-
Soal
Ketika seseorang berolahraga di siang hari, kulit tampak memerah. Hal ini terjadi karena…
Lihat pembahasan
Jawaban: B. Kapiler melebar untuk melepaskan panas Penjelasan: Ketika seseorang berolahraga di siang hari, suhu tubuh akan meningkat akibat aktivitas otot yang menghasilkan panas. Untuk menjaga suhu tubuh tetap stabil, tubuh melakukan mekanisme termoregulasi. Salah satunya adalah vasodilatasi, yaitu pelebaran pembuluh kapiler di bawah permukaan kulit. Dengan pelebaran ini, lebih banyak darah yang mengalir ke permukaan kulit sehingga panas dari dalam tubuh dapat dilepaskan ke lingkungan. Inilah yang membuat kulit tampak memerah saat berolahraga di siang hari.
-
Soal
Perhatikan skema berikut! Darah → (1) → Urine Primer → (2) → Urine Sekunder → (3) → Urine Sesungguhnya Proses yang terjadi pada nomor (1), (2), dan (3) secara berurutan adalah…
Lihat pembahasan
Jawaban: B. Filtrasi – Reabsorpsi – Augmentasi Penjelasan: Urine terbentuk melalui tiga tahap utama di dalam nefron ginjal. Tahap pertama adalah filtrasi, terjadi di glomerulus, yaitu penyaringan darah untuk memisahkan zat yang masih berguna dengan sisa metabolisme. Hasil tahap ini disebut urine primer. Tahap kedua adalah reabsorpsi di tubulus proksimal, ketika zat-zat penting seperti glukosa, asam amino, ion, dan sebagian air diserap kembali ke dalam darah. Hasilnya disebut urine sekunder. Tahap ketiga adalah augmentasi (sekresi) di tubulus distal dan kolektivus, ketika zat sisa metabolisme tambahan, ion berlebih, serta racun dikeluarkan ke dalam filtrat. Inilah yang menjadi urine sesungguhnya yang siap dialirkan ke kandung kemih.
-
Soal
Perhatikan tabel berikut:
No Kondisi Medis Gejala Utama 1 Poliuria … 2 Oliguria … 3 Diabetes melitus … 4 Nefritis … Gejala yang benar untuk melengkapi tabel adalah…
Lihat pembahasan
Jawaban: A. Urine encer – Urine sedikit – Gula darah tinggi – Peradangan glomerulus Penjelasan: Poliuria ditandai dengan urine encer atau berlebihan, sedangkan oliguria kebalikannya yaitu urine sangat sedikit. Diabetes melitus menyebabkan kadar glukosa dalam darah tinggi dan keluar melalui urine. Nefritis merupakan peradangan pada glomerulus yang mengakibatkan protein (albumin) ikut terbuang bersama urine, sehingga gejalanya terkait peradangan ginjal.
-
Soal
Hati berperan penting dalam ekskresi. Fungsi utama cairan empedu adalah…
Lihat pembahasan
Jawaban: B. Mengemulsikan lemak agar mudah dicerna Penjelasan: Hati menghasilkan empedu, yang disimpan sementara di kantong empedu sebelum dilepaskan ke usus halus (duodenum). Fungsi utama empedu adalah mengemulsikan lemak, yaitu memecah lemak besar menjadi tetesan lemak kecil agar enzim lipase dapat lebih mudah mencerna lemak menjadi asam lemak dan gliserol. Empedu juga mengandung garam empedu, bilirubin, dan kolesterol, yang membantu dalam proses pencernaan dan ekskresi zat sisa dari darah.
-
Soal
Perhatikan diagram jalur urine berikut: Glomerulus → … → Tubulus kontortus proksimal → … → Tubulus kontortus distal → … → Kandung kemih Bagian yang hilang secara berurutan adalah…
Lihat pembahasan
Jawaban: B. Kapsula Bowman – Lengkung Henle – Ureter Penjelasan: Jalur pembentukan urine dimulai dari glomerulus yang menyaring darah, lalu hasil saringan ditampung di Kapsula Bowman. Filtrat bergerak ke tubulus kontortus proksimal untuk menyerap kembali zat penting seperti glukosa, air, dan ion, kemudian masuk ke Lengkung Henle yang mengatur kadar air dan garam sehingga urine menjadi lebih pekat. Setelah melewati tubulus kontortus distal untuk sekresi zat sisa tambahan, filtrat masuk ke tubulus kolektivus, lalu mengalir ke ureter menuju kandung kemih sebelum akhirnya dikeluarkan melalui uretra.
-
Soal
Tabel Perbandingan Volume Urine
Kondisi Volume Urine per Hari Keterangan Umum Orang sehat Normal (± 1–2 liter) ADH berfungsi normal, reabsorpsi air baik Diabetes insipidus Sangat tinggi (bisa >10 liter) Kekurangan ADH, reabsorpsi air terganggu Berdasarkan tabel tersebut, pernyataan yang tepat adalah…
Lihat pembahasan
Jawaban: B. Kekurangan ADH menyebabkan urine berlebihan Penjelasan: Pada penderita diabetes insipidus, jumlah urine yang dihasilkan sangat banyak, bisa mencapai lebih dari 10 liter per hari. Hal ini terjadi karena tubuh kekurangan hormon ADH (Antidiuretic Hormone). Normalnya, ADH berfungsi membantu ginjal menyerap kembali air dari filtrat sehingga urine yang keluar tidak berlebihan. Jika ADH berkurang atau tidak diproduksi dengan cukup, proses reabsorpsi air di ginjal terganggu, akibatnya air banyak terbuang bersama urine.
-
Soal
Kondisi Respon Pembuluh Darah Kulit Udara Panas … Udara Dingin … Isian yang benar adalah…
Lihat pembahasan
Jawaban: A. Melebar – Mengecil Penjelasan: Saat udara panas, tubuh berusaha menurunkan suhu agar tidak terlalu panas. Pembuluh darah di permukaan kulit akan melebar (vasodilatasi) sehingga lebih banyak darah mengalir ke dekat permukaan kulit. Dengan begitu, panas tubuh bisa lebih mudah dilepaskan melalui kulit, biasanya disertai keluarnya keringat. Saat udara dingin, tubuh justru berusaha mempertahankan panas agar tidak hilang. Maka pembuluh darah kulit akan mengecil (vasokonstriksi) sehingga aliran darah ke permukaan kulit berkurang. Akibatnya panas tubuh tidak banyak terbuang, kulit bisa terasa lebih pucat atau dingin.
-
Soal
Kondisi Respon Pembuluh Darah Kulit Udara Panas … Udara Dingin … Isian yang benar adalah…
Lihat pembahasan
Jawaban: A. Melebar – Mengecil Penjelasan: Saat udara panas, tubuh berusaha menurunkan suhu agar tidak terlalu panas. Pembuluh darah di permukaan kulit akan melebar (vasodilatasi) sehingga lebih banyak darah mengalir ke dekat permukaan kulit. Dengan begitu, panas tubuh bisa lebih mudah dilepaskan melalui kulit, biasanya disertai keluarnya keringat. Saat udara dingin, tubuh justru berusaha mempertahankan panas agar tidak hilang. Maka pembuluh darah kulit akan mengecil (vasokonstriksi) sehingga aliran darah ke permukaan kulit berkurang. Akibatnya panas tubuh tidak banyak terbuang, kulit bisa terasa lebih pucat atau dingin.
-
Soal
Raka gemar berolahraga futsal setiap sore. Setelah bermain sekitar 1 jam, ia menyadari tubuhnya berkeringat banyak dan bajunya menjadi basah. Namun, ia tetap merasa bugar setelah cukup minum air putih. Fenomena yang dialami Raka terutama menunjukkan fungsi dari organ ekskresi yaitu…
Lihat pembahasan
Jawaban: A. menjaga suhu tubuh tetap stabil Penjelasan: Saat Raka bermain futsal, otot bekerja keras sehingga menghasilkan panas tubuh. Agar suhu tubuh tidak meningkat berlebihan, kelenjar keringat mengeluarkan keringat. Ketika keringat menguap dari permukaan kulit, panas tubuh ikut terbawa sehingga suhu tubuh kembali stabil. Itulah fungsi utama organ ekskresi (kulit) dalam kondisi ini, yaitu mengatur suhu tubuh.
-
Soal
Seseorang mengalami ikterus (kulit dan mata kekuningan). Hal ini disebabkan oleh…
Lihat pembahasan
Jawaban: D. Penumpukan bilirubin akibat gangguan hati Penjelasan: Ikterus terjadi akibat penumpukan bilirubin dalam darah dan jaringan tubuh. Bilirubin adalah pigmen kuning yang terbentuk dari pemecahan sel darah merah. Hati biasanya memproses bilirubin agar dapat dikeluarkan melalui empedu. Jika fungsi hati terganggu (misal hepatitis, sirosis, atau obstruksi saluran empedu), bilirubin menumpuk di darah, sehingga kulit dan mata tampak kekuningan.
-
Soal
Fungsi ureter dalam sistem ekskresi adalah…
Lihat pembahasan
Jawaban: B. Menyalurkan urine dari ginjal ke kandung kemih Penjelasan: Ureter adalah saluran berbentuk tabung yang menghubungkan ginjal dengan kandung kemih. Fungsi utamanya adalah menyalurkan urine yang terbentuk di ginjal agar sampai ke kandung kemih untuk disimpan sementara sebelum dikeluarkan melalui uretra. Ureter tidak berperan dalam menyaring darah, menyimpan urine (itu fungsi kandung kemih), atau mengatur pH darah (fungsi ginjal).
-
Soal
Jalur akhir keringat melewati lapisan paling luar. Lapisan apakah itu?
Lihat pembahasan
Jawaban: A. Epidermis Penjelasan: Kelenjar keringat berada di lapisan dermis, tetapi salurannya menembus hingga keluar melalui pori-pori di epidermis. Karena epidermis adalah lapisan kulit paling luar, maka keringat akhirnya keluar melalui lapisan ini. Pilihan lain salah karena dermis adalah tempat kelenjar berada, subkutan berisi jaringan lemak, dan jaringan lemak tidak berhubungan langsung dengan pori-pori.
-
Soal
Jalur akhir keringat melewati lapisan paling luar. Lapisan apakah itu?
Lihat pembahasan
Jawaban: A. Epidermis Penjelasan: Kelenjar keringat berada di lapisan dermis, tetapi salurannya menembus hingga keluar melalui pori-pori di epidermis. Karena epidermis adalah lapisan kulit paling luar, maka keringat akhirnya keluar melalui lapisan ini. Pilihan lain salah karena dermis adalah tempat kelenjar berada, subkutan berisi jaringan lemak, dan jaringan lemak tidak berhubungan langsung dengan pori-pori.
-
Soal
Jika keringat diuji laboratorium, komponen dominan yang ditemukan adalah…
Lihat pembahasan
Jawaban: B. Air, garam, urea Penjelasan: Keringat tersusun terutama dari air sebagai pelarut, garam mineral sebagai elektrolit, serta urea sebagai hasil sisa metabolisme protein. Keringat terutama terdiri dari air (±98%), garam mineral terutama natrium klorida, serta sedikit urea dan sisa metabolisme. Protein dan enzim (A) tidak ada dalam jumlah berarti di keringat, oksigen dan karbon dioksida (C) adalah gas pernapasan, sedangkan empedu dan asam amino (D) dihasilkan hati dan tidak ada di keringat.
-
Soal
Jika keringat diuji laboratorium, komponen dominan yang ditemukan adalah…
Lihat pembahasan
Jawaban: B. Air, garam, urea Penjelasan: Keringat tersusun terutama dari air sebagai pelarut, garam mineral sebagai elektrolit, serta urea sebagai hasil sisa metabolisme protein. Keringat terutama terdiri dari air (±98%), garam mineral terutama natrium klorida, serta sedikit urea dan sisa metabolisme. Protein dan enzim (A) tidak ada dalam jumlah berarti di keringat, oksigen dan karbon dioksida (C) adalah gas pernapasan, sedangkan empedu dan asam amino (D) dihasilkan hati dan tidak ada di keringat.
-
Soal
Organ yang menyimpan cadangan glikogen sekaligus menghasilkan empedu terletak…
Lihat pembahasan
Jawaban: B. Kanan bawah diafragma Penjelasan: Hati adalah organ besar di sebelah kanan atas rongga perut, tepat di bawah diafragma. Fungsinya menyimpan cadangan glikogen, menghasilkan empedu untuk mencerna lemak, serta menetralisasi racun. Lokasi hati bukan di kiri bawah lambung (A, D), juga bukan kanan atas lambung (C) karena letaknya lebih dominan di bawah diafragma kanan.
-
Soal
Organ yang berfungsi untuk menyimpan glikogen sebagai cadangan energi, menghasilkan empedu, serta berperan dalam proses detoksifikasi tubuh adalah...
Lihat pembahasan
Jawaban: C. Hati (liver) Penjelasan: Hati berperan sebagai tempat penyimpanan glikogen yang dapat diubah kembali menjadi glukosa saat tubuh membutuhkan energi. Selain itu, hati menghasilkan cairan empedu yang membantu proses pencernaan dan penyerapan lemak di usus halus. Hati juga berfungsi melakukan detoksifikasi, yaitu menetralkan racun atau zat berbahaya dalam darah. Contohnya, hati membantu menetralisir efek alkohol atau obat-obatan yang masuk ke tubuh.
-
Soal
Pembentukan zat warna empedu berkaitan erat dengan proses perombakan sel darah merah. Manakah pernyataan yang paling tepat menggambarkan proses ini?
Lihat pembahasan
Jawaban: D. Sel darah merah yang sudah tua dipecah menjadi hemoglobin, kemudian hemoglobin diubah menjadi bilirubin yang menjadi zat warna empedu. Penjelasan: Eritrosit (sel darah merah) yang tua atau rusak akan dihancurkan oleh limpa. Hemoglobin yang terkandung dalam eritrosit dipecah menjadi globin dan heme. Globin → dirombak menjadi asam amino Heme → diubah menjadi zat besi (Fe) dan bilirubin Bilirubin inilah yang menjadi zat warna empedu, disimpan di hati, kemudian dikeluarkan ke kantung empedu, dan dialirkan ke usus halus bersama cairan empedu. Empedu berfungsi membantu pencernaan lemak dengan cara mengemulsikan lemak menjadi butiran lebih kecil agar lebih mudah diuraikan oleh enzim lipase.
-
Soal
.Laras sering begadang hingga larut malam. Lama-kelamaan ia merasa matanya membengkak dan kulit wajahnya kusam. Dokter menjelaskan bahwa kondisi tersebut berhubungan dengan organ ekskresi yang tidak optimal dalam membuang sisa metabolisme. Organ yang paling berperan dalam kasus Laras adalah...
Lihat pembahasan
Jawaban: C. ginjal yang menahan cairan dan racun tubuh Penjelasan: Begadang dan kurang tidur dapat menyebabkan fungsi ekskresi tubuh tidak optimal, sehingga racun dan sisa metabolisme menumpuk. Kondisi mata bengkak dan kulit kusam sering terkait dengan ginjal, karena ginjal berperan dalam: • Menyaring darah dan membuang kelebihan cairan. • Mengeluarkan limbah metabolisme dan racun melalui urine. Jika ginjal tidak optimal, cairan bisa menumpuk di jaringan, termasuk di sekitar mata, sehingga terjadi edema atau pembengkakan.
-
Soal
Laras sering begadang hingga larut malam. Lama-kelamaan ia merasa matanya membengkak dan kulit wajahnya kusam. Dokter menjelaskan bahwa kondisi tersebut berhubungan dengan organ ekskresi yang tidak optimal dalam membuang sisa metabolisme. Organ yang paling berperan dalam kasus Laras adalah...
Lihat pembahasan
Jawaban: C. ginjal yang menahan cairan dan racun tubuh Penjelasan: Begadang dan kurang tidur dapat menyebabkan fungsi ekskresi tubuh tidak optimal, sehingga racun dan sisa metabolisme menumpuk. Kondisi mata bengkak dan kulit kusam sering terkait dengan ginjal, karena ginjal berperan dalam: • Menyaring darah dan membuang kelebihan cairan. • Mengeluarkan limbah metabolisme dan racun melalui urine. Jika ginjal tidak optimal, cairan bisa menumpuk di jaringan, termasuk di sekitar mata, sehingga terjadi edema atau pembengkakan.
-
Soal
Perhatikan skema berikut! Hemoglobin rusak → Biliverdin → Bilirubin → Empedu Proses di atas menunjukkan fungsi hati dalam…
Lihat pembahasan
Jawaban: A. Ekskresi pigmen sisa metabolisme Penjelasan: Hemoglobin dari sel darah merah yang rusak dipecah menjadi biliverdin, kemudian menjadi bilirubin. Bilirubin merupakan pigmen kuning yang menjadi zat warna empedu. Proses ini menunjukkan peran hati dalam mengolah sisa metabolisme agar bisa diekskresikan melalui empedu ke usus halus.
-
Soal
Gangguan ginjal nefritis ditandai dengan kerusakan glomerulus akibat…
Lihat pembahasan
Jawaban: A. Infeksi bakteri, urine bercampur darah dan protein Penjelasan: Nefritis adalah peradangan pada ginjal, khususnya di bagian glomerulus, yang umumnya disebabkan oleh infeksi bakteri. Akibat kerusakan pada glomerulus, proses filtrasi terganggu sehingga zat-zat yang seharusnya tidak keluar bersama urine, seperti protein dan sel darah merah, ikut keluar. Hal ini membuat urine penderita nefritis bisa mengandung protein (albuminuria) bahkan darah (hematuria).
-
Soal
Manakah berikut ini tidak termasuk nefritis?
Lihat pembahasan
Jawaban: D. Diabetes insipidus Penjelasan: Glomerulonefritis akut, lupus nefritis, dan nefritis interstisial semuanya merupakan bentuk nefritis, yaitu peradangan ginjal yang mengganggu fungsi filtrasi. Glomerulonefritis biasanya disebabkan infeksi bakteri, lupus nefritis karena autoimun, dan nefritis interstisial karena reaksi alergi obat. Sementara itu, diabetes insipidus bukanlah nefritis, melainkan gangguan keseimbangan air akibat kekurangan hormon ADH (antidiuretik). Akibatnya, penderita menghasilkan urine dalam jumlah sangat banyak dan encer, tanpa ada peradangan pada ginjal.
-
Soal
Perhatikan faktor-faktor berikut ini: • Aktivitas fisik meningkat • Suhu tubuh naik • Kelenjar keringat terangsang • Tubuh mengeluarkan keringat Urutan yang benar dari proses terjadinya pengeluaran keringat adalah…
Lihat pembahasan
Jawaban: A. 1 – 2 – 3 – 4 Penjelasan: Saat seseorang melakukan aktivitas fisik (1), otot bekerja lebih keras sehingga menghasilkan panas dan membuat suhu tubuh naik (2). Pusat pengatur suhu di otak (hipotalamus) kemudian memberi sinyal ke kelenjar keringat agar terangsang (3). Akibatnya, tubuh mengeluarkan keringat (4) untuk menurunkan suhu tubuh melalui penguapan. Jadi, urutan yang benar adalah 1 → 2 → 3 → 4.
-
Soal
Pasien menunjukkan urine berbusa, hasil uji Biuret positif. Hal ini mengindikasikan adanya…
Lihat pembahasan
Jawaban: A. Protein dalam urine Penjelasan: Urine yang berbusa sering menjadi tanda adanya protein di dalam urine (proteinuria). Hal ini diperkuat dengan uji Biuret positif, karena uji Biuret secara khusus mendeteksi keberadaan ikatan peptida pada protein. Jadi, kondisi tersebut menunjukkan proteinuria, yang bisa menjadi gejala nefritis atau kerusakan glomerulus ginjal.
Gratis — tolong sebarkan
Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.
Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya → Ilmu yang bermanfaatBagikan ke WhatsApp