Fitri Learning

LatihanIPA SMP Kelas 9

Bab 5: Zat Adiktif dan Psikotropika

IPA SMP Kelas 9 · 9 soal · bagian 2 dari 2

  1. Soal

    Ekstasi adalah salah satu jenis psikotropika yang memiliki efek stimulan dan sering disalahgunakan. Berdasarkan informasi yang ada, apa yang menyebabkan efek ketergantungan pada ekstasi, serta bagaimana dampak penggunaan jangka pendek dan jangka panjangnya?

    Lihat pembahasan

    Pembahasan: Ekstasi memengaruhi neurotransmitter serotonin di otak, menciptakan rasa euforia, energi tinggi, dan perasaan positif. Efek jangka pendeknya meliputi insomnia, peningkatan detak jantung, dan tekanan darah. Penggunaan jangka panjang menyebabkan kerusakan pada sistem saraf, termasuk depresi berat dan gangguan memori akibat penurunan aktivitas serotonin.

  2. Soal

    Sabu-sabu adalah psikotropika golongan stimulan yang memiliki dampak serius pada tubuh. Apa mekanisme kerja sabu-sabu dalam memengaruhi tubuh, dan apa saja ciri-ciri ketergantungan yang dapat diamati pada pengguna?

    Lihat pembahasan

    Pembahasan: Sabu-sabu meningkatkan kadar dopamin secara besar-besaran di otak, menyebabkan efek stimulan seperti euforia, peningkatan energi, dan kewaspadaan. Ciri-ciri ketergantungan meliputi pupil membesar, wajah berkerut, gerakan tubuh tidak terkendali, serta produksi keringat yang meningkat. Efek jangka panjang meliputi kerusakan otak dan risiko stroke.

  3. Soal

    Psikotropika dapat digolongkan menjadi tiga jenis berdasarkan efeknya, yaitu halusinogen, stimulan, dan depresan. Apa perbedaan utama antara halusinogen dan stimulan dalam memengaruhi tubuh, serta berikan contoh masing-masing?

    Lihat pembahasan

    Pembahasan: Halusinogen mengubah persepsi sensorik sehingga pengguna mengalami ilusi atau halusinasi (contoh: LSD dan magic mushroom). Stimulan, di sisi lain, meningkatkan aktivitas fisik dan mental dengan merangsang sistem saraf pusat (contoh: ekstasi dan sabu-sabu).

  4. Soal

    Bagaimana mekanisme kerja stimulan seperti sabu-sabu dalam meningkatkan produksi energi tubuh, dan apa dampak jangka panjang yang paling serius akibat penyalahgunaannya?

    Lihat pembahasan

    Pembahasan: Sabu-sabu meningkatkan kadar dopamin, memberikan energi dan rasa euforia pada tubuh. Dalam jangka panjang, penyalahgunaan sabu-sabu dapat menyebabkan kerusakan permanen pada organ-organ vital seperti ginjal, hati, dan jantung, selain juga berdampak pada sistem saraf pusat dengan risiko stroke atau kerusakan otak.

  5. Soal

    Zat adiktif dan psikotropika dapat memberikan dampak yang berbeda pada tubuh manusia. Berdasarkan informasi yang ada, bagaimana cara zat depresan memengaruhi tubuh, dan apa dampak jangka panjang yang dapat terjadi jika zat ini terus digunakan?

    Lihat pembahasan

    Pembahasan: Zat depresan memperlambat aktivitas tubuh, termasuk detak jantung dan kontraksi otot. Efek jangka pendeknya meliputi relaksasi dan penurunan tekanan darah, tetapi penggunaan jangka panjang dapat menyebabkan serangan panik, disorientasi, kerusakan organ hati, dan gangguan koordinasi tubuh.

  6. Soal

    Zat adiktif dan psikotropika dapat memberikan dampak yang berbeda pada tubuh manusia. Berdasarkan informasi yang ada, bagaimana cara zat depresan memengaruhi tubuh, dan apa dampak jangka panjang yang dapat terjadi jika zat ini terus digunakan?

    Lihat pembahasan

    Pembahasan: Zat depresan memperlambat aktivitas tubuh, termasuk detak jantung dan kontraksi otot. Efek jangka pendeknya meliputi relaksasi dan penurunan tekanan darah, tetapi penggunaan jangka panjang dapat menyebabkan serangan panik, disorientasi, kerusakan organ hati, dan gangguan koordinasi tubuh.

  7. Soal

    Penanganan pengguna zat adiktif dan psikotropika dapat dilakukan melalui beberapa langkah kuratif. Apa peran utama dari proses detoksifikasi, dan bagaimana tahapan tersebut dilakukan?

    Lihat pembahasan

    Pembahasan: Detoksifikasi adalah proses penghilangan racun dalam tubuh secara bertahap dengan mengurangi dosis zat adiktif hingga mencapai kondisi bebas zat. Tahapan ini biasanya dilanjutkan dengan rehabilitasi untuk memulihkan kondisi psikologis dan mencegah kekambuhan.

  8. Soal

    Pencegahan penyalahgunaan zat adiktif dan psikotropika dapat dilakukan melalui tindakan preventif. Berdasarkan materi yang diberikan, apa langkah-langkah penting yang dapat dilakukan untuk mencegah seseorang terjerumus dalam penyalahgunaan zat?

    Lihat pembahasan

    Pembahasan: Tindakan preventif meliputi menjaga keharmonisan dalam keluarga, melakukan aktivitas yang bermanfaat, dan menghindari lingkungan pergaulan negatif. Hal ini bertujuan untuk membangun rasa percaya diri dan keteguhan mental sehingga individu tidak mudah terpengaruh.

  9. Soal

    Stimulan merupakan salah satu jenis psikotropika yang memberikan dampak serius pada tubuh manusia. Berdasarkan materi, apa ciri khas efek stimulan dan bagaimana cara mengidentifikasi seseorang yang menyalahgunakan zat ini?

    Lihat pembahasan

    Pembahasan: Stimulan meningkatkan aktivitas tubuh, termasuk detak jantung dan tekanan darah, membuat pengguna terlihat hiperaktif dan penuh energi. Gejala lainnya adalah insomnia, sering berbicara, dan perubahan perilaku yang tidak wajar.

Gratis — tolong sebarkan

Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.

Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya →