Fitri Learning

LatihanKimia SMA Kelas 12

Bab 2: Redoks dalam Aksi: Menjelajahi Dunia Sel Elektrokimia

Kimia SMA Kelas 12 · 15 soal · bagian 2 dari 2

  1. Soal

    Elektrolisis adalah proses elektrokimia yang memanfaatkan energi listrik untuk memacu reaksi kimia non-spontan. Dalam sebuah sel elektrolisis, anode dan katode memiliki peran tertentu. Manakah pernyataan yang benar mengenai anode dan katode dalam proses elektrolisis?

    Lihat pembahasan

    Jawaban yang Benar: C. Anode adalah elektroda positif tempat reaksi oksidasi terjadi. Pembahasan: 1. Konsep Dasar Elektrolisis: - Elektrolisis memanfaatkan arus listrik untuk memacu reaksi kimia non-spontan. - Dalam sel elektrolisis: - Anode (positif): Tempat terjadi oksidasi. - Katode (negatif): Tempat terjadi reduksi. 2. Analisis Pilihan Jawaban: - A: Salah, anode adalah elektroda positif, bukan negatif. - B: Salah, katode adalah elektroda negatif, bukan positif, dan reduksi terjadi di katode, bukan oksidasi. - C: Benar, anode adalah elektroda positif tempat reaksi oksidasi berlangsung. - D: Salah, katode adalah tempat reduksi, bukan oksidasi. - E: Salah, anode terlibat aktif dalam reaksi elektrokimia sebagai tempat oksidasi.

  2. Soal

    Dalam proses elektrolisis, bahan elektroda yang digunakan dapat memengaruhi hasil reaksi. Manakah pernyataan yang benar mengenai penggunaan bahan elektroda?

    Lihat pembahasan

    Jawaban yang Benar: B. Elektrode aktif, seperti tembaga, dapat memengaruhi hasil reaksi elektrolisis karena ikut bereaksi. Pembahasan: 1. Jenis Elektrode: - Elektrode inert: Tidak bereaksi dengan elektrolit atau produk reaksi (contoh: platina, grafit). - Elektrode aktif: Dapat bereaksi dengan elektrolit, sehingga memengaruhi hasil reaksi elektrolisis (contoh: tembaga). 2. Penggunaan Elektrode: - Elektrode inert hanya menghantarkan arus tanpa ikut bereaksi. - Elektrode aktif dapat mengalami oksidasi atau reduksi, tergantung jenis reaksi yang berlangsung. 3. Analisis Pilihan Jawaban: - A: Salah, elektrode inert tidak terlibat dalam reaksi kimia selama elektrolisis. - B: Benar, elektrode aktif, seperti tembaga, dapat memengaruhi hasil reaksi karena ikut bereaksi. - C: Salah, elektrode inert tidak menghambat reaksi, justru menghantarkan arus. - D: Salah, elektrode aktif dapat digunakan dalam berbagai jenis elektrolisis, tidak terbatas pada larutan garam alkali. - E: Salah, fungsi elektrode aktif dan inert berbeda dalam elektrolisis. Kesimpulan: Elektrode aktif, seperti tembaga, ikut bereaksi selama elektrolisis, memengaruhi hasil reaksi. Jawaban yang benar adalah B.

  3. Soal

    Dalam elektrolisis larutan , arus listrik digunakan untuk memecah larutan menjadi produk di anode dan katode. Reaksi kimia yang terjadi adalah sebagai berikut: - Anode: - Katode: Jika 0,5 mol elektron dilewatkan melalui larutan ini, berapakah volume gas hidrogen () yang dihasilkan pada STP, dan di mana gas terbentuk?

    Lihat pembahasan

    Jawaban yang Benar: A. gas terbentuk di anode. Pembahasan: 1. Identifikasi Produk Reaksi Elektrolisis: - Pada anode (), ion klorida () dioksidasi membentuk gas klorin (). - Pada katode (), air () direduksi menghasilkan gas hidrogen (). 2. Jumlah Elektron yang Dilewatkan: - Diberikan elektron. 3. Gas Hidrogen di Katode: - Reaksi di katode: - Rasio mol elektron ke : . - Jadi, mol . - Volume gas pada STP: 4. Lokasi dan Produk Gas Klorin: - Gas klorin () terbentuk di anode. 5. Analisis Pilihan Jawaban: - A: Benar, volume adalah dan gas terbentuk di anode. - B, C, D, E: Salah, perhitungan volume atau lokasi gas salah. Kesimpulan: Jawaban yang benar adalah A.

  4. Soal

    Pada elektrolisis larutan menggunakan elektroda tembaga () sebagai anode dan elektroda karbon sebagai katode, reaksi kimia yang terjadi adalah: - Anode: - Katode: Jika larutan awal mengandung , dan setelah elektrolisis sebanyak terendapkan di katode, berapa banyak tembaga () yang terkikis dari anode, dan mengapa tembaga disebut elektrode aktif dalam reaksi ini?

    Lihat pembahasan

    Jawaban yang Benar: A. karena tembaga di anode ikut bereaksi, memperbarui ion dalam larutan. Pembahasan: 1. Proses Elektrolisis dengan Elektrode Aktif: - Anode tembaga: Teroksidasi, melepaskan ion ke dalam larutan. - Katode karbon: Mengendapkan ion menjadi tembaga padat. 2. Hitung Jumlah Tembaga di Anode: - Ion yang terendapkan di katode adalah . - Ion ini berasal dari: - Ion awal dalam larutan (). - Ion yang dilepaskan dari anode. - Karena hanya tembaga terendapkan, tembaga yang terkikis di anode juga sebanyak . 3. Mengapa Tembaga adalah Elektrode Aktif: - Tembaga di anode ikut bereaksi untuk menyuplai ion ke larutan, mempertahankan konsentrasi ion . 4. Analisis Pilihan Jawaban: - A: Benar, tembaga di anode terkikis sebanyak , menyuplai ion . - B, C, D, E: Salah, perhitungan mol atau mekanisme elektrode aktif tidak sesuai. Kesimpulan: Jawaban yang benar adalah A.

  5. Soal

    Hukum Faraday tentang elektrolisis menjelaskan hubungan antara jumlah listrik yang digunakan dan massa zat yang dihasilkan. Perbandingan antara Hukum Faraday I dan Hukum Faraday II adalah:

    Lihat pembahasan

    Jawaban yang Benar: A. Hukum Faraday I menjelaskan bahwa massa zat yang dihasilkan di elektrode berbanding lurus dengan jumlah listrik, sementara Hukum Faraday II menjelaskan bahwa massa zat juga bergantung pada jenis zat dan valensinya. Pembahasan: 1. Hukum Faraday I: - Menyatakan bahwa massa zat () yang dihasilkan atau dikonsumsi di elektrode berbanding lurus dengan jumlah listrik () yang mengalir. - Rumusan: 2. Hukum Faraday II: - Menyatakan bahwa massa zat yang dihasilkan juga bergantung pada jenis zat, terutama valensi () dari ion yang terlibat dalam reaksi. - Rumusan: 3. Perbandingan: - Hukum Faraday I menghubungkan massa zat hanya dengan jumlah listrik. - Hukum Faraday II menambahkan faktor jenis zat (valensi) sebagai variabel penting. 4. Analisis Pilihan Jawaban: - A: Benar, karena massa zat berbanding lurus dengan jumlah listrik (Hukum Faraday I) dan juga bergantung pada jenis zat serta valensinya (Hukum Faraday II). - B: Salah, hukum Faraday tidak membahas pengaruh waktu atau suhu secara langsung. - C: Salah, kedua hukum berlaku untuk semua jenis elektrode, tidak terbatas pada elektrode inert. - D: Salah, hukum Faraday tidak menjelaskan hubungan dengan potensial elektrode atau tekanan gas. - E: Salah, hukum Faraday dapat diterapkan pada larutan elektrolit dan memengaruhi ion-ion. Kesimpulan: Jawaban yang benar adalah A.

  6. Soal

    Dalam elektrolisis larutan , ion aluminium () direduksi menjadi logam aluminium () di katode. Reaksinya: Jika arus listrik sebesar dialirkan selama , berapa gram aluminium yang dihasilkan? (Diberikan: , Ar Al = 27).

    Lihat pembahasan

    Jawaban yang Benar: C. Pembahasan: 1. Identifikasi Reaksi Elektrolisis: - Ion aluminium () direduksi di katode: 2. Jumlah Listrik (): - Rumus: - Substitusi nilai: 3. Mol Elektron (): - Hubungan mol elektron: 4. Mol Aluminium (): - Dari reaksi, . - Jadi: 5. Massa Aluminium (): - Rumus: - Substitusi: Kesimpulan: Massa aluminium yang dihasilkan adalah . Jawaban yang benar adalah C.

  7. Soal

    Dalam elektrolisis larutan , ion aluminium () direduksi menjadi logam aluminium () di katode. Reaksinya: Jika arus listrik sebesar dialirkan selama , berapa gram aluminium yang dihasilkan? (Diberikan: , Ar Al = 27).

    Lihat pembahasan

    Jawaban yang Benar: C. Pembahasan: 1. Identifikasi Reaksi Elektrolisis: - Ion aluminium () direduksi di katode: 2. Jumlah Listrik (): - Rumus: - Substitusi nilai: 3. Mol Elektron (): - Hubungan mol elektron: 4. Mol Aluminium (): - Dari reaksi, . - Jadi: 5. Massa Aluminium (): - Rumus: - Substitusi: Kesimpulan: Massa aluminium yang dihasilkan adalah . Jawaban yang benar adalah C.

  8. Soal

    Dalam elektrolisis larutan , ion aluminium () direduksi menjadi logam aluminium () di katode. Reaksinya: Jika arus listrik sebesar dialirkan selama , berapa gram aluminium yang dihasilkan? (Diberikan: , Ar Al = 27).

    Lihat pembahasan

    Jawaban yang Benar: C. Pembahasan: 1. Identifikasi Reaksi Elektrolisis: - Ion aluminium () direduksi di katode: 2. Jumlah Listrik (): - Rumus: - Substitusi nilai: 3. Mol Elektron (): - Hubungan mol elektron: 4. Mol Aluminium (): - Dari reaksi, . - Jadi: 5. Massa Aluminium (): - Rumus: - Substitusi: Kesimpulan: Massa aluminium yang dihasilkan adalah . Jawaban yang benar adalah C.

  9. Soal

    Dalam elektrolisis larutan , ion aluminium () direduksi menjadi logam aluminium () di katode. Reaksinya: Jika arus listrik sebesar dialirkan selama , berapa gram aluminium yang dihasilkan? (Diberikan: , Ar Al = 27).

    Lihat pembahasan

    Jawaban yang Benar: C. Pembahasan: 1. Identifikasi Reaksi Elektrolisis: - Ion aluminium () direduksi di katode: 2. Jumlah Listrik (): - Rumus: - Substitusi nilai: 3. Mol Elektron (): - Hubungan mol elektron: 4. Mol Aluminium (): - Dari reaksi, . - Jadi: 5. Massa Aluminium (): - Rumus: - Substitusi: Kesimpulan: Massa aluminium yang dihasilkan adalah . Jawaban yang benar adalah C.

  10. Soal

    Pada elektrolisis larutan , ion tembaga () diendapkan menjadi logam tembaga () di katode, sedangkan ion klorida () mengalami oksidasi di anode menghasilkan gas klorin (). Reaksi: - Katode: - Anode: Jika massa tembaga yang dihasilkan adalah , berapa volume gas klorin () yang dihasilkan pada STP? (Diberikan: , Ar Cu = 63.5, Volume molar = 22.4 L).

    Lihat pembahasan

    Jawaban yang Benar: C. Pembahasan: 1. Mol Tembaga (): - Rumus: - Substitusi: 2. Mol Elektron (): - Dari reaksi di katode: . - Jadi: 3. Mol Gas Klorin (): - Dari reaksi di anode: . - Jadi: 4. Volume Gas Klorin (): - Rumus: - Substitusi: Kesimpulan: Volume gas klorin yang dihasilkan adalah . Jawaban yang benar adalah C.

  11. Soal

    Dalam elektrolisis larutan , seng () diendapkan di katode dengan reaksi: Jika gas oksigen () dihasilkan di anode dengan reaksi: berapa gram seng yang dihasilkan di katode? (Diberikan: , Ar Zn = 65.4).

    Lihat pembahasan

    Jawaban yang Benar: C. Pembahasan: 1. Mol Elektron (): - Dari reaksi anode: . - Jadi: 2. Mol Seng (): - Dari reaksi katode: . - Jadi: 3. Massa Seng (): - Rumus: - Substitusi: Kesimpulan: Massa seng yang dihasilkan adalah . Jawaban yang benar adalah C.

  12. Soal

    Proses Hall-Héroult digunakan untuk memurnikan aluminium dari alumina (). Dalam proses ini, alumina dilarutkan dalam kriolit () untuk menurunkan titik leleh, kemudian dielektrolisis dengan reaksi: - Katode (reduksi): - Anode (oksidasi): Jika dalam suatu elektrolisis dihasilkan aluminium cair () dan arus listrik yang digunakan adalah , hitung waktu elektrolisis yang diperlukan. (Diberikan: Ar Al = 27, ).

    Lihat pembahasan

    Jawaban yang Benar: D. Pembahasan: 1. Identifikasi Mol Aluminium: - Massa aluminium yang dihasilkan: . - Mol aluminium (): 2. Mol Elektron (): - Dari reaksi di katode, . - Jadi: 3. Jumlah Listrik (): - Rumus: - Substitusi: 4. Waktu Elektrolisis (): - Rumus: - Substitusi: Kesimpulan: Waktu elektrolisis yang diperlukan adalah . Jawaban yang benar adalah D.

  13. Soal

    Proses Hall-Héroult digunakan untuk memurnikan aluminium dari alumina (). Dalam proses ini, alumina dilarutkan dalam kriolit () untuk menurunkan titik leleh, kemudian dielektrolisis dengan reaksi: - Katode (reduksi): - Anode (oksidasi): Jika dalam suatu elektrolisis dihasilkan aluminium cair () dan arus listrik yang digunakan adalah , hitung waktu elektrolisis yang diperlukan. (Diberikan: Ar Al = 27, ).

    Lihat pembahasan

    Jawaban yang Benar: D. Pembahasan: 1. Identifikasi Mol Aluminium: - Massa aluminium yang dihasilkan: . - Mol aluminium (): 2. Mol Elektron (): - Dari reaksi di katode, . - Jadi: 3. Jumlah Listrik (): - Rumus: - Substitusi: 4. Waktu Elektrolisis (): - Rumus: - Substitusi: Kesimpulan: Waktu elektrolisis yang diperlukan adalah . Jawaban yang benar adalah D.

  14. Soal

    Dalam pemurnian tembaga, logam tembaga tidak murni digunakan sebagai anode, dan logam tembaga murni dihasilkan di katode. Reaksi kimia yang terjadi: - Anode (oksidasi): - Katode (reduksi): Jika dalam suatu proses pemurnian, arus dialirkan selama , berapa kilogram tembaga murni yang dihasilkan? (Diberikan: Ar Cu = 63.5, ).

    Lihat pembahasan

    Jawaban yang Benar: B. Pembahasan: 1. Jumlah Listrik (): - Waktu elektrolisis: . - Rumus: - Substitusi: 2. Mol Elektron (): - Rumus: - Substitusi: 3. Mol Tembaga (): - Dari reaksi di katode, . - Jadi: 4. Massa Tembaga (): - Rumus: - Substitusi: Kesimpulan: Massa tembaga murni yang dihasilkan adalah . Jawaban yang benar adalah B.

  15. Soal

    Dalam pemurnian tembaga, logam tembaga tidak murni digunakan sebagai anode, dan logam tembaga murni dihasilkan di katode. Reaksi kimia yang terjadi: - Anode (oksidasi): - Katode (reduksi): Jika dalam suatu proses pemurnian, arus dialirkan selama , berapa kilogram tembaga murni yang dihasilkan? (Diberikan: Ar Cu = 63.5, ).

    Lihat pembahasan

    Jawaban yang Benar: A. Pembahasan: Diketahui: - Arus listrik () = - Waktu () = - Konstanta Faraday () = - Massa atom relatif tembaga () = Reaksi kimia: - Anoda (oksidasi): - Katoda (reduksi): Setiap mol tembaga () membutuhkan 2 mol elektron untuk direduksi. Langkah 1: Hitung jumlah muatan total () Rumus muatan: Substitusi nilai: Langkah 2: Hitung jumlah mol elektron () Rumus jumlah mol elektron: Substitusi nilai: Langkah 3: Hitung jumlah mol tembaga () Karena 2 mol elektron menghasilkan 1 mol tembaga: Langkah 4: Hitung massa tembaga () Rumus massa tembaga: Substitusi nilai: Ubah ke kilogram: Langkah 5: Pembulatan hasil Hasil dibulatkan ke 3 angka signifikan menjadi: Kesimpulan: Logam tembaga murni yang dihasilkan adalah .

Gratis — tolong sebarkan

Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.

Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya →