan lingkungan. Dalam konteks nilai guna tidak langsung, bagaimana keanekaragaman hayati berperan dalam menjaga fungsi ekosistem, dan apa contoh nyata yang mencerminkan nilai guna tersebut?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: C. Keanekaragaman hayati mendukung fungsi ekosistem dengan menyediakan jasa lingkungan, seperti penyimpanan karbon oleh hutan hujan tropis, yang membantu mitigasi perubahan iklim. Penjelasan: Nilai guna tidak langsung dari keanekaragaman hayati mencakup jasa ekosistem seperti penyimpanan karbon, siklus air, dan pencegahan erosi tanah. Contoh nyata adalah hutan hujan tropis yang menyerap karbon dioksida dan membantu mengurangi efek perubahan iklim. Hal ini berbeda dari nilai guna langsung, seperti penyediaan bahan pangan dan kayu, yang digunakan secara langsung oleh manusia. Jawaban lainnya tidak tepat karena tidak menggambarkan nilai guna tidak langsung yang berhubungan dengan fungsi ekosistem.

  16. Soal

    Keanekaragaman hayati tidak hanya memiliki nilai guna langsung atau tidak langsung, tetapi juga nilai nonguna yang mencakup aspek keberlanjutan moral, etika, dan estetika. Dalam konteks nilai nonguna ini, bagaimana keanekaragaman hayati dapat memberikan manfaat yang tidak bersifat material, dan apa contoh nyata dari penerapan nilai ini?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: A. Pelestarian spesies langka, seperti badak Jawa, dilakukan bukan karena manfaat ekonominya, tetapi karena tanggung jawab moral untuk menjaga keberlanjutan kehidupan. Penjelasan: Nilai nonguna keanekaragaman hayati mencakup nilai moral, etika, dan estetika, yang tidak berkaitan langsung dengan manfaat ekonomi atau ekologi. Contohnya adalah pelestarian spesies langka seperti badak Jawa, yang dilakukan karena manusia memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga keberlanjutan kehidupan makhluk lain, meskipun spesies tersebut tidak memberikan manfaat ekonomi langsung. Jawaban lainnya tidak tepat karena menggambarkan nilai guna langsung atau tidak langsung. Soal ini dirancang untuk menguji pemahaman penjawab tentang dimensi moral dan etika dalam keanekaragaman hayati.

  17. Soal

    Keanekaragaman hayati tidak hanya memiliki nilai guna langsung atau tidak langsung, tetapi juga nilai nonguna yang mencakup aspek keberlanjutan moral, etika, dan estetika. Dalam konteks nilai nonguna ini, bagaimana keanekaragaman hayati dapat memberikan manfaat yang tidak bersifat material, dan apa contoh nyata dari penerapan nilai ini?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: A. Pelestarian spesies langka, seperti badak Jawa, dilakukan bukan karena manfaat ekonominya, tetapi karena tanggung jawab moral untuk menjaga keberlanjutan kehidupan. Penjelasan: Nilai nonguna keanekaragaman hayati mencakup nilai moral, etika, dan estetika, yang tidak berkaitan langsung dengan manfaat ekonomi atau ekologi. Contohnya adalah pelestarian spesies langka seperti badak Jawa, yang dilakukan karena manusia memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga keberlanjutan kehidupan makhluk lain, meskipun spesies tersebut tidak memberikan manfaat ekonomi langsung. Jawaban lainnya tidak tepat karena menggambarkan nilai guna langsung atau tidak langsung.

  18. Soal

    Pertanyaan: Seorang ilmuwan sedang mengembangkan rencana pelestarian untuk spesies flora endemik di suatu hutan yang terancam oleh deforestasi. Salah satu langkah yang ia rencanakan adalah mendirikan taman nasional di daerah tersebut. Namun, ada kekhawatiran bahwa sebagian masyarakat lokal yang tinggal di sekitar hutan akan kehilangan akses ke sumber daya alam yang mereka gunakan untuk kehidupan sehari-hari. Berdasarkan hal ini, pendekatan apa yang paling tepat untuk memastikan keberlanjutan ekosistem dan kesejahteraan masyarakat lokal?

    Lihat pembahasan

    Jawaban Benar: D. Mengembangkan taman nasional dengan menyediakan zona pemanfaatan berkelanjutan bagi masyarakat lokal. Penjelasan: Pendekatan yang berkelanjutan dalam pelestarian keanekaragaman hayati harus mencakup aspek ekologi, sosial, dan ekonomi. Pilihan C mencerminkan solusi yang berimbang dengan melindungi flora endemik melalui pengembangan taman nasional sekaligus memberikan ruang bagi masyarakat lokal untuk tetap memanfaatkan sumber daya alam secara berkelanjutan. Zona pemanfaatan berkelanjutan memungkinkan masyarakat menggunakan sumber daya tanpa merusak ekosistem, sehingga mendukung kesejahteraan mereka sekaligus melestarikan keanekaragaman hayati.

  19. Soal

    Seorang ilmuwan sedang mengembangkan rencana pelestarian untuk spesies flora endemik di suatu hutan yang terancam oleh deforestasi. Salah satu langkah yang ia rencanakan adalah mendirikan taman nasional di daerah tersebut. Namun, ada kekhawatiran bahwa sebagian masyarakat lokal yang tinggal di sekitar hutan akan kehilangan akses ke sumber daya alam yang mereka gunakan untuk kehidupan sehari-hari. Berdasarkan hal ini, pendekatan apa yang paling tepat untuk memastikan keberlanjutan ekosistem dan kesejahteraan masyarakat lokal?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: D. Mengembangkan taman nasional dengan menyediakan zona pemanfaatan berkelanjutan bagi masyarakat lokal. Penjelasan: Pendekatan yang berkelanjutan dalam pelestarian keanekaragaman hayati harus mencakup aspek ekologi, sosial, dan ekonomi. Zona pemanfaatan berkelanjutan memungkinkan masyarakat menggunakan sumber daya tanpa merusak ekosistem, sehingga mendukung kesejahteraan mereka sekaligus melestarikan keanekaragaman hayati.

  20. Soal

    Sebuah daerah hutan tropis yang memiliki keanekaragaman hayati sangat tinggi sedang terancam oleh aktivitas pertanian intensif dan konversi lahan. Salah satu spesies satwa endemik yang tinggal di hutan ini memiliki peran penting dalam menyebarkan biji-bijian tumbuhan lokal yang hanya dapat tumbuh di habitat tersebut. Dalam kondisi ini, strategi pengawetan mana yang paling efektif untuk memastikan kelestarian keanekaragaman hayati di wilayah tersebut?

    Lihat pembahasan

    Jawaban Benar: E. Menerapkan pendekatan konservasi in-situ melalui taman nasional yang melibatkan partisipasi masyarakat lokal. Penjelasan: Konservasi in-situ adalah strategi terbaik untuk melestarikan keanekaragaman hayati karena mempertahankan spesies di habitat aslinya bersama dengan ekosistem pendukungnya. Taman nasional memberikan perlindungan formal terhadap ekosistem, sementara partisipasi masyarakat lokal penting untuk memastikan keberlanjutan, mencegah konflik, dan mengintegrasikan praktik-praktik tradisional yang mendukung pelestarian lingkungan.

  21. Soal

    Sebuah daerah hutan tropis yang memiliki keanekaragaman hayati sangat tinggi sedang terancam oleh aktivitas pertanian intensif dan konversi lahan. Salah satu spesies satwa endemik yang tinggal di hutan ini memiliki peran penting dalam menyebarkan biji-bijian tumbuhan lokal yang hanya dapat tumbuh di habitat tersebut. Dalam kondisi ini, strategi pengawetan mana yang paling efektif untuk memastikan kelestarian keanekaragaman hayati di wilayah tersebut?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: E. Menerapkan pendekatan konservasi in-situ melalui taman nasional yang melibatkan partisipasi masyarakat lokal. Penjelasan: Konservasi in-situ adalah strategi terbaik untuk melestarikan keanekaragaman hayati karena mempertahankan spesies di habitat aslinya bersama dengan ekosistem pendukungnya. Taman nasional memberikan perlindungan formal terhadap ekosistem, sementara partisipasi masyarakat lokal penting untuk memastikan keberlanjutan, mencegah konflik, dan mengintegrasikan praktik-praktik tradisional yang mendukung pelestarian lingkungan.

  22. Soal

    Sebuah kebun raya sedang merancang program untuk melestarikan tumbuhan langka dari sebuah hutan yang terancam akibat perubahan iklim. Salah satu spesies yang hendak dilestarikan hanya dapat berkembang biak melalui penyerbukan oleh serangga tertentu yang tidak dapat bertahan hidup di luar habitat aslinya. Langkah apa yang paling tepat untuk memastikan keberhasilan konservasi eks-situ spesies tersebut?

    Lihat pembahasan

    Jawaban Benar: B. Membiakkan spesies tumbuhan di kebun raya dengan memanfaatkan metode reproduksi buatan seperti kultur jaringan. Penjelasan: Kultur jaringan adalah metode yang sangat efektif dalam konservasi eks-situ untuk melestarikan spesies tumbuhan yang sulit berkembang biak di luar habitat aslinya. Teknik ini memungkinkan perbanyakan tumbuhan secara aseptik tanpa tergantung pada faktor eksternal seperti serangga penyerbuk. Hal ini memberikan peluang pelestarian yang lebih besar, terutama dalam kondisi di mana faktor pendukung dari habitat asli sulit direplikasi.

  23. Soal

    Sebuah kebun raya sedang merancang program untuk melestarikan tumbuhan langka dari sebuah hutan yang terancam akibat perubahan iklim. Salah satu spesies yang hendak dilestarikan hanya dapat berkembang biak melalui penyerbukan oleh serangga tertentu yang tidak dapat bertahan hidup di luar habitat aslinya. Langkah apa yang paling tepat untuk memastikan keberhasilan konservasi eks-situ spesies tersebut?

    Lihat pembahasan

    Jawaban Benar: C. Memindahkan spesies tumbuhan dan serangga penyerbuk ke habitat buatan yang menyerupai kondisi aslinya. Penjelasan: Langkah eks-situ bertujuan melestarikan keanekaragaman hayati di luar habitat aslinya dengan menciptakan kondisi yang semirip mungkin dengan habitat asli. Dalam kasus ini, spesies tumbuhan tersebut memerlukan serangga penyerbuk spesifik untuk berkembang biak. Oleh karena itu, habitat buatan harus mencakup faktor penting seperti serangga penyerbuk tersebut untuk memastikan keberhasilan reproduksi alami. Pilihan C menekankan pada menciptakan ekosistem buatan yang mendukung tumbuhan dan serangga yang diperlukan, menjadikannya solusi terbaik untuk keberlanjutan jangka panjang.

  24. Soal

    Sebuah kebun raya sedang merancang program untuk melestarikan tumbuhan langka dari sebuah hutan yang terancam akibat perubahan iklim. Salah satu spesies yang hendak dilestarikan hanya dapat berkembang biak melalui penyerbukan oleh serangga tertentu yang tidak dapat bertahan hidup di luar habitat aslinya. Langkah apa yang paling tepat untuk memastikan keberhasilan konservasi eks-situ spesies tersebut?

    Lihat pembahasan

    Jawaban Benar: C. Memindahkan spesies tumbuhan dan serangga penyerbuk ke habitat buatan yang menyerupai kondisi aslinya. Penjelasan: Langkah eks-situ bertujuan melestarikan keanekaragaman hayati di luar habitat aslinya dengan menciptakan kondisi yang semirip mungkin dengan habitat asli. Dalam kasus ini, spesies tumbuhan tersebut memerlukan serangga penyerbuk spesifik untuk berkembang biak. Oleh karena itu, habitat buatan harus mencakup faktor penting seperti serangga penyerbuk tersebut untuk memastikan keberhasilan reproduksi alami. Pilihan C menekankan pada menciptakan ekosistem buatan yang mendukung tumbuhan dan serangga yang diperlukan, menjadikannya solusi terbaik untuk keberlanjutan jangka panjang.

  25. Soal

    Sebuah kebun raya sedang merancang program untuk melestarikan tumbuhan langka dari sebuah hutan yang terancam akibat perubahan iklim. Salah satu spesies yang hendak dilestarikan hanya dapat berkembang biak melalui penyerbukan oleh serangga tertentu yang tidak dapat bertahan hidup di luar habitat aslinya. Langkah apa yang paling tepat untuk memastikan keberhasilan konservasi eks-situ spesies tersebut?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: C. Memindahkan spesies tumbuhan dan serangga penyerbuk ke habitat buatan yang menyerupai kondisi aslinya. Penjelasan: Langkah eks-situ bertujuan melestarikan keanekaragaman hayati di luar habitat aslinya dengan menciptakan kondisi yang semirip mungkin dengan habitat asli. Dalam kasus ini, spesies tumbuhan tersebut memerlukan serangga penyerbuk spesifik untuk berkembang biak. Oleh karena itu, habitat buatan harus mencakup faktor penting seperti serangga penyerbuk tersebut untuk memastikan keberhasilan reproduksi alami. Pilihan C menekankan pada menciptakan ekosistem buatan yang mendukung tumbuhan dan serangga yang diperlukan, menjadikannya solusi terbaik untuk keberlanjutan jangka panjang.

Gratis — tolong sebarkan

Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.

Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya →