Fitri Learning

LatihanIPA SMP Kelas 8

Bab 5: Sistem Pernapasan Manusia

IPA SMP Kelas 8 · 12 soal · bagian 2 dari 2

  1. Soal

    Jika udara pernapasan yang masuk ke paru-paru hanya sekitar 300 cc, maka hal berikut bukan merupakan akibat yang tepat adalah…

    Lihat pembahasan

    Jawaban: B. Tubuh tetap bugar karena jumlah udara 300 cc sudah cukup untuk metabolisme normal Penjelasan: Ini bukan akibat yang tepat. Jika hanya 300 cc udara yang masuk, tubuh tidak akan cukup oksigen untuk menjalankan metabolisme normal, dan kekurangan oksigen akan menyebabkan gangguan pada tubuh. Jika udara pernapasan yang masuk ke paru-paru hanya sekitar 300 cc (biasanya volume pernapasan normal adalah sekitar 500 cc), maka tubuh kekurangan oksigen untuk proses metabolisme sel dan kebutuhan energi. Untuk menyeimbangkan kekurangan oksigen tersebut, tubuh akan berusaha meningkatkan frekuensi napas.

  2. Soal

    Pak Budi sudah 15 tahun terbiasa melakukan suatu aktivitas setiap pagi dan malam. Aktivitas itu membuat zat tar menempel di alveolus serta nikotin masuk ke aliran darah. Akhir-akhir ini, ia sering batuk, sesak napas, dan mudah lelah. Kebiasaan apakah yang paling mungkin menjadi penyebab gangguan paru-paru Pak Budi?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: B. Merokok secara terus-menerus Penjelasan: Rokok mengandung tar, nikotin, dan karbon monoksida yang dapat merusak jaringan paru-paru. Tar menutupi permukaan alveolus sehingga pertukaran gas terganggu, sedangkan nikotin menyebabkan kecanduan. Inilah sebabnya perokok jangka panjang lebih berisiko mengalami gangguan paru-paru.

  3. Soal
    Gambar soal

    Sebuah lilin menyala diletakkan di atas piring berisi air, lalu ditutup dengan gelas bening. Beberapa saat kemudian, nyala api padam dan permukaan air di dalam gelas naik. Peristiwa ini menunjukkan bahwa oksigen di dalam gelas berkurang karena digunakan untuk…

    Lihat pembahasan

    Jawaban: C. Proses pembakaran pada lilin Penjelasan: Ketika lilin menyala, terjadi reaksi pembakaran yang membutuhkan oksigen. Saat ruang tertutup, jumlah oksigen terbatas dan lama-kelamaan habis. Api padam karena oksigen sudah berkurang, dan air naik ke dalam gelas akibat adanya perbedaan tekanan udara. Jadi, penyebab utama padamnya api adalah oksigen digunakan untuk proses pembakaran.

  4. Soal

    Mengapa tersedak bisa terjadi saat makan sambil berbicara?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: A. Saluran pernapasan tidak tertutup sempurna oleh epiglotis Penjelasan: Saat kita makan, epiglotis (penutup saluran pernapasan) biasanya akan menutup saluran pernapasan (trakea) untuk memastikan makanan atau cairan masuk ke kerongkongan. Namun, saat kita berbicara, otot-otot di sekitar epiglotis mungkin tidak berfungsi secara optimal, sehingga saluran pernapasan tidak tertutup dengan sempurna. Hal ini bisa menyebabkan makanan atau cairan masuk ke trakea, yang menyebabkan tersedak.

  5. Soal

    Ketika seseorang sedang beraktivitas, tubuh memerlukan oksigen dalam jumlah yang berbeda-beda. Itulah sebabnya frekuensi pernapasan dapat berubah sesuai dengan jenis kegiatan yang dilakukan. Pernyataan yang paling tepat mengenai hubungan aktivitas tubuh dengan frekuensi pernapasan adalah…

    Lihat pembahasan

    Jawaban: B. Frekuensi pernapasan saat berjalan lebih lambat dibandingkan saat berlari. Penjelasan: Aktivitas yang berat membutuhkan lebih banyak oksigen, sehingga frekuensi pernapasan meningkat. Saat berlari, tubuh memerlukan oksigen lebih banyak dibandingkan saat berjalan. Oleh karena itu, frekuensi pernapasan saat berjalan lebih lambat dibandingkan saat berlari.

  6. Soal

    Seorang atlet diuji fungsi paru-parunya. Diketahui volume udara pernapasan 450 mL, udara komplementer 1.500 mL, udara cadangan 1.400 mL, dan udara residu 1.000 mL. Hitunglah kapasitas vital paru-paru atlet tersebut.

    Lihat pembahasan

    Jawaban: C. 3.950 mL Penjelasan: Kapasitas vital paru-paru (VC) atlet tersebut adalah 3.950 mL, yang merupakan jumlah udara yang dapat dihirup dan dikeluarkan dengan maksimal tanpa memperhitungkan volume udara residu. Rumus Kapasitas Vital (VC): Kapasitas vital (VC) dihitung dengan menjumlahkan volume udara pernapasan, udara komplementer, dan udara cadangan: VC=Volume pernapasan+Udara komplementer+Udara cadanganVC = + + VC=Volume pernapasan+Udara komplementer+Udara cadangan VC=450 mL+1.500 mL+1.400 mL=3.950 mLVC = 450 \, + 1.500 \, + 1.400 \, = 3.950 \, VC=450mL+1.500mL+1.400mL=3.950mL

  7. Soal

    Seorang atlet diuji fungsi paru-parunya. Diketahui volume udara pernapasan 450 mL, udara komplementer 1.500 mL, udara cadangan 1.400 mL, dan udara residu 1.000 mL. Hitunglah kapasitas vital paru-paru atlet tersebut.

    Lihat pembahasan

    Jawaban: B. 3.350 mL Penjelasan: Kapasitas vital paru-paru (KVP) adalah jumlah udara maksimal yang dapat dikeluarkan dari paru-paru setelah menarik napas dalam-dalam. KVP dihitung dengan menjumlahkan volume udara pernapasan, udara komplementer, dan udara cadangan. Dengan rumus: KVP = + + KVP = 450 \, + 1.500 \, + 1.400 \, = 3.350 \, Jadi, kapasitas vital paru-paru atlet tersebut adalah 3.350 mL.

  8. Soal

    Seorang atlet diuji fungsi paru-parunya. Diketahui volume udara pernapasan 450 mL, udara komplementer 1.500 mL, udara cadangan 1.400 mL, dan udara residu 1.000 mL. Hitunglah kapasitas vital paru-paru atlet tersebut.

    Lihat pembahasan

    Jawaban: B. 3.350 mL Penjelasan: Kapasitas vital paru-paru (KVP) adalah jumlah udara maksimal yang dapat dikeluarkan dari paru-paru setelah menarik napas dalam-dalam. KVP dihitung dengan menjumlahkan volume udara pernapasan, udara komplementer, dan udara cadangan. Dengan rumus: $KVP = + + $ $KVP = 450 \, + 1.500 \, + 1.400 \, = 3.350 \, $ Jadi, kapasitas vital paru-paru atlet tersebut adalah 3.350 mL.

  9. Soal

    Seorang atlet diuji fungsi paru-parunya. Diketahui volume udara pernapasan 450 mL, udara komplementer 1.500 mL, udara cadangan 1.400 mL, dan udara residu 1.000 mL. Hitunglah kapasitas vital paru-paru atlet tersebut.

    Lihat pembahasan

    Jawaban: B. 3.350 mL Penjelasan: Kapasitas vital paru-paru (KVP) adalah jumlah udara maksimal yang dapat dikeluarkan dari paru-paru setelah menarik napas dalam-dalam. KVP dihitung dengan menjumlahkan volume udara pernapasan, udara komplementer, dan udara cadangan. Dengan rumus: Jadi, kapasitas vital paru-paru atlet tersebut adalah 3.350 mL.

  10. Soal

    Seorang atlet diuji fungsi paru-parunya. Diketahui volume udara pernapasan 450 mL, udara komplementer 1.500 mL, udara cadangan 1.400 mL, dan udara residu 1.000 mL. Hitunglah kapasitas vital paru-paru atlet tersebut!

    Lihat pembahasan

    Jawaban: B. 3.350 mL Penjelasan: Diketahui: Volume Tidal (VT) = 450 mL Udara komplementer / Inspiratory Reserve Volume (IRV) = 1.500 mL Udara cadangan ekspirasi / Expiratory Reserve Volume (ERV) = 1.400 mL Dengan rumus: Jadi, kapasitas vital paru-paru atlet tersebut adalah 3.350 mL.

  11. Soal

    Perhatikan tabel berikut yang menunjukkan data dampak rokok pada organ paru-paru berdasarkan berbagai faktor. Pilihlah jawaban yang paling tepat mengenai bagaimana rokok merusak paru-paru.

    FaktorDampak Jangka PendekDampak Jangka Panjang
    Jumlah Zat Berbahaya4.000 zat kimiaPenurunan kapasitas paru-paru
    Penyempitan Saluran PernapasanSedikit gangguan pernapasanPeningkatan resiko emfisema dan bronkitis
    Gangguan Aliran OksigenOksigen tetap cukup untuk tubuhOksigen lebih sulit masuk ke darah
    Penyakit ParuBatuk ringan dan sesakKanker paru-paru dan penyakit jantung
    Efek pada Fungsi Epitel ParuSementara mengurangi fungsiKerusakan permanen pada epitel paru

    Mengapa rokok dapat merusak paru-paru secara efektif dalam jangka panjang?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: B. Penyempitan saluran pernapasan menghambat aliran udara dan mengurangi volume paru-paru Penjelasan: Penyempitan saluran pernapasan yang terjadi akibat peradangan dan iritasi yang disebabkan oleh rokok menghalangi aliran udara, yang mengurangi volume paru-paru dan mengganggu pernapasan. Meskipun rokok juga meningkatkan jumlah zat kimia berbahaya (A) dan merusak epitel paru (C), penyempitan saluran pernapasan adalah salah satu dampak jangka panjang yang paling signifikan. Oleh karena itu, jawaban yang benar adalah B.

  12. Soal

    Perhatikan tabel berikut yang menunjukkan dampak rokok pada organ paru-paru.

    FaktorDampak Jangka PendekDampak Jangka Panjang
    Jumlah Zat Berbahaya4.000 zat kimiaPenurunan kapasitas paru-paru
    Penyempitan Saluran PernapasanGangguan pernapasan ringanEmfisema dan bronkitis kronis
    Gangguan Aliran OksigenOksigen masih cukupOksigen lebih sulit masuk ke darah
    Penyakit ParuBatuk ringan dan sesakKanker paru dan penyakit jantung
    Efek pada Epitel ParuFungsi berkurang sementaraKerusakan permanen pada epitel paru

    Berdasarkan tabel, mengapa rokok sangat merusak paru-paru dalam jangka panjang?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: A. Karena ribuan zat kimia berbahaya masuk ke paru-paru dan menyebabkan kerusakan permanen pada epitel paru. Penjelasan: Rokok mengandung ribuan zat kimia berbahaya yang masuk langsung ke paru-paru. Zat-zat tersebut menyebabkan kerusakan permanen pada epitel paru, yaitu lapisan pelindung yang berfungsi menjaga kesehatan saluran pernapasan. Jika epitel paru rusak, kemampuan paru untuk menyaring kotoran dan melawan penyakit akan menurun drastis. Akibatnya, dalam jangka panjang paru-paru mengalami penurunan kapasitas kerja dan berisiko tinggi terkena penyakit kronis seperti bronkitis, emfisema, hingga kanker paru.

Gratis — tolong sebarkan

Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.

Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya →