-
Soal
Dalam suatu percobaan, 40 mL larutan 0,15 M ditambahkan ke dalam 80 mL NaF 0,02 M. Diketahui . Campuran keduanya akan menghasilkan ....
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: C. terbentuk endapan Penjelasan: Untuk menentukan apakah endapan terbentuk, kita harus menghitung nilai (hasil kali kelarutan pada kondisi percobaan) dan membandingkannya dengan dari . 1. Menentukan konsentrasi ion-ion dalam campuran: - Volume total campuran adalah atau . - Konsentrasi setelah pencampuran: - Konsentrasi setelah pencampuran: 2. Menghitung : 3. Perbandingan dan : - Diketahui untuk adalah . - Karena lebih besar dari , maka endapan akan terbentuk.
-
Soal
Dalam suatu percobaan, 40 mL larutan 0,15 M ditambahkan ke dalam 80 mL NaF 0,02 M. Diketahui . Campuran keduanya akan menghasilkan ....
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: C. terbentuk endapan Penjelasan: Untuk menentukan apakah endapan terbentuk, kita harus menghitung nilai (hasil kali kelarutan pada kondisi percobaan) dan membandingkannya dengan dari . 1. Menentukan konsentrasi ion-ion dalam campuran: - Volume total campuran adalah atau . - Konsentrasi setelah pencampuran: - Konsentrasi setelah pencampuran: 2. Menghitung : 3. Perbandingan dan : - Diketahui untuk adalah . - Karena lebih besar dari , maka endapan akan terbentuk.
-
Soal
Dalam suatu percobaan, 40 mL larutan 0,15 M ditambahkan ke dalam 80 mL NaF 0,02 M. Diketahui . Campuran keduanya akan menghasilkan ....
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: C. terbentuk endapan Penjelasan: Untuk menentukan apakah endapan terbentuk, kita harus menghitung nilai (hasil kali kelarutan pada kondisi percobaan) dan membandingkannya dengan dari . 1. Menentukan konsentrasi ion-ion dalam campuran: - Volume total campuran adalah atau . - Konsentrasi setelah pencampuran: - Konsentrasi setelah pencampuran: 2. Menghitung : 3. Perbandingan dan : - Diketahui untuk adalah . - Karena lebih besar dari , maka endapan akan terbentuk.
-
Soal
Pada suhu tertentu, larutan memiliki . Jika kedalam larutan ditambahkan larutan 0,1 M, kelarutan turun menjadi ....
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: D. Penjelasan: Ion senama yang dimaksud adalah . Koncentrasi ion adalah 0,1 M. Maka,
-
Soal
Pada suatu percobaan, sebanyak 200 mL larutan HF dengan konsentrasi 0,15 M ditambahkan ke dalam 300 mL larutan Ca(CH₃COO)₂ dengan konsentrasi 0,02 M. Diketahui nilai produk kelarutan (Kₛₚ) untuk CaF₂ adalah 5,3 × 10⁻⁹. Berdasarkan informasi tersebut, kondisi akhir dari campuran larutan tersebut adalah ....
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: A. , terbentuk endapan Penjelasan: Langkah 1: Menghitung Konsentrasi Ion Setelah Pencampuran Setelah larutan HF dan Ca(CH₃COO)₂ dicampurkan, kita perlu menghitung konsentrasi ion-ion yang terlibat dalam pembentukan endapan. - Konsentrasi F⁻ dari HF: Diketahui konsentrasi HF adalah 0,15 M dan volume larutan HF adalah 200 mL (0,2 L). Setelah pencampuran dengan larutan Ca(CH₃COO)₂, volume total larutan menjadi 0,5 L (200 mL + 300 mL = 500 mL). Konsentrasi ion fluorida (F⁻) dapat dihitung menggunakan rumus pengenceran: - Konsentrasi Ca²⁺ dari Ca(CH₃COO)₂: Diketahui konsentrasi Ca(CH₃COO)₂ adalah 0,02 M dan volume larutan tersebut adalah 300 mL (0,3 L). Setelah pencampuran, volume total larutan menjadi 0,5 L. Konsentrasi ion kalsium (Ca²⁺) dapat dihitung menggunakan rumus pengenceran yang sama: Langkah 2: Menghitung Nilai Produk Kelarutan (Qₛₚ) Produk kelarutan (Qₛₚ) untuk senyawa CaF₂ dapat dihitung berdasarkan konsentrasi ion Ca²⁺ dan F⁻ yang sudah dihitung sebelumnya. Produk kelarutan CaF₂ adalah hasil perkalian konsentrasi ion-ion yang terlibat dalam reaksi. Reaksi pembentukan CaF₂: Produk kelarutan (Kₛₚ) untuk CaF₂ diberikan oleh rumus: Namun, untuk menentukan apakah endapan akan terbentuk atau tidak, kita perlu menghitung nilai , yang merupakan nilai produk kelarutan pada kondisi campuran saat itu: Substitusi nilai konsentrasi yang telah dihitung: Langkah 3: Membandingkan Qₛₚ dengan Kₛₚ Diketahui nilai untuk CaF₂ adalah . Kita membandingkan dengan : Karena , ini menunjukkan bahwa larutan tersebut jenuh dan akan membentuk endapan. Ketika lebih besar dari , maka ion-ion yang ada dalam larutan akan mengendap hingga mencapai kesetimbangan yang sesuai dengan nilai .
-
Soal
Pada suatu percobaan, sebanyak 200 mL larutan HF dengan konsentrasi 0,15 M ditambahkan ke dalam 300 mL larutan Ca(CH₃COO)₂ dengan konsentrasi 0,02 M. Diketahui nilai produk kelarutan (Kₛₚ) untuk CaF₂ adalah 5,3 × 10⁻⁹. Berdasarkan informasi tersebut, kondisi akhir dari campuran larutan tersebut adalah ....
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: A. , terbentuk endapan Penjelasan: Langkah 1: Menghitung Konsentrasi Ion Setelah Pencampuran Setelah larutan HF dan Ca(CH₃COO)₂ dicampurkan, kita perlu menghitung konsentrasi ion-ion yang terlibat dalam pembentukan endapan. - Konsentrasi F⁻ dari HF: Diketahui konsentrasi HF adalah 0,15 M dan volume larutan HF adalah 200 mL (0,2 L). Setelah pencampuran dengan larutan Ca(CH₃COO)₂, volume total larutan menjadi 0,5 L (200 mL + 300 mL = 500 mL). Konsentrasi ion fluorida (F⁻) dapat dihitung menggunakan rumus pengenceran: - Konsentrasi Ca²⁺ dari Ca(CH₃COO)₂: Diketahui konsentrasi Ca(CH₃COO)₂ adalah 0,02 M dan volume larutan tersebut adalah 300 mL (0,3 L). Setelah pencampuran, volume total larutan menjadi 0,5 L. Konsentrasi ion kalsium (Ca²⁺) dapat dihitung menggunakan rumus pengenceran yang sama: Langkah 2: Menghitung Nilai Produk Kelarutan (Qₛₚ) Produk kelarutan (Qₛₚ) untuk senyawa CaF₂ dapat dihitung berdasarkan konsentrasi ion Ca²⁺ dan F⁻ yang sudah dihitung sebelumnya. Produk kelarutan CaF₂ adalah hasil perkalian konsentrasi ion-ion yang terlibat dalam reaksi. Reaksi pembentukan CaF₂: Produk kelarutan (Kₛₚ) untuk CaF₂ diberikan oleh rumus: Namun, untuk menentukan apakah endapan akan terbentuk atau tidak, kita perlu menghitung nilai , yang merupakan nilai produk kelarutan pada kondisi campuran saat itu: Substitusi nilai konsentrasi yang telah dihitung: Langkah 3: Membandingkan Qₛₚ dengan Kₛₚ Diketahui nilai untuk CaF₂ adalah . Kita membandingkan dengan : Karena , ini menunjukkan bahwa larutan tersebut jenuh dan akan membentuk endapan. Ketika lebih besar dari , maka ion-ion yang ada dalam larutan akan mengendap hingga mencapai kesetimbangan yang sesuai dengan nilai .
-
Soal
Pada suatu percobaan, sebanyak 200 mL larutan HF dengan konsentrasi 0,15 M ditambahkan ke dalam 300 mL larutan Ca(CH₃COO)₂ dengan konsentrasi 0,02 M. Diketahui nilai produk kelarutan (Kₛₚ) untuk CaF₂ adalah 5,3 × 10⁻⁹. Berdasarkan informasi tersebut, kondisi akhir dari campuran larutan tersebut adalah ....
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: A. , terbentuk endapan Penjelasan: Langkah 1: Menghitung Konsentrasi Ion Setelah Pencampuran Setelah larutan HF dan Ca(CH₃COO)₂ dicampurkan, kita perlu menghitung konsentrasi ion-ion yang terlibat dalam pembentukan endapan. - Konsentrasi F⁻ dari HF: Diketahui konsentrasi HF adalah 0,15 M dan volume larutan HF adalah 200 mL (0,2 L). Setelah pencampuran dengan larutan Ca(CH₃COO)₂, volume total larutan menjadi 0,5 L (200 mL + 300 mL = 500 mL). Konsentrasi ion fluorida (F⁻) dapat dihitung menggunakan rumus pengenceran: - Konsentrasi Ca²⁺ dari Ca(CH₃COO)₂: Diketahui konsentrasi Ca(CH₃COO)₂ adalah 0,02 M dan volume larutan tersebut adalah 300 mL (0,3 L). Setelah pencampuran, volume total larutan menjadi 0,5 L. Konsentrasi ion kalsium (Ca²⁺) dapat dihitung menggunakan rumus pengenceran yang sama: Langkah 2: Menghitung Nilai Produk Kelarutan (Qₛₚ) Produk kelarutan (Qₛₚ) untuk senyawa CaF₂ dapat dihitung berdasarkan konsentrasi ion Ca²⁺ dan F⁻ yang sudah dihitung sebelumnya. Produk kelarutan CaF₂ adalah hasil perkalian konsentrasi ion-ion yang terlibat dalam reaksi. Reaksi pembentukan CaF₂: Produk kelarutan (Kₛₚ) untuk CaF₂ diberikan oleh rumus: Namun, untuk menentukan apakah endapan akan terbentuk atau tidak, kita perlu menghitung nilai , yang merupakan nilai produk kelarutan pada kondisi campuran saat itu: Substitusi nilai konsentrasi yang telah dihitung: Langkah 3: Membandingkan Qₛₚ dengan Kₛₚ Diketahui nilai untuk CaF₂ adalah . Kita membandingkan dengan : Karena , ini menunjukkan bahwa larutan tersebut jenuh dan akan membentuk endapan. Ketika lebih besar dari , maka ion-ion yang ada dalam larutan akan mengendap hingga mencapai kesetimbangan yang sesuai dengan nilai .
-
Soal
Pada suatu percobaan, sebanyak 200 mL larutan HF dengan konsentrasi 0,15 M ditambahkan ke dalam 300 mL larutan Ca(CH₃COO)₂ dengan konsentrasi 0,02 M. Diketahui nilai produk kelarutan (Kₛₚ) untuk CaF₂ adalah 5,3 × 10⁻⁹. Berdasarkan informasi tersebut, kondisi akhir dari campuran larutan tersebut adalah ....
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: A. , terbentuk endapan Penjelasan: Langkah 1: Menghitung Konsentrasi Ion Setelah Pencampuran Setelah larutan HF dan Ca(CH₃COO)₂ dicampurkan, kita perlu menghitung konsentrasi ion-ion yang terlibat dalam pembentukan endapan. - Konsentrasi F⁻ dari HF: Diketahui konsentrasi HF adalah 0,15 M dan volume larutan HF adalah 200 mL (0,2 L). Setelah pencampuran dengan larutan Ca(CH₃COO)₂, volume total larutan menjadi 0,5 L (200 mL + 300 mL = 500 mL). Konsentrasi ion fluorida (F⁻) dapat dihitung menggunakan rumus pengenceran: - Konsentrasi Ca²⁺ dari Ca(CH₃COO)₂: Diketahui konsentrasi Ca(CH₃COO)₂ adalah 0,02 M dan volume larutan tersebut adalah 300 mL (0,3 L). Setelah pencampuran, volume total larutan menjadi 0,5 L. Konsentrasi ion kalsium (Ca²⁺) dapat dihitung menggunakan rumus pengenceran yang sama: Langkah 2: Menghitung Nilai Produk Kelarutan (Qₛₚ) Produk kelarutan (Qₛₚ) untuk senyawa CaF₂ dapat dihitung berdasarkan konsentrasi ion Ca²⁺ dan F⁻ yang sudah dihitung sebelumnya. Produk kelarutan CaF₂ adalah hasil perkalian konsentrasi ion-ion yang terlibat dalam reaksi. Reaksi pembentukan CaF₂: Produk kelarutan (Kₛₚ) untuk CaF₂ diberikan oleh rumus: Namun, untuk menentukan apakah endapan akan terbentuk atau tidak, kita perlu menghitung nilai , yang merupakan nilai produk kelarutan pada kondisi campuran saat itu: Substitusi nilai konsentrasi yang telah dihitung: Langkah 3: Membandingkan Qₛₚ dengan Kₛₚ Diketahui nilai untuk CaF₂ adalah . Kita membandingkan dengan : Karena , ini menunjukkan bahwa larutan tersebut jenuh dan akan membentuk endapan. Ketika lebih besar dari , maka ion-ion yang ada dalam larutan akan mengendap hingga mencapai kesetimbangan yang sesuai dengan nilai .
-
Soal
Pada suatu percobaan, sebanyak 200 mL larutan HF dengan konsentrasi 0,15 M ditambahkan ke dalam 300 mL larutan Ca(CH₃COO)₂ dengan konsentrasi 0,02 M. Diketahui nilai produk kelarutan (Kₛₚ) untuk CaF₂ adalah 5,3 × 10⁻⁹. Berdasarkan informasi tersebut, kondisi akhir dari campuran larutan tersebut adalah ....
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: A. , terbentuk endapan Penjelasan: Langkah 1: Menghitung Konsentrasi Ion Setelah Pencampuran Setelah larutan HF dan Ca(CH₃COO)₂ dicampurkan, kita perlu menghitung konsentrasi ion-ion yang terlibat dalam pembentukan endapan. - Konsentrasi F⁻ dari HF: Diketahui konsentrasi HF adalah 0,15 M dan volume larutan HF adalah 200 mL (0,2 L). Setelah pencampuran dengan larutan Ca(CH₃COO)₂, volume total larutan menjadi 0,5 L (200 mL + 300 mL = 500 mL). Konsentrasi ion fluorida (F⁻) dapat dihitung menggunakan rumus pengenceran: - Konsentrasi Ca²⁺ dari Ca(CH₃COO)₂: Diketahui konsentrasi Ca(CH₃COO)₂ adalah 0,02 M dan volume larutan tersebut adalah 300 mL (0,3 L). Setelah pencampuran, volume total larutan menjadi 0,5 L. Konsentrasi ion kalsium (Ca²⁺) dapat dihitung menggunakan rumus pengenceran yang sama: Langkah 2: Menghitung Nilai Produk Kelarutan (Qₛₚ) Produk kelarutan (Qₛₚ) untuk senyawa CaF₂ dapat dihitung berdasarkan konsentrasi ion Ca²⁺ dan F⁻ yang sudah dihitung sebelumnya. Produk kelarutan CaF₂ adalah hasil perkalian konsentrasi ion-ion yang terlibat dalam reaksi. Reaksi pembentukan CaF₂: Produk kelarutan (Kₛₚ) untuk CaF₂ diberikan oleh rumus: Namun, untuk menentukan apakah endapan akan terbentuk atau tidak, kita perlu menghitung nilai , yang merupakan nilai produk kelarutan pada kondisi campuran saat itu: Substitusi nilai konsentrasi yang telah dihitung: Langkah 3: Membandingkan Qₛₚ dengan Kₛₚ Diketahui nilai untuk CaF₂ adalah . Kita membandingkan dengan : Karena , ini menunjukkan bahwa larutan tersebut jenuh dan akan membentuk endapan. Ketika lebih besar dari , maka ion-ion yang ada dalam larutan akan mengendap hingga mencapai kesetimbangan yang sesuai dengan nilai .
-
Soal
Di antara senyawa-senyawa berikut, yang memiliki kelarutan terbesar dalam air (dinyatakan dalam satuan mol/L) adalah ....
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: A. Penjelasan: -. Menghitung Kelarutan dari Setiap Senyawa Kelarutan senyawa dalam air dapat dihitung menggunakan nilai (produk kelarutan) yang diberikan pada soal. Nilai ini mengindikasikan sejauh mana senyawa tersebut terlarut dalam air. Semakin besar nilai , semakin besar kelarutan senyawa tersebut. Untuk menghitung kelarutan (s) masing-masing senyawa, kita akan menggunakan rumus dan menyesuaikan dengan persamaan dissosiasi masing-masing senyawa. 1. PbCl₂ (Kₛₚ = 1,6 × 10⁻⁵): Reaksi dissosiasi untuk PbCl₂ adalah: Untuk setiap 1 mol PbCl₂, terbentuk 1 mol Pb²⁺ dan 2 mol Cl⁻. Maka, produk kelarutan (Kₛₚ) untuk PbCl₂ adalah: Substitusikan nilai : = \frac{1,6 1}{4} = 4 1/latex] 2. PbCO₃ (Kₛₚ = 7,4 × 10⁻¹⁴): Reaksi dissosiasi untuk PbCO₃ adalah: Untuk setiap 1 mol PbCO₃, terbentuk 1 mol Pb²⁺ dan 1 mol CO₃²⁻. Maka, produk kelarutan (Kₛₚ) untuk PbCO₃ adalah: Substitusikan nilai : 3. Pb(OH)₂ (Kₛₚ = 1,2 × 10⁻¹⁵): Reaksi dissosiasi untuk Pb(OH)₂ adalah: Untuk setiap 1 mol Pb(OH)₂, terbentuk 1 mol Pb²⁺ dan 2 mol OH⁻. Maka, produk kelarutan (Kₛₚ) untuk Pb(OH)₂ adalah: Substitusikan nilai : 4. Ag₂CrO₄ (Kₛₚ = 2,4 × 10⁻¹²): Reaksi dissosiasi untuk Ag₂CrO₄ adalah: Untuk setiap 1 mol Ag₂CrO₄, terbentuk 2 mol Ag⁺ dan 1 mol CrO₄²⁻. Maka, produk kelarutan (Kₛₚ) untuk Ag₂CrO₄ adalah: Substitusikan nilai : = \frac{2,4 1}{4} = 6 1/latex] 5. Ag₃PO₄ (Kₛₚ = 1,8 × 10⁻⁸): Reaksi dissosiasi untuk Ag₃PO₄ adalah: Untuk setiap 1 mol Ag₃PO₄, terbentuk 3 mol Ag⁺ dan 1 mol PO₄³⁻. Maka, produk kelarutan (Kₛₚ) untuk Ag₃PO₄ adalah: Substitusikan nilai :
-
Soal
Di antara senyawa-senyawa berikut, yang memiliki kelarutan terbesar dalam air (dinyatakan dalam satuan mol/L) adalah ....
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: A. Penjelasan: Menghitung Kelarutan dari Setiap Senyawa Kelarutan senyawa dalam air dapat dihitung menggunakan nilai (produk kelarutan) yang diberikan pada soal. Nilai ini mengindikasikan sejauh mana senyawa tersebut terlarut dalam air. Semakin besar nilai , semakin besar kelarutan senyawa tersebut. Untuk menghitung kelarutan (s) masing-masing senyawa, kita akan menggunakan rumus dan menyesuaikan dengan persamaan dissosiasi masing-masing senyawa. 1. PbCl₂ (Kₛₚ = 1,6 × 10⁻⁵): Reaksi dissosiasi untuk PbCl₂ adalah: Untuk setiap 1 mol PbCl₂, terbentuk 1 mol Pb²⁺ dan 2 mol Cl⁻. Maka, produk kelarutan (Kₛₚ) untuk PbCl₂ adalah: Substitusikan nilai : = \frac{1,6 1}{4} = 4 1/latex] 2. PbCO₃ (Kₛₚ = 7,4 × 10⁻¹⁴): Reaksi dissosiasi untuk PbCO₃ adalah: Untuk setiap 1 mol PbCO₃, terbentuk 1 mol Pb²⁺ dan 1 mol CO₃²⁻. Maka, produk kelarutan (Kₛₚ) untuk PbCO₃ adalah: Substitusikan nilai : 3. Pb(OH)₂ (Kₛₚ = 1,2 × 10⁻¹⁵): Reaksi dissosiasi untuk Pb(OH)₂ adalah: Untuk setiap 1 mol Pb(OH)₂, terbentuk 1 mol Pb²⁺ dan 2 mol OH⁻. Maka, produk kelarutan (Kₛₚ) untuk Pb(OH)₂ adalah: Substitusikan nilai : 4. Ag₂CrO₄ (Kₛₚ = 2,4 × 10⁻¹²): Reaksi dissosiasi untuk Ag₂CrO₄ adalah: Untuk setiap 1 mol Ag₂CrO₄, terbentuk 2 mol Ag⁺ dan 1 mol CrO₄²⁻. Maka, produk kelarutan (Kₛₚ) untuk Ag₂CrO₄ adalah: Substitusikan nilai : = \frac{2,4 1}{4} = 6 1/latex] 5. Ag₃PO₄ (Kₛₚ = 1,8 × 10⁻⁸): Reaksi dissosiasi untuk Ag₃PO₄ adalah: Untuk setiap 1 mol Ag₃PO₄, terbentuk 3 mol Ag⁺ dan 1 mol PO₄³⁻. Maka, produk kelarutan (Kₛₚ) untuk Ag₃PO₄ adalah: Substitusikan nilai :
-
Soal
Diketahui beberapa nilai produk kelarutan (Kₛₚ) dari senyawa-senyawa berikut: - - - - - Berdasarkan data di atas, senyawa mana yang memiliki kelarutan paling rendah dalam air?
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: A. Penjelasan: Produk kelarutan () menunjukkan seberapa mudah suatu senyawa terlarut dalam air. Semakin kecil nilai , semakin sedikit senyawa yang larut, yang berarti senyawa tersebut lebih sukar larut dalam air. Langkah 1: Membandingkan Nilai Senyawa: - - - - - Langkah 2: Menentukan Senyawa yang Paling Sukar Larut: - memiliki nilai terkecil yaitu , yang berarti senyawa ini sangat sukar larut dalam air.
-
Soal
Suatu larutan jenuh yang mengandung AgCl memiliki nilai AgCl = . Jika dalam larutan tersebut ditambahkan NaCl hingga mencapai konsentrasi molar, maka kelarutan AgCl dalam larutan tersebut adalah ....
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: A. . Penjelasan: Langkah 1: Menyusun Reaksi dan Ekspresi Kelarutan AgCl dalam air dapat dinyatakan dengan reaksi dissosiasi: Dengan AgCl yang diberikan adalah . Ekspresi untuk adalah: Pada awalnya, kita tidak tahu konsentrasi ion dan dalam larutan. Tetapi kita tahu bahwa ketika NaCl ditambahkan ke dalam larutan, ion yang berasal dari NaCl akan meningkatkan konsentrasi di dalam larutan. Langkah 2: Efek Ion Bersama dan Pengaruh Penambahan NaCl Ketika NaCl ditambahkan ke dalam larutan, konsentrasi ion bertambah menjadi karena NaCl sepenuhnya terionisasi menjadi dan . Oleh karena itu, kita bisa menggantikan konsentrasi dalam ekspresi dengan , sehingga: Langkah 3: Menyelesaikan untuk Konsentrasi Diketahui bahwa , maka kita substitusikan nilai-nilai yang sudah diketahui ke dalam persamaan: Sekarang kita dapat menyelesaikan untuk :
-
Soal
Suatu larutan jenuh yang mengandung AgCl memiliki nilai AgCl = . Jika dalam larutan tersebut ditambahkan NaCl hingga mencapai konsentrasi molar, maka kelarutan AgCl dalam larutan tersebut adalah ....
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: A. . Penjelasan: Langkah 1: Menyusun Reaksi dan Ekspresi Kelarutan AgCl dalam air dapat dinyatakan dengan reaksi dissosiasi: Dengan AgCl yang diberikan adalah . Ekspresi untuk adalah: Pada awalnya, kita tidak tahu konsentrasi ion dan dalam larutan. Tetapi kita tahu bahwa ketika NaCl ditambahkan ke dalam larutan, ion yang berasal dari NaCl akan meningkatkan konsentrasi di dalam larutan. Langkah 2: Efek Ion Bersama dan Pengaruh Penambahan NaCl Ketika NaCl ditambahkan ke dalam larutan, konsentrasi ion bertambah menjadi karena NaCl sepenuhnya terionisasi menjadi dan . Oleh karena itu, kita bisa menggantikan konsentrasi dalam ekspresi dengan , sehingga: Langkah 3: Menyelesaikan untuk Konsentrasi Diketahui bahwa , maka kita substitusikan nilai-nilai yang sudah diketahui ke dalam persamaan: Sekarang kita dapat menyelesaikan untuk :
-
Soal
Apakah akan terbentuk endapan jika 100 mL larutan dengan konsentrasi dicampurkan dengan 400 mL larutan yang memiliki konsentrasi ? Diketahui bahwa nilai untuk adalah .
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: A. Endapan terbentuk. Penjelasan: Langkah 1: Menyusun Reaksi dan Ekspresi Senyawa akan terdisosiasi dalam air sebagai berikut: Dengan nilai untuk yang diketahui adalah , maka ekspresi untuk adalah: Tujuan kita adalah untuk menentukan apakah endapan terbentuk setelah pencampuran dua larutan. Langkah 2: Menghitung Konsentrasi Ion Setelah Pencampuran Setelah kedua larutan dicampurkan, volume total larutan menjadi: Konsentrasi setelah pencampuran: Konsentrasi ion dari larutan adalah dan volume larutan yang digunakan adalah 100 mL (0,1 L). Setelah pencampuran, konsentrasi akan berkurang karena volume total bertambah. Konsentrasi ion setelah pencampuran adalah: Konsentrasi setelah pencampuran: Konsentrasi ion dari larutan adalah dan volume larutan yang digunakan adalah 400 mL (0,4 L). Setelah pencampuran, konsentrasi akan berkurang karena volume total bertambah. Konsentrasi ion setelah pencampuran adalah: Langkah 3: Menghitung Qsp Produk kelarutan untuk adalah: Langkah 4: Membandingkan Qsp dengan Ksp Diketahui bahwa . - Jika , maka endapan akan terbentuk. - Jika , maka tidak akan terbentuk endapan. Karena dan , kita dapat menyimpulkan bahwa: Karena , maka endapan akan terbentuk.
-
Soal
Diketahui bahwa nilai untuk pada suhu 25°C adalah . Berdasarkan informasi ini, tentukan kelarutan molar pada suhu 25°C!
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: A. . Penjelasan: Langkah 1: Menyusun Reaksi dan Ekspresi Senyawa akan terdisosiasi dalam air sebagai berikut: Dari persamaan reaksi ini, dapat kita lihat bahwa setiap 1 mol yang terdisosiasi akan menghasilkan 2 mol ion dan 1 mol ion . Diketahui bahwa untuk adalah , maka kita dapat menuliskan ekspresi untuk : Misalkan kelarutan adalah , maka: - Konsentrasi ion adalah , karena setiap 1 mol menghasilkan 2 ion . - Konsentrasi ion adalah , karena setiap 1 mol menghasilkan 1 ion . Substitusi ke dalam ekspresi : Langkah 2: Menyelesaikan untuk Diketahui bahwa , maka: Maka kita dapat menghitung nilai sebagai berikut:
-
Soal
Diketahui bahwa nilai untuk pada suhu 25°C adalah . Berdasarkan informasi tersebut, tentukan kelarutan molar dalam air pada suhu 25°C! Selain itu, jika larutan tersebut dicampurkan dengan yang memiliki konsentrasi 0,15 mol/L, berapa kelarutan yang terjadi dalam larutan tersebut? Asumsikan bahwa penambahan tidak mempengaruhi volume larutan.
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: B. Penjelasan: a. Kelarutan dalam air: Senyawa terdisosiasi dalam air menurut reaksi: Dari reaksi tersebut, kita dapat menuliskan ekspresi untuk sebagai: Misalkan kelarutan dalam air adalah , maka: - Konsentrasi ion adalah . - Konsentrasi ion adalah . Sehingga, ekspresi untuk menjadi: Dengan nilai , kita dapat menghitung kelarutan : Jadi, kelarutan dalam air pada suhu 25°C adalah . b. Kelarutan dalam larutan yang mengandung : Ketika larutan yang mengandung ditambahkan ke dalam larutan , ion yang sudah ada akan meningkatkan konsentrasi ion dalam larutan. Hal ini menyebabkan kesetimbangan bergerak ke arah kiri dan mengurangi kelarutan karena efek ion bersama. Konsentrasi dari adalah 0,15 M. Sehingga, konsentrasi total dalam larutan akan menjadi , di mana adalah kelarutan . Ekspresi untuk setelah penambahan adalah: Karena jauh lebih besar dari , kita dapat menganggap bahwa . Sehingga ekspresi untuk menjadi: Dengan , kita substitusikan nilai tersebut: Jadi, kelarutan dalam larutan yang mengandung 0,15 M adalah .
-
Soal
Diketahui bahwa konsentrasi dalam larutan jenuh adalah . Berdasarkan informasi ini, tentukan hasil kali kelarutan dalam larutan jenuh tersebut!
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: A. . Penjelasan: Langkah 1: Menyusun Reaksi Disosiasi Reaksi disosiasi dalam air adalah sebagai berikut: Untuk setiap 1 mol yang terlarut, akan menghasilkan 1 mol ion dan 2 mol ion . Langkah 2: Menentukan Konsentrasi Ion-ion yang Terbentuk Misalkan kelarutan adalah , maka: - Konsentrasi ion adalah . - Konsentrasi ion adalah . Diketahui bahwa konsentrasi ion dalam larutan jenuh adalah , maka: Langkah 3: Menghitung Hasil Kali Kelarutan Produk kelarutan untuk adalah: Substitusi nilai konsentrasi:
-
Soal
Jika kelarutan dalam air adalah mol/L, tentukan nilai dari garam ini!
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: B. Penjelasan: Senyawa terdisosiasi dalam air sebagai berikut: Dari reaksi disosiasi ini, setiap 1 mol yang terlarut menghasilkan: - 1 mol - 2 mol Langkah 2: Menyusun Ekspresi Jika kelarutan dalam air adalah mol/L, maka: - Konsentrasi ion adalah mol/L - Konsentrasi ion adalah mol/L Sehingga ekspresi untuk adalah: Substitusi nilai konsentrasi ion-ion yang dihasilkan:
-
Soal
Jika kelarutan dalam air adalah , tentukan kelarutan dalam larutan 0,1 M! (Perhatikan bahwa penambahan mengandung ion yang akan menggeser kesetimbangan disosiasi sesuai dengan efek ion bersama).
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: B. Penjelasan: Langkah 1: Menyusun Reaksi Disosiasi untuk Senyawa terdisosiasi dalam air sesuai dengan persamaan berikut: Kita dapat menulis ekspresi untuk senyawa berdasarkan reaksi disosiasi tersebut: Misalkan kelarutan dalam air adalah , maka: - Konsentrasi ion adalah - Konsentrasi ion adalah Sehingga kita dapat menghitung nilai untuk larutan jenuh dalam air: Diketahui bahwa kelarutan dalam air adalah , maka: Langkah 2: Menghitung Kelarutan dalam Larutan 0,1 M Sekarang, kita akan menghitung kelarutan dalam larutan yang mengandung 0,1 M. Penambahan ke dalam larutan meningkatkan konsentrasi ion , yang akan menggeser kesetimbangan reaksi disosiasi ke arah kiri, mengurangi kelarutan karena efek ion bersama. Konsentrasi ion dari adalah 0,1 M. Sehingga konsentrasi total ion dalam larutan akan menjadi , di mana adalah kelarutan yang baru. Namun, karena M jauh lebih besar dari , kita dapat menganggap bahwa . Konsentrasi ion yang terbentuk dari disosiasi adalah . Ekspresi untuk setelah penambahan adalah: Dengan , kita dapat menyelesaikan untuk :
Gratis — tolong sebarkan
Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.
Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya → Ilmu yang bermanfaatBagikan ke WhatsApp