-
Soal
Transformator step-down digunakan untuk menurunkan tegangan listrik. Berikut ini adalah ciri-ciri dari transformator step-down yang benar:
Lihat pembahasan
Pembahasan: Transformator step-down adalah transformator yang digunakan untuk menurunkan tegangan listrik. Berdasarkan prinsip kerja transformator ideal, berlaku hubungan: 1. Rasio lilitan (): Untuk step-down, jumlah lilitan primer () lebih besar dari jumlah lilitan sekunder (). Maka, . 2. Rasio tegangan (): Tegangan primer () lebih besar dari tegangan sekunder (), sehingga . 3. Rasio arus (): Karena energi yang ditransfer tetap sama (idealnya), maka: Dengan , maka . Analisis opsi: - A: dan . Benar. - B: dan . Salah. - C: dan . Salah. (Harusnya , tetapi ciri ini tidak lengkap karena tidak menyebut ). - D: dan . Salah. - E: dan . Salah. (Ini adalah ciri transformator dengan rasio 1:1). Jawaban yang benar adalah: A. dan . Penjelasan tambahan: Soal ini dirancang untuk menguji pemahaman siswa tentang hubungan rasio lilitan, tegangan, dan arus listrik dalam transformator step-down, sekaligus membantu mereka memahami prinsip dasar transformator ideal.
-
Soal
Transformator step-down digunakan untuk menurunkan tegangan listrik. Berikut ini adalah ciri-ciri dari transformator step-down yang benar:
Lihat pembahasan
Pembahasan: Transformator step-down adalah transformator yang digunakan untuk menurunkan tegangan listrik. Berdasarkan prinsip kerja transformator ideal, berlaku hubungan: 1. Rasio lilitan (): Untuk step-down, jumlah lilitan primer () lebih besar dari jumlah lilitan sekunder (). Maka, . 2. Rasio tegangan (): Tegangan primer () lebih besar dari tegangan sekunder (), sehingga . 3. Rasio arus (): Karena energi yang ditransfer tetap sama (idealnya), maka: Dengan , maka . Analisis opsi: - A: dan . Benar. - B: dan . Salah. - C: dan . Salah. (Harusnya , tetapi ciri ini tidak lengkap karena tidak menyebut ). - D: dan . Salah. - E: dan . Salah. (Ini adalah ciri transformator dengan rasio 1:1). Jawaban yang benar adalah: A. dan . Penjelasan tambahan: Soal ini dirancang untuk menguji pemahaman siswa tentang hubungan rasio lilitan, tegangan, dan arus listrik dalam transformator step-down, sekaligus membantu mereka memahami prinsip dasar transformator ideal.
-
Soal
Perbedaan utama antara generator AC dan generator DC adalah ...
Lihat pembahasan
Pembahasan: 1. Prinsip kerja generator AC dan DC: - Generator AC (Alternating Current) menghasilkan arus listrik yang bolak-balik karena perubahan arah medan magnet di kumparan. - Generator DC (Direct Current) menghasilkan arus listrik yang searah karena adanya komponen tambahan seperti komutator yang mengatur arus agar selalu searah. 2. Penggunaan: - Generator AC banyak digunakan pada jaringan rumah tangga dan pembangkit listrik besar karena efisiensi pengiriman daya jarak jauh. - Generator DC sering digunakan pada perangkat elektronik tertentu seperti baterai atau motor DC. 3. Komponen: - Generator AC tidak memiliki komutator karena arus bolak-balik tidak memerlukan pengaturan arah arus. - Generator DC memiliki komutator untuk memastikan arus tetap searah. Analisis jawaban: - A: Salah, karena pernyataan terbalik (generator AC menghasilkan arus bolak-balik, bukan searah). - B: Benar, sesuai dengan fungsi dan penggunaan generator AC dan DC. - C: Salah, karena komutator hanya ada pada generator DC, bukan AC. - D: Salah, kapasitas daya generator tergantung pada desain, bukan jenis generator. - E: Salah, hambatan tidak menjadi faktor utama dalam perbedaan fungsi generator AC dan DC. Jawaban yang benar adalah: B. Generator AC digunakan untuk menghasilkan listrik pada jaringan rumah tangga, sedangkan generator DC digunakan pada perangkat elektronik tertentu. Penjelasan tambahan: Soal ini dirancang untuk melatih siswa memahami perbedaan mendasar antara generator AC dan DC, termasuk prinsip kerja, komponen utama, dan penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari.
-
Soal
Sebuah alat listrik memiliki ciri-ciri sebagai berikut: 1. Jumlah lilitan sekunder lebih banyak daripada lilitan primer. 2. Digunakan untuk menaikkan tegangan listrik. Alat dengan ciri-ciri tersebut adalah ....
Lihat pembahasan
Pembahasan: Trafo step-up: - Transformator step-up dirancang untuk menaikkan tegangan listrik. - Memiliki ciri utama: jumlah lilitan sekunder () lebih banyak dibandingkan jumlah lilitan primer (), sehingga tegangan sekunder () lebih besar daripada tegangan primer (). - Rumusnya adalah: Trafo step-down: - Berfungsi menurunkan tegangan listrik. - Ciri-cirinya adalah jumlah lilitan primer () lebih banyak daripada lilitan sekunder (), sehingga tegangan sekunder lebih kecil daripada tegangan primer. Generator AC dan DC: - Generator AC menghasilkan arus listrik bolak-balik. - Generator DC menghasilkan arus listrik searah. - Keduanya tidak memiliki hubungan dengan lilitan primer dan sekunder, karena tidak termasuk kategori transformator. Motor listrik: - Mengubah energi listrik menjadi energi mekanik (putaran), sehingga tidak terkait dengan fungsi menaikkan atau menurunkan tegangan. Kesimpulan: Alat dengan ciri menaikkan tegangan dan memiliki lilitan sekunder lebih banyak daripada lilitan primer adalah Trafo step-up. Jawaban yang benar adalah: A. Trafo step-up.
-
Soal
Perhatikan langkah-langkah berikut dalam pembuatan magnet: 1. Menggosokkan magnet tetap pada sebatang besi atau baja. 2. Menentukan kutub magnet pada batang besi atau baja. 3. Mengulangi proses penggosokan secara searah. 4. Menjauhkan magnet tetap setelah penggosokan selesai. Urutan langkah yang tepat untuk membuat magnet dengan metode menggosokkan magnet adalah ....
Lihat pembahasan
Pembahasan: 1. Langkah awal: - Proses dimulai dengan menggosokkan magnet tetap pada sebatang besi atau baja. Magnet tetap berfungsi untuk mengatur domain magnetik pada batang besi atau baja agar menjadi sejajar, yang menciptakan sifat magnetik. 2. Penggosokan searah: - Penggosokan harus dilakukan secara searah, agar domain magnetik teratur dan menghasilkan medan magnet yang kuat. 3. Menentukan kutub magnet: - Setelah proses penggosokan selesai, kutub magnet dapat diuji menggunakan magnet lain untuk memastikan polaritasnya. 4. Langkah akhir: - Magnet tetap dijauhkan setelah penggosokan selesai, dan batang besi/baja yang telah digosok kini menjadi magnet sementara atau permanen, tergantung jenis materialnya. Urutan yang benar: 1 - 3 - 4 - 2 Jawaban yang benar adalah: B. 1 - 3 - 4 - 2 Penjelasan tambahan: - Soal ini mengajarkan siswa proses pembuatan magnet dengan metode sederhana dan melatih mereka memahami konsep dasar tentang domain magnetik dan kutub magnet. - Dengan memahami urutan langkah, siswa dapat lebih mudah menghubungkan teori dengan praktik pembuatan magnet.
-
Soal
Sebuah batang baja PQ digosokkan dengan magnet tetap dari ujung Q menuju ujung P secara searah. Kutub utara magnet tetap digunakan untuk proses penggosokan tersebut. Setelah selesai, kutub-kutub magnet yang terbentuk pada batang baja PQ adalah ....
Lihat pembahasan
Pembahasan: 1. Prinsip dasar: Proses menggosokkan magnet tetap pada batang baja akan menginduksi domain magnetik pada baja sehingga terbentuk kutub magnet. 2. Arah penggosokan: Jika magnet tetap dengan kutub utara digunakan untuk menggosokkan baja, ujung terakhir yang disentuh oleh kutub utara magnet tetap (ujung P) akan menjadi kutub utara. Ujung yang berlawanan (ujung Q) akan menjadi kutub selatan karena sifat pasangan kutub magnet. 3. Kesimpulan: Setelah proses penggosokan, ujung P akan menjadi kutub utara, sedangkan ujung Q akan menjadi kutub selatan. Jawaban yang benar adalah: B. P menjadi kutub utara dan Q menjadi kutub selatan
Penjelasan tambahan: Soal ini dirancang untuk membantu siswa memahami prinsip induksi magnetik, pembentukan kutub magnet, dan hubungan antara arah penggosokan dengan kutub magnet yang terbentuk. Hal ini melatih siswa untuk berpikir secara logis dan memahami dasar fisika magnetik.
-
Soal
Sebuah batang baja PQ digosokkan dengan magnet tetap dari ujung Q menuju ujung P secara searah. Kutub utara magnet tetap digunakan untuk proses penggosokan tersebut. Setelah selesai, kutub-kutub magnet yang terbentuk pada batang baja PQ adalah ....
Lihat pembahasan
Pembahasan: 1. Prinsip dasar: Proses menggosokkan magnet tetap pada batang baja akan menginduksi domain magnetik pada baja sehingga terbentuk kutub magnet. 2. Arah penggosokan: Jika magnet tetap dengan kutub utara digunakan untuk menggosokkan baja, ujung terakhir yang disentuh oleh kutub utara magnet tetap (ujung P) akan menjadi kutub utara. Ujung yang berlawanan (ujung Q) akan menjadi kutub selatan karena sifat pasangan kutub magnet. 3. Kesimpulan: Setelah proses penggosokan, ujung P akan menjadi kutub utara, sedangkan ujung Q akan menjadi kutub selatan. Jawaban yang benar adalah: B. P menjadi kutub utara dan Q menjadi kutub selatan Penjelasan tambahan: Soal ini dirancang untuk membantu siswa memahami prinsip induksi magnetik, pembentukan kutub magnet, dan hubungan antara arah penggosokan dengan kutub magnet yang terbentuk. Hal ini melatih siswa untuk berpikir secara logis dan memahami dasar fisika magnetik.
-
Soal
Salah satu cara untuk menghilangkan sifat kemagnetan pada magnet adalah dengan ...
Lihat pembahasan
Pembahasan: 1. Prinsip menghilangkan kemagnetan: Sifat kemagnetan dapat hilang jika domain magnetik dalam bahan magnet menjadi tidak teratur atau acak. Hal ini dapat dilakukan melalui beberapa metode, seperti: - Memanaskan magnet hingga suhu tinggi: Panas tinggi menyebabkan domain magnetik kehilangan keteraturannya karena atom-atom dalam bahan magnet bergerak lebih cepat. - Mengalirkan arus listrik AC: Arus bolak-balik (AC) menghasilkan medan magnet yang berubah arah terus-menerus, yang dapat mengacaukan susunan domain magnetik dalam magnet. - Memukul magnet dengan benda keras: Guncangan mekanis dapat membuat domain magnetik menjadi tidak teratur. 2. Analisis jawaban: - A. Memanaskan magnet hingga suhu tinggi: Benar, panas tinggi dapat menghilangkan sifat kemagnetan. - B. Menyimpan magnet dalam posisi horizontal: Salah, posisi penyimpanan tidak memengaruhi kemagnetan. - C. Mengalirkan arus listrik DC pada magnet: Salah, arus searah (DC) tidak mengacaukan domain magnetik. - D. Menggosok magnet dengan bahan nonmagnetik: Salah, penggosokan tidak berpengaruh pada kemagnetan. - E. Memukul magnet dengan benda keras: Benar, pukulan dapat menghilangkan kemagnetan dengan mengacaukan domain magnetik. Jawaban yang benar adalah: A. Memanaskan magnet hingga suhu tinggi Penjelasan tambahan: Soal ini membantu siswa memahami berbagai cara menghilangkan sifat kemagnetan pada bahan magnet, serta konsep domain magnetik yang memengaruhi sifat magnetik suatu bahan. Hal ini juga melatih mereka untuk menganalisis fenomena kemagnetan berdasarkan prinsip fisika.
-
Soal
Salah satu penerapan teknologi magnet dalam dunia kesehatan adalah pada alat MRI. Alat ini digunakan untuk menghasilkan gambaran detail organ dalam tubuh manusia. MRI merupakan singkatan dari ....
Lihat pembahasan
Pembahasan: 1. Pengertian MRI: MRI adalah singkatan dari Magnetic Resonance Imaging, yaitu sebuah teknologi pencitraan medis yang memanfaatkan medan magnet kuat dan gelombang radio untuk menghasilkan gambar organ tubuh secara detail tanpa menggunakan radiasi seperti sinar-X. 2. Prinsip kerja MRI: - MRI menggunakan medan magnet kuat untuk mempengaruhi atom-atom hidrogen dalam tubuh. - Gelombang radio kemudian digunakan untuk "membaca" posisi atom-atom ini, sehingga menghasilkan gambar organ tubuh secara detail. 3. Pilihan jawaban: - A. Magnetic Revolution Imaging: Salah, karena istilah ini tidak digunakan dalam teknologi MRI. - B. Magnetic Resonance Imaging: Benar, ini adalah kepanjangan dari MRI. - C. Magnetic Representing Image: Salah, karena tidak sesuai dengan teknologi MRI. - D. Magnetic Radio Image: Salah, karena meskipun ada penggunaan gelombang radio, nama ini tidak benar. - E. Magnetic Reflection Imaging: Salah, karena tidak ada istilah ini dalam teknologi pencitraan medis. Jawaban yang benar adalah: B. Magnetic Resonance Imaging Penjelasan tambahan: - Soal ini dirancang untuk membantu siswa memahami penerapan magnet dalam teknologi modern, khususnya di bidang medis. - Dengan mengetahui prinsip dasar MRI, siswa dapat mengaitkan konsep fisika magnetisme dengan dunia nyata, sehingga meningkatkan pemahaman dan nalar mereka tentang aplikasi sains.
-
Soal
Pada kartu kredit, kartu ATM, dan kartu e-money terdapat magnet yang berbentuk pita kecil di bagian belakang kartu. Magnet ini digunakan untuk menyimpan data seperti nomor akun dan informasi pengguna. Magnet ini disebut ....
Lihat pembahasan
Pembahasan: 1. Magnetic stripe: - Magnetic stripe adalah lapisan magnetis tipis berbentuk pita yang terdapat di bagian belakang kartu kredit, kartu ATM, atau kartu e-money. - Magnet ini menyimpan informasi berupa data digital yang dapat dibaca oleh mesin khusus, seperti mesin ATM atau mesin EDC. 2. Fungsi utama: Magnetic stripe digunakan untuk mempermudah transaksi dan identifikasi data pengguna. Ketika kartu digesek, mesin membaca pola magnetik yang tersimpan di pita magnetik tersebut. 3. Analisis pilihan jawaban: - A. Magnetic needle: Salah, karena istilah ini digunakan untuk jarum magnet pada kompas. - B. Magnetic square: Salah, istilah ini tidak digunakan dalam teknologi kartu. - C. Magnetic stripe: Benar, karena ini adalah istilah yang tepat untuk pita magnetik pada kartu elektronik. - D. Magnetic cube: Salah, ini merujuk pada benda berbentuk kubus yang magnetis. - E. Magnetic band: Salah, istilah ini lebih sering digunakan untuk perangkat seperti sensor. Jawaban yang benar adalah: C. Magnetic stripe Penjelasan tambahan: Soal ini mengajarkan siswa tentang aplikasi magnet dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam teknologi kartu elektronik yang banyak digunakan. Dengan memahami konsep ini, siswa dapat menghubungkan teori magnetisme dengan teknologi yang mereka gunakan sehari-hari.
-
Soal
Ketika sebuah kumparan diputar di dalam medan magnet, jarum galvanometer bergerak ke kanan untuk sesaat, kemudian kembali ke posisi tengah, dan setelah itu bergerak ke kiri. Gerakan jarum galvanometer tersebut menunjukkan bahwa arus listrik yang dihasilkan adalah ....
Lihat pembahasan
Pembahasan: 1. Fenomena yang terjadi: - Ketika sebuah kumparan diputar dalam medan magnet, perubahan fluks magnetik menghasilkan arus listrik. Hal ini dikenal sebagai Induksi Elektromagnetik sesuai hukum Faraday. - Jika arah putaran kumparan berubah atau medan magnet berubah, maka arus listrik yang dihasilkan juga akan berubah arah. 2. Gerakan jarum galvanometer: - Jarum galvanometer bergerak ke kanan menunjukkan bahwa arus listrik mengalir dalam satu arah. - Ketika jarum bergerak ke kiri, arus listrik mengalir dalam arah yang berlawanan. - Hal ini menunjukkan bahwa arus listrik yang dihasilkan terus berubah arah, sehingga termasuk kategori arus listrik bolak-balik (AC). 3. Analisis pilihan jawaban: - A. Arus listrik bolak-balik (AC): Benar, karena arus listrik yang dihasilkan terus berubah arah. - B. Arus listrik searah (DC): Salah, karena DC hanya mengalir dalam satu arah. - C. GGL searah: Salah, karena gaya gerak listrik (GGL) yang dihasilkan dalam kasus ini bersifat bolak-balik. - D. Tegangan konstan: Salah, karena tegangan dalam fenomena ini tidak konstan tetapi terus berubah. - E. Tegangan searah: Salah, karena tegangan yang dihasilkan bersifat bolak-balik. Jawaban yang benar adalah: A. Arus listrik bolak-balik (AC)
-
Soal
Hal yang membedakan antara dynamo dan generator adalah ....
Lihat pembahasan
Pembahasan: 1. Prinsip kerja generator dan dynamo: - Generator adalah alat yang mengubah energi mekanik menjadi energi listrik menggunakan prinsip induksi elektromagnetik. Pada generator, kumparan yang berputar menghasilkan arus listrik, sedangkan magnet biasanya tetap diam. - Dynamo bekerja dengan cara yang sama, tetapi dalam banyak kasus pada dynamo kecil (seperti pada sepeda), magnet yang bergerak untuk menghasilkan arus listrik sementara kumparan tetap diam. 2. Analisis perbedaan: - Generator digunakan pada pembangkit listrik besar dan biasanya lebih kompleks, menggunakan kumparan berputar untuk menghasilkan listrik. - Dynamo sering digunakan untuk aplikasi sederhana seperti lampu sepeda, di mana magnet kecil berputar untuk menghasilkan arus listrik. 3. Analisis pilihan jawaban: - A. Pada generator magnet diam, kumparan berputar, sedangkan pada dynamo magnet berputar, kumparannya diam. Benar, ini menjelaskan perbedaan utama antara generator dan dynamo. - B. Pada generator magnet bergerak, kumparan berputar, sedangkan pada dynamo magnet berputar, kumparannya diam. Salah, karena pada generator magnet biasanya diam. - C. Pada generator magnet diam, kumparan diam, sedangkan pada dynamo magnet berputar, kumparannya diam. Salah, karena kumparan pada generator tidak diam, melainkan berputar. - D. Pada generator magnet diam, kumparan berputar, sedangkan pada dynamo magnet berputar, kumparannya bergerak. Salah, karena kumparan pada dynamo biasanya diam. - E. Pada generator magnet dan kumparan sama-sama berputar, sedangkan pada dynamo hanya kumparan yang diam. Salah, karena magnet pada generator biasanya tidak berputar. Jawaban yang benar adalah: A. Pada generator magnet diam, kumparan berputar, sedangkan pada dynamo magnet berputar, kumparannya diam. Penjelasan tambahan: Soal ini dirancang untuk membantu siswa memahami perbedaan antara generator dan dynamo dalam hal prinsip kerja dan aplikasi mereka. Dengan memahami konsep ini, siswa dapat mengaitkan teori elektromagnetik dengan aplikasi nyata seperti pembangkit listrik dan alat transportasi.
-
Soal
Kutub X tolak menolak dengan kutub Y. Kutub Z tarik menarik dengan kutub X. Jika kutub Y tolak menolak dengan kutub W, maka pernyataan yang mungkin benar adalah ....
Lihat pembahasan
Pembahasan: 1. Prinsip dasar magnet: - Kutub yang berbeda jenis (utara dan selatan) akan tarik menarik. - Kutub yang sama jenisnya (utara dengan utara atau selatan dengan selatan) akan tolak menolak. 2. Analisis hubungan antar kutub: - Kutub X tolak menolak dengan Y. Berarti X dan Y memiliki jenis kutub yang sama. - Kutub Z tarik menarik dengan X. Berarti Z memiliki jenis kutub yang berbeda dengan X. - Kutub Y tolak menolak dengan W. Berarti Y dan W memiliki jenis kutub yang sama. 3. Kesimpulan: - Jika X = Utara, maka Y = Utara karena mereka tolak menolak. - Jika X = Utara, maka Z = Selatan karena mereka tarik menarik. - Jika Y = Utara, maka W = Utara karena mereka tolak menolak. 4. Analisis pilihan jawaban: - A. X tarik menarik dengan W: Salah, karena X dan W tidak memiliki hubungan langsung dalam soal. - B. Y tarik menarik dengan Z: Salah, karena Y dan Z tidak memiliki hubungan tarik menarik. - C. X = Utara, Y = Utara, Z = Selatan, W = Selatan: Salah, karena W harus memiliki jenis kutub yang sama dengan Y, yaitu Utara. - D. X = Selatan, Y = Selatan, Z = Utara, W = Utara: Salah, karena penjelasan yang benar adalah X dan Y = Utara, Z = Selatan, dan W = Utara. - E. X = Utara, Y = Utara, Z = Selatan, W = Utara: Benar, sesuai dengan analisis interaksi antar kutub. Jawaban yang benar adalah: E. X = Utara, Y = Utara, Z = Selatan, W = Utara Penjelasan tambahan: Soal ini menguji pemahaman siswa tentang sifat tarik menarik dan tolak menolak antar kutub magnet, serta kemampuan untuk menganalisis hubungan antar kutub berdasarkan informasi yang diberikan. Dengan menyelesaikan soal ini, siswa dapat memperkuat logika mereka dalam memecahkan masalah fisika.
-
Soal
Sebuah kawat lurus panjang dialiri arus listrik sebesar dan menghasilkan medan magnet di sekitar kawat tersebut. Jika jarak titik P dari kawat adalah , maka besar medan magnet di titik P adalah .... (Gunakan ).
Lihat pembahasan
Pembahasan 1. Rumus medan magnet di sekitar kawat lurus panjang: di mana: - = medan magnet (Tesla) - = permeabilitas vakum - = kuat arus listrik (Ampere) - = jarak dari kawat ke titik P (meter) 2. Substitusi nilai ke dalam rumus: 3. Sederhanakan: 4. Hapus : 5. Selesaikan: atau: 6. Jawaban: E. Kaidah Tangan Kanan Cara Verifikasi Arah Medan Magnet: - Gunakan kaidah tangan kanan: - Letakkan ibu jari sesuai arah arus listrik (). - Melengkungkan jari-jari menunjukkan arah medan magnet di sekitar kawat. Kesimpulan: Soal ini membantu siswa memahami hubungan antara arus listrik, jarak, dan medan magnet yang dihasilkan sesuai dengan kaidah tangan kanan.
-
Soal
Sebuah kawat lurus panjang dialiri arus listrik sebesar dan menghasilkan medan magnet di sekitar kawat tersebut. Jika jarak titik P dari kawat adalah , maka besar medan magnet di titik P adalah .... (Gunakan ).
Lihat pembahasan
Pembahasan 1. Rumus medan magnet di sekitar kawat lurus panjang: di mana: - = medan magnet (Tesla) - \mu_0 = 4\pi \times 10^{-7} \, \text{T•m/A = permeabilitas vakum - = kuat arus listrik (Ampere) - = jarak dari kawat ke titik P (meter) 2. Substitusi nilai ke dalam rumus: 3. Sederhanakan: 4. Hapus : 5. Selesaikan: atau: 6. Jawaban: E. Kaidah Tangan Kanan Cara Verifikasi Arah Medan Magnet: - Gunakan kaidah tangan kanan: - Letakkan ibu jari sesuai arah arus listrik (). - Melengkungkan jari-jari menunjukkan arah medan magnet di sekitar kawat. Kesimpulan: Soal ini membantu siswa memahami hubungan antara arus listrik, jarak, dan medan magnet yang dihasilkan sesuai dengan kaidah tangan kanan.
-
Soal
Sebuah kawat lurus panjang dialiri arus listrik sebesar dan menghasilkan medan magnet di sekitar kawat tersebut. Jika jarak titik P dari kawat adalah , maka besar medan magnet di titik P adalah .... ( ).
Lihat pembahasan
Pembahasan 1. Rumus medan magnet di sekitar kawat lurus panjang: di mana: - = medan magnet (Tesla) - = permeabilitas vakum - = kuat arus listrik (Ampere) - = jarak dari kawat ke titik P (meter) 2. Substitusi nilai ke dalam rumus: 3. Sederhanakan: 4. Hapus : 5. Selesaikan: atau: 6. Jawaban: E. Kaidah Tangan Kanan Cara Verifikasi Arah Medan Magnet: - Gunakan kaidah tangan kanan: - Letakkan ibu jari sesuai arah arus listrik (). - Melengkungkan jari-jari menunjukkan arah medan magnet di sekitar kawat. Kesimpulan: Soal ini membantu siswa memahami hubungan antara arus listrik, jarak, dan medan magnet yang dihasilkan sesuai dengan kaidah tangan kanan.
Gratis — tolong sebarkan
Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.
Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya → Ilmu yang bermanfaatBagikan ke WhatsApp