Fitri Learning

LatihanKimia SMA Kelas 12

Bab 3: Menyelami Dunia Senyawa Turunan Alkana

Kimia SMA Kelas 12 · 25 soal · bagian 1 dari 2

  1. Soal

    Identifikasi gugus fungsi adalah langkah penting dalam menentukan jenis senyawa karbon. Di antara senyawa berikut, manakah yang memiliki gugus fungsi karbonil?

    Lihat pembahasan

    Jawaban yang benar: B. Etanal (CH₃CHO) Pembahasan: - Gugus fungsi karbonil adalah gugus yang mengandung atom karbon yang berikatan rangkap dua dengan atom oksigen (C=O). Gugus ini ditemukan pada aldehida dan keton. - Mari kita analisis masing-masing pilihan: - A. Metanol (CH₃OH): Gugus fungsi di sini adalah hidroksil (-OH), bukan karbonil. - B. Etanal (CH₃CHO): Senyawa ini mengandung gugus karbonil (C=O) yang khas pada aldehida, sehingga pilihan ini benar. - C. Propana (C₃H₈): Ini adalah alkana sederhana tanpa gugus fungsi. - D. Asam asetat (CH₃COOH): Mengandung gugus karboksil (-COOH), bukan karbonil murni. - E. Etena (C₂H₄): Ini adalah alkena dengan ikatan rangkap C=C, tanpa gugus karbonil. Dengan demikian, jawaban yang benar adalah B. Etanal (CH₃CHO).

  2. Soal

    Identifikasi gugus fungsi adalah langkah penting dalam menentukan jenis senyawa karbon. Di antara senyawa berikut, manakah yang memiliki gugus fungsi karbonil?

    Lihat pembahasan

    Jawaban yang benar: B. Etanal (CH₃CHO) Pembahasan: - Gugus fungsi karbonil adalah gugus yang mengandung atom karbon yang berikatan rangkap dua dengan atom oksigen (C=O). Gugus ini ditemukan pada aldehida dan keton. - Mari kita analisis masing-masing pilihan: - A. Metanol (CH₃OH): Gugus fungsi di sini adalah hidroksil (-OH), bukan karbonil. - B. Etanal (CH₃CHO): Senyawa ini mengandung gugus karbonil (C=O) yang khas pada aldehida, sehingga pilihan ini benar. - C. Propana (C₃H₈): Ini adalah alkana sederhana tanpa gugus fungsi. - D. Asam asetat (CH₃COOH): Mengandung gugus karboksil (-COOH), bukan karbonil murni. - E. Etena (C₂H₄): Ini adalah alkena dengan ikatan rangkap C=C, tanpa gugus karbonil. Dengan demikian, jawaban yang benar adalah B. Etanal (CH₃CHO).

  3. Soal

    Perhatikan struktur senyawa berikut: CH₃-CH₂-CH(OH)-CH₃ Gugus fungsi yang terdapat dalam senyawa tersebut adalah...

    Lihat pembahasan

    Jawaban yang benar: A. Hidroksil (-OH) Pembahasan: Analisis struktur senyawa: Senyawa ini memiliki satu gugus -OH yang terikat pada karbon nomor 3. Gugus -OH adalah ciri khas dari alkohol. Pilihan jawaban: A. Hidroksil (-OH): Benar, karena gugus -OH pada karbon nomor 3 menunjukkan senyawa ini adalah alkohol. B. Karbonil (C=O): Salah, karena tidak ada ikatan rangkap dua karbon-oksigen dalam struktur tersebut. C. Karboksil (-COOH): Salah, karena tidak ada gugus asam karboksilat. D. Eter (-O-): Salah, karena tidak ada atom oksigen yang menghubungkan dua rantai karbon. E. Amin (-NH₂): Salah, karena tidak ada gugus amin dalam struktur ini. Kesimpulan: Senyawa CH₃-CH₂-CH(OH)-CH₃ memiliki gugus fungsi hidroksil (-OH), sehingga jawaban yang benar adalah A.

  4. Soal

    Perhatikan struktur senyawa berikut: CH₃-CH₂-CH(OH)-CH₃ Gugus fungsi yang terdapat dalam senyawa tersebut adalah...

    Lihat pembahasan

    Jawaban yang benar: A. Hidroksil (-OH) Pembahasan: Analisis struktur senyawa: Senyawa ini memiliki satu gugus -OH yang terikat pada karbon nomor 3. Gugus -OH adalah ciri khas dari alkohol. Pilihan jawaban: A. Hidroksil (-OH): Benar, karena gugus -OH pada karbon nomor 3 menunjukkan senyawa ini adalah alkohol. B. Karbonil (C=O): Salah, karena tidak ada ikatan rangkap dua karbon-oksigen dalam struktur tersebut. C. Karboksil (-COOH): Salah, karena tidak ada gugus asam karboksilat. D. Eter (-O-): Salah, karena tidak ada atom oksigen yang menghubungkan dua rantai karbon. E. Amin (-NH₂): Salah, karena tidak ada gugus amin dalam struktur ini. Kesimpulan: Senyawa CH₃-CH₂-CH(OH)-CH₃ memiliki gugus fungsi hidroksil (-OH), sehingga jawaban yang benar adalah A.

  5. Soal

    Berikut adalah rumus molekul senyawa yang mengandung gugus fungsi tertentu: CH₃CH₂COOH Manakah dari pilihan berikut yang merupakan nama yang benar untuk senyawa tersebut?

    Lihat pembahasan

    Jawaban yang benar: A. Asam Asetat Pembahasan: Rumus molekul CH₃CH₂COOH menunjukkan senyawa yang memiliki gugus fungsi –COOH, yang merupakan gugus karboksil. Senyawa yang mengandung gugus karboksil dikenal dengan nama asam karboksilat. Asam Asetat (A) adalah nama untuk senyawa CH₃COOH, tetapi pada rumus yang diberikan kita memiliki senyawa yang serupa, yaitu CH₃CH₂COOH, yang disebut asam propionat. Dengan demikian, jawaban yang benar adalah A karena senyawa yang dimaksud memiliki struktur asam karboksilat, meskipun namanya agak mirip dengan asam asetat. Etanol (B) adalah alkohol dengan rumus CH₃CH₂OH. Aseton (C) adalah keton dengan rumus CH₃COCH₃. Asam Butirat (E) adalah asam karboksilat dengan rumus CH₃CH₂CH₂COOH, yang berbeda dari rumus yang diberikan.

  6. Soal

    Berikut adalah rumus molekul senyawa yang mengandung gugus fungsi tertentu: Manakah dari pilihan berikut yang merupakan nama yang benar untuk senyawa tersebut?

    Lihat pembahasan

    Jawaban yang benar: D. Asam propionat Pembahasan: 1. Rumus molekul menunjukkan bahwa senyawa tersebut memiliki gugus karboksilat (-COOH), yang merupakan ciri khas asam karboksilat. 2. Nama Asam propionat adalah nama umum (trivial name) untuk asam karboksilat dengan tiga atom karbon, sedangkan nama sistematik IUPAC untuk senyawa ini adalah Asam propanoat. 3. Pilihan lainnya: - A. Propanol: Alkohol dengan gugus -OH, tidak sesuai karena gugus fungsi berbeda. - B. Propanal: Aldehida dengan gugus -CHO, tidak sesuai karena gugus fungsi berbeda. - C. Propanoat: Mengacu pada ion propanoat (), bukan bentuk asam. - E. Propanon: Keton dengan gugus karbonil (-CO-), bukan karboksilat. Oleh karena itu, nama yang benar untuk adalah Asam propionat.

  7. Soal

    Berikut adalah rumus molekul senyawa yang mengandung gugus fungsi tertentu: Manakah dari pilihan berikut yang merupakan nama yang benar untuk senyawa tersebut?

    Lihat pembahasan

    Jawaban yang benar: D. Asam propionat Pembahasan: 1. Rumus molekul menunjukkan bahwa senyawa tersebut memiliki gugus karboksilat (-COOH), yang merupakan ciri khas asam karboksilat. 2. Nama Asam propionat adalah nama umum (trivial name) untuk asam karboksilat dengan tiga atom karbon, sedangkan nama sistematik IUPAC untuk senyawa ini adalah Asam propanoat. 3. Pilihan lainnya: - A. Propanol: Alkohol dengan gugus -OH, tidak sesuai karena gugus fungsi berbeda. - B. Propanal: Aldehida dengan gugus -CHO, tidak sesuai karena gugus fungsi berbeda. - C. Propanoat: Mengacu pada ion propanoat (), bukan bentuk asam. - E. Propanon: Keton dengan gugus karbonil (-CO-), bukan karboksilat. Oleh karena itu, nama yang benar untuk adalah Asam propionat.

  8. Soal

    Berikut adalah rumus molekul senyawa yang mengandung gugus fungsi tertentu: CH₃CH₂OH Manakah dari pilihan berikut yang merupakan nama yang benar untuk senyawa tersebut?

    Lihat pembahasan

    Jawaban yang benar: A. Etanol Pembahasan: Rumus molekul CH₃CH₂OH menunjukkan senyawa yang mengandung gugus fungsi –OH, yang merupakan gugus hidroksil. Senyawa yang mengandung gugus hidroksil ini disebut alkohol. Dalam hal ini, senyawa tersebut adalah etanol, yaitu alkohol yang terdiri dari dua atom karbon. • Etanol (A) adalah senyawa alkohol dengan rumus CH₃CH₂OH. • Etanal (B) adalah senyawa aldehid dengan rumus CH₃CHO. • Asam Asetat (C) adalah asam karboksilat dengan rumus CH₃COOH. • Aseton (D) adalah keton dengan rumus CH₃COCH₃. • Propanol (E) adalah alkohol dengan rumus CH₃CH₂CH₂OH, yang berbeda dari etanol.

  9. Soal

    Berikut adalah rumus molekul dari senyawa hidrokarbon dengan substituen: CH₃CH₂CH(CH₃)CH₂CH₃ Manakah di antara pilihan berikut yang merupakan nama yang benar untuk senyawa tersebut menurut aturan IUPAC?

    Lihat pembahasan

    Jawaban yang benar: A. 3-Metilpentana Pembahasan: Dalam penamaan senyawa hidrokarbon menurut aturan IUPAC, langkah pertama adalah menentukan rantai utama (rantai karbon terpanjang). Berikut adalah langkah-langkah dalam penamaan senyawa ini: Tentukan rantai utama: Senyawa ini memiliki 5 atom karbon dalam rantai utama, yaitu pentana. Identifikasi substituen: Ada satu grup metil (-CH₃) yang terikat pada atom karbon ketiga dari rantai utama. Penomoran rantai utama: Penomoran dimulai dari ujung yang paling dekat dengan substituen untuk memberi nomor yang lebih rendah pada posisi substituen. Dalam hal ini, substituen metil terletak pada posisi ke-3. Penulisan nama: Nama senyawa tersebut adalah 3-Metilpentana. Penjelasan untuk pilihan lainnya: 2-Metilpentana (B): Jika substituen metil berada pada posisi kedua. 2,3-Dimetilbutana (C): Jika rantai utama hanya memiliki 4 atom karbon (butana) dengan dua substituen metil pada posisi 2 dan 3. 4-Metilpentana (D): Jika substituen metil terletak pada posisi keempat. 3-Etilbutana (E): Jika rantai utama adalah butana dan ada substituen etil (-CH₂CH₃) pada posisi 3.

  10. Soal

    Berikut adalah rumus molekul dari senyawa hidrokarbon dengan substituen: CH₃CH₂CH(CH₃)CH₂CH₃ Manakah di antara pilihan berikut yang merupakan nama yang benar untuk senyawa tersebut menurut aturan IUPAC?

    Lihat pembahasan

    Jawaban yang benar: A. 3-Metilpentana Pembahasan: Dalam penamaan senyawa hidrokarbon menurut aturan IUPAC, langkah pertama adalah menentukan rantai utama (rantai karbon terpanjang). Berikut adalah langkah-langkah dalam penamaan senyawa ini: 1. Tentukan rantai utama: Senyawa ini memiliki 5 atom karbon dalam rantai utama, yaitu pentana. 2. Identifikasi substituen: Ada satu grup metil (-CH₃) yang terikat pada atom karbon ketiga dari rantai utama. 3. Penomoran rantai utama: Penomoran dimulai dari ujung yang paling dekat dengan substituen untuk memberi nomor yang lebih rendah pada posisi substituen. Dalam hal ini, substituen metil terletak pada posisi ke-3. 4. Penulisan nama: Nama senyawa tersebut adalah 3-Metilpentana. Penjelasan untuk pilihan lainnya: • 2-Metilpentana (B): Jika substituen metil berada pada posisi kedua. • 2,3-Dimetilbutana (C): Jika rantai utama hanya memiliki 4 atom karbon (butana) dengan dua substituen metil pada posisi 2 dan 3. • 4-Metilpentana (D): Jika substituen metil terletak pada posisi keempat. • 3-Etilbutana (E): Jika rantai utama adalah butana dan ada substituen etil (-CH₂CH₃) pada posisi 3

  11. Soal

    Berikut adalah rumus molekul dari senyawa hidrokarbon dengan substituen: CH₃CH(OH)CH₂COCH₃ Manakah di antara pilihan berikut yang merupakan nama yang benar untuk senyawa tersebut menurut aturan IUPAC?

    Lihat pembahasan

    Jawaban yang benar: A. 2-Hidroksi-3-butanon Pembahasan: Senyawa yang diberikan adalah CH₃CH(OH)CH₂COCH₃, yang memiliki beberapa bagian penting yang perlu dipertimbangkan saat menamainya menurut aturan IUPAC: Menentukan rantai utama: Rantai utama adalah butanon (4 atom karbon) karena terdapat gugus karbonil (C=O) pada atom karbon kedua, menjadikannya sebuah keton (butanon). Identifikasi substituen: Senyawa ini mengandung gugus hidroksil (-OH) yang terikat pada posisi karbon ketiga. Penomoran rantai utama: Penomoran dimulai dari ujung yang paling dekat dengan gugus karbonil (karena keton adalah gugus prioritas yang lebih tinggi), yang mengarah ke nomor 2 pada karbon yang terikat oleh karbonil. Selanjutnya, gugus hidroksil (-OH) akan ditempatkan pada posisi 3. Penulisan nama: Nama senyawa ini adalah 2-Hidroksi-3-butanon karena terdapat gugus hidroksil (-OH) di posisi 2 dan keton di posisi 3 dalam rantai utama butanon. Penjelasan untuk pilihan lainnya: 2-Hidroksi-2-butanon (B): Gugus hidroksil dan karbonil (keton) tidak bisa berada pada posisi yang sama dalam senyawa ini. Di sini, hidroksil terikat pada posisi 3, bukan 2. 3-Hidroksi-2-butanon (C): Nama ini salah karena penomoran yang tidak sesuai dengan posisi gugus hidroksil dan karbonil. 3-Hidroksi-2-pentanone (D): Nama ini salah karena rantai utama adalah butanon (4 karbon), bukan pentanon (5 karbon). 4-Hidroksi-2-butanon (E): Gugus hidroksil seharusnya tidak terletak pada posisi 4, melainkan pada posisi 3 untuk menyesuaikan dengan penomoran yang benar.

  12. Soal

    Berikut adalah rumus molekul dari senyawa hidrokarbon dengan substituen: CH₃CH(OH)CH₂COCH₃ Manakah di antara pilihan berikut yang merupakan nama yang benar untuk senyawa tersebut menurut aturan IUPAC?

    Lihat pembahasan

    Jawaban yang benar: A. 2-Hidroksi-3-butanon Pembahasan: 1. Senyawa yang diberikan adalah CH₃CH(OH)CH₂COCH₃, yang memiliki beberapa bagian penting yang perlu dipertimbangkan saat menamainya menurut aturan IUPAC: 2. Menentukan rantai utama: Rantai utama adalah butanon (4 atom karbon) karena terdapat gugus karbonil (C=O) pada atom karbon kedua, menjadikannya sebuah keton (butanon). 3. Identifikasi substituen: Senyawa ini mengandung gugus hidroksil (-OH) yang terikat pada posisi karbon ketiga. 4. Penomoran rantai utama: Penomoran dimulai dari ujung yang paling dekat dengan gugus karbonil (karena keton adalah gugus prioritas yang lebih tinggi), yang mengarah ke nomor 2 pada karbon yang terikat oleh karbonil. Selanjutnya, gugus hidroksil (-OH) akan ditempatkan pada posisi 3. Nama senyawa ini adalah 2-Hidroksi-3-butanon karena terdapat gugus hidroksil (-OH) di posisi 2 dan keton di posisi 3 dalam rantai utama butanon. • 2-Hidroksi-2-butanon (B): Gugus hidroksil dan karbonil (keton) tidak bisa berada pada posisi yang sama dalam senyawa ini. Di sini, hidroksil terikat pada posisi 3, bukan 2. • 3-Hidroksi-2-butanon (C): Nama ini salah karena penomoran yang tidak sesuai dengan posisi gugus hidroksil dan karbonil. • 3-Hidroksi-2-pentanone (D): Nama ini salah karena rantai utama adalah butanon (4 karbon), bukan pentanon (5 karbon). • 4-Hidroksi-2-butanon (E): Gugus hidroksil seharusnya tidak terletak pada posisi 4, melainkan pada posisi 3 untuk menyesuaikan dengan penomoran yang benar.

  13. Soal

    Manakah di antara pernyataan berikut yang benar mengenai senyawa metilamina (CH₃NH₂)?

    Lihat pembahasan

    Jawaban yang benar: B. Metilamina adalah senyawa amina yang mengandung satu gugus metil (-CH₃) yang terikat pada nitrogen. Pembahasan: Metilamina (CH₃NH₂) adalah senyawa amina yang mengandung satu gugus metil (-CH₃) yang terikat pada atom nitrogen (N). Senyawa ini merupakan turunan dari amonia (NH₃), di mana satu atom hidrogen digantikan oleh gugus metil.

  14. Soal

    Alkena berikut ini bereaksi dengan hidrogen () dalam kondisi yang tepat. Senyawa apakah yang terbentuk?

    Lihat pembahasan

    Jawaban yang benar: B. Butana Pembahasan: • Reaksi adisi adalah jenis reaksi di mana dua molekul bergabung untuk membentuk satu molekul yang lebih besar. Pada reaksi adisi alkena dengan hidrogen (H₂), ikatan ganda karbon-karbon dalam alkena akan terpecah, dan dua atom hidrogen akan ditambahkan pada masing-masing atom karbon yang sebelumnya terikat dalam ikatan ganda. • Dalam soal ini, kita diberikan senyawa butena (C₄H₈), yang merupakan alkena dengan ikatan ganda. Ketika butena bereaksi dengan hidrogen (H₂) di bawah pengaruh katalis, reaksi yang terjadi adalah reaksi adisi hidrogen. Produk yang terbentuk adalah butana (C₄H₁₀), yaitu alkana dengan semua ikatan tunggal antara atom karbon. • Proses ini dapat digambarkan sebagai berikut: Jadi, jawaban yang benar adalah B. Butana, karena itu adalah produk yang terbentuk setelah penambahan hidrogen pada alkena

  15. Soal

    Proses reaksi substitusi yang terjadi pada senyawa berikut adalah: CH4+Cl2→UV light? ?

    Lihat pembahasan

    Jawaban yang Benar adalah B. CH₃Cl Pembahasan: • Reaksi substitusi adalah jenis reaksi kimia di mana satu atom atau gugus pada molekul digantikan oleh atom atau gugus lainnya. • Pada reaksi antara metana (CH₄) dan klorin (Cl₂) di bawah pengaruh sinar ultraviolet (UV), yang terjadi adalah reaksi substitusi radikal. Proses ini melibatkan pembentukan radikal bebas yang akan menggantikan satu atom hidrogen (H) pada metana dengan atom klor (Cl), menghasilkan klorometana (CH₃Cl) dan gas hidrogen klorida (HCl). Reaksi ini dapat digambarkan sebagai berikut: CH4+Cl2→UV lightCH3Cl+HCl • Dalam reaksi ini, metana (CH₄) mengalami substitusi di mana satu atom hidrogen (H) digantikan oleh atom klor (Cl), membentuk klorometana (CH₃Cl), yang merupakan senyawa hasil substitusi. Oleh karena itu, jawaban yang benar adalah B. CH₃Cl.

  16. Soal

    Proses reaksi substitusi yang terjadi pada senyawa berikut adalah: ?

    Lihat pembahasan

    Jawaban yang Benar adalah B. CH₃Cl Pembahasan: • Reaksi substitusi adalah jenis reaksi kimia di mana satu atom atau gugus pada molekul digantikan oleh atom atau gugus lainnya. • Pada reaksi antara metana (CH₄) dan klorin (Cl₂) di bawah pengaruh sinar ultraviolet (UV), yang terjadi adalah reaksi substitusi radikal. Proses ini melibatkan pembentukan radikal bebas yang akan menggantikan satu atom hidrogen (H) pada metana dengan atom klor (Cl), menghasilkan klorometana (CH₃Cl) dan gas hidrogen klorida (HCl). Reaksi ini dapat digambarkan sebagai berikut: • Dalam reaksi ini, metana (CH₄) mengalami substitusi di mana satu atom hidrogen (H) digantikan oleh atom klor (Cl), membentuk klorometana (CH₃Cl), yang merupakan senyawa hasil substitusi. Oleh karena itu, jawaban yang benar adalah B. CH₃Cl.

  17. Soal

    Proses reaksi eliminasi yang terjadi pada senyawa berikut ini adalah: CH3CH2OH→H₂SO₄, panas? ?

    Lihat pembahasan

    Jawaban yang benar: A. Eten (C₂H₄) Pembahasan: • Reaksi eliminasi adalah jenis reaksi kimia di mana dua atom atau gugus dihilangkan dari molekul yang sama, sehingga membentuk ikatan ganda. • Dalam soal ini, senyawa etanol (CH₃CH₂OH) bereaksi dengan asam sulfat (H₂SO₄) dan dipanaskan. Reaksi ini adalah reaksi eliminasi, khususnya dehidrasi alkohol, yang menghilangkan satu molekul air (H₂O) dari etanol, menghasilkan senyawa eten (C₂H₄), yaitu alkena dengan ikatan ganda antara dua atom karbon. Reaksi ini dapat digambarkan sebagai berikut: CH3CH2OH→H₂SO₄, panasC2H4+H2O • Dalam reaksi ini, etanol (alkohol) mengalami eliminasi untuk membentuk eten (C₂H₄) setelah kehilangan molekul air (H₂O). Oleh karena itu, jawaban yang benar adalah A. Eten (C₂H₄).

  18. Soal

    Reaksi eliminasi yang terjadi pada senyawa berikut adalah:

    Lihat pembahasan

    Jawaban yang benar: A. Ethene () Pembahasan: Reaksi eliminasi adalah jenis reaksi kimia di mana dua atom atau gugus dari molekul yang sama dihilangkan, menghasilkan pembentukan ikatan ganda. Dalam soal ini, etanol (), yang merupakan alkohol, direaksikan dengan asam sulfat () dan dipanaskan. Reaksi ini adalah reaksi eliminasi, yang dikenal sebagai reaksi dehidrasi alkohol. Pada reaksi ini, dua atom hidrogen dan satu atom oksigen (dalam bentuk air, ) dihilangkan dari etanol, menghasilkan etena (), yang merupakan alkena dengan ikatan ganda karbon-karbon. Proses reaksinya dapat digambarkan sebagai berikut: Pada reaksi ini, etanol (alkohol) mengalami eliminasi untuk menghasilkan etena (), yaitu alkena dengan ikatan ganda yang terbentuk setelah kehilangan molekul air (). Jadi, jawaban yang benar adalah A. Ethene ().

  19. Soal
    Gambar soal

    Produk utama yang dihasilkan dari reaksi tersebut adalah?

    Lihat pembahasan

    Jawaban yang benar: D. Asam propanoat (C₂H₅COOH) Pembahasan: • Alkohol primer () mengalami oksidasi untuk membentuk aldehida, tetapi dalam kondisi basa dan dengan kalium permanganat (), oksidasi berlanjut lebih jauh menjadi asam karboksilat. Produk akhir dari oksidasi alkohol primer ini adalah asam propanoat (C₂H₅COOH). Reaksi ini dapat digambarkan sebagai berikut: CH3CH2OH→ • Pada reaksi ini, alkohol primer teroksidasi melalui tahap pertama menjadi aldehida (etanol menjadi etanal), lalu lanjut menjadi asam karboksilat (asam propanoat). Kalium permanganat dalam kondisi basa memungkinkan oksidasi lebih lanjut hingga mencapai bentuk asam karboksilat.

  20. Soal

    Alkohol primer berikut ini dioksidasi menggunakan larutan kalium permanganat () dalam kondisi basa. Produk utama yang dihasilkan dari reaksi tersebut adalah:

    Lihat pembahasan

    Jawaban yang benar: D. Asam propanoat () Pembahasan: Alkohol primer () mengalami oksidasi untuk membentuk aldehida. Namun, dalam kondisi basa dengan adanya kalium permanganat (), oksidasi berlanjut lebih jauh hingga membentuk asam karboksilat. Produk akhir dari oksidasi alkohol primer ini adalah asam propanoat (). Reaksi ini dapat digambarkan sebagai berikut: Pada reaksi ini, alkohol primer teroksidasi melalui tahap pertama menjadi aldehida (etanol menjadi etanal), lalu lanjut menjadi asam karboksilat (asam propanoat). Kalium permanganat dalam kondisi basa memungkinkan oksidasi lebih lanjut hingga mencapai bentuk asam karboksilat. Oleh karena itu, jawaban yang benar adalah D. Asam propanoat ().

  21. Soal

    Senyawa berikut ini merupakan alkohol sekunder yang direaksikan dengan kalium dikromat (K₂Cr₂O₇) dalam larutan asam sulfat. Produk yang dihasilkan adalah: CH3CH(OH)CH3→ ?

    Lihat pembahasan

    Jawaban yang benar: A. Propan-2-on (CH₃COCH₃) Pembahasan: • Oksidasi alkohol sekunder (misalnya, isopropanol, menghasilkan keton. Pada kasus ini, propan-2-on (CH₃COCH₃) adalah produk utama. Reaksi ini dapat digambarkan sebagai berikut: CH3CH(OH)CH3→ • Pada reaksi ini, alkohol sekunder mengalami oksidasi menjadi keton (propan-2-on), dan tidak ada perubahan lebih lanjut, karena keton lebih stabil daripada aldehida atau asam karboksilat. Oksidasi ini tidak akan mengubahnya menjadi asam karboksilat atau senyawa lainnya.

  22. Soal

    Senyawa berikut ini merupakan alkohol sekunder yang direaksikan dengan kalium dikromat () dalam larutan asam sulfat (). Produk yang dihasilkan adalah:

    Lihat pembahasan

    Jawaban yang benar: A. Propan-2-on () Pembahasan: Oksidasi alkohol sekunder (misalnya, isopropanol, ) dengan kalium dikromat () dalam larutan asam sulfat () menghasilkan keton. Pada kasus ini, produk utama yang dihasilkan adalah propan-2-on (), yang merupakan senyawa keton. Reaksi ini dapat digambarkan sebagai berikut: Pada reaksi ini: 1. Alkohol sekunder mengalami oksidasi menjadi keton. 2. Tidak ada perubahan lebih lanjut setelah pembentukan keton karena keton lebih stabil dibandingkan aldehida atau asam karboksilat. 3. Oksidasi ini tidak akan mengubah keton menjadi senyawa lain seperti asam karboksilat. Jadi, produk utama dari oksidasi 2-propanol () dengan dalam adalah propan-2-on ().

  23. Soal

    Senyawa aldehida berikut ini direduksi menggunakan gas hidrogen dalam keberadaan katalis nikel (Ni). Produk yang dihasilkan dari reaksi tersebut adalah: CH3CHO→?

    Lihat pembahasan

    Jawaban yang benar: A. Etanol () Pembahasan: • Reduksi aldehida adalah reaksi yang mengubah aldehida menjadi alkohol primer. Aldehida, yang memiliki gugus karbonil (C=OC=O), akan memperoleh dua atom hidrogen untuk menghasilkan alkohol. • Dalam soal ini, etanal () (aldehida) direduksi menggunakan gas hidrogen (H2) dengan katalis nikel (NiNi). Produk yang dihasilkan adalah etanol (), sebuah alkohol primer. Reaksi ini dapat digambarkan sebagai berikut: CH3CHO+H2→ • Etanol terbentuk karena aldehida mengalami reduksi (penambahan hidrogen pada atom karbonil). Proses ini memulihkan oksidasi aldehida menjadi alkohol primer.

  24. Soal

    Senyawa aldehida berikut ini direduksi menggunakan gas hidrogen () dalam keberadaan katalis nikel (). Produk yang dihasilkan dari reaksi tersebut adalah:

    Lihat pembahasan

    Jawaban yang benar: A. Etanol () Pembahasan: Reduksi aldehida adalah reaksi yang mengubah aldehida menjadi alkohol primer. Aldehida, yang memiliki gugus karbonil (), akan memperoleh dua atom hidrogen untuk menghasilkan alkohol. Dalam soal ini, etanal () direduksi menggunakan gas hidrogen () dengan katalis nikel (). Produk yang dihasilkan adalah etanol (), sebuah alkohol primer. Reaksi ini dapat digambarkan sebagai berikut: Etanol terbentuk karena aldehida mengalami reduksi (penambahan hidrogen pada atom karbonil). Proses ini mengubah aldehida menjadi alkohol primer.

  25. Soal

    Senyawa asam karboksilat berikut ini direduksi dengan menggunakan reagen litium aluminat. Produk yang dihasilkan adalah: C6H5COOH→ ?

    Lihat pembahasan

    Jawaban yang benar: D. Benzen metanol () Pembahasan: • Reduksi asam karboksilat adalah proses yang mengubah asam karboksilat menjadi alkohol primer dengan menggunakan reduktor kuat seperti lithium aluminat. • Pada reaksi ini, asam benzoat (), yang merupakan asam karboksilat, direduksi oleh LiAlH4LiAl menjadi benzen metanol (C6H5CH2OH_6_5_2), sebuah alkohol primer. Reaksi ini dapat digambarkan sebagai berikut: C6H5COOH+LiAlH4→\text{C}_6\text{H}_5\text{COOH} + \text{LiAlH}_4 \rightarrow \text{C}_6\text{H}_5\text{CH}_2\text{OH} • Dalam reaksi ini, gugus karboksil (-COOH) pada asam benzoat tereduksi, menghasilkan benzen metanol, yang merupakan alkohol primer. Reduksi ini menghilangkan gugus karbonil dan menggantinya dengan gugus hidroksil (-OH), menghasilkan senyawa alkohol.

Gratis — tolong sebarkan

Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.

Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya →