Fitri Learning

UTBKPemahaman Bacaan dan Menulis

Pemahaman Bacaan dan Menulis — Paket 5

20 soal · takaran ujian: 20 soal / 25 menit

  1. Soal

    Di sebuah desa terpencil, terdapat sebuah sekolah yang hanya memiliki satu ruang kelas. Sekolah tersebut dikelola oleh seorang guru bernama Bu Rina. Bu Rina sangat berdedikasi dalam mengajar anak-anak desa tersebut. Namun, sekolah tersebut kekurangan fasilitas belajar seperti buku dan alat tulis. Bu Rina mencoba mencari bantuan dari pemerintah, tetapi prosesnya sangat lambat. Ia juga mencoba meminta sumbangan dari para orang tua murid, namun hasilnya tidak mencukupi. Setiap hari, Bu Rina semakin khawatir melihat kondisi sekolah yang memprihatinkan. Tidak hanya Bu Rina, para orang tua murid juga merasa prihatin. Mereka berkumpul dan berdiskusi untuk mencari solusi. Mereka sepakat untuk melakukan penggalangan dana secara mandiri dan membeli buku serta alat tulis untuk sekolah. Meskipun sulit, mereka bekerja sama dan saling membantu dalam penggalangan dana tersebut. Setelah beberapa bulan, akhirnya mereka berhasil mengumpulkan dana yang cukup. Buku dan alat tulis baru pun dibeli untuk sekolah. Bu Rina dan para murid sangat bersyukur dan berterima kasih atas kerja sama yang telah mereka lakukan. Sekolah tersebut kembali bersemangat dalam proses belajar mengajar. Permasalahan yang terjadi di teks tersebut adalah…

    Lihat pembahasan

    Jawaban: D. Sekolah tersebut kekurangan fasilitas belajar seperti buku dan alat tulis. Penjelasan: Permasalahan utama yang dihadapi oleh Bu Rina dan sekolah di desa terpencil tersebut adalah kekurangan fasilitas belajar seperti buku dan alat tulis. Hal ini menyebabkan proses belajar mengajar menjadi kurang optimal.

  2. Soal

    Di sebuah kota besar, terdapat sebuah pabrik yang memproduksi pakaian. Pabrik tersebut dikelola oleh seorang pengusaha bernama Pak Andi. Pak Andi sangat peduli dengan kesejahteraan karyawannya. Namun, akhir-akhir ini, pabrik tersebut mengalami penurunan permintaan karena banyaknya pesaing. Pak Andi mencoba berbagai cara untuk meningkatkan penjualan. Ia melakukan promosi besar-besaran, tetapi hasilnya tidak memuaskan. Ia juga mencoba menurunkan harga, namun tetap tidak ada peningkatan permintaan. Setiap hari, Pak Andi semakin khawatir melihat kondisi pabrik yang mulai merugi. Tidak hanya Pak Andi, para karyawan juga merasa cemas. Mereka berkumpul dan berdiskusi untuk mencari solusi. Mereka sepakat untuk meningkatkan kualitas produk dan mencari pasar baru. Meskipun sulit, mereka bekerja sama dan saling membantu dalam proses tersebut. Setelah beberapa bulan, akhirnya upaya mereka membuahkan hasil. Permintaan mulai meningkat dan pabrik kembali beroperasi dengan normal. Pak Andi dan para karyawan sangat bersyukur dan berterima kasih atas kerja sama yang telah mereka lakukan. Pabrik tersebut kembali berkembang dan mampu bersaing di pasar. Permasalahan yang terjadi di teks tersebut adalah…

    Lihat pembahasan

    Jawaban: C. Pabrik tersebut mengalami penurunan permintaan karena banyaknya pesaing. Penjelasan: Permasalahan utama yang dihadapi oleh Pak Andi dan pabriknya adalah penurunan permintaan karena banyaknya pesaing. Hal ini menyebabkan pabrik mengalami kerugian dan Pak Andi harus mencari solusi untuk meningkatkan penjualan.

  3. Soal

    Di sebuah kota besar, terdapat sebuah pabrik yang memproduksi pakaian. Pabrik tersebut dikelola oleh seorang pengusaha bernama Pak Andi. Pak Andi sangat peduli dengan kesejahteraan karyawannya. Namun, akhir-akhir ini, pabrik tersebut mengalami penurunan permintaan karena banyaknya pesaing. Pak Andi mencoba berbagai cara untuk meningkatkan penjualan. Ia melakukan promosi besar-besaran, tetapi hasilnya tidak memuaskan. Ia juga mencoba menurunkan harga, namun tetap tidak ada peningkatan permintaan. Setiap hari, Pak Andi semakin khawatir melihat kondisi pabrik yang mulai merugi. Tidak hanya Pak Andi, para karyawan juga merasa cemas. Mereka berkumpul dan berdiskusi untuk mencari solusi. Mereka sepakat untuk meningkatkan kualitas produk dan mencari pasar baru. Meskipun sulit, mereka bekerja sama dan saling membantu dalam proses tersebut. Setelah beberapa bulan, akhirnya upaya mereka membuahkan hasil. Permintaan mulai meningkat dan pabrik kembali beroperasi dengan normal. Pak Andi dan para karyawan sangat bersyukur dan berterima kasih atas kerja sama yang telah mereka lakukan. Pabrik tersebut kembali berkembang dan mampu bersaing di pasar. Permasalahan yang terjadi di teks tersebut adalah…

    Lihat pembahasan

    Jawaban: C. Pabrik tersebut mengalami penurunan permintaan karena banyaknya pesaing. Penjelasan: Permasalahan utama yang dihadapi oleh Pak Andi dan pabriknya adalah penurunan permintaan karena banyaknya pesaing. Hal ini menyebabkan pabrik mengalami kerugian dan Pak Andi harus mencari solusi untuk meningkatkan penjualan.

  4. Soal

    Di sebuah desa nelayan, terdapat seorang nelayan bernama Pak Tono. Pak Tono sangat berpengalaman dalam menangkap ikan. Namun, akhir-akhir ini, ia mengalami kesulitan mendapatkan ikan karena laut tercemar limbah industri. Pak Tono mencoba mencari ikan di tempat lain, tetapi hasilnya tidak memuaskan. Ia juga mencoba melaporkan pencemaran tersebut kepada pihak berwenang, namun belum ada tindakan yang diambil. Setiap hari, Pak Tono semakin khawatir melihat hasil tangkapannya yang semakin sedikit. Tidak hanya Pak Tono, para nelayan lain di desa tersebut juga mengalami hal yang sama. Mereka berkumpul dan berdiskusi untuk mencari solusi. Mereka sepakat untuk melakukan aksi protes dan menuntut agar pihak berwenang segera menangani pencemaran laut. Meskipun sulit, mereka bekerja sama dan saling membantu dalam aksi tersebut. Setelah beberapa minggu, akhirnya pihak berwenang mengambil tindakan. Laut mulai dibersihkan dan pencemaran berkurang. Ikan-ikan kembali banyak ditemukan di laut. Para nelayan sangat bersyukur dan berterima kasih atas kerja sama yang telah mereka lakukan. Desa nelayan itu kembali hidup dan makmur. Permasalahan yang terjadi di teks tersebut adalah…

    Lihat pembahasan

    Jawaban: B. Laut tercemar limbah industri sehingga ikan sulit didapat. Penjelasan: Permasalahan utama yang dihadapi oleh Pak Tono dan para nelayan lainnya di desa tersebut adalah pencemaran laut oleh limbah industri, yang menyebabkan kesulitan dalam mendapatkan ikan.

  5. Soal

    Di sebuah desa nelayan, terdapat seorang nelayan bernama Pak Tono. Pak Tono sangat berpengalaman dalam menangkap ikan. Namun, akhir-akhir ini, ia mengalami kesulitan mendapatkan ikan karena laut tercemar limbah industri. Pak Tono mencoba mencari ikan di tempat lain, tetapi hasilnya tidak memuaskan. Ia juga mencoba melaporkan pencemaran tersebut kepada pihak berwenang, namun belum ada tindakan yang diambil. Setiap hari, Pak Tono semakin khawatir melihat hasil tangkapannya yang semakin sedikit. Tidak hanya Pak Tono, para nelayan lain di desa tersebut juga mengalami hal yang sama. Mereka berkumpul dan berdiskusi untuk mencari solusi. Mereka sepakat untuk melakukan aksi protes dan menuntut agar pihak berwenang segera menangani pencemaran laut. Meskipun sulit, mereka bekerja sama dan saling membantu dalam aksi tersebut. Setelah beberapa minggu, akhirnya pihak berwenang mengambil tindakan. Laut mulai dibersihkan dan pencemaran berkurang. Ikan-ikan kembali banyak ditemukan di laut. Para nelayan sangat bersyukur dan berterima kasih atas kerja sama yang telah mereka lakukan. Desa nelayan itu kembali hidup dan makmur. Permasalahan yang terjadi di teks tersebut adalah…

    Lihat pembahasan

    Jawaban: B. Laut tercemar limbah industri sehingga ikan sulit didapat. Penjelasan: Permasalahan utama yang dihadapi oleh Pak Tono dan para nelayan lainnya di desa tersebut adalah pencemaran laut oleh limbah industri, yang menyebabkan kesulitan dalam mendapatkan ikan.

  6. Soal

    Teks digunakan untuk menjawab soal Pada suatu hari, di sebuah desa kecil yang damai, hiduplah seorang petani bernama Pak Budi. Pak Budi sangat rajin dan selalu bekerja keras untuk mengolah ladangnya. Namun, tahun ini, musim kemarau yang panjang membuat ladangnya kekurangan air. Pak Budi sangat khawatir karena tanaman padi yang ia tanam mulai layu dan mati. Pak Budi mencoba berbagai cara untuk mengatasi kekeringan. Ia menggali sumur di dekat ladangnya, tetapi air yang keluar sangat sedikit. Ia juga mencoba meminta bantuan dari pemerintah setempat, namun bantuan tersebut belum datang. Setiap hari, Pak Budi semakin khawatir melihat kondisi tanamannya yang semakin parah. Tidak hanya Pak Budi, para petani lain di desa tersebut juga mengalami hal yang sama. Mereka berkumpul dan berdiskusi untuk mencari solusi. Mereka sepakat untuk membuat saluran irigasi dari sungai yang berada cukup jauh dari desa mereka. Meskipun sulit, mereka bekerja sama dan saling membantu dalam pembuatan saluran tersebut. Setelah beberapa minggu bekerja keras, akhirnya saluran irigasi tersebut selesai. Air dari sungai mulai mengalir ke ladang-ladang mereka. Tanaman padi yang hampir mati mulai tumbuh kembali dengan subur. Para petani sangat bersyukur dan berterima kasih atas kerja sama yang telah mereka lakukan. Desa kecil itu kembali subur dan damai seperti sedia kala. Keberhasilan ini memberikan pelajaran berharga bagi para petani di desa tersebut. Mereka belajar bahwa dengan bekerja sama dan tidak menyerah, mereka bisa mengatasi berbagai masalah. Pak Budi dan para petani lainnya kini lebih siap menghadapi tantangan di masa depan dan bertekad untuk terus menjaga desa mereka tetap subur dan makmur. Apa yang menyebabkan ladang Pak Budi kekurangan air?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: E. Musim kemarau yang panjang. Penjelasan: Paragraf pertama menjelaskan bahwa musim kemarau yang panjang menyebabkan ladang Pak Budi kekurangan air.

  7. Soal

    Teks digunakan untuk menjawab soal Pada suatu hari, di sebuah desa kecil yang damai, hiduplah seorang petani bernama Pak Budi. Pak Budi sangat rajin dan selalu bekerja keras untuk mengolah ladangnya. Namun, tahun ini, musim kemarau yang panjang membuat ladangnya kekurangan air. Pak Budi sangat khawatir karena tanaman padi yang ia tanam mulai layu dan mati. Pak Budi mencoba berbagai cara untuk mengatasi kekeringan. Ia menggali sumur di dekat ladangnya, tetapi air yang keluar sangat sedikit. Ia juga mencoba meminta bantuan dari pemerintah setempat, namun bantuan tersebut belum datang. Setiap hari, Pak Budi semakin khawatir melihat kondisi tanamannya yang semakin parah. Tidak hanya Pak Budi, para petani lain di desa tersebut juga mengalami hal yang sama. Mereka berkumpul dan berdiskusi untuk mencari solusi. Mereka sepakat untuk membuat saluran irigasi dari sungai yang berada cukup jauh dari desa mereka. Meskipun sulit, mereka bekerja sama dan saling membantu dalam pembuatan saluran tersebut. Setelah beberapa minggu bekerja keras, akhirnya saluran irigasi tersebut selesai. Air dari sungai mulai mengalir ke ladang-ladang mereka. Tanaman padi yang hampir mati mulai tumbuh kembali dengan subur. Para petani sangat bersyukur dan berterima kasih atas kerja sama yang telah mereka lakukan. Desa kecil itu kembali subur dan damai seperti sedia kala. Keberhasilan ini memberikan pelajaran berharga bagi para petani di desa tersebut. Mereka belajar bahwa dengan bekerja sama dan tidak menyerah, mereka bisa mengatasi berbagai masalah. Pak Budi dan para petani lainnya kini lebih siap menghadapi tantangan di masa depan dan bertekad untuk terus menjaga desa mereka tetap subur dan makmur. Apa yang menyebabkan ladang Pak Budi kekurangan air?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: E. Musim kemarau yang panjang. Penjelasan: Paragraf pertama menjelaskan bahwa musim kemarau yang panjang menyebabkan ladang Pak Budi kekurangan air.

  8. Soal

    Teks digunakan untuk menjawab soal Pada suatu hari, di sebuah desa kecil yang damai, hiduplah seorang petani bernama Pak Budi. Pak Budi sangat rajin dan selalu bekerja keras untuk mengolah ladangnya. Namun, tahun ini, musim kemarau yang panjang membuat ladangnya kekurangan air. Pak Budi sangat khawatir karena tanaman padi yang ia tanam mulai layu dan mati. Pak Budi mencoba berbagai cara untuk mengatasi kekeringan. Ia menggali sumur di dekat ladangnya, tetapi air yang keluar sangat sedikit. Ia juga mencoba meminta bantuan dari pemerintah setempat, namun bantuan tersebut belum datang. Setiap hari, Pak Budi semakin khawatir melihat kondisi tanamannya yang semakin parah. Tidak hanya Pak Budi, para petani lain di desa tersebut juga mengalami hal yang sama. Mereka berkumpul dan berdiskusi untuk mencari solusi. Mereka sepakat untuk membuat saluran irigasi dari sungai yang berada cukup jauh dari desa mereka. Meskipun sulit, mereka bekerja sama dan saling membantu dalam pembuatan saluran tersebut. Setelah beberapa minggu bekerja keras, akhirnya saluran irigasi tersebut selesai. Air dari sungai mulai mengalir ke ladang-ladang mereka. Tanaman padi yang hampir mati mulai tumbuh kembali dengan subur. Para petani sangat bersyukur dan berterima kasih atas kerja sama yang telah mereka lakukan. Desa kecil itu kembali subur dan damai seperti sedia kala. Keberhasilan ini memberikan pelajaran berharga bagi para petani di desa tersebut. Mereka belajar bahwa dengan bekerja sama dan tidak menyerah, mereka bisa mengatasi berbagai masalah. Pak Budi dan para petani lainnya kini lebih siap menghadapi tantangan di masa depan dan bertekad untuk terus menjaga desa mereka tetap subur dan makmur. Apa cara yang dilakukan Pak Budi hingga berhasil mengatasi kekeringan?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: b. Ia menggali sumur dan meminta bantuan pemerintah. Penjelasan: Paragraph kedua menjelaskan bahwa Pak Budi menggali sumur dan meminta bantuan dari pemerintah untuk mengatasi kekeringan walaupun tidak berhasil, sedangkan paragraf ketiga menjelaskan bahwa pembuatan saluran irigasi dari sungai bersama petani yang lain berhasil membuat tanaman padi yang hamper mati mulai tumbuh kembali. Maka jawaban yang tepat adalah menggali sumur dan meminta bantuan pemerintah bukan membuat saluran irigasi dari sungai.

  9. Soal

    Teks digunakan untuk menjawab soal Pada suatu hari, di sebuah desa kecil yang damai, hiduplah seorang petani bernama Pak Budi. Pak Budi sangat rajin dan selalu bekerja keras untuk mengolah ladangnya. Namun, tahun ini, musim kemarau yang panjang membuat ladangnya kekurangan air. Pak Budi sangat khawatir karena tanaman padi yang ia tanam mulai layu dan mati. Pak Budi mencoba berbagai cara untuk mengatasi kekeringan. Ia menggali sumur di dekat ladangnya, tetapi air yang keluar sangat sedikit. Ia juga mencoba meminta bantuan dari pemerintah setempat, namun bantuan tersebut belum datang. Setiap hari, Pak Budi semakin khawatir melihat kondisi tanamannya yang semakin parah. Tidak hanya Pak Budi, para petani lain di desa tersebut juga mengalami hal yang sama. Mereka berkumpul dan berdiskusi untuk mencari solusi. Mereka sepakat untuk membuat saluran irigasi dari sungai yang berada cukup jauh dari desa mereka. Meskipun sulit, mereka bekerja sama dan saling membantu dalam pembuatan saluran tersebut. Setelah beberapa minggu bekerja keras, akhirnya saluran irigasi tersebut selesai. Air dari sungai mulai mengalir ke ladang-ladang mereka. Tanaman padi yang hampir mati mulai tumbuh kembali dengan subur. Para petani sangat bersyukur dan berterima kasih atas kerja sama yang telah mereka lakukan. Desa kecil itu kembali subur dan damai seperti sedia kala. Keberhasilan ini memberikan pelajaran berharga bagi para petani di desa tersebut. Mereka belajar bahwa dengan bekerja sama dan tidak menyerah, mereka bisa mengatasi berbagai masalah. Pak Budi dan para petani lainnya kini lebih siap menghadapi tantangan di masa depan dan bertekad untuk terus menjaga desa mereka tetap subur dan makmur. Apa cara yang dilakukan Pak Budi hingga berhasil mengatasi kekeringan?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: b. Ia menggali sumur dan meminta bantuan pemerintah. Penjelasan: Paragraph kedua menjelaskan bahwa Pak Budi menggali sumur dan meminta bantuan dari pemerintah untuk mengatasi kekeringan walaupun tidak berhasil, sedangkan paragraf ketiga menjelaskan bahwa pembuatan saluran irigasi dari sungai bersama petani yang lain berhasil membuat tanaman padi yang hamper mati mulai tumbuh kembali. Maka jawaban yang tepat adalah menggali sumur dan meminta bantuan pemerintah bukan membuat saluran irigasi dari sungai.

  10. Soal

    Teks digunakan untuk menjawab soal Pada suatu hari, di sebuah desa kecil yang damai, hiduplah seorang petani bernama Pak Budi. Pak Budi sangat rajin dan selalu bekerja keras untuk mengolah ladangnya. Namun, tahun ini, musim kemarau yang panjang membuat ladangnya kekurangan air. Pak Budi sangat khawatir karena tanaman padi yang ia tanam mulai layu dan mati. Pak Budi mencoba berbagai cara untuk mengatasi kekeringan. Ia menggali sumur di dekat ladangnya, tetapi air yang keluar sangat sedikit. Ia juga mencoba meminta bantuan dari pemerintah setempat, namun bantuan tersebut belum datang. Setiap hari, Pak Budi semakin khawatir melihat kondisi tanamannya yang semakin parah. Tidak hanya Pak Budi, para petani lain di desa tersebut juga mengalami hal yang sama. Mereka berkumpul dan berdiskusi untuk mencari solusi. Mereka sepakat untuk membuat saluran irigasi dari sungai yang berada cukup jauh dari desa mereka. Meskipun sulit, mereka bekerja sama dan saling membantu dalam pembuatan saluran tersebut. Setelah beberapa minggu bekerja keras, akhirnya saluran irigasi tersebut selesai. Air dari sungai mulai mengalir ke ladang-ladang mereka. Tanaman padi yang hampir mati mulai tumbuh kembali dengan subur. Para petani sangat bersyukur dan berterima kasih atas kerja sama yang telah mereka lakukan. Desa kecil itu kembali subur dan damai seperti sedia kala. Keberhasilan ini memberikan pelajaran berharga bagi para petani di desa tersebut. Mereka belajar bahwa dengan bekerja sama dan tidak menyerah, mereka bisa mengatasi berbagai masalah. Pak Budi dan para petani lainnya kini lebih siap menghadapi tantangan di masa depan dan bertekad untuk terus menjaga desa mereka tetap subur dan makmur. Apa cara yang dilakukan Pak Budi hingga berhasil mengatasi kekeringan?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: b. Ia menggali sumur dan meminta bantuan pemerintah. Penjelasan: Paragraph kedua menjelaskan bahwa Pak Budi menggali sumur dan meminta bantuan dari pemerintah untuk mengatasi kekeringan walaupun tidak berhasil, sedangkan paragraf ketiga menjelaskan bahwa pembuatan saluran irigasi dari sungai bersama petani yang lain berhasil membuat tanaman padi yang hamper mati mulai tumbuh kembali. Maka jawaban yang tepat adalah menggali sumur dan meminta bantuan pemerintah bukan membuat saluran irigasi dari sungai.

  11. Soal

    Teks digunakan untuk menjawab soal Pada suatu hari, di sebuah desa kecil yang damai, hiduplah seorang petani bernama Pak Budi. Pak Budi sangat rajin dan selalu bekerja keras untuk mengolah ladangnya. Namun, tahun ini, musim kemarau yang panjang membuat ladangnya kekurangan air. Pak Budi sangat khawatir karena tanaman padi yang ia tanam mulai layu dan mati. Pak Budi mencoba berbagai cara untuk mengatasi kekeringan. Ia menggali sumur di dekat ladangnya, tetapi air yang keluar sangat sedikit. Ia juga mencoba meminta bantuan dari pemerintah setempat, namun bantuan tersebut belum datang. Setiap hari, Pak Budi semakin khawatir melihat kondisi tanamannya yang semakin parah. Tidak hanya Pak Budi, para petani lain di desa tersebut juga mengalami hal yang sama. Mereka berkumpul dan berdiskusi untuk mencari solusi. Mereka sepakat untuk membuat saluran irigasi dari sungai yang berada cukup jauh dari desa mereka. Meskipun sulit, mereka bekerja sama dan saling membantu dalam pembuatan saluran tersebut. Setelah beberapa minggu bekerja keras, akhirnya saluran irigasi tersebut selesai. Air dari sungai mulai mengalir ke ladang-ladang mereka. Tanaman padi yang hampir mati mulai tumbuh kembali dengan subur. Para petani sangat bersyukur dan berterima kasih atas kerja sama yang telah mereka lakukan. Desa kecil itu kembali subur dan damai seperti sedia kala. Keberhasilan ini memberikan pelajaran berharga bagi para petani di desa tersebut. Mereka belajar bahwa dengan bekerja sama dan tidak menyerah, mereka bisa mengatasi berbagai masalah. Pak Budi dan para petani lainnya kini lebih siap menghadapi tantangan di masa depan dan bertekad untuk terus menjaga desa mereka tetap subur dan makmur. Bagaimana para petani di desa tersebut menyelesaikan masalah kekeringan?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: C. Mereka membuat saluran irigasi dari sungai. Penjelasan: Paragraf ketiga menjelaskan bahwa para petani di desa tersebut sepakat untuk membuat saluran irigasi dari sungai yang berada cukup jauh dari desa mereka.

  12. Soal

    Teks digunakan untuk menjawab soal Pada suatu hari, di sebuah desa kecil yang damai, hiduplah seorang petani bernama Pak Budi. Pak Budi sangat rajin dan selalu bekerja keras untuk mengolah ladangnya. Namun, tahun ini, musim kemarau yang panjang membuat ladangnya kekurangan air. Pak Budi sangat khawatir karena tanaman padi yang ia tanam mulai layu dan mati. Pak Budi mencoba berbagai cara untuk mengatasi kekeringan. Ia menggali sumur di dekat ladangnya, tetapi air yang keluar sangat sedikit. Ia juga mencoba meminta bantuan dari pemerintah setempat, namun bantuan tersebut belum datang. Setiap hari, Pak Budi semakin khawatir melihat kondisi tanamannya yang semakin parah. Tidak hanya Pak Budi, para petani lain di desa tersebut juga mengalami hal yang sama. Mereka berkumpul dan berdiskusi untuk mencari solusi. Mereka sepakat untuk membuat saluran irigasi dari sungai yang berada cukup jauh dari desa mereka. Meskipun sulit, mereka bekerja sama dan saling membantu dalam pembuatan saluran tersebut. Setelah beberapa minggu bekerja keras, akhirnya saluran irigasi tersebut selesai. Air dari sungai mulai mengalir ke ladang-ladang mereka. Tanaman padi yang hampir mati mulai tumbuh kembali dengan subur. Para petani sangat bersyukur dan berterima kasih atas kerja sama yang telah mereka lakukan. Desa kecil itu kembali subur dan damai seperti sedia kala. Keberhasilan ini memberikan pelajaran berharga bagi para petani di desa tersebut. Mereka belajar bahwa dengan bekerja sama dan tidak menyerah, mereka bisa mengatasi berbagai masalah. Pak Budi dan para petani lainnya kini lebih siap menghadapi tantangan di masa depan dan bertekad untuk terus menjaga desa mereka tetap subur dan makmur. Bagaimana para petani di desa tersebut menyelesaikan masalah kekeringan?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: C. Mereka membuat saluran irigasi dari sungai. Penjelasan: Paragraf ketiga menjelaskan bahwa para petani di desa tersebut sepakat untuk membuat saluran irigasi dari sungai yang berada cukup jauh dari desa mereka.

  13. Soal

    Teks digunakan untuk menjawab soal Pada suatu hari, di sebuah desa kecil yang damai, hiduplah seorang petani bernama Pak Budi. Pak Budi sangat rajin dan selalu bekerja keras untuk mengolah ladangnya. Namun, tahun ini, musim kemarau yang panjang membuat ladangnya kekurangan air. Pak Budi sangat khawatir karena tanaman padi yang ia tanam mulai layu dan mati. Pak Budi mencoba berbagai cara untuk mengatasi kekeringan. Ia menggali sumur di dekat ladangnya, tetapi air yang keluar sangat sedikit. Ia juga mencoba meminta bantuan dari pemerintah setempat, namun bantuan tersebut belum datang. Setiap hari, Pak Budi semakin khawatir melihat kondisi tanamannya yang semakin parah. Tidak hanya Pak Budi, para petani lain di desa tersebut juga mengalami hal yang sama. Mereka berkumpul dan berdiskusi untuk mencari solusi. Mereka sepakat untuk membuat saluran irigasi dari sungai yang berada cukup jauh dari desa mereka. Meskipun sulit, mereka bekerja sama dan saling membantu dalam pembuatan saluran tersebut. Setelah beberapa minggu bekerja keras, akhirnya saluran irigasi tersebut selesai. Air dari sungai mulai mengalir ke ladang-ladang mereka. Tanaman padi yang hampir mati mulai tumbuh kembali dengan subur. Para petani sangat bersyukur dan berterima kasih atas kerja sama yang telah mereka lakukan. Desa kecil itu kembali subur dan damai seperti sedia kala. Keberhasilan ini memberikan pelajaran berharga bagi para petani di desa tersebut. Mereka belajar bahwa dengan bekerja sama dan tidak menyerah, mereka bisa mengatasi berbagai masalah. Pak Budi dan para petani lainnya kini lebih siap menghadapi tantangan di masa depan dan bertekad untuk terus menjaga desa mereka tetap subur dan makmur. Bagaimana para petani di desa tersebut menyelesaikan masalah kekeringan?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: C. Mereka membuat saluran irigasi dari sungai. Penjelasan: Paragraf ketiga menjelaskan bahwa para petani di desa tersebut sepakat untuk membuat saluran irigasi dari sungai yang berada cukup jauh dari desa mereka.

  14. Soal

    Teks digunakan untuk menjawab soal Pada suatu hari, di sebuah desa kecil yang damai, hiduplah seorang petani bernama Pak Budi. Pak Budi sangat rajin dan selalu bekerja keras untuk mengolah ladangnya. Namun, tahun ini, musim kemarau yang panjang membuat ladangnya kekurangan air. Pak Budi sangat khawatir karena tanaman padi yang ia tanam mulai layu dan mati. Pak Budi mencoba berbagai cara untuk mengatasi kekeringan. Ia menggali sumur di dekat ladangnya, tetapi air yang keluar sangat sedikit. Ia juga mencoba meminta bantuan dari pemerintah setempat, namun bantuan tersebut belum datang. Setiap hari, Pak Budi semakin khawatir melihat kondisi tanamannya yang semakin parah. Tidak hanya Pak Budi, para petani lain di desa tersebut juga mengalami hal yang sama. Mereka berkumpul dan berdiskusi untuk mencari solusi. Mereka sepakat untuk membuat saluran irigasi dari sungai yang berada cukup jauh dari desa mereka. Meskipun sulit, mereka bekerja sama dan saling membantu dalam pembuatan saluran tersebut. Setelah beberapa minggu bekerja keras, akhirnya saluran irigasi tersebut selesai. Air dari sungai mulai mengalir ke ladang-ladang mereka. Tanaman padi yang hampir mati mulai tumbuh kembali dengan subur. Para petani sangat bersyukur dan berterima kasih atas kerja sama yang telah mereka lakukan. Desa kecil itu kembali subur dan damai seperti sedia kala. Keberhasilan ini memberikan pelajaran berharga bagi para petani di desa tersebut. Mereka belajar bahwa dengan bekerja sama dan tidak menyerah, mereka bisa mengatasi berbagai masalah. Pak Budi dan para petani lainnya kini lebih siap menghadapi tantangan di masa depan dan bertekad untuk terus menjaga desa mereka tetap subur dan makmur. Apa yang terjadi setelah saluran irigasi selesai dibuat?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: C. Air mulai mengalir ke ladang-ladang. Penjelasan: Paragraf keempat menjelaskan bahwa setelah saluran irigasi selesai dibuat, air dari sungai mulai mengalir ke ladang-ladang para petani sehingga tanaman padi yang hampir mati mulai tumbuh kembali dengan subur.

  15. Soal

    Teks digunakan untuk menjawab soal Pada suatu hari, di sebuah desa kecil yang damai, hiduplah seorang petani bernama Pak Budi. Pak Budi sangat rajin dan selalu bekerja keras untuk mengolah ladangnya. Namun, tahun ini, musim kemarau yang panjang membuat ladangnya kekurangan air. Pak Budi sangat khawatir karena tanaman padi yang ia tanam mulai layu dan mati. Pak Budi mencoba berbagai cara untuk mengatasi kekeringan. Ia menggali sumur di dekat ladangnya, tetapi air yang keluar sangat sedikit. Ia juga mencoba meminta bantuan dari pemerintah setempat, namun bantuan tersebut belum datang. Setiap hari, Pak Budi semakin khawatir melihat kondisi tanamannya yang semakin parah. Tidak hanya Pak Budi, para petani lain di desa tersebut juga mengalami hal yang sama. Mereka berkumpul dan berdiskusi untuk mencari solusi. Mereka sepakat untuk membuat saluran irigasi dari sungai yang berada cukup jauh dari desa mereka. Meskipun sulit, mereka bekerja sama dan saling membantu dalam pembuatan saluran tersebut. Setelah beberapa minggu bekerja keras, akhirnya saluran irigasi tersebut selesai. Air dari sungai mulai mengalir ke ladang-ladang mereka. Tanaman padi yang hampir mati mulai tumbuh kembali dengan subur. Para petani sangat bersyukur dan berterima kasih atas kerja sama yang telah mereka lakukan. Desa kecil itu kembali subur dan damai seperti sedia kala. Keberhasilan ini memberikan pelajaran berharga bagi para petani di desa tersebut. Mereka belajar bahwa dengan bekerja sama dan tidak menyerah, mereka bisa mengatasi berbagai masalah. Pak Budi dan para petani lainnya kini lebih siap menghadapi tantangan di masa depan dan bertekad untuk terus menjaga desa mereka tetap subur dan makmur. Apa yang terjadi setelah saluran irigasi selesai dibuat?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: C. Air mulai mengalir ke ladang-ladang. Penjelasan: Paragraf keempat menjelaskan bahwa setelah saluran irigasi selesai dibuat, air dari sungai mulai mengalir ke ladang-ladang para petani sehingga tanaman padi yang hampir mati mulai tumbuh kembali dengan subur.

  16. Soal

    Teks digunakan untuk menjawab soal Pada suatu hari, di sebuah desa kecil yang damai, hiduplah seorang petani bernama Pak Budi. Pak Budi sangat rajin dan selalu bekerja keras untuk mengolah ladangnya. Namun, tahun ini, musim kemarau yang panjang membuat ladangnya kekurangan air. Pak Budi sangat khawatir karena tanaman padi yang ia tanam mulai layu dan mati. Pak Budi mencoba berbagai cara untuk mengatasi kekeringan. Ia menggali sumur di dekat ladangnya, tetapi air yang keluar sangat sedikit. Ia juga mencoba meminta bantuan dari pemerintah setempat, namun bantuan tersebut belum datang. Setiap hari, Pak Budi semakin khawatir melihat kondisi tanamannya yang semakin parah. Tidak hanya Pak Budi, para petani lain di desa tersebut juga mengalami hal yang sama. Mereka berkumpul dan berdiskusi untuk mencari solusi. Mereka sepakat untuk membuat saluran irigasi dari sungai yang berada cukup jauh dari desa mereka. Meskipun sulit, mereka bekerja sama dan saling membantu dalam pembuatan saluran tersebut. Setelah beberapa minggu bekerja keras, akhirnya saluran irigasi tersebut selesai. Air dari sungai mulai mengalir ke ladang-ladang mereka. Tanaman padi yang hampir mati mulai tumbuh kembali dengan subur. Para petani sangat bersyukur dan berterima kasih atas kerja sama yang telah mereka lakukan. Desa kecil itu kembali subur dan damai seperti sedia kala. Keberhasilan ini memberikan pelajaran berharga bagi para petani di desa tersebut. Mereka belajar bahwa dengan bekerja sama dan tidak menyerah, mereka bisa mengatasi berbagai masalah. Pak Budi dan para petani lainnya kini lebih siap menghadapi tantangan di masa depan dan bertekad untuk terus menjaga desa mereka tetap subur dan makmur. Apa yang terjadi setelah saluran irigasi selesai dibuat?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: C. Air mulai mengalir ke ladang-ladang. Penjelasan: Paragraf keempat menjelaskan bahwa setelah saluran irigasi selesai dibuat, air dari sungai mulai mengalir ke ladang-ladang para petani sehingga tanaman padi yang hampir mati mulai tumbuh kembali dengan subur.

  17. Soal

    Teks digunakan untuk menjawab soal Pada suatu hari, di sebuah desa kecil yang damai, hiduplah seorang petani bernama Pak Budi. Pak Budi sangat rajin dan selalu bekerja keras untuk mengolah ladangnya. Namun, tahun ini, musim kemarau yang panjang membuat ladangnya kekurangan air. Pak Budi sangat khawatir karena tanaman padi yang ia tanam mulai layu dan mati. Pak Budi mencoba berbagai cara untuk mengatasi kekeringan. Ia menggali sumur di dekat ladangnya, tetapi air yang keluar sangat sedikit. Ia juga mencoba meminta bantuan dari pemerintah setempat, namun bantuan tersebut belum datang. Setiap hari, Pak Budi semakin khawatir melihat kondisi tanamannya yang semakin parah. Tidak hanya Pak Budi, para petani lain di desa tersebut juga mengalami hal yang sama. Mereka berkumpul dan berdiskusi untuk mencari solusi. Mereka sepakat untuk membuat saluran irigasi dari sungai yang berada cukup jauh dari desa mereka. Meskipun sulit, mereka bekerja sama dan saling membantu dalam pembuatan saluran tersebut. Setelah beberapa minggu bekerja keras, akhirnya saluran irigasi tersebut selesai. Air dari sungai mulai mengalir ke ladang-ladang mereka. Tanaman padi yang hampir mati mulai tumbuh kembali dengan subur. Para petani sangat bersyukur dan berterima kasih atas kerja sama yang telah mereka lakukan. Desa kecil itu kembali subur dan damai seperti sedia kala. Keberhasilan ini memberikan pelajaran berharga bagi para petani di desa tersebut. Mereka belajar bahwa dengan bekerja sama dan tidak menyerah, mereka bisa mengatasi berbagai masalah. Pak Budi dan para petani lainnya kini lebih siap menghadapi tantangan di masa depan dan bertekad untuk terus menjaga desa mereka tetap subur dan makmur. Apa pelajaran yang didapat para petani dari kejadian ini?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: C. Mereka belajar bahwa dengan bekerja sama dan tidak menyerah, mereka bisa mengatasi berbagai masalah. Penjelasan: Paragraf kelima menjelaskan bahwa keberhasilan membuat saluran irigasi memberikan pelajaran berharga bagi para petani tentang pentingnya kerja sama dan tidak menyerah dalam menghadapi masalah.

  18. Soal

    Teks digunakan untuk menjawab soal Pada suatu hari, di sebuah desa kecil yang damai, hiduplah seorang petani bernama Pak Budi. Pak Budi sangat rajin dan selalu bekerja keras untuk mengolah ladangnya. Namun, tahun ini, musim kemarau yang panjang membuat ladangnya kekurangan air. Pak Budi sangat khawatir karena tanaman padi yang ia tanam mulai layu dan mati. Pak Budi mencoba berbagai cara untuk mengatasi kekeringan. Ia menggali sumur di dekat ladangnya, tetapi air yang keluar sangat sedikit. Ia juga mencoba meminta bantuan dari pemerintah setempat, namun bantuan tersebut belum datang. Setiap hari, Pak Budi semakin khawatir melihat kondisi tanamannya yang semakin parah. Tidak hanya Pak Budi, para petani lain di desa tersebut juga mengalami hal yang sama. Mereka berkumpul dan berdiskusi untuk mencari solusi. Mereka sepakat untuk membuat saluran irigasi dari sungai yang berada cukup jauh dari desa mereka. Meskipun sulit, mereka bekerja sama dan saling membantu dalam pembuatan saluran tersebut. Setelah beberapa minggu bekerja keras, akhirnya saluran irigasi tersebut selesai. Air dari sungai mulai mengalir ke ladang-ladang mereka. Tanaman padi yang hampir mati mulai tumbuh kembali dengan subur. Para petani sangat bersyukur dan berterima kasih atas kerja sama yang telah mereka lakukan. Desa kecil itu kembali subur dan damai seperti sedia kala. Keberhasilan ini memberikan pelajaran berharga bagi para petani di desa tersebut. Mereka belajar bahwa dengan bekerja sama dan tidak menyerah, mereka bisa mengatasi berbagai masalah. Pak Budi dan para petani lainnya kini lebih siap menghadapi tantangan di masa depan dan bertekad untuk terus menjaga desa mereka tetap subur dan makmur. Apa pelajaran yang didapat para petani dari kejadian ini?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: C. Mereka belajar bahwa dengan bekerja sama dan tidak menyerah, mereka bisa mengatasi berbagai masalah. Penjelasan: Paragraf kelima menjelaskan bahwa keberhasilan membuat saluran irigasi memberikan pelajaran berharga bagi para petani tentang pentingnya kerja sama dan tidak menyerah dalam menghadapi masalah.

  19. Soal

    Teks digunakan untuk menjawab soal Pada suatu hari, di sebuah desa kecil yang damai, hiduplah seorang petani bernama Pak Budi. Pak Budi sangat rajin dan selalu bekerja keras untuk mengolah ladangnya. Namun, tahun ini, musim kemarau yang panjang membuat ladangnya kekurangan air. Pak Budi sangat khawatir karena tanaman padi yang ia tanam mulai layu dan mati. Pak Budi mencoba berbagai cara untuk mengatasi kekeringan. Ia menggali sumur di dekat ladangnya, tetapi air yang keluar sangat sedikit. Ia juga mencoba meminta bantuan dari pemerintah setempat, namun bantuan tersebut belum datang. Setiap hari, Pak Budi semakin khawatir melihat kondisi tanamannya yang semakin parah. Tidak hanya Pak Budi, para petani lain di desa tersebut juga mengalami hal yang sama. Mereka berkumpul dan berdiskusi untuk mencari solusi. Mereka sepakat untuk membuat saluran irigasi dari sungai yang berada cukup jauh dari desa mereka. Meskipun sulit, mereka bekerja sama dan saling membantu dalam pembuatan saluran tersebut. Setelah beberapa minggu bekerja keras, akhirnya saluran irigasi tersebut selesai. Air dari sungai mulai mengalir ke ladang-ladang mereka. Tanaman padi yang hampir mati mulai tumbuh kembali dengan subur. Para petani sangat bersyukur dan berterima kasih atas kerja sama yang telah mereka lakukan. Desa kecil itu kembali subur dan damai seperti sedia kala. Keberhasilan ini memberikan pelajaran berharga bagi para petani di desa tersebut. Mereka belajar bahwa dengan bekerja sama dan tidak menyerah, mereka bisa mengatasi berbagai masalah. Pak Budi dan para petani lainnya kini lebih siap menghadapi tantangan di masa depan dan bertekad untuk terus menjaga desa mereka tetap subur dan makmur. Apa pelajaran yang didapat para petani dari kejadian ini?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: C. Mereka belajar bahwa dengan bekerja sama dan tidak menyerah, mereka bisa mengatasi berbagai masalah. Penjelasan: Paragraf kelima menjelaskan bahwa keberhasilan membuat saluran irigasi memberikan pelajaran berharga bagi para petani tentang pentingnya kerja sama dan tidak menyerah dalam menghadapi masalah.

  20. Soal

    Teks digunakan untuk menjawab soal Di sebuah kota besar, terdapat seorang pengusaha sukses bernama Pak Joko. Pak Joko memiliki sebuah perusahaan yang bergerak di bidang teknologi. Perusahaannya telah berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir, berkat inovasi dan kerja keras seluruh tim. Namun, Pak Joko merasa bahwa kesuksesan ini tidak hanya harus dinikmati oleh dirinya dan karyawan perusahaannya, tetapi juga harus memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar. Untuk itu, Pak Joko memutuskan untuk meluncurkan program beasiswa bagi pelajar berprestasi dari keluarga kurang mampu. Program ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada mereka yang memiliki potensi besar tetapi terkendala oleh faktor ekonomi. Setiap tahun, perusahaan Pak Joko akan menyeleksi sepuluh pelajar untuk menerima beasiswa penuh hingga lulus perguruan tinggi. Program beasiswa ini mendapatkan respon yang sangat positif dari masyarakat. Banyak pelajar yang termotivasi untuk belajar lebih giat agar bisa mendapatkan beasiswa tersebut. Tidak hanya itu, program ini juga menginspirasi perusahaan-perusahaan lain untuk melakukan hal serupa. Dampak dari program ini sangat luas, tidak hanya meningkatkan kualitas pendidikan, tetapi juga menumbuhkan semangat gotong royong di antara masyarakat. Di sisi lain, Pak Joko juga berkomitmen untuk menjaga lingkungan. Perusahaannya menerapkan kebijakan ramah lingkungan dalam setiap operasionalnya. Mereka menggunakan teknologi hijau dan berusaha mengurangi emisi karbon. Selain itu, perusahaan juga rutin mengadakan kegiatan penghijauan dan kampanye pelestarian lingkungan. Melalui berbagai inisiatif ini, Pak Joko berharap perusahaannya bisa menjadi contoh bagi perusahaan lain. Ia ingin menunjukkan bahwa kesuksesan bisnis tidak hanya diukur dari keuntungan finansial, tetapi juga dari kontribusi positif yang diberikan kepada masyarakat dan lingkungan. Pak Joko percaya bahwa dengan langkah-langkah kecil yang dilakukan secara konsisten, perubahan besar bisa tercapai. Apa yang menjadi motivasi utama Pak Joko meluncurkan program beasiswa?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: C. Untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar. Penjelasan: Paragraf pertama dan kedua menjelaskan bahwa Pak Joko ingin kesuksesan perusahaannya juga memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar, yang menjadi motivasi utama meluncurkan program beasiswa.

Gratis — tolong sebarkan

Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.

Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya →