-
Soal
Dalam rangka mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa, Undang-Undang Republik Indonesia No. 40 Tahun 2008 menjadi landasan yang mengatur tentang...
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: D. Sistem Sosial dan Budaya Nasional Penjelasan: Undang‑Undang Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 2008 secara eksplisit berjudul “Undang‑Undang tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis”, yang mengatur asas, tujuan, tindakan diskriminatif, perlindungan, dan pengawasan terhadap warga negara agar terhindar dari diskriminasi berdasarkan ras dan etnis. Karena itu, UU ini menempatkan penghapusan diskriminasi sebagai bagian integral dari sistem sosial dan budaya nasional dalam rangka mewujudkan persatuan, persaudaraan, dan kerukunan antarkelompok masyarakat. Melalui regulasi ini, pemerintah berupaya menciptakan masyarakat yang lebih inklusif, harmonis, dan bebas dari diskriminasi, yang merupakan bagian dari sistem sosial dan budaya nasional.
-
Soal
Keberagaman ras di Indonesia memberikan dampak yang signifikan terhadap kehidupan sosial, politik, dan budaya. Dampak tersebut bisa menjadi positif atau negatif, tergantung pada bagaimana masyarakat dan negara mengelolanya. Berikut ini yang bukan termasuk dampak positif dari keberagaman ras di Indonesia adalah...
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: C. Tumbuhnya sikap diskriminasi rasial yang mengarah pada ketegangan sosial antar kelompok Penjelasan: Dampak negatif dari keberagaman ras di Indonesia adalah tumbuhnya sikap diskriminasi rasial, yang dapat menyebabkan ketegangan sosial antar kelompok. Meskipun Indonesia kaya akan keberagaman ras dan budaya, ketidakmampuan dalam mengelola perbedaan ini dengan baik dapat memicu prasangka, stereotip, dan diskriminasi. Hal ini bisa berujung pada konflik sosial dan perpecahan antar kelompok. Oleh karena itu, penting bagi negara dan masyarakat untuk memperkuat sikap toleransi, saling menghargai, dan mengedepankan prinsip persatuan untuk menghindari dampak negatif tersebut. Keberagaman ras seharusnya dipandang sebagai kekuatan untuk memperkaya budaya, bukan sebagai sumber konflik.
-
Soal
Prinsip Bhinneka Tunggal Ika mengajarkan bahwa perbedaan tidak menghalangi persatuan. Sebagai contoh, sikap yang menunjukkan penerimaan terhadap perbedaan dalam masyarakat adalah...
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: B. Menerima keberagaman dan menghargai setiap perbedaan dalam masyarakat Penjelasan: Prinsip Bhinneka Tunggal Ika yang konvergen menegaskan bahwa keberagaman bukan sekadar perbedaan yang berdampingan, tetapi merupakan elemen-elemen yang saling menyatu dalam kesatuan yang kokoh. Sikap menerima keberagaman dan menghargai perbedaan menjadi kunci utama dalam menciptakan masyarakat yang harmonis, di mana setiap individu tidak hanya hidup berdampingan, tetapi juga berkontribusi dalam membangun persatuan. Konvergensi dalam keberagaman mengajarkan bahwa perbedaan tidak boleh menjadi penghalang, melainkan harus dipandang sebagai kekuatan yang menyatukan. Dengan demikian, semangat Bhinneka Tunggal Ika tidak hanya tentang menerima perbedaan, tetapi juga tentang menciptakan kesatuan yang solid melalui sikap saling menghormati dan bekerja sama demi kesejahteraan bersama.
-
Soal
Dalam prinsip Bhinneka Tunggal Ika, terdapat common denominator yang menyatukan berbagai elemen keberagaman di Indonesia, yang mengarah pada persatuan. Common denominator yang dimaksud dalam prinsip ini adalah...
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: D. Nilai persatuan bangsa Penjelasan: Dalam prinsip Bhinneka Tunggal Ika, common denominator yang menyatukan berbagai elemen keberagaman di Indonesia adalah nilai persatuan bangsa. Meskipun Indonesia memiliki keberagaman suku, agama, budaya, dan ras, semua elemen tersebut disatukan oleh semangat persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Nilai persatuan bangsa ini merupakan faktor yang menghubungkan berbagai perbedaan menjadi satu kesatuan yang kokoh, yang mendasari sikap saling menghargai, toleransi, dan gotong royong dalam masyarakat. Tanpa nilai persatuan yang mendalam, keberagaman justru dapat menjadi sumber konflik. Namun dengan adanya nilai persatuan, Indonesia dapat hidup harmonis meskipun dengan latar belakang yang sangat beragam.
-
Soal
Di sebuah sekolah yang terletak di kota besar, terdapat siswa-siswa yang berasal dari berbagai latar belakang budaya, suku, dan agama. Beberapa siswa yang berasal dari daerah dengan budaya yang berbeda merasa kesulitan untuk beradaptasi dengan teman-teman mereka yang memiliki kebiasaan dan cara berpikir yang berbeda. Mereka sering merasa terasing dan tidak nyaman. Salah satu sikap yang seharusnya dimiliki oleh siswa di sekolah tersebut dalam menghadapi keberagaman ini adalah...
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: C. Menjaga perbedaan suku, agama, dan budaya dalam setiap interaksi sosial Penjelasan: Sekolah yang memiliki keberagaman suku, agama, dan budaya perlu menjaga perbedaan ini dengan baik. Setiap siswa harus dapat saling menghargai dan memahami bahwa perbedaan adalah hal yang alami dalam masyarakat yang majemuk. Dengan menjaga perbedaan dalam interaksi sosial, siswa dapat membangun hubungan yang harmonis, mengurangi ketegangan, dan menciptakan lingkungan yang inklusif di mana setiap orang merasa diterima dan dihargai. Sikap ini sejalan dengan prinsip Bhinneka Tunggal Ika yang menekankan pada persatuan dalam keberagaman. Ketika keberagaman dirangkul dengan sikap terbuka dan penuh penghormatan, sekolah menjadi tempat yang tidak hanya mendidik secara akademis, tetapi juga membentuk karakter dan nilai sosial yang kuat bagi setiap individu.
-
Soal
Di sebuah sekolah yang terletak di kota besar, terdapat siswa-siswa yang berasal dari berbagai latar belakang budaya, suku, dan agama. Beberapa siswa yang berasal dari daerah dengan budaya yang berbeda merasa kesulitan untuk beradaptasi dengan teman-teman mereka yang memiliki kebiasaan dan cara berpikir yang berbeda. Mereka sering merasa terasing dan tidak nyaman. Salah satu sikap yang seharusnya dimiliki oleh siswa di sekolah tersebut dalam menghadapi keberagaman ini adalah...
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: D. Beradaptasi dan saling menghormati perbedaan ketika berinteraksi dengan sesama Penjelasan: Sikap adaptif dan saling menghormati sangat penting agar siswa dari latar belakang berbeda dapat merasa diterima dan nyaman. Dengan berusaha memahami kebiasaan, cara berpikir, dan nilai-nilai teman yang lain, serta menghormati perbedaan tersebut, suasana sekolah menjadi inklusif dan mendukung kerukunan antarsiswa. Dalam lingkungan sekolah yang beragam, penting bagi siswa untuk memiliki sikap terbuka terhadap perbedaan budaya, suku, dan agama. Beradaptasi berarti mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan sosial yang berbeda, sementara saling menghormati mencerminkan sikap menerima dan menghargai keberagaman tanpa diskriminasi. Sikap ini membantu menciptakan lingkungan yang inklusif dan harmonis, di mana setiap siswa merasa diterima dan nyaman dalam berinteraksi dengan teman-temannya
-
Soal
Indonesia dikenal sebagai negara dengan keberagaman budaya, suku, dan agama. Dalam prinsip Bhinneka Tunggal Ika, perbedaan ini dipandang sebagai bagian dari identitas nasional yang menyatukan seluruh bangsa Indonesia. Berdasarkan pemahaman ini, bagaimana seharusnya sikap masyarakat Indonesia dalam mengelola keberagaman tersebut agar tetap membentuk identitas nasional yang kokoh, sesuai dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika?
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: B. Menjaga dan merayakan keberagaman budaya sebagai kekuatan yang menyatukan Indonesia Penjelasan: Sikap yang sesuai dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika adalah menjaga dan merayakan keberagaman budaya. Dalam konteks ini, keberagaman bukanlah hambatan, tetapi kekuatan yang menguatkan identitas nasional Indonesia. Dengan merayakan perbedaan, masyarakat Indonesia dapat memperkuat rasa saling menghargai dan membangun persatuan yang kokoh. Keberagaman budaya, suku, agama, dan bahasa di Indonesia merupakan bagian integral dari identitas nasional yang mencerminkan semangat kebersamaan dan toleransi. Oleh karena itu, keberagaman budaya harus dihargai dan dipandang sebagai aset penting yang menyatukan bangsa Indonesia.
-
Soal
Indonesia dikenal sebagai negara yang sangat beragam, dengan berbagai ras, suku, budaya, dan agama. Keberagaman ini dipengaruhi oleh banyak faktor. Namun, salah satu faktor yang bukan merupakan penyebab utama keberagaman suku bangsa di Indonesia adalah...
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: B. Adanya pertentangan antarbudaya yang berkembang Penjelasan: Keberagaman suku bangsa di Indonesia lebih dipengaruhi oleh faktor geografis, kondisi alam, dan keterbukaan masyarakat terhadap budaya baru. Perbedaan kondisi alam dan geografis menyebabkan masyarakat berkembang dengan cara yang berbeda-beda, membentuk tradisi dan adat istiadat unik di tiap daerah. Sikap keterbukaan terhadap budaya baru juga memperkaya keberagaman dengan memungkinkan adanya pertukaran budaya antar kelompok. Sebaliknya, pertentangan antarbudaya lebih bersifat sebagai dampak sosial daripada faktor utama penyebab keberagaman suku bangsa. Konflik atau perbedaan pendapat antarbudaya biasanya terjadi setelah keberagaman sudah terbentuk dan bukan sebagai faktor utama dalam menciptakan keberagaman suku bangsa di Indonesia.
-
Soal
Berikut ini yang benar mengenai makna semboyan "Bhinneka Tunggal Ika" adalah...
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: A. Kata “Bhinneka” mengacu pada keberagaman budaya, suku, agama, ras, dan golongan di Indonesia. Penjelasan: Selain menjadi simbol persatuan, "Bhinneka Tunggal Ika" juga mencerminkan nilai luhur bangsa Indonesia dalam menerima, menghormati, dan merayakan keberagaman. Semboyan ini tidak hanya menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari, di mana masyarakat diajak untuk tetap menjunjung tinggi toleransi, kerja sama, dan kebersamaan. Dengan semangat ini, Indonesia terus melangkah maju sebagai bangsa yang kuat dan harmonis, tetap berpijak pada prinsip bahwa keberagaman bukanlah penghalang, melainkan kekuatan untuk mencapai tujuan bersama.
-
Soal
Berikut ini yang benar mengenai makna semboyan "Bhinneka Tunggal Ika" adalah...
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: C. Mengandung makna meskipun terdiri dari latar belakang yang berbeda, tetapi tetap bersatu dan damai. Penjelasan: Semboyan Bhinneka Tunggal Ika berasal dari Kitab Sutasoma yang ditulis oleh Mpu Tantular pada masa Kerajaan Majapahit. Makna dari semboyan ini adalah bahwa meskipun Indonesia memiliki keberagaman budaya, suku, agama, ras, dan golongan, seluruh masyarakat tetap bersatu dalam satu kesatuan bangsa. Dalam konteks modern, Bhinneka Tunggal Ika menjadi landasan bagi masyarakat Indonesia untuk tetap menjaga persatuan di tengah keberagaman. Semboyan ini mengajarkan bahwa perbedaan bukanlah alasan untuk terpecah, melainkan kekuatan yang memperkaya identitas bangsa. Dengan memahami dan menerapkan nilai-nilai dari semboyan ini, masyarakat dapat hidup dalam harmoni, saling menghormati, dan bekerja sama untuk membangun Indonesia yang lebih maju.
-
Soal
Dalam masyarakat yang beragam, kadang terjadi kelompok-kelompok tertentu yang lebih menonjolkan identitas mereka sendiri dibandingkan berbaur dengan lingkungan sekitar. Jika hal ini tidak dikelola dengan baik, maka dampak negatif yang dapat muncul terhadap semangat Bhinneka Tunggal Ika adalah...
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: B. Timbulnya rasa eksklusivitas yang dapat menyebabkan kurangnya interaksi dan kesenjangan sosial Penjelasan: Ketika suatu kelompok terlalu menonjolkan identitasnya sendiri dan mengurangi interaksi dengan kelompok lain, rasa eksklusivitas bisa muncul dan menciptakan kesenjangan sosial. Kurangnya komunikasi antar kelompok berpotensi memperkuat stereotip dan prasangka negatif, yang pada akhirnya menghambat solidaritas. Jika perbedaan tidak dikelola dengan baik, ketegangan sosial dapat terjadi, bahkan berujung pada konflik yang melemahkan persatuan. Selain itu, kurangnya kerja sama antar kelompok juga dapat memperlambat pembangunan sosial dan ekonomi. Semangat Bhinneka Tunggal Ika justru mengajarkan bahwa keberagaman harus menjadi kekuatan untuk menjaga persatuan, bukan penghalang. Oleh karena itu, interaksi yang sehat dan sikap saling menghormati sangat diperlukan untuk memperkuat kebersamaan di tengah perbedaan.
-
Soal
Di sebuah desa yang terdiri dari berbagai suku dan agama, warganya sering bekerja sama dalam kegiatan gotong royong, baik dalam membangun infrastruktur desa, mengadakan acara desa, hingga membantu warga yang sedang mengalami kesulitan. Meskipun setiap kelompok memiliki keunikan budaya dan tradisi masing-masing, mereka tetap hidup berdampingan dan saling mendukung. Dari cerita ini, salah satu pepatah yang paling menggambarkan semangat persatuan di desa tersebut adalah...
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: C. Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh Penjelasan: Pepatah yang paling menggambarkan semangat persatuan di desa tersebut adalah "Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh," karena menunjukkan bahwa kekuatan dan keberhasilan dapat dicapai melalui kebersamaan. Sementara itu, "Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing" juga mencerminkan nilai gotong royong dalam berbagi tanggung jawab, tetapi tidak secara langsung menekankan pentingnya persatuan dalam keberagaman. "Bagai padi, kian berisi kian menunduk" lebih mengajarkan sikap rendah hati daripada kerja sama sosial, sedangkan "Malu bertanya, sesat di jalan" lebih terkait dengan mencari pengetahuan daripada persatuan masyarakat. Oleh karena itu, pepatah yang paling tepat dalam menggambarkan kehidupan warga desa yang saling mendukung dan menjaga keharmonisan.
-
Soal
Pada sebuah pertandingan sepak bola antar SMA di kota Jakarta, terjadi konflik antara dua kelompok suporter yang mendukung tim yang berbeda. Konflik dimulai setelah salah satu tim kalah dan suporter mereka melakukan protes dengan cara turun ke lapangan dan membuat kerusuhan. Meski pihak keamanan telah berusaha mengendalikan situasi, kerusuhan semakin meluas dan menyebabkan banyak korban. Konflik yang terjadi pada pertandingan ini lebih disebabkan oleh...
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: B. Perbedaan kepentingan antara suporter tim yang menang dan yang kalah Penjelasan: Konflik yang terjadi dalam sebuah pertandingan olahraga sering dipicu oleh perbedaan kepentingan antara kelompok-kelompok yang terlibat, dalam hal ini suporter dari tim yang menang dan yang kalah. Suporter tim yang kalah biasanya merasa kecewa dan tidak menerima hasil pertandingan, yang bisa memicu ketegangan. Di sisi lain, suporter tim yang menang mungkin merasa bangga dan tidak bisa menerima protes atau reaksi negatif dari suporter lawan. Ketegangan ini, jika tidak dikelola dengan baik, dapat berujung pada konflik, seperti kerusuhan yang terjadi dalam kasus ini.
-
Soal
Pada sebuah pertandingan sepak bola antar SMA di kota Jakarta, terjadi konflik antara dua kelompok suporter yang mendukung tim yang berbeda. Konflik dimulai setelah salah satu tim kalah dan suporter mereka melakukan protes dengan cara turun ke lapangan dan membuat kerusuhan. Meski pihak keamanan telah berusaha mengendalikan situasi, kerusuhan semakin meluas dan menyebabkan banyak korban. Konflik yang terjadi pada pertandingan ini lebih disebabkan oleh...
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: D. Adanya persaingan antar kelompok suporter yang terlalu berlebihan Penjelasan: Konflik antar suporter sering kali terjadi karena fanatisme yang berlebihan dan rivalitas yang tidak sehat. Dalam kasus ini, suporter yang kecewa atas kekalahan timnya melakukan protes dengan turun ke lapangan, yang kemudian memicu kerusuhan lebih besar. Ketika persaingan antar kelompok suporter tidak dikelola dengan baik, hal ini dapat berkembang menjadi konflik fisik dan bahkan menyebabkan korban jiwa. Selain itu, faktor psikologis seperti jiwa massa juga berperan dalam meningkatkan ketegangan. Individu yang berada dalam kelompok besar cenderung bertindak lebih agresif dibandingkan saat mereka sendirian. Konflik ini bukan semata soal rebutan dukungan (A), perbedaan kepentingan formal (B), atau perselisihan aturan (C), melainkan akibat rivalitas yang tak terkelola dengan baik di antara dua kelompok suporter. Oleh karena itu, penting bagi pihak penyelenggara dan keamanan untuk mengelola suporter dengan baik agar rivalitas tetap dalam batas yang sehat dan tidak berujung pada kekerasan.
-
Soal
Kata Bhinneka Tunggal Ika yang berarti "berbeda-beda tetapi tetap satu" pertama kali ditulis dalam Kakawin Sutasoma pada abad ke-14 M. Kakawin Sutasoma ditulis oleh...
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: A. Mpu Tantular Penjelasan: Kakawin Sutasoma adalah sebuah karya sastra Jawa Kuno yang ditulis oleh Mpu Tantular pada abad ke-14 M. Dalam karya tersebut, untuk pertama kalinya muncul semboyan Bhinneka Tunggal Ika, yang mengandung makna "berbeda-beda tetapi tetap satu." Karya ini sangat berpengaruh dalam sejarah sastra Indonesia dan juga dalam pembentukan identitas nasional, karena mengajarkan pentingnya persatuan di tengah keberagaman.
Gratis — tolong sebarkan
Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.
Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya → Ilmu yang bermanfaatBagikan ke WhatsApp