Fitri Learning

LatihanKimia SMA Kelas 11

Bab 11: Sistem Koloid

Kimia SMA Kelas 11 · 25 soal · bagian 1 dari 2

  1. Soal

    Larutan adalah hasil pencampuran dua zat atau lebih yang membentuk campuran homogen, yaitu campuran yang komponen-komponennya tidak terlihat terpisah dan tersebar merata. Salah satu contoh dari larutan adalah ketika garam dimasukkan ke dalam air. Garam tersebut akan larut dalam air sehingga membentuk larutan yang tidak terpisahkan oleh mata. Selain itu, terdapat berbagai macam contoh campuran lainnya yang dapat dihasilkan, seperti campuran antara susu dan air atau minyak dengan air, namun tidak semua campuran tersebut bisa disebut larutan. Oleh karena itu, kita diminta untuk menentukan contoh campuran yang merupakan larutan dalam konteks ini adalah ...

    Lihat pembahasan

    Jawaban Benar: D. Campuran garam dengan air Penjelasan: Larutan terbentuk ketika zat terlarut dapat tercampur dengan baik dan terdistribusi secara merata di dalam pelarut. Dalam hal ini, garam (NaCl) dapat larut sempurna dalam air karena air adalah pelarut polar yang mampu memecah ikatan antar molekul garam, sehingga menghasilkan larutan homogen. Sebaliknya, campuran seperti pasir dengan air atau minyak dengan air tidak membentuk larutan karena zat-zat tersebut tidak larut dalam air, tetapi lebih membentuk suspensi atau emulsi.

  2. Soal

    Dobawah ini yang merupakan contoh dari larutan adalah...

    Lihat pembahasan

    Jawaban Benar: D. Campuran garam dengan air Penjelasan: Larutan terbentuk ketika zat terlarut dapat tercampur dengan baik dan terdistribusi secara merata di dalam pelarut. Dalam hal ini, garam (NaCl) dapat larut sempurna dalam air karena air adalah pelarut polar yang mampu memecah ikatan antar molekul garam, sehingga menghasilkan larutan homogen. Sebaliknya, campuran seperti pasir dengan air atau minyak dengan air tidak membentuk larutan karena zat-zat tersebut tidak larut dalam air, tetapi lebih membentuk suspensi atau emulsi.

  3. Soal

    Di bawah ini yang merupakan contoh dari larutan adalah...

    Lihat pembahasan

    Jawaban Benar: D. Campuran garam dengan air Penjelasan: Larutan terbentuk ketika zat terlarut dapat tercampur dengan baik dan terdistribusi secara merata di dalam pelarut. Dalam hal ini, garam (NaCl) dapat larut sempurna dalam air karena air adalah pelarut polar yang mampu memecah ikatan antar molekul garam, sehingga menghasilkan larutan homogen. Sebaliknya, campuran seperti pasir dengan air atau minyak dengan air tidak membentuk larutan karena zat-zat tersebut tidak larut dalam air, tetapi lebih membentuk suspensi atau emulsi.

  4. Soal

    Salah satu jenis campuran yang dapat ditemukan di dalam kehidupan sehari-hari adalah suspensi. Suspensi merupakan campuran antara dua zat di mana salah satu zat terlarut dalam bentuk partikel yang sangat kecil namun masih dapat terlihat dengan mata telanjang dan dapat mengendap setelah dibiarkan dalam waktu tertentu. Misalnya, jika kita mencampurkan pasir ke dalam air, partikel pasir tersebut tidak dapat larut dalam air, tetapi lebih menyerupai suspensi karena dapat terlihat dengan jelas dan dapat mengendap di dasar wadah. Berikut ini adalah beberapa contoh campuran yang dapat dikategorikan dalam sistem suspensi, yang salah satunya adalah ….

    Lihat pembahasan

    Jawaban Benar: C. Campuran pasir dengan air Penjelasan: Sistem suspensi adalah jenis campuran di mana partikel zat terlarut cukup besar dan tidak dapat larut dalam medium pelarutnya, sehingga dapat terlihat dengan jelas dan cenderung mengendap setelah beberapa waktu. Pada pilihan ini, campuran pasir dengan air adalah contoh suspensi karena partikel pasir tidak larut dalam air dan dapat mengendap di dasar wadah setelah dibiarkan beberapa waktu.

  5. Soal

    Dalam sistem koloid, terdapat dua fase yang membentuk campuran tersebut, yaitu fase yang tersebar dalam medium dan fase yang menjadi medium pendispersi. Fase yang terdapat dalam medium pendispersi ini disebut dengan istilah tertentu, yang memiliki peran dalam mendefinisikan sistem koloid. Pertanyaannya adalah, dalam sistem koloid, fase yang tersebar di dalam medium pendispersi ini disebut ….

    Lihat pembahasan

    Jawaban Benar: D. Zat terdispersi Penjelasan: Dalam sistem koloid, zat yang tersebar dalam medium pendispersi disebut zat terdispersi. Zat terdispersi ini berupa partikel-partikel kecil yang tersebar merata dalam medium lainnya, namun tidak larut sepenuhnya. Contoh umum dari zat terdispersi adalah partikel zat yang terdapat dalam susu atau air laut, di mana partikel-partikel tersebut tidak dapat disaring atau diselesaikan dalam medium secara sepenuhnya.

  6. Soal

    Berikut ini terdapat beberapa contoh campuran yang beragam, dan salah satu di antaranya adalah sistem koloid. Sistem koloid sendiri adalah campuran di mana partikel zat yang satu tersebar di dalam medium lainnya, dengan ukuran partikel yang sangat kecil. Pertanyaannya adalah, di antara pilihan yang ada, manakah yang termasuk sebagai contoh sistem koloid?

    Lihat pembahasan

    Jawaban Benar: D. Santan Penjelasan: Santan adalah contoh dari sistem koloid, di mana partikel-partikel lemak atau minyak yang sangat kecil tersebar dalam air. Pada sistem koloid, ukuran partikel zat yang terdispersi berada pada kisaran antara 1 nm hingga 1 μm, dan partikel tersebut tidak dapat disaring atau diselesaikan dengan cara biasa. - Sirup termasuk larutan homogen, bukan koloid, karena zat terlarutnya larut sepenuhnya dalam air. - Udara adalah contoh campuran gas-gas yang membentuk larutan homogen, bukan sistem koloid. - Bensin juga merupakan campuran homogen, bukan koloid, karena zat-zat dalam bensin larut sempurna. - Air garam adalah larutan homogen antara garam dan air, bukan koloid.

  7. Soal

    Sistem koloid adalah jenis campuran yang memiliki karakteristik tertentu. Dalam sistem ini, terdapat dua fase yang berbeda, di mana salah satunya tersebar di dalam medium yang lainnya. Fase yang tersebar disebut sebagai fase terdispersi, sementara medium yang digunakan untuk menyalurkan fase terdispersi disebut sebagai medium pendispersi. Dalam sistem koloid, partikel-partikel yang tersebar memiliki ukuran yang cukup kecil dan tidak dapat disaring dengan mudah. Pilihlah pernyataan yang benar mengenai sistem koloid.

    Lihat pembahasan

    Jawaban Benar: D. Sistem koloid merupakan campuran heterogen yang tersusun dari zat terdispersi dan medium pendispersi. Penjelasan: Sistem koloid adalah campuran heterogen yang terdiri dari dua fase, yaitu fase terdispersi dan medium pendispersi. Fase terdispersi terdiri dari partikel-partikel kecil yang tersebar dalam medium pendispersi. Ukuran partikel pada sistem koloid biasanya berada dalam kisaran 1 nm hingga 1 μm dan tidak dapat disaring menggunakan filter biasa.

  8. Soal

    Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut: • Termasuk campuran heterogen. • Bersifat tidak stabil. • Memiliki ukuran partikel sebesar 1 - 100 nm. • Dapat disaring dengan penyaring biasa. Ciri-ciri koloid ditunjukkan oleh nomor ....

    Lihat pembahasan

    Jawaban Benar: B 1 dan 3 Penjelasan: 1. Pernyataan 1 benar karena sistem koloid merupakan campuran heterogen yang tampak homogen secara visual namun masih memiliki dua fase (terdispersi dan pendispersi). 2. Pernyataan 2 salah, karena sistem koloid biasanya stabil dalam jangka waktu tertentu dan tidak mudah mengendap, meskipun beberapa faktor bisa mempengaruhi kestabilannya. 3. Pernyataan 3 benar, ukuran partikel dalam sistem koloid berkisar antara 1 - 100 nm, yang memberi karakteristik tertentu pada koloid. 4. Pernyataan 4 salah, karena sistem koloid tidak dapat disaring menggunakan penyaring biasa karena partikel-partikel dalam koloid sangat kecil dan bisa melewati penyaring biasa.

  9. Soal

    Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut: • Termasuk campuran heterogen. • Bersifat tidak stabil. • Memiliki ukuran partikel sebesar 1 - 100 nm. • Dapat disaring dengan penyaring biasa. Ciri-ciri koloid ditunjukkan oleh nomor ....

    Lihat pembahasan

    Jawaban Benar: B. 1 dan 3 Penjelasan: 1. Pernyataan 1 benar karena sistem koloid merupakan campuran heterogen yang tampak homogen secara visual namun masih memiliki dua fase (terdispersi dan pendispersi). 2. Pernyataan 2 salah, karena sistem koloid biasanya stabil dalam jangka waktu tertentu dan tidak mudah mengendap, meskipun beberapa faktor bisa mempengaruhi kestabilannya. 3. Pernyataan 3 benar, ukuran partikel dalam sistem koloid berkisar antara 1 - 100 nm, yang memberi karakteristik tertentu pada koloid. 4. Pernyataan 4 salah, karena sistem koloid tidak dapat disaring menggunakan penyaring biasa karena partikel-partikel dalam koloid sangat kecil dan bisa melewati penyaring biasa.

  10. Soal

    Sifat dari suatu suspensi yang dapat digunakan untuk membedakannya dengan sistem koloid atau larutan adalah sebagai berikut: • Suspensi merupakan campuran heterogen, yang berarti suspensi terdiri dari dua fase yang berbeda. Salah satu fase berbentuk partikel padat yang terdispersi dalam fase cair. • Suspensi bersifat tidak stabil karena partikel padat yang terdispersi dalam cairan cenderung mengendap setelah beberapa waktu. • Suspensi memiliki ukuran partikel yang lebih besar dari sistem koloid, yaitu lebih besar dari 100 nm, sehingga partikel tersebut dapat diamati dengan mikroskop. • Suspensi dapat disaring dengan penyaring biasa, karena partikel-partikel padat dalam suspensi cukup besar untuk terperangkap oleh penyaring. Berdasarkan sifat-sifat tersebut, ciri-ciri suspensi dapat ditunjukkan oleh nomor ....

    Lihat pembahasan

    Jawaban Benar: E (1), (2), (3), dan (4) Penjelasan: 1. Pernyataan 1: Benar, suspensi merupakan campuran heterogen yang memiliki dua fase yang jelas, yaitu fase padat yang terdispersi dalam fase cair. Hal ini menunjukkan sifat heterogen pada suspensi. 2. Pernyataan 2: Benar, suspensi cenderung tidak stabil karena partikel-partikel padat yang terdispersi dapat mengendap seiring waktu. Ini adalah salah satu ciri khas suspensi. 3. Pernyataan 3: Benar, ukuran partikel dalam suspensi lebih besar dari 100 nm. Oleh karena itu, suspensi memiliki partikel yang cukup besar untuk terlihat dengan mikroskop biasa. 4. Pernyataan 4: Benar, karena partikel-partikel dalam suspensi cukup besar, suspensi dapat disaring dengan menggunakan penyaring biasa. Penyaring ini bisa memisahkan partikel padat dari fase cair.

  11. Soal

    Sifat dari suatu suspensi yang dapat digunakan untuk membedakannya dengan sistem koloid atau larutan adalah sebagai berikut: • Suspensi merupakan campuran heterogen, yang berarti suspensi terdiri dari dua fase yang berbeda. Salah satu fase berbentuk partikel padat yang terdispersi dalam fase cair. • Suspensi bersifat tidak stabil karena partikel padat yang terdispersi dalam cairan cenderung mengendap setelah beberapa waktu. • Suspensi memiliki ukuran partikel yang lebih besar dari sistem koloid, yaitu lebih besar dari 100 nm, sehingga partikel tersebut dapat diamati dengan mikroskop. • Suspensi dapat disaring dengan penyaring biasa, karena partikel-partikel padat dalam suspensi cukup besar untuk terperangkap oleh penyaring. Berdasarkan sifat-sifat tersebut, ciri-ciri suspensi dapat ditunjukkan oleh nomor ....

    Lihat pembahasan

    Jawaban Benar: E. (1), (2), (3), dan (4) Penjelasan: 1. Pernyataan 1: Benar, suspensi merupakan campuran heterogen yang memiliki dua fase yang jelas, yaitu fase padat yang terdispersi dalam fase cair. Hal ini menunjukkan sifat heterogen pada suspensi. 2. Pernyataan 2: Benar, suspensi cenderung tidak stabil karena partikel-partikel padat yang terdispersi dapat mengendap seiring waktu. Ini adalah salah satu ciri khas suspensi. 3. Pernyataan 3: Benar, ukuran partikel dalam suspensi lebih besar dari 100 nm. Oleh karena itu, suspensi memiliki partikel yang cukup besar untuk terlihat dengan mikroskop biasa. 4. Pernyataan 4: Benar, karena partikel-partikel dalam suspensi cukup besar, suspensi dapat disaring dengan menggunakan penyaring biasa. Penyaring ini bisa memisahkan partikel padat dari fase cair.

  12. Soal

    Dalam sistem koloid, terdapat berbagai jenis dispersinya yang memiliki perbedaan dalam fase pendispersi dan fase terdispersi. Salah satu contoh sistem dispersi koloid adalah yang medium pendispersi berupa cairan, dan fase terdispersinya berupa padatan. Dalam hal ini, jenis sistem koloid ini memiliki ciri khas tertentu yang membedakannya dari sistem koloid lainnya. Oleh karena itu, sistem dispersi koloid ini disebut dengan ....

    Lihat pembahasan

    Jawaban Benar: A. Sol Penjelasan: Sistem dispersi koloid yang memiliki medium pendispersi cair dan fase terdispersinya padat disebut sebagai sol. Sol adalah sistem koloid yang memiliki partikel padat yang terdispersi dalam cairan. Contohnya adalah tinta, cat, atau darah. Partikel padat dalam sol cukup kecil untuk tetap terdispersi dalam cairan, tetapi cukup besar untuk tidak larut sepenuhnya dalam cairan.

  13. Soal

    Keju merupakan contoh dari sistem dispersi koloid yang memiliki sifat khas dalam pembentukannya. Dalam sistem ini, medium pendispersi berupa cairan, sedangkan fase terdispersinya berupa zat padat. Keju adalah salah satu contoh sistem dispersi koloid yang termasuk dalam kategori di mana cairan berfungsi sebagai medium pendispersinya dan padatan sebagai fase terdispersi. Berdasarkan penjelasan tersebut, jenis sistem dispersi koloid yang sesuai untuk menggambarkan keju adalah ....

    Lihat pembahasan

    Jawaban Benar: D. Zat cair dalam zat padat Penjelasan: Keju termasuk dalam kategori zat cair dalam zat padat dalam sistem koloid. Keju terdiri dari padatan (proteinnya) yang terdispersi dalam medium cair (air dan lemak). Sistem ini sering disebut sebagai gel atau sol, tergantung pada konsistensinya.

  14. Soal

    Sistem dispersi koloid terdiri dari dua fase yang terpisah, yaitu fase terdispersi dan medium pendispersinya. Jika zat terdispersi dan medium pendispersinya memiliki fase yang sama, maka sistem tersebut disebut sebagai sol padat. Sol padat merupakan jenis sistem koloid yang di dalamnya baik zat terdispersi maupun medium pendispersinya keduanya berbentuk padat. Berdasarkan penjelasan tersebut, jenis sistem dispersi koloid yang memiliki zat terdispersi dan medium pendispersinya sama-sama berfase padat adalah ....

    Lihat pembahasan

    Jawaban Benar: D. Sol padat Penjelasan: Sistem koloid dapat diklasifikasikan berdasarkan keadaan fisik dari zat terdispersi dan medium pendispersinya. Dalam hal ini, jika kedua fase tersebut berupa padat, maka sistem tersebut dikenal dengan istilah sol padat. Sol padat adalah jenis sistem koloid di mana padatan terdispersi dalam bentuk padat, seperti dalam sistem gel padat.

  15. Soal

    Sistem dispersi koloid memiliki dua komponen utama, yaitu zat terdispersi dan medium pendispersinya. Jika zat terdispersi dalam sistem tersebut berbentuk cair dan medium pendispersinya berupa gas, maka jenis sistem dispersi koloid ini dapat dikategorikan sebagai salah satu jenis sistem yang memiliki karakteristik tersebut. Berdasarkan informasi ini, sistem dispersi koloid yang memiliki zat terdispersi cair dan medium pendispersinya gas disebut ....

    Lihat pembahasan

    Jawaban Benar: C. Aerosol Penjelasan: Sistem dispersi koloid dibedakan berdasarkan keadaan fisik zat terdispersi dan medium pendispersinya. Jika zat terdispersi berupa cairan dan medium pendispersinya berupa gas, maka sistem tersebut dikenal sebagai aerosol. Contoh dari sistem aerosol adalah kabut atau semprotan yang mengandung partikel cair yang terdispersi dalam udara (gas).

  16. Soal

    Eksudat hutan merupakan sistem dispersi koloid yang memiliki karakteristik di mana zat terdispersi berupa cairan dan medium pendispersinya adalah gas. Oleh karena itu, sistem dispersi koloid yang dimaksud dalam soal ini adalah ....

    Lihat pembahasan

    Jawaban Benar: C. Zat cair dalam gas Penjelasan: Eksudat hutan, yang merupakan hasil penguapan dari tanaman atau pohon, biasanya terdiri dari tetesan cair yang tersebar di udara. Ini termasuk dalam kategori sistem dispersi koloid dengan zat cair dalam gas, yang secara ilmiah dikenal sebagai aerosol cair.

  17. Soal

    Sistem dispersi koloid yang memiliki karakteristik di mana zat terdispersi dan medium pendispersinya keduanya berfase cair disebut sebagai ....

    Lihat pembahasan

    Jawaban Benar: C. Emulsi Penjelasan: - Emulsi adalah sistem dispersi koloid di mana zat terdispersi (biasanya cairan) tersebar dalam medium pendispersi yang juga berupa cairan. Contohnya adalah campuran minyak dan air, yang merupakan contoh klasik dari emulsi.

  18. Soal

    Sistem dispersi koloid yang memiliki karakteristik di mana zat terdispersi dan medium pendispersinya keduanya berfase cair disebut sebagai ....

    Lihat pembahasan

    Jawaban Benar: C. Emulsi Penjelasan: Emulsi adalah sistem dispersi koloid di mana zat terdispersi (biasanya cairan) tersebar dalam medium pendispersi yang juga berupa cairan. Contohnya adalah campuran minyak dan air, yang merupakan contoh klasik dari emulsi.

  19. Soal

    Sistem dispersi koloid yang memiliki karakteristik sebagai tipe buih padat adalah ....

    Lihat pembahasan

    Jawaban Benar: A. Roti Penjelasan: Buih padat adalah sistem koloid di mana zat terdispersi berupa gas dan medium pendispersinya adalah padatan. Dalam hal ini, roti adalah contoh dari koloid tipe buih padat, karena roti mengandung banyak gelembung udara (gas) yang tersebar di dalam adonan padatnya.

  20. Soal

    Partikel koloid memiliki kemampuan untuk menghamburkan berkas cahaya. Sifat dari koloid yang dimaksud adalah ....

    Lihat pembahasan

    Jawaban Benar: C. Efek Tyndall Penjelasan: Sifat koloid yang dapat menghamburkan cahaya dikenal dengan istilah efek Tyndall. Hal ini terjadi ketika cahaya mengenai partikel koloid yang ukurannya cukup besar, dan partikel tersebut akan menyebarkan cahaya. Efek ini digunakan dalam banyak pengamatan koloid, seperti ketika kita melihat cahaya yang melalui udara yang mengandung debu atau kabut.

  21. Soal

    Gerak acak (zig-zag) partikel merupakan salah satu sifat koloid yang biasa disebut dengan ....

    Lihat pembahasan

    Jawaban Benar: A. Gerak Brown Penjelasan: Gerak acak atau zig-zag yang dilakukan oleh partikel dalam koloid dikenal dengan gerak Brown. Fenomena ini pertama kali diamati oleh Robert Brown, seorang ilmuwan asal Skotlandia, pada tahun 1827. Gerak ini disebabkan oleh tumbukan partikel koloid dengan molekul pelarut, yang menyebabkan partikel bergerak secara acak.

  22. Soal

    Partikel yang memiliki efek Tyndall adalah .... • Larutan garam • Air kopi • Larutan gula • Koloid susu

    Lihat pembahasan

    Jawaban Benar: D. (4) saja Penjelasan: Efek Tyndall adalah fenomena penghamburan cahaya oleh partikel-partikel koloid dalam medium. Efek ini hanya dapat diamati pada sistem koloid, di mana partikel-partikel terdispersi cukup besar untuk menghamburkan cahaya, tetapi cukup kecil untuk tetap terdispersi dalam medium. Mari kita analisis pilihan yang ada: - Larutan garam (1) dan Larutan gula (3) merupakan larutan nyata, di mana partikel-partikel terlarut berada dalam bentuk ion atau molekul yang sangat kecil, sehingga tidak dapat menghasilkan efek Tyndall. - Air kopi (2) adalah contoh dari koloid, karena mengandung partikel-partikel padat terdispersi dalam air yang cukup besar untuk menghamburkan cahaya, sehingga dapat memperlihatkan efek Tyndall. - Koloid susu (4) adalah sistem koloid yang juga menunjukkan efek Tyndall dengan jelas karena partikel-partikel terdispersinya cukup besar untuk menghamburkan cahaya.

  23. Soal

    Proses penyerapan suatu zat oleh zat lain di mana zat yang diserap masuk ke bagian dalam zat penyerap disebut ....

    Lihat pembahasan

    Jawaban Benar: B. Adsorpsi Penjelasan: - Adsorpsi adalah proses penyerapan suatu zat pada permukaan zat lain, dimana molekul atau partikel dari zat yang diserap menempel pada permukaan zat penyerap. Proses ini biasanya terjadi pada permukaan yang sangat luas, seperti karbon aktif yang menyerap gas atau zat lain yang menempel pada permukaan material tersebut. - Absorpsi (A) adalah proses penyerapan zat di mana zat yang diserap masuk ke dalam zat penyerap (misalnya air yang diserap oleh spons). Dalam absorpsi, zat yang diserap akan memasuki seluruh struktur zat penyerap.

  24. Soal

    Proses penyerapan suatu zat oleh zat lain di mana zat yang diserap masuk ke bagian dalam zat penyerap disebut ....

    Lihat pembahasan

    Jawaban Benar: A. Absorpsi Penjelasan: Absorpsi adalah proses di mana suatu zat diserap atau masuk ke dalam zat lain, sering kali ke dalam ruang-ruang pori atau struktur internal zat penyerap. Berbeda dengan adsorpsi, yang melibatkan penempelan zat pada permukaan zat penyerap. Absorpsi terjadi ketika zat yang diserap memasuki bagian dalam zat penyerap.

  25. Soal

    Pemberian tawas pada proses pengolahan air minum bertujuan untuk ....

    Lihat pembahasan

    Jawaban Benar: E. Mengendapkan partikel koloid agar air menjadi jernih Penjelasan: - Tawas adalah salah satu bahan kimia yang digunakan dalam proses koagulasi, yang berfungsi untuk mengendapkan partikel koloid yang ada dalam air. Proses ini bertujuan untuk mengumpulkan partikel-partikel kecil yang mengotori air, sehingga air dapat menjadi lebih jernih.

Gratis — tolong sebarkan

Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.

Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya →