-
Soal
Jika udara pernapasan yang masuk ke paru-paru hanya sekitar 300 cc, maka hal berikut bukan merupakan akibat yang tepat adalah…
Lihat pembahasan
Jawaban: B. Tubuh tetap bugar karena jumlah udara 300 cc sudah cukup untuk metabolisme normal Penjelasan: Ini bukan akibat yang tepat. Jika hanya 300 cc udara yang masuk, tubuh tidak akan cukup oksigen untuk menjalankan metabolisme normal, dan kekurangan oksigen akan menyebabkan gangguan pada tubuh. Jika udara pernapasan yang masuk ke paru-paru hanya sekitar 300 cc (biasanya volume pernapasan normal adalah sekitar 500 cc), maka tubuh kekurangan oksigen untuk proses metabolisme sel dan kebutuhan energi. Untuk menyeimbangkan kekurangan oksigen tersebut, tubuh akan berusaha meningkatkan frekuensi napas.
-
Soal
Pak Budi sudah 15 tahun terbiasa melakukan suatu aktivitas setiap pagi dan malam. Aktivitas itu membuat zat tar menempel di alveolus serta nikotin masuk ke aliran darah. Akhir-akhir ini, ia sering batuk, sesak napas, dan mudah lelah. Kebiasaan apakah yang paling mungkin menjadi penyebab gangguan paru-paru Pak Budi?
Lihat pembahasan
Jawaban: B. Merokok secara terus-menerus Penjelasan: Rokok mengandung tar, nikotin, dan karbon monoksida yang dapat merusak jaringan paru-paru. Tar menutupi permukaan alveolus sehingga pertukaran gas terganggu, sedangkan nikotin menyebabkan kecanduan. Inilah sebabnya perokok jangka panjang lebih berisiko mengalami gangguan paru-paru.
-
Soal

Sebuah lilin menyala diletakkan di atas piring berisi air, lalu ditutup dengan gelas bening. Beberapa saat kemudian, nyala api padam dan permukaan air di dalam gelas naik. Peristiwa ini menunjukkan bahwa oksigen di dalam gelas berkurang karena digunakan untuk…
Lihat pembahasan
Jawaban: C. Proses pembakaran pada lilin Penjelasan: Ketika lilin menyala, terjadi reaksi pembakaran yang membutuhkan oksigen. Saat ruang tertutup, jumlah oksigen terbatas dan lama-kelamaan habis. Api padam karena oksigen sudah berkurang, dan air naik ke dalam gelas akibat adanya perbedaan tekanan udara. Jadi, penyebab utama padamnya api adalah oksigen digunakan untuk proses pembakaran.
-
Soal
Mengapa tersedak bisa terjadi saat makan sambil berbicara?
Lihat pembahasan
Jawaban: A. Saluran pernapasan tidak tertutup sempurna oleh epiglotis Penjelasan: Saat kita makan, epiglotis (penutup saluran pernapasan) biasanya akan menutup saluran pernapasan (trakea) untuk memastikan makanan atau cairan masuk ke kerongkongan. Namun, saat kita berbicara, otot-otot di sekitar epiglotis mungkin tidak berfungsi secara optimal, sehingga saluran pernapasan tidak tertutup dengan sempurna. Hal ini bisa menyebabkan makanan atau cairan masuk ke trakea, yang menyebabkan tersedak.
-
Soal
Ketika seseorang sedang beraktivitas, tubuh memerlukan oksigen dalam jumlah yang berbeda-beda. Itulah sebabnya frekuensi pernapasan dapat berubah sesuai dengan jenis kegiatan yang dilakukan. Pernyataan yang paling tepat mengenai hubungan aktivitas tubuh dengan frekuensi pernapasan adalah…
Lihat pembahasan
Jawaban: B. Frekuensi pernapasan saat berjalan lebih lambat dibandingkan saat berlari. Penjelasan: Aktivitas yang berat membutuhkan lebih banyak oksigen, sehingga frekuensi pernapasan meningkat. Saat berlari, tubuh memerlukan oksigen lebih banyak dibandingkan saat berjalan. Oleh karena itu, frekuensi pernapasan saat berjalan lebih lambat dibandingkan saat berlari.
-
Soal
Seorang atlet diuji fungsi paru-parunya. Diketahui volume udara pernapasan 450 mL, udara komplementer 1.500 mL, udara cadangan 1.400 mL, dan udara residu 1.000 mL. Hitunglah kapasitas vital paru-paru atlet tersebut.
Lihat pembahasan
Jawaban: C. 3.950 mL Penjelasan: Kapasitas vital paru-paru (VC) atlet tersebut adalah 3.950 mL, yang merupakan jumlah udara yang dapat dihirup dan dikeluarkan dengan maksimal tanpa memperhitungkan volume udara residu. Rumus Kapasitas Vital (VC): Kapasitas vital (VC) dihitung dengan menjumlahkan volume udara pernapasan, udara komplementer, dan udara cadangan: VC=Volume pernapasan+Udara komplementer+Udara cadanganVC = + + VC=Volume pernapasan+Udara komplementer+Udara cadangan VC=450 mL+1.500 mL+1.400 mL=3.950 mLVC = 450 \, + 1.500 \, + 1.400 \, = 3.950 \, VC=450mL+1.500mL+1.400mL=3.950mL
-
Soal
Seorang atlet diuji fungsi paru-parunya. Diketahui volume udara pernapasan 450 mL, udara komplementer 1.500 mL, udara cadangan 1.400 mL, dan udara residu 1.000 mL. Hitunglah kapasitas vital paru-paru atlet tersebut.
Lihat pembahasan
Jawaban: B. 3.350 mL Penjelasan: Kapasitas vital paru-paru (KVP) adalah jumlah udara maksimal yang dapat dikeluarkan dari paru-paru setelah menarik napas dalam-dalam. KVP dihitung dengan menjumlahkan volume udara pernapasan, udara komplementer, dan udara cadangan. Dengan rumus: KVP = + + KVP = 450 \, + 1.500 \, + 1.400 \, = 3.350 \, Jadi, kapasitas vital paru-paru atlet tersebut adalah 3.350 mL.
-
Soal
Seorang atlet diuji fungsi paru-parunya. Diketahui volume udara pernapasan 450 mL, udara komplementer 1.500 mL, udara cadangan 1.400 mL, dan udara residu 1.000 mL. Hitunglah kapasitas vital paru-paru atlet tersebut.
Lihat pembahasan
Jawaban: B. 3.350 mL Penjelasan: Kapasitas vital paru-paru (KVP) adalah jumlah udara maksimal yang dapat dikeluarkan dari paru-paru setelah menarik napas dalam-dalam. KVP dihitung dengan menjumlahkan volume udara pernapasan, udara komplementer, dan udara cadangan. Dengan rumus: $KVP = + + $ $KVP = 450 \, + 1.500 \, + 1.400 \, = 3.350 \, $ Jadi, kapasitas vital paru-paru atlet tersebut adalah 3.350 mL.
-
Soal
Seorang atlet diuji fungsi paru-parunya. Diketahui volume udara pernapasan 450 mL, udara komplementer 1.500 mL, udara cadangan 1.400 mL, dan udara residu 1.000 mL. Hitunglah kapasitas vital paru-paru atlet tersebut.
Lihat pembahasan
Jawaban: B. 3.350 mL Penjelasan: Kapasitas vital paru-paru (KVP) adalah jumlah udara maksimal yang dapat dikeluarkan dari paru-paru setelah menarik napas dalam-dalam. KVP dihitung dengan menjumlahkan volume udara pernapasan, udara komplementer, dan udara cadangan. Dengan rumus: Jadi, kapasitas vital paru-paru atlet tersebut adalah 3.350 mL.
-
Soal
Seorang atlet diuji fungsi paru-parunya. Diketahui volume udara pernapasan 450 mL, udara komplementer 1.500 mL, udara cadangan 1.400 mL, dan udara residu 1.000 mL. Hitunglah kapasitas vital paru-paru atlet tersebut!
Lihat pembahasan
Jawaban: B. 3.350 mL Penjelasan: Diketahui: Volume Tidal (VT) = 450 mL Udara komplementer / Inspiratory Reserve Volume (IRV) = 1.500 mL Udara cadangan ekspirasi / Expiratory Reserve Volume (ERV) = 1.400 mL Dengan rumus: Jadi, kapasitas vital paru-paru atlet tersebut adalah 3.350 mL.
-
Soal
Perhatikan tabel berikut yang menunjukkan data dampak rokok pada organ paru-paru berdasarkan berbagai faktor. Pilihlah jawaban yang paling tepat mengenai bagaimana rokok merusak paru-paru.
Faktor Dampak Jangka Pendek Dampak Jangka Panjang Jumlah Zat Berbahaya 4.000 zat kimia Penurunan kapasitas paru-paru Penyempitan Saluran Pernapasan Sedikit gangguan pernapasan Peningkatan resiko emfisema dan bronkitis Gangguan Aliran Oksigen Oksigen tetap cukup untuk tubuh Oksigen lebih sulit masuk ke darah Penyakit Paru Batuk ringan dan sesak Kanker paru-paru dan penyakit jantung Efek pada Fungsi Epitel Paru Sementara mengurangi fungsi Kerusakan permanen pada epitel paru Mengapa rokok dapat merusak paru-paru secara efektif dalam jangka panjang?
Lihat pembahasan
Jawaban: B. Penyempitan saluran pernapasan menghambat aliran udara dan mengurangi volume paru-paru Penjelasan: Penyempitan saluran pernapasan yang terjadi akibat peradangan dan iritasi yang disebabkan oleh rokok menghalangi aliran udara, yang mengurangi volume paru-paru dan mengganggu pernapasan. Meskipun rokok juga meningkatkan jumlah zat kimia berbahaya (A) dan merusak epitel paru (C), penyempitan saluran pernapasan adalah salah satu dampak jangka panjang yang paling signifikan. Oleh karena itu, jawaban yang benar adalah B.
-
Soal
Perhatikan tabel berikut yang menunjukkan dampak rokok pada organ paru-paru.
Faktor Dampak Jangka Pendek Dampak Jangka Panjang Jumlah Zat Berbahaya 4.000 zat kimia Penurunan kapasitas paru-paru Penyempitan Saluran Pernapasan Gangguan pernapasan ringan Emfisema dan bronkitis kronis Gangguan Aliran Oksigen Oksigen masih cukup Oksigen lebih sulit masuk ke darah Penyakit Paru Batuk ringan dan sesak Kanker paru dan penyakit jantung Efek pada Epitel Paru Fungsi berkurang sementara Kerusakan permanen pada epitel paru Berdasarkan tabel, mengapa rokok sangat merusak paru-paru dalam jangka panjang?
Lihat pembahasan
Jawaban: A. Karena ribuan zat kimia berbahaya masuk ke paru-paru dan menyebabkan kerusakan permanen pada epitel paru. Penjelasan: Rokok mengandung ribuan zat kimia berbahaya yang masuk langsung ke paru-paru. Zat-zat tersebut menyebabkan kerusakan permanen pada epitel paru, yaitu lapisan pelindung yang berfungsi menjaga kesehatan saluran pernapasan. Jika epitel paru rusak, kemampuan paru untuk menyaring kotoran dan melawan penyakit akan menurun drastis. Akibatnya, dalam jangka panjang paru-paru mengalami penurunan kapasitas kerja dan berisiko tinggi terkena penyakit kronis seperti bronkitis, emfisema, hingga kanker paru.
Gratis — tolong sebarkan
Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.
Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya → Ilmu yang bermanfaatBagikan ke WhatsApp