-
Soal
Berikut contoh sikap patuh terhadap peraturan perundang-undangan yang dapat dilakukan oleh seorang pelajar, yaitu…
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: C. Mengikuti upacara bendera dan menaati tata tertib sekolah dengan penuh kesadaran. Penjelasan: Jawaban C. Mengikuti upacara bendera dan menaati tata tertib sekolah dengan penuh kesadaran merupakan contoh konkret sikap patuh terhadap peraturan perundang-undangan dalam lingkup kecil, yakni lingkungan sekolah. Sekolah sebagai lembaga pendidikan menerapkan peraturan yang secara tidak langsung merupakan pengejawantahan dari aturan perundang-undangan nasional, terutama dalam hal pembentukan karakter dan kedisiplinan warga negara muda. Sikap pelajar yang menaati aturan sekolah menunjukkan kepatuhan terhadap norma hukum yang berlaku serta bentuk penghargaan terhadap nilai-nilai konstitusional seperti keteraturan, kedisiplinan, dan tanggung jawab. Dengan mengikuti aturan secara sadar, pelajar juga dilatih untuk menjadi warga negara yang patuh hukum di kemudian hari.
-
Soal
Dalam proses penyusunan peraturan perundang-undangan, dikenal asas pengayoman yang harus diperhatikan oleh pembentuk undang-undang. Asas ini mengandung makna bahwa materi muatan peraturan perundang-undangan harus...
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: C. Menjamin ketenteraman. Penjelasan: Jawaban yang tepat adalah C. Menjamin ketenteraman, karena asas pengayoman mengandung makna bahwa peraturan perundang-undangan harus mampu memberikan perlindungan dan rasa aman kepada masyarakat. Tujuannya adalah agar peraturan tersebut tidak menimbulkan keresahan, melainkan justru menghadirkan ketertiban dan kenyamanan dalam kehidupan bermasyarakat. Oleh karena itu, setiap materi peraturan harus mempertimbangkan dampaknya terhadap ketenteraman umum sebagai bentuk pengayoman dari negara kepada rakyatnya.
-
Soal
Dalam proses penyusunan peraturan perundang-undangan, dikenal asas pengayoman yang harus diperhatikan oleh pembentuk undang-undang. Asas ini mengandung makna bahwa materi muatan peraturan perundang-undangan harus...
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: B. Menjamin ketenteraman. Penjelasan: Jawaban yang tepat adalah Menjamin ketenteraman, karena asas pengayoman mengandung makna bahwa peraturan perundang-undangan harus mampu memberikan perlindungan dan rasa aman kepada masyarakat. Tujuannya adalah agar peraturan tersebut tidak menimbulkan keresahan, melainkan justru menghadirkan ketertiban dan kenyamanan dalam kehidupan bermasyarakat. Oleh karena itu, setiap materi peraturan harus mempertimbangkan dampaknya terhadap ketenteraman umum sebagai bentuk pengayoman dari negara kepada rakyatnya.
-
Soal
Penegakan sistem hukum nasional menuntut keberadaan asas yang memastikan konsistensi antara norma yang lebih rendah terhadap norma yang lebih tinggi. Istilah yang merepresentasikan prinsip tersebut adalah…
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: C. Lex superior derogat legi inferiori Penjelasan: Asas lex superior derogat legi inferiori merupakan prinsip hukum yang menyatakan bahwa peraturan hukum yang lebih tinggi mengesampingkan peraturan yang lebih rendah apabila terjadi pertentangan. Dalam sistem perundang-undangan di Indonesia, prinsip ini mendasari hierarki norma sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 jo. UU No. 13 Tahun 2022 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan. Prinsip ini penting untuk menjaga konsistensi, keselarasan, dan supremasi hukum, sehingga tidak ada peraturan di bawah yang bertentangan dengan konstitusi atau undang-undang yang lebih tinggi. Oleh karena itu, jika suatu perda bertentangan dengan UUD NRI Tahun 1945 atau UU, maka perda tersebut bisa dibatalkan atau tidak berlaku. Prinsip ini adalah pilar utama dalam penerapan sistem hukum nasional yang berjenjang.
-
Soal
Penegakan sistem hukum nasional menuntut keberadaan asas yang memastikan konsistensi antara norma yang lebih rendah terhadap norma yang lebih tinggi. Istilah yang merepresentasikan prinsip tersebut adalah…
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: C. Lex superior derogat legi inferiori Penjelasan: Asas lex superior derogat legi inferiori merupakan prinsip hukum yang menyatakan bahwa peraturan hukum yang lebih tinggi mengesampingkan peraturan yang lebih rendah apabila terjadi pertentangan. Dalam sistem perundang-undangan di Indonesia, prinsip ini mendasari hierarki norma sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 jo. UU No. 13 Tahun 2022 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan. Prinsip ini penting untuk menjaga konsistensi, keselarasan, dan supremasi hukum, sehingga tidak ada peraturan di bawah yang bertentangan dengan konstitusi atau undang-undang yang lebih tinggi. Oleh karena itu, jika suatu perda bertentangan dengan UUD NRI Tahun 1945 atau UU, maka perda tersebut bisa dibatalkan atau tidak berlaku. Prinsip ini adalah pilar utama dalam penerapan sistem hukum nasional yang berjenjang.
-
Soal
Penggunaan istilah staatsfundamentalnorm oleh Hans Nawiasky untuk menggantikan staatsgrundnorm dalam teori hierarki norma hukum mencerminkan...
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: B. Refleksi terhadap pandangan hukum sebagai sistem yang tertutup dan hipotetik Penjelasan: Hans Nawiasky mengembangkan teori hierarki norma hukum yang awalnya dikemukakan oleh Hans Kelsen dengan menolak istilah staatsgrundnorm (norma dasar negara) karena dianggap terlalu abstrak dan bersifat hipotesis. Kelsen memandang hukum sebagai sistem normatif tertutup yang berpuncak pada norma dasar yang tidak dapat diuji secara hukum, hanya bisa "diandaikan" keberadaannya. Sebaliknya, Nawiasky mengusulkan istilah staatsfundamentalnorm sebagai norma dasar negara yang bersumber pada realitas konstitusional dan pengakuan secara sosiologis serta politis. Artinya, norma ini bukan hasil asumsi teoritis, melainkan hasil kesepakatan masyarakat atau konstituante, sehingga bersifat lebih konkret dan terbuka terhadap dinamika politik dan sosial.
-
Soal
Penggunaan istilah staatsfundamentalnorm oleh Hans Nawiasky untuk menggantikan staatsgrundnorm dalam teori hierarki norma hukum mencerminkan...
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: B. Refleksi terhadap pandangan hukum sebagai sistem yang tertutup dan hipotetik Penjelasan: Hans Nawiasky mengembangkan teori hierarki norma hukum yang awalnya dikemukakan oleh Hans Kelsen dengan menolak istilah staatsgrundnorm (norma dasar negara) karena dianggap terlalu abstrak dan bersifat hipotesis. Kelsen memandang hukum sebagai sistem normatif tertutup yang berpuncak pada norma dasar yang tidak dapat diuji secara hukum, hanya bisa "diandaikan" keberadaannya. Sebaliknya, Nawiasky mengusulkan istilah staatsfundamentalnorm sebagai norma dasar negara yang bersumber pada realitas konstitusional dan pengakuan secara sosiologis serta politis. Artinya, norma ini bukan hasil asumsi teoritis, melainkan hasil kesepakatan masyarakat atau konstituante, sehingga bersifat lebih konkret dan terbuka terhadap dinamika politik dan sosial.
-
Soal
Ketetapan MPR RI masih diakui keberlakuannya dalam sistem hukum nasional meskipun bukan merupakan produk undang-undang. Salah satu Tap MPR yang hingga kini masih relevan adalah Ketetapan MPR RI Nomor V/MPR/2000 yang mengatur mengenai…
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: B. Pemantapan Persatuan dan Kesatuan Nasional Penjelasan: Tap MPR RI Nomor V/MPR/2000 secara tegas berisi tentang Pemantapan Persatuan dan Kesatuan Nasional, yang menjadi bagian penting dalam memperkuat keutuhan bangsa pascareformasi. Ketetapan ini lahir sebagai bentuk respon terhadap potensi disintegrasi bangsa yang muncul akibat dinamika sosial-politik saat itu. Melalui ketetapan ini, MPR menegaskan pentingnya memperkuat kesadaran kebangsaan dan mengembangkan nilai-nilai persatuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Oleh karena itu, jawaban B merupakan pilihan yang tepat karena sesuai dengan isi dari Tap MPR RI tersebut.
-
Soal
Ketetapan MPR RI masih diakui keberlakuannya dalam sistem hukum nasional meskipun bukan merupakan produk undang-undang. Salah satu Tap MPR yang hingga kini masih relevan adalah Ketetapan MPR RI Nomor V/MPR/2000 yang mengatur mengenai…
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: B. Pemantapan Persatuan dan Kesatuan Nasional Penjelasan: Tap MPR RI Nomor V/MPR/2000 secara tegas berisi tentang Pemantapan Persatuan dan Kesatuan Nasional, yang menjadi bagian penting dalam memperkuat keutuhan bangsa pascareformasi. Ketetapan ini lahir sebagai bentuk respon terhadap potensi disintegrasi bangsa yang muncul akibat dinamika sosial-politik saat itu. Melalui ketetapan ini, MPR menegaskan pentingnya memperkuat kesadaran kebangsaan dan mengembangkan nilai-nilai persatuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Oleh karena itu, jawaban B merupakan pilihan yang tepat karena sesuai dengan isi dari Tap MPR RI tersebut.
-
Soal
Hierarki norma dalam sistem hukum memiliki tingkatan yang bertingkat dari yang paling abstrak hingga yang paling konkret. Semakin tinggi tingkat norma, semakin bersifat umum dan mendasar. Sebaliknya, semakin rendah, norma menjadi lebih operasional. Konsep ini dikenal dengan istilah…
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: E. Stufenbau des Recht Penjelasan: Istilah Stufenbau des Recht berasal dari teori Hans Kelsen yang memandang hukum sebagai suatu sistem bertingkat atau berlapis. Dalam pandangannya, norma hukum tersusun secara hierarkis, seperti piramida. Norma tertinggi bersifat abstrak dan menjadi dasar berlakunya norma di bawahnya yang lebih konkret. Semakin ke bawah, norma akan semakin operasional. Konsep ini menunjukkan bahwa setiap norma memperoleh kekuatan mengikatnya dari norma di atasnya, hingga mencapai norma dasar (Grundnorm). Maka, sistem norma bertingkat ini disebut Stufenbau des Recht.
-
Soal
Hierarki norma dalam sistem hukum memiliki tingkatan yang bertingkat dari yang paling abstrak hingga yang paling konkret. Semakin tinggi tingkat norma, semakin bersifat umum dan mendasar. Sebaliknya, semakin rendah, norma menjadi lebih operasional. Konsep ini dikenal dengan istilah…
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: C. Stufenbau des Recht Penjelasan: Istilah Stufenbau des Recht berasal dari teori Hans Kelsen yang memandang hukum sebagai suatu sistem bertingkat atau berlapis. Dalam pandangannya, norma hukum tersusun secara hierarkis, seperti piramida. Norma tertinggi bersifat abstrak dan menjadi dasar berlakunya norma di bawahnya yang lebih konkret. Semakin ke bawah, norma akan semakin operasional. Konsep ini menunjukkan bahwa setiap norma memperoleh kekuatan mengikatnya dari norma di atasnya, hingga mencapai norma dasar (Grundnorm). Maka, sistem norma bertingkat ini disebut Stufenbau des Recht.
-
Soal
Penerapan asas lex posterior derogat lex priori paling tepat tercermin pada situasi berikut ini, kecuali…
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: C. UU yang disahkan setelah tahun 2020 otomatis membatalkan semua UU sebelum tahun tersebut Penjelasan: Asas lex posterior derogat legi priori berarti bahwa hukum yang lebih baru mengesampingkan hukum yang lama apabila keduanya mengatur hal yang sama dan berada dalam tingkatan peraturan yang setara. Asas ini diterapkan untuk menjaga ketertiban dalam sistem hukum agar tidak terjadi dualisme atau pertentangan norma. Contohnya, apabila terdapat dua undang-undang yang sama-sama mengatur soal perpajakan, dan yang satu disahkan pada tahun 2005, sementara yang lain tahun 2022, maka aturan dalam undang-undang tahun 2022 yang berlaku selama belum dicabut atau digugat di Mahkamah Konstitusi. Dengan demikian, asas ini memberi kejelasan hukum dan menjamin keberlakuan norma yang relevan dengan kondisi terkini.
-
Soal
Penerapan asas lex posterior derogat lex priori paling tepat tercermin pada situasi berikut ini, kecuali…
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: C. UU yang disahkan setelah tahun 2020 otomatis membatalkan semua UU sebelum tahun tersebut Penjelasan: Asas lex posterior derogat legi priori berarti bahwa hukum yang lebih baru mengesampingkan hukum yang lama apabila keduanya mengatur hal yang sama dan berada dalam tingkatan peraturan yang setara. Asas ini diterapkan untuk menjaga ketertiban dalam sistem hukum agar tidak terjadi dualisme atau pertentangan norma. Contohnya, apabila terdapat dua undang-undang yang sama-sama mengatur soal perpajakan, dan yang satu disahkan pada tahun 2005, sementara yang lain tahun 2022, maka aturan dalam undang-undang tahun 2022 yang berlaku selama belum dicabut atau digugat di Mahkamah Konstitusi. Dengan demikian, asas ini memberi kejelasan hukum dan menjamin keberlakuan norma yang relevan dengan kondisi terkini.
-
Soal
Komitmen terhadap penerapan peraturan perundang-undangan bertujuan agar setiap warga negara hendaknya tetap setia dan bertanggung jawab untuk menerapkan peraturan perundang-undangan. Hal ini penting agar…
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: B. Tercipta kepastian hukum dan ketertiban dalam kehidupan berbangsa dan bernegara Penjelasan: Komitmen terhadap penerapan peraturan perundang-undangan sangat penting untuk menciptakan kepastian hukum dan ketertiban dalam masyarakat. Dengan demikian, setiap individu atau lembaga akan tahu batasan dan haknya, yang menghindarkan dari ketidakpastian atau potensi konflik. Ketertiban dan stabilitas hukum akan tercipta jika setiap warga negara mematuhi aturan yang ada, sesuai dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dan UUD NRI Tahun 1945.
-
Soal
Komitmen terhadap penerapan peraturan perundang-undangan bertujuan agar setiap warga negara hendaknya tetap setia dan bertanggung jawab untuk menerapkan peraturan perundang-undangan. Hal ini penting agar…
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: B. Tercipta kepastian hukum dan ketertiban dalam kehidupan berbangsa dan bernegara Penjelasan: Komitmen terhadap penerapan peraturan perundang-undangan sangat penting untuk menciptakan kepastian hukum dan ketertiban dalam masyarakat. Dengan demikian, setiap individu atau lembaga akan tahu batasan dan haknya, yang menghindarkan dari ketidakpastian atau potensi konflik. Ketertiban dan stabilitas hukum akan tercipta jika setiap warga negara mematuhi aturan yang ada, sesuai dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dan UUD NRI Tahun 1945.
-
Soal
Lembaga yang memiliki kewenangan untuk mengawasi pelaksanaan undang-undang agar sesuai dengan konstitusi adalah...
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: E. Mahkamah Konstitusi Penjelasan: Mahkamah Konstitusi (MK) merupakan lembaga yang berwenang untuk menguji undang-undang terhadap Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, yang dikenal sebagai judicial review. Hal ini sesuai dengan kewenangan yang diatur dalam Pasal 24C UUD NRI Tahun 1945. Tugas ini merupakan bentuk pengawasan konstitusional, yakni memastikan bahwa setiap undang-undang yang dibuat tidak bertentangan dengan nilai-nilai dan norma dasar negara. Dengan demikian, Mahkamah Konstitusi memiliki peran penting dalam menjaga kemurnian dan supremasi konstitusi di Indonesia.
-
Soal
Lembaga yang memiliki kewenangan untuk mengawasi pelaksanaan undang-undang agar sesuai dengan konstitusi adalah...
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: D. Mahkamah Konstitusi Penjelasan: Mahkamah Konstitusi (MK) merupakan lembaga yang berwenang untuk menguji undang-undang terhadap Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, yang dikenal sebagai judicial review. Hal ini sesuai dengan kewenangan yang diatur dalam Pasal 24C UUD NRI Tahun 1945. Tugas ini merupakan bentuk pengawasan konstitusional, yakni memastikan bahwa setiap undang-undang yang dibuat tidak bertentangan dengan nilai-nilai dan norma dasar negara. Dengan demikian, Mahkamah Konstitusi memiliki peran penting dalam menjaga kemurnian dan supremasi konstitusi di Indonesia.
-
Soal
Organisasi Y menemukan bahwa salah satu kebijakan pemerintah pusat yang diterapkan di daerah bertentangan dengan kebijakan pemerintah daerah. Berikut yang merupakan langkah yang dapat diambil oleh organisasi Y untuk mengatasi hal tersebut adalah…
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: C. Mengajukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara untuk membatalkan kebijakan tersebut. Penjelasan: Jika sebuah kebijakan pemerintah pusat bertentangan dengan kebijakan pemerintah daerah, salah satu cara yang tepat untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan mengajukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). PTUN memiliki kewenangan untuk menguji dan membatalkan kebijakan yang dianggap melanggar peraturan yang lebih tinggi atau tidak sesuai dengan hukum yang berlaku. Dalam hal ini, PTUN dapat menilai apakah kebijakan tersebut sah atau tidak berdasarkan prinsip-prinsip hukum yang ada.
-
Soal
Organisasi Y menemukan bahwa salah satu kebijakan pemerintah pusat yang diterapkan di daerah bertentangan dengan kebijakan pemerintah daerah. Berikut yang merupakan langkah yang dapat diambil oleh organisasi Y untuk mengatasi hal tersebut adalah…
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: C. Mengajukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara untuk membatalkan kebijakan tersebut. Penjelasan: Jika sebuah kebijakan pemerintah pusat bertentangan dengan kebijakan pemerintah daerah, salah satu cara yang tepat untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan mengajukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). PTUN memiliki kewenangan untuk menguji dan membatalkan kebijakan yang dianggap melanggar peraturan yang lebih tinggi atau tidak sesuai dengan hukum yang berlaku. Dalam hal ini, PTUN dapat menilai apakah kebijakan tersebut sah atau tidak berdasarkan prinsip-prinsip hukum yang ada.
-
Soal
Kegunaan sanksi bagi penegak hukum dalam implementasi peraturan perundang-undangan, yaitu...
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: B. Menjadi alat untuk menegakkan aturan dan memastikan kepatuhan masyarakat terhadap hukum Penjelasan: Kegunaan sanksi bagi penegak hukum dalam implementasi peraturan perundang-undangan adalah sebagai alat untuk menegakkan aturan dan memastikan kepatuhan masyarakat terhadap hukum. Dengan adanya sanksi, setiap individu memiliki kesadaran bahwa pelanggaran terhadap hukum akan menimbulkan konsekuensi, sehingga mendorong terciptanya ketertiban dan keadilan. Sanksi juga menjadi tolak ukur efektivitas hukum karena menunjukkan bahwa norma hukum bukan hanya sekadar pedoman, melainkan memiliki kekuatan mengikat yang nyata. Selain itu, sanksi dapat berfungsi sebagai pencegah (deterrent effect) agar pelanggaran tidak terulang di kemudian hari.
-
Soal
Kegunaan sanksi bagi penegak hukum dalam implementasi peraturan perundang-undangan, yaitu...
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: B. Menjadi alat untuk menegakkan aturan dan memastikan kepatuhan masyarakat terhadap hukum Penjelasan: Kegunaan sanksi bagi penegak hukum dalam implementasi peraturan perundang-undangan adalah sebagai alat untuk menegakkan aturan dan memastikan kepatuhan masyarakat terhadap hukum. Dengan adanya sanksi, setiap individu memiliki kesadaran bahwa pelanggaran terhadap hukum akan menimbulkan konsekuensi, sehingga mendorong terciptanya ketertiban dan keadilan. Sanksi juga menjadi tolak ukur efektivitas hukum karena menunjukkan bahwa norma hukum bukan hanya sekadar pedoman, melainkan memiliki kekuatan mengikat yang nyata. Selain itu, sanksi dapat berfungsi sebagai pencegah (deterrent effect) agar pelanggaran tidak terulang di kemudian hari.
-
Soal
zSanksi wujudnya dapat berupa sanksi perdata, sanksi administrasi dan sanksi pidana. Wujud dari sanksi pidana ada beberapa, salah satunya adalah…
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: C. Penahanan atau pidana penjara Penjelasan: Sanksi pidana merupakan jenis sanksi yang dijatuhkan dalam ranah hukum pidana sebagai bentuk pembalasan atas perbuatan yang melanggar hukum. Wujud dari sanksi pidana antara lain pidana penjara, pidana denda, pidana mati, dan pidana kurungan. Penahanan atau pidana penjara adalah salah satu bentuk sanksi pidana yang paling umum diterapkan terhadap pelaku tindak pidana sebagai upaya memberi efek jera dan perlindungan bagi masyarakat. Berbeda dengan sanksi perdata yang berfokus pada penggantian kerugian dan sanksi administrasi yang bersifat pembinaan atau teguran, sanksi pidana lebih menitikberatkan pada pembatasan kebebasan pelaku sebagai bentuk pertanggungjawaban secara hukum.
-
Soal
zSanksi wujudnya dapat berupa sanksi perdata, sanksi administrasi dan sanksi pidana. Wujud dari sanksi pidana ada beberapa, salah satunya adalah…
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: C. Penahanan atau pidana penjara Penjelasan: Sanksi pidana merupakan jenis sanksi yang dijatuhkan dalam ranah hukum pidana sebagai bentuk pembalasan atas perbuatan yang melanggar hukum. Wujud dari sanksi pidana antara lain pidana penjara, pidana denda, pidana mati, dan pidana kurungan. Penahanan atau pidana penjara adalah salah satu bentuk sanksi pidana yang paling umum diterapkan terhadap pelaku tindak pidana sebagai upaya memberi efek jera dan perlindungan bagi masyarakat. Berbeda dengan sanksi perdata yang berfokus pada penggantian kerugian dan sanksi administrasi yang bersifat pembinaan atau teguran, sanksi pidana lebih menitikberatkan pada pembatasan kebebasan pelaku sebagai bentuk pertanggungjawaban secara hukum.
-
Soal
Pada Pasal 38 Ayat (1) UU RI No. 48 Tahun 2009 dikatakan bahwa “Selain Mahkamah Agung dan badan peradilan di bawahnya serta Mahkamah Konstitusi, terdapat badan-badan lain yang fungsinya berkaitan dengan kekuasan kehakiman”. Bagian dari ‘badan-badan lain’ mengacu pada…
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: A. Kepolisian, Kejaksaan, Advokat, dan Lembaga Pemasyarakatan Penjelasan: Dalam Pasal 38 Ayat (1) UU RI No. 48 Tahun 2009, disebutkan bahwa selain Mahkamah Agung dan Mahkamah Konstitusi, terdapat badan-badan lain yang berfungsi berkaitan dengan kekuasaan kehakiman. Badan-badan tersebut adalah Kepolisian, Kejaksaan, Advokat, dan Lembaga Pemasyarakatan. Kepolisian dan Kejaksaan memiliki peran penting dalam penyelidikan dan penuntutan kasus hukum, sementara Advokat bertindak sebagai pembela dalam proses peradilan. Lembaga Pemasyarakatan bertugas untuk menjalankan fungsi hukuman dan pembinaan bagi narapidana. Semua badan ini memiliki peran yang sangat penting dalam sistem peradilan dan penegakan hukum di Indonesia, yang berfungsi mendukung kekuasaan kehakiman dan memastikan proses hukum berjalan dengan baik.
-
Soal
Pada Pasal 38 Ayat (1) UU RI No. 48 Tahun 2009 dikatakan bahwa “Selain Mahkamah Agung dan badan peradilan di bawahnya serta Mahkamah Konstitusi, terdapat badan-badan lain yang fungsinya berkaitan dengan kekuasan kehakiman.” Bagian dari ‘badan-badan lain’ mengacu pada…
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: A. Kepolisian, Kejaksaan, Advokat, dan Lembaga Pemasyarakatan Penjelasan: Dalam Pasal 38 Ayat (1) UU RI No. 48 Tahun 2009, disebutkan bahwa selain Mahkamah Agung dan Mahkamah Konstitusi, terdapat badan-badan lain yang berfungsi berkaitan dengan kekuasaan kehakiman. Badan-badan tersebut adalah Kepolisian, Kejaksaan, Advokat, dan Lembaga Pemasyarakatan. Kepolisian dan Kejaksaan memiliki peran penting dalam penyelidikan dan penuntutan kasus hukum, sementara Advokat bertindak sebagai pembela dalam proses peradilan. Lembaga Pemasyarakatan bertugas untuk menjalankan fungsi hukuman dan pembinaan bagi narapidana. Semua badan ini memiliki peran yang sangat penting dalam sistem peradilan dan penegakan hukum di Indonesia, yang berfungsi mendukung kekuasaan kehakiman dan memastikan proses hukum berjalan dengan baik.
Gratis — tolong sebarkan
Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.
Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya → Ilmu yang bermanfaatBagikan ke WhatsApp