Fitri Learning

LatihanSosiologi SMA Kelas 11

Bab 2: Munculnya Persoalan Sosial akibat Pengelompokan Sosial

Sosiologi SMA Kelas 11 · 17 soal · bagian 4 dari 4

  1. Soal

    Di sebuah kota industri, tingkat pencemaran udara meningkat drastis, menyebabkan meningkatnya penyakit pernapasan. Sebuah penelitian ingin mengevaluasi efektivitas kebijakan pengurangan emisi pabrik dalam menurunkan pencemaran udara. Metode penelitian yang paling tepat untuk kasus ini adalah...

    Lihat pembahasan

    Jawaban: c. Analisis data statistik memungkinkan evaluasi langsung dampak kebijakan. Pembahasan: Evaluasi efektivitas kebijakan pengurangan emisi pabrik membutuhkan data kuantitatif yang dapat menunjukkan perubahan tingkat emisi secara jelas sebelum dan setelah kebijakan diterapkan. Analisis data statistik adalah metode yang paling tepat untuk mengevaluasi hasil kebijakan tersebut. Data statistik memberikan bukti kuantitatif tentang tingkat emisi, yang dapat dibandingkan sebelum dan sesudah kebijakan diberlakukan. Ini memungkinkan peneliti untuk mengevaluasi apakah kebijakan tersebut efektif dalam mengurangi pencemaran udara. Hasil analisis data statistik dapat digunakan sebagai dasar untuk memperbaiki kebijakan atau menentukan langkah selanjutnya. Dengan fokus pada tingkat emisi, penelitian ini langsung mengevaluasi dampak kebijakan pada masalah utama, yaitu pencemaran udara. Jawaban c paling sesuai karena berfokus pada pengukuran dampak kebijakan melalui data statistik, yang merupakan cara objektif untuk mengevaluasi efektivitas kebijakan.

  2. Soal

    Di sebuah kota industri, tingkat pencemaran udara meningkat drastis, menyebabkan meningkatnya penyakit pernapasan. Sebuah penelitian ingin mengevaluasi efektivitas kebijakan pengurangan emisi pabrik dalam menurunkan pencemaran udara. Metode penelitian yang paling tepat untuk kasus ini adalah...

    Lihat pembahasan

    Jawaban: c. Analisis data statistik tentang tingkat emisi sebelum dan sesudah kebijakan diterapkan. Pembahasan: Evaluasi efektivitas kebijakan pengurangan emisi pabrik membutuhkan data kuantitatif yang dapat menunjukkan perubahan tingkat emisi secara jelas sebelum dan setelah kebijakan diterapkan. Analisis data statistik adalah metode yang paling tepat untuk mengevaluasi hasil kebijakan tersebut. Data statistik memberikan bukti kuantitatif tentang tingkat emisi, yang dapat dibandingkan sebelum dan sesudah kebijakan diberlakukan. Ini memungkinkan peneliti untuk mengevaluasi apakah kebijakan tersebut efektif dalam mengurangi pencemaran udara. Hasil analisis data statistik dapat digunakan sebagai dasar untuk memperbaiki kebijakan atau menentukan langkah selanjutnya. Dengan fokus pada tingkat emisi, penelitian ini langsung mengevaluasi dampak kebijakan pada masalah utama, yaitu pencemaran udara. Jawaban c paling sesuai karena berfokus pada pengukuran dampak kebijakan melalui data statistik, yang merupakan cara objektif untuk mengevaluasi efektivitas kebijakan.

  3. Soal

    Dalam penelitian kuantitatif, pemilihan sampel yang representatif sangat penting untuk...

    Lihat pembahasan

    Pembahasan: Jawaban: a. Representasi sampel adalah kunci untuk generalisasi hasil penelitian. Jawaban lain dieliminasi karena: b: Analisis data tidak terkait langsung dengan representasi sampel. c: Waktu pengumpulan data tidak selalu dipengaruhi oleh representasi. d: Relevansi penelitian lebih terkait dengan desain penelitian. e: Validitas dan reliabilitas adalah hasil, bukan tujuan representasi sampel.

  4. Soal

    Dalam penelitian kuantitatif, pemilihan sampel yang representatif sangat penting untuk...

    Lihat pembahasan

    Jawaban: a. Representasi sampel adalah kunci untuk generalisasi hasil penelitian. Pembahasan: Dalam penelitian kuantitatif, pemilihan sampel yang representatif sangat penting karena sampel ini menjadi wakil dari seluruh populasi yang diteliti. Jika sampel tidak representatif, hasil penelitian tidak dapat digeneralisasi atau diaplikasikan pada populasi yang lebih luas. Sampel yang representatif mencerminkan karakteristik populasi, sehingga hasil penelitian relevan dan dapat diterapkan pada kelompok yang lebih besar. Penelitian kuantitatif biasanya digunakan untuk mengukur variabel secara numerik dan menarik kesimpulan yang berlaku untuk populasi, sehingga representativitas sampel menjadi faktor kunci. Jawaban a paling sesuai karena berfokus pada fungsi utama dari representativitas dalam penelitian kuantitatif, yaitu memastikan generalisasi hasil penelitian ke seluruh populasi.

  5. Soal

    Dalam penelitian kuantitatif, pemilihan sampel yang representatif sangat penting untuk...

    Lihat pembahasan

    Jawaban: a. Memastikan hasil penelitian dapat digeneralisasi ke seluruh populasi. Pembahasan: Dalam penelitian kuantitatif, pemilihan sampel yang representatif sangat penting karena sampel ini menjadi wakil dari seluruh populasi yang diteliti. Jika sampel tidak representatif, hasil penelitian tidak dapat digeneralisasi atau diaplikasikan pada populasi yang lebih luas. Sampel yang representatif mencerminkan karakteristik populasi, sehingga hasil penelitian relevan dan dapat diterapkan pada kelompok yang lebih besar. Penelitian kuantitatif biasanya digunakan untuk mengukur variabel secara numerik dan menarik kesimpulan yang berlaku untuk populasi, sehingga representativitas sampel menjadi faktor kunci. Jawaban a paling sesuai karena berfokus pada fungsi utama dari representativitas dalam penelitian kuantitatif, yaitu memastikan generalisasi hasil penelitian ke seluruh populasi.

  6. Soal

    Sebuah penelitian ingin memahami persepsi masyarakat tentang program bantuan sosial di daerah urban. Teknik pengumpulan data yang paling sesuai untuk penelitian ini adalah...

    Lihat pembahasan

    Pembahasan: Jawaban: b. Wawancara mendalam cocok untuk memahami persepsi secara mendalam. Jawaban lain dieliminasi karena: • a: Survei lebih cocok untuk pengukuran, bukan eksplorasi persepsi. • c: Analisis dokumen tidak menggali persepsi masyarakat. • d: Observasi mengamati pelaksanaan, bukan persepsi. e: Eksperimen tidak relevan untuk memahami persepsi.

  7. Soal

    Sebuah penelitian ingin memahami persepsi masyarakat tentang program bantuan sosial di daerah urban. Teknik pengumpulan data yang paling sesuai untuk penelitian ini adalah...

    Lihat pembahasan

    Jawaban: b. Wawancara mendalam cocok untuk memahami persepsi secara mendalam. Pembahasan: Wawancara mendalam adalah metode kualitatif yang ideal untuk menggali persepsi individu secara mendalam. Penelitian yang bertujuan untuk memahami persepsi masyarakat tentang program bantuan sosial lebih cocok menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik wawancara mendalam memungkinkan peneliti untuk mengeksplorasi pemikiran, pengalaman, dan pandangan penerima manfaat secara lebih rinci. Dengan berbicara langsung kepada penerima manfaat, peneliti dapat memahami konteks, opini, dan kebutuhan yang mungkin tidak terungkap dalam metode kuantitatif. Melalui wawancara mendalam, peneliti bisa mendapatkan wawasan yang lebih kompleks dan terperinci tentang pengalaman penerima manfaat. Peneliti dapat mengajukan pertanyaan tambahan berdasarkan jawaban responden untuk memperdalam informasi. Jawaban b adalah yang paling tepat karena sesuai dengan tujuan penelitian untuk mengeksplorasi persepsi penerima manfaat secara mendalam.

  8. Soal

    Sebuah penelitian ingin memahami persepsi masyarakat tentang program bantuan sosial di daerah urban. Teknik pengumpulan data yang paling sesuai untuk penelitian ini adalah...

    Lihat pembahasan

    Jawaban: b. Wawancara mendalam dengan penerima manfaat untuk mendapatkan pemahaman mendalam. Pembahasan: Wawancara mendalam adalah metode kualitatif yang ideal untuk menggali persepsi individu secara mendalam. Penelitian yang bertujuan untuk memahami persepsi masyarakat tentang program bantuan sosial lebih cocok menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik wawancara mendalam memungkinkan peneliti untuk mengeksplorasi pemikiran, pengalaman, dan pandangan penerima manfaat secara lebih rinci. Dengan berbicara langsung kepada penerima manfaat, peneliti dapat memahami konteks, opini, dan kebutuhan yang mungkin tidak terungkap dalam metode kuantitatif. Melalui wawancara mendalam, peneliti bisa mendapatkan wawasan yang lebih kompleks dan terperinci tentang pengalaman penerima manfaat. Peneliti dapat mengajukan pertanyaan tambahan berdasarkan jawaban responden untuk memperdalam informasi. Jawaban b adalah yang paling tepat karena sesuai dengan tujuan penelitian untuk mengeksplorasi persepsi penerima manfaat secara mendalam.

  9. Soal

    Sebuah penelitian tentang kemiskinan di perkotaan menemukan bahwa 60% responden memiliki akses terbatas terhadap layanan kesehatan. Berdasarkan temuan ini, langkah analisis berikutnya yang paling tepat adalah...

    Lihat pembahasan

    Pembahasan: Jawaban: a. Langkah berikutnya adalah mengidentifikasi faktor penyebab untuk memahami masalah secara mendalam. Jawaban lain dieliminasi karena: • b, d: Kajian kebijakan dan rekomendasi dilakukan setelah analisis faktor. • c: Perbandingan tidak relevan dengan fokus masalah perkotaan. • e: Analisis dampak adalah langkah lanjutan setelah penyebab diidentifikasi.

  10. Soal

    Sebuah penelitian tentang kemiskinan di perkotaan menemukan bahwa 60% responden memiliki akses terbatas terhadap layanan kesehatan. Berdasarkan temuan ini, langkah analisis berikutnya yang paling tepat adalah...

    Lihat pembahasan

    Jawaban: a. Langkah berikutnya adalah mengidentifikasi faktor penyebab untuk memahami masalah secara mendalam. Pembahasan: Langkah analisis yang paling tepat setelah menemukan bahwa 60% responden memiliki akses terbatas terhadap layanan kesehatan adalah mencari tahu penyebab utama masalah tersebut. Identifikasi faktor-faktor penyebab merupakan dasar untuk menyusun solusi yang efektif dan relevan. Untuk mengatasi keterbatasan akses, langkah pertama adalah memahami penyebabnya, seperti masalah geografis, ekonomi, atau kebijakan. Dengan mengetahui penyebab spesifik, peneliti atau pengambil kebijakan dapat merancang intervensi yang sesuai. Sebelum merumuskan kebijakan atau rekomendasi, penting untuk memastikan bahwa keputusan didasarkan pada data yang akurat tentang penyebab masalah. Jawaban a adalah langkah awal yang logis untuk memahami masalah secara mendalam sebelum mengambil tindakan lebih lanjut.

  11. Soal

    Sebuah penelitian tentang kemiskinan di perkotaan menemukan bahwa 60% responden memiliki akses terbatas terhadap layanan kesehatan. Berdasarkan temuan ini, langkah analisis berikutnya yang paling tepat adalah...

    Lihat pembahasan

    Jawaban: a. Mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan keterbatasan akses layanan kesehatan. Pembahasan: Langkah analisis yang paling tepat setelah menemukan bahwa 60% responden memiliki akses terbatas terhadap layanan kesehatan adalah mencari tahu penyebab utama masalah tersebut. Identifikasi faktor-faktor penyebab merupakan dasar untuk menyusun solusi yang efektif dan relevan. Untuk mengatasi keterbatasan akses, langkah pertama adalah memahami penyebabnya, seperti masalah geografis, ekonomi, atau kebijakan. Dengan mengetahui penyebab spesifik, peneliti atau pengambil kebijakan dapat merancang intervensi yang sesuai. Sebelum merumuskan kebijakan atau rekomendasi, penting untuk memastikan bahwa keputusan didasarkan pada data yang akurat tentang penyebab masalah. Jawaban a adalah langkah awal yang logis untuk memahami masalah secara mendalam sebelum mengambil tindakan lebih lanjut.

  12. Soal

    Penelitian mixed methods digunakan ketika...

    Lihat pembahasan

    Pembahasan: Jawaban: a. Mixed methods digunakan untuk memahami fenomena secara mendalam (kualitatif) dan mengukur hubungan antar variabel (kuantitatif). Jawaban lain dieliminasi karena: • b: Menguji teori biasanya menggunakan kuantitatif saja. • c: Data kuantitatif saja tidak mencakup mixed methods. • d: Data kualitatif yang tidak cukup adalah alasan untuk menambahkan kuantitatif, tetapi bukan alasan utama mixed methods. • e: Format publikasi tidak relevan dengan mixed methods.

  13. Soal

    Penelitian mixed methods digunakan ketika...

    Lihat pembahasan

    Jawaban: a. Mixed methods digunakan untuk memahami fenomena secara mendalam (kualitatif) dan mengukur hubungan antar variabel (kuantitatif). Pembahasan: Pendekatan mixed methods digunakan ketika penelitian menggabungkan metode kualitatif dan kuantitatif. Tujuan dari metode ini adalah untuk mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif terhadap suatu fenomena dengan cara: 1. Menggali fenomena secara mendalam (kualitatif): Fokus pada pemahaman mendalam mengenai pengalaman, persepsi, atau konteks sosial. 2. Mengukur hubungan antar variabel (kuantitatif): Fokus pada pengujian hipotesis atau hubungan antar variabel berdasarkan data numerik. Mixed methods paling tepat digunakan ketika peneliti ingin menggabungkan kelebihan metode kualitatif dan kuantitatif untuk mendapatkan hasil yang lebih mendalam dan terukur. Jawaban a adalah yang paling sesuai.

  14. Soal

    Penelitian mixed methods digunakan ketika...

    Lihat pembahasan

    Jawaban: a. Peneliti ingin menggali fenomena secara mendalam sekaligus mengukur hubungan antar variabel. Pembahasan: Pendekatan mixed methods digunakan ketika penelitian menggabungkan metode kualitatif dan kuantitatif. Tujuan dari metode ini adalah untuk mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif terhadap suatu fenomena dengan cara: 1. Menggali fenomena secara mendalam (kualitatif): Fokus pada pemahaman mendalam mengenai pengalaman, persepsi, atau konteks sosial. 2. Mengukur hubungan antar variabel (kuantitatif): Fokus pada pengujian hipotesis atau hubungan antar variabel berdasarkan data numerik. Mixed methods paling tepat digunakan ketika peneliti ingin menggabungkan kelebihan metode kualitatif dan kuantitatif untuk mendapatkan hasil yang lebih mendalam dan terukur. Jawaban a adalah yang paling sesuai.

  15. Soal

    Di sebuah desa terpencil, peneliti menemukan bahwa tingkat putus sekolah pada anak-anak mencapai 50%. Penelitian tersebut bertujuan untuk mengetahui penyebab utama putus sekolah dan solusi potensial untuk mengatasinya. Langkah yang paling tepat untuk penelitian ini adalah...

    Lihat pembahasan

    Pembahasan: Jawaban: b. Wawancara mendalam memungkinkan peneliti untuk memahami tantangan dari perspektif individu yang terlibat langsung. Jawaban lain dieliminasi karena: • a: Survei hanya memberikan data kuantitatif, kurang mendalam. • c: Analisis kebijakan penting tetapi bukan langkah awal. • d: Perbandingan tidak relevan untuk memahami konteks lokal. e: Rekomendasi awal berdasarkan asumsi cenderung tidak akurat tanpa data empiris

  16. Soal

    Di sebuah desa terpencil, peneliti menemukan bahwa tingkat putus sekolah pada anak-anak mencapai 50%. Penelitian tersebut bertujuan untuk mengetahui penyebab utama putus sekolah dan solusi potensial untuk mengatasinya. Langkah yang paling tepat untuk penelitian ini adalah...

    Lihat pembahasan

    Jawaban: b. Wawancara mendalam memungkinkan peneliti untuk memahami tantangan dari perspektif individu yang terlibat langsung. Pembahasan: Pendekatan wawancara mendalam memungkinkan peneliti untuk: 1. Memahami perspektif individu: Mendapatkan informasi langsung dari pihak-pihak yang terlibat, dalam hal ini orang tua dan anak-anak yang mengalami putus sekolah. 2. Menggali faktor penyebab secara detail: Mengidentifikasi penyebab utama dan tantangan yang tidak selalu terlihat melalui metode lain, seperti survei. 3. Menghasilkan solusi yang relevan: Berdasarkan informasi mendalam, peneliti dapat merancang intervensi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat lokal. Langkah paling tepat adalah melakukan wawancara mendalam untuk memahami tantangan yang dihadapi masyarakat terkait fenomena putus sekolah. Hal ini akan memberikan dasar yang kuat untuk intervensi yang sesuai.

  17. Soal

    Di sebuah desa terpencil, peneliti menemukan bahwa tingkat putus sekolah pada anak-anak mencapai 50%. Penelitian tersebut bertujuan untuk mengetahui penyebab utama putus sekolah dan solusi potensial untuk mengatasinya. Langkah yang paling tepat untuk penelitian ini adalah...

    Lihat pembahasan

    Jawaban: b. Melakukan wawancara mendalam dengan orang tua dan anak-anak untuk memahami tantangan yang mereka hadapi. Pembahasan: Pendekatan wawancara mendalam memungkinkan peneliti untuk: 1. Memahami perspektif individu: Mendapatkan informasi langsung dari pihak-pihak yang terlibat, dalam hal ini orang tua dan anak-anak yang mengalami putus sekolah. 2. Menggali faktor penyebab secara detail: Mengidentifikasi penyebab utama dan tantangan yang tidak selalu terlihat melalui metode lain, seperti survei. 3. Menghasilkan solusi yang relevan: Berdasarkan informasi mendalam, peneliti dapat merancang intervensi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat lokal. Langkah paling tepat adalah melakukan wawancara mendalam untuk memahami tantangan yang dihadapi masyarakat terkait fenomena putus sekolah. Hal ini akan memberikan dasar yang kuat untuk intervensi yang sesuai.

Gratis — tolong sebarkan

Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.

Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya →