Fitri Learning

UTBKPenalaran Umum

Penalaran Umum — Paket 15

30 soal · takaran ujian: 30 soal / 30 menit

  1. Soal

    Petualangan di Tengah Hujan Di suatu pagi yang mendung, Adit, Rani, dan Sinta bersiap-siap untuk berangkat ke sekolah. Langit tampak gelap dan angin mulai bertiup kencang. Mereka tahu bahwa hujan akan segera turun, tetapi mereka tetap memutuskan untuk berjalan kaki ke sekolah karena jaraknya tidak terlalu jauh. Setengah perjalanan menuju sekolah, hujan deras mulai turun. Adit, Rani, dan Sinta berlari mencari tempat berteduh. Mereka menemukan sebuah halte bus yang kosong dan memutuskan untuk menunggu di sana sampai hujan reda. Mereka saling berbagi cerita untuk menghabiskan waktu. Setelah menunggu beberapa saat, hujan tidak menunjukkan tanda-tanda akan reda. Adit mengusulkan untuk melanjutkan perjalanan meskipun hujan belum berhenti. Rani dan Sinta setuju dengan usul Adit. Mereka memakai jas hujan yang telah dibawa dari rumah dan melanjutkan perjalanan menuju sekolah. Di tengah perjalanan, mereka bertemu dengan seorang kakek tua yang tampak kesulitan membawa barang-barangnya di tengah hujan. Tanpa ragu, Adit dan teman-temannya menawarkan bantuan. Kakek tua tersebut sangat berterima kasih dan mendoakan keselamatan mereka. Akhirnya, mereka tiba di sekolah dengan pakaian basah. Meskipun basah dan lelah, mereka merasa senang karena berhasil membantu kakek tua tersebut. Guru mereka pun memuji mereka atas kebaikan yang telah mereka lakukan. Hari itu, mereka belajar bahwa kebaikan di tengah kesulitan akan selalu mendatangkan kebahagiaan. Simpulan dari paragraf pertama adalah...

    Lihat pembahasan

    Jawaban: b. Adit, Rani, dan Sinta memutuskan untuk berjalan kaki ke sekolah meskipun cuaca mendung. Penjelasan: Paragraf pertama menggambarkan keputusan mereka untuk tetap berjalan kaki ke sekolah meskipun langit mendung dan angin kencang.

  2. Soal

    Petualangan di Tengah Hujan Di suatu pagi yang mendung, Adit, Rani, dan Sinta bersiap-siap untuk berangkat ke sekolah. Langit tampak gelap dan angin mulai bertiup kencang. Mereka tahu bahwa hujan akan segera turun, tetapi mereka tetap memutuskan untuk berjalan kaki ke sekolah karena jaraknya tidak terlalu jauh. Setengah perjalanan menuju sekolah, hujan deras mulai turun. Adit, Rani, dan Sinta berlari mencari tempat berteduh. Mereka menemukan sebuah halte bus yang kosong dan memutuskan untuk menunggu di sana sampai hujan reda. Mereka saling berbagi cerita untuk menghabiskan waktu. Setelah menunggu beberapa saat, hujan tidak menunjukkan tanda-tanda akan reda. Adit mengusulkan untuk melanjutkan perjalanan meskipun hujan belum berhenti. Rani dan Sinta setuju dengan usul Adit. Mereka memakai jas hujan yang telah dibawa dari rumah dan melanjutkan perjalanan menuju sekolah. Di tengah perjalanan, mereka bertemu dengan seorang kakek tua yang tampak kesulitan membawa barang-barangnya di tengah hujan. Tanpa ragu, Adit dan teman-temannya menawarkan bantuan. Kakek tua tersebut sangat berterima kasih dan mendoakan keselamatan mereka. Akhirnya, mereka tiba di sekolah dengan pakaian basah. Meskipun basah dan lelah, mereka merasa senang karena berhasil membantu kakek tua tersebut. Guru mereka pun memuji mereka atas kebaikan yang telah mereka lakukan. Hari itu, mereka belajar bahwa kebaikan di tengah kesulitan akan selalu mendatangkan kebahagiaan. Simpulan dari paragraf kedua adalah...

    Lihat pembahasan

    Jawaban: a. Adit, Rani, dan Sinta berteduh di halte bus saat hujan turun. Penjelasan: Paragraf kedua menjelaskan bahwa mereka mencari tempat berteduh di halte bus yang kosong saat hujan deras mulai turun.

  3. Soal

    Petualangan di Tengah Hujan Di suatu pagi yang mendung, Adit, Rani, dan Sinta bersiap-siap untuk berangkat ke sekolah. Langit tampak gelap dan angin mulai bertiup kencang. Mereka tahu bahwa hujan akan segera turun, tetapi mereka tetap memutuskan untuk berjalan kaki ke sekolah karena jaraknya tidak terlalu jauh. Setengah perjalanan menuju sekolah, hujan deras mulai turun. Adit, Rani, dan Sinta berlari mencari tempat berteduh. Mereka menemukan sebuah halte bus yang kosong dan memutuskan untuk menunggu di sana sampai hujan reda. Mereka saling berbagi cerita untuk menghabiskan waktu. Setelah menunggu beberapa saat, hujan tidak menunjukkan tanda-tanda akan reda. Adit mengusulkan untuk melanjutkan perjalanan meskipun hujan belum berhenti. Rani dan Sinta setuju dengan usul Adit. Mereka memakai jas hujan yang telah dibawa dari rumah dan melanjutkan perjalanan menuju sekolah. Di tengah perjalanan, mereka bertemu dengan seorang kakek tua yang tampak kesulitan membawa barang-barangnya di tengah hujan. Tanpa ragu, Adit dan teman-temannya menawarkan bantuan. Kakek tua tersebut sangat berterima kasih dan mendoakan keselamatan mereka. Akhirnya, mereka tiba di sekolah dengan pakaian basah. Meskipun basah dan lelah, mereka merasa senang karena berhasil membantu kakek tua tersebut. Guru mereka pun memuji mereka atas kebaikan yang telah mereka lakukan. Hari itu, mereka belajar bahwa kebaikan di tengah kesulitan akan selalu mendatangkan kebahagiaan. Simpulan dari paragraf kedua adalah...

    Lihat pembahasan

    Jawaban: a. Adit, Rani, dan Sinta berteduh di halte bus saat hujan turun. Penjelasan: Paragraf kedua menjelaskan bahwa mereka mencari tempat berteduh di halte bus yang kosong saat hujan deras mulai turun.

  4. Soal

    Petualangan di Tengah Hujan Di suatu pagi yang mendung, Adit, Rani, dan Sinta bersiap-siap untuk berangkat ke sekolah. Langit tampak gelap dan angin mulai bertiup kencang. Mereka tahu bahwa hujan akan segera turun, tetapi mereka tetap memutuskan untuk berjalan kaki ke sekolah karena jaraknya tidak terlalu jauh. Setengah perjalanan menuju sekolah, hujan deras mulai turun. Adit, Rani, dan Sinta berlari mencari tempat berteduh. Mereka menemukan sebuah halte bus yang kosong dan memutuskan untuk menunggu di sana sampai hujan reda. Mereka saling berbagi cerita untuk menghabiskan waktu. Setelah menunggu beberapa saat, hujan tidak menunjukkan tanda-tanda akan reda. Adit mengusulkan untuk melanjutkan perjalanan meskipun hujan belum berhenti. Rani dan Sinta setuju dengan usul Adit. Mereka memakai jas hujan yang telah dibawa dari rumah dan melanjutkan perjalanan menuju sekolah. Di tengah perjalanan, mereka bertemu dengan seorang kakek tua yang tampak kesulitan membawa barang-barangnya di tengah hujan. Tanpa ragu, Adit dan teman-temannya menawarkan bantuan. Kakek tua tersebut sangat berterima kasih dan mendoakan keselamatan mereka. Akhirnya, mereka tiba di sekolah dengan pakaian basah. Meskipun basah dan lelah, mereka merasa senang karena berhasil membantu kakek tua tersebut. Guru mereka pun memuji mereka atas kebaikan yang telah mereka lakukan. Hari itu, mereka belajar bahwa kebaikan di tengah kesulitan akan selalu mendatangkan kebahagiaan. Simpulan dari paragraf ketiga adalah...

    Lihat pembahasan

    Jawaban: c. Mereka melanjutkan perjalanan ke sekolah meskipun hujan belum berhenti. Penjelasan: Paragraf ketiga menggambarkan keputusan mereka untuk melanjutkan perjalanan ke sekolah meskipun hujan belum reda.

  5. Soal

    Petualangan di Tengah Hujan Di suatu pagi yang mendung, Adit, Rani, dan Sinta bersiap-siap untuk berangkat ke sekolah. Langit tampak gelap dan angin mulai bertiup kencang. Mereka tahu bahwa hujan akan segera turun, tetapi mereka tetap memutuskan untuk berjalan kaki ke sekolah karena jaraknya tidak terlalu jauh. Setengah perjalanan menuju sekolah, hujan deras mulai turun. Adit, Rani, dan Sinta berlari mencari tempat berteduh. Mereka menemukan sebuah halte bus yang kosong dan memutuskan untuk menunggu di sana sampai hujan reda. Mereka saling berbagi cerita untuk menghabiskan waktu. Setelah menunggu beberapa saat, hujan tidak menunjukkan tanda-tanda akan reda. Adit mengusulkan untuk melanjutkan perjalanan meskipun hujan belum berhenti. Rani dan Sinta setuju dengan usul Adit. Mereka memakai jas hujan yang telah dibawa dari rumah dan melanjutkan perjalanan menuju sekolah. Di tengah perjalanan, mereka bertemu dengan seorang kakek tua yang tampak kesulitan membawa barang-barangnya di tengah hujan. Tanpa ragu, Adit dan teman-temannya menawarkan bantuan. Kakek tua tersebut sangat berterima kasih dan mendoakan keselamatan mereka. Akhirnya, mereka tiba di sekolah dengan pakaian basah. Meskipun basah dan lelah, mereka merasa senang karena berhasil membantu kakek tua tersebut. Guru mereka pun memuji mereka atas kebaikan yang telah mereka lakukan. Hari itu, mereka belajar bahwa kebaikan di tengah kesulitan akan selalu mendatangkan kebahagiaan. Simpulan dari paragraf ketiga adalah...

    Lihat pembahasan

    Jawaban: c. Mereka melanjutkan perjalanan ke sekolah meskipun hujan belum berhenti. Penjelasan: Paragraf ketiga menggambarkan keputusan mereka untuk melanjutkan perjalanan ke sekolah meskipun hujan belum reda.

  6. Soal

    Petualangan di Tengah Hujan Di suatu pagi yang mendung, Adit, Rani, dan Sinta bersiap-siap untuk berangkat ke sekolah. Langit tampak gelap dan angin mulai bertiup kencang. Mereka tahu bahwa hujan akan segera turun, tetapi mereka tetap memutuskan untuk berjalan kaki ke sekolah karena jaraknya tidak terlalu jauh. Setengah perjalanan menuju sekolah, hujan deras mulai turun. Adit, Rani, dan Sinta berlari mencari tempat berteduh. Mereka menemukan sebuah halte bus yang kosong dan memutuskan untuk menunggu di sana sampai hujan reda. Mereka saling berbagi cerita untuk menghabiskan waktu. Setelah menunggu beberapa saat, hujan tidak menunjukkan tanda-tanda akan reda. Adit mengusulkan untuk melanjutkan perjalanan meskipun hujan belum berhenti. Rani dan Sinta setuju dengan usul Adit. Mereka memakai jas hujan yang telah dibawa dari rumah dan melanjutkan perjalanan menuju sekolah. Di tengah perjalanan, mereka bertemu dengan seorang kakek tua yang tampak kesulitan membawa barang-barangnya di tengah hujan. Tanpa ragu, Adit dan teman-temannya menawarkan bantuan. Kakek tua tersebut sangat berterima kasih dan mendoakan keselamatan mereka. Akhirnya, mereka tiba di sekolah dengan pakaian basah. Meskipun basah dan lelah, mereka merasa senang karena berhasil membantu kakek tua tersebut. Guru mereka pun memuji mereka atas kebaikan yang telah mereka lakukan. Hari itu, mereka belajar bahwa kebaikan di tengah kesulitan akan selalu mendatangkan kebahagiaan. Simpulan dari paragraf keempat adalah...

    Lihat pembahasan

    Jawaban: b. Mereka membantu kakek tua yang kesulitan membawa barang-barangnya di tengah hujan. Penjelasan: Paragraf keempat menjelaskan bahwa mereka bertemu dengan seorang kakek tua yang kesulitan membawa barang-barangnya dan mereka menawarkan bantuan.

  7. Soal

    Petualangan di Tengah Hujan Di suatu pagi yang mendung, Adit, Rani, dan Sinta bersiap-siap untuk berangkat ke sekolah. Langit tampak gelap dan angin mulai bertiup kencang. Mereka tahu bahwa hujan akan segera turun, tetapi mereka tetap memutuskan untuk berjalan kaki ke sekolah karena jaraknya tidak terlalu jauh. Setengah perjalanan menuju sekolah, hujan deras mulai turun. Adit, Rani, dan Sinta berlari mencari tempat berteduh. Mereka menemukan sebuah halte bus yang kosong dan memutuskan untuk menunggu di sana sampai hujan reda. Mereka saling berbagi cerita untuk menghabiskan waktu. Setelah menunggu beberapa saat, hujan tidak menunjukkan tanda-tanda akan reda. Adit mengusulkan untuk melanjutkan perjalanan meskipun hujan belum berhenti. Rani dan Sinta setuju dengan usul Adit. Mereka memakai jas hujan yang telah dibawa dari rumah dan melanjutkan perjalanan menuju sekolah. Di tengah perjalanan, mereka bertemu dengan seorang kakek tua yang tampak kesulitan membawa barang-barangnya di tengah hujan. Tanpa ragu, Adit dan teman-temannya menawarkan bantuan. Kakek tua tersebut sangat berterima kasih dan mendoakan keselamatan mereka. Akhirnya, mereka tiba di sekolah dengan pakaian basah. Meskipun basah dan lelah, mereka merasa senang karena berhasil membantu kakek tua tersebut. Guru mereka pun memuji mereka atas kebaikan yang telah mereka lakukan. Hari itu, mereka belajar bahwa kebaikan di tengah kesulitan akan selalu mendatangkan kebahagiaan. Simpulan dari paragraf keempat adalah...

    Lihat pembahasan

    Jawaban: b. Mereka membantu kakek tua yang kesulitan membawa barang-barangnya di tengah hujan. Penjelasan: Paragraf keempat menjelaskan bahwa mereka bertemu dengan seorang kakek tua yang kesulitan membawa barang-barangnya dan mereka menawarkan bantuan.

  8. Soal

    Petualangan di Tengah Hujan Di suatu pagi yang mendung, Adit, Rani, dan Sinta bersiap-siap untuk berangkat ke sekolah. Langit tampak gelap dan angin mulai bertiup kencang. Mereka tahu bahwa hujan akan segera turun, tetapi mereka tetap memutuskan untuk berjalan kaki ke sekolah karena jaraknya tidak terlalu jauh. Setengah perjalanan menuju sekolah, hujan deras mulai turun. Adit, Rani, dan Sinta berlari mencari tempat berteduh. Mereka menemukan sebuah halte bus yang kosong dan memutuskan untuk menunggu di sana sampai hujan reda. Mereka saling berbagi cerita untuk menghabiskan waktu. Setelah menunggu beberapa saat, hujan tidak menunjukkan tanda-tanda akan reda. Adit mengusulkan untuk melanjutkan perjalanan meskipun hujan belum berhenti. Rani dan Sinta setuju dengan usul Adit. Mereka memakai jas hujan yang telah dibawa dari rumah dan melanjutkan perjalanan menuju sekolah. Di tengah perjalanan, mereka bertemu dengan seorang kakek tua yang tampak kesulitan membawa barang-barangnya di tengah hujan. Tanpa ragu, Adit dan teman-temannya menawarkan bantuan. Kakek tua tersebut sangat berterima kasih dan mendoakan keselamatan mereka. Akhirnya, mereka tiba di sekolah dengan pakaian basah. Meskipun basah dan lelah, mereka merasa senang karena berhasil membantu kakek tua tersebut. Guru mereka pun memuji mereka atas kebaikan yang telah mereka lakukan. Hari itu, mereka belajar bahwa kebaikan di tengah kesulitan akan selalu mendatangkan kebahagiaan. Simpulan dari paragraf kelima adalah...

    Lihat pembahasan

    Jawaban: b. Mereka tiba di sekolah dengan pakaian basah dan merasa senang karena berhasil membantu kakek tua. Penjelasan: Paragraf kelima menjelaskan bahwa meskipun basah dan lelah, mereka merasa senang karena berhasil membantu kakek tua dan mendapat pujian dari guru.

  9. Soal

    Petualangan di Tengah Hujan Di suatu pagi yang mendung, Adit, Rani, dan Sinta bersiap-siap untuk berangkat ke sekolah. Langit tampak gelap dan angin mulai bertiup kencang. Mereka tahu bahwa hujan akan segera turun, tetapi mereka tetap memutuskan untuk berjalan kaki ke sekolah karena jaraknya tidak terlalu jauh. Setengah perjalanan menuju sekolah, hujan deras mulai turun. Adit, Rani, dan Sinta berlari mencari tempat berteduh. Mereka menemukan sebuah halte bus yang kosong dan memutuskan untuk menunggu di sana sampai hujan reda. Mereka saling berbagi cerita untuk menghabiskan waktu. Setelah menunggu beberapa saat, hujan tidak menunjukkan tanda-tanda akan reda. Adit mengusulkan untuk melanjutkan perjalanan meskipun hujan belum berhenti. Rani dan Sinta setuju dengan usul Adit. Mereka memakai jas hujan yang telah dibawa dari rumah dan melanjutkan perjalanan menuju sekolah. Di tengah perjalanan, mereka bertemu dengan seorang kakek tua yang tampak kesulitan membawa barang-barangnya di tengah hujan. Tanpa ragu, Adit dan teman-temannya menawarkan bantuan. Kakek tua tersebut sangat berterima kasih dan mendoakan keselamatan mereka. Akhirnya, mereka tiba di sekolah dengan pakaian basah. Meskipun basah dan lelah, mereka merasa senang karena berhasil membantu kakek tua tersebut. Guru mereka pun memuji mereka atas kebaikan yang telah mereka lakukan. Hari itu, mereka belajar bahwa kebaikan di tengah kesulitan akan selalu mendatangkan kebahagiaan. Simpulan dari paragraf kelima adalah...

    Lihat pembahasan

    Jawaban: b. Mereka tiba di sekolah dengan pakaian basah dan merasa senang karena berhasil membantu kakek tua. Penjelasan: Paragraf kelima menjelaskan bahwa meskipun basah dan lelah, mereka merasa senang karena berhasil membantu kakek tua dan mendapat pujian dari guru.

  10. Soal

    Petualangan di Tengah Hujan Di suatu pagi yang mendung, Adit, Rani, dan Sinta bersiap-siap untuk berangkat ke sekolah. Langit tampak gelap dan angin mulai bertiup kencang. Mereka tahu bahwa hujan akan segera turun, tetapi mereka tetap memutuskan untuk berjalan kaki ke sekolah karena jaraknya tidak terlalu jauh. Setengah perjalanan menuju sekolah, hujan deras mulai turun. Adit, Rani, dan Sinta berlari mencari tempat berteduh. Mereka menemukan sebuah halte bus yang kosong dan memutuskan untuk menunggu di sana sampai hujan reda. Mereka saling berbagi cerita untuk menghabiskan waktu. Setelah menunggu beberapa saat, hujan tidak menunjukkan tanda-tanda akan reda. Adit mengusulkan untuk melanjutkan perjalanan meskipun hujan belum berhenti. Rani dan Sinta setuju dengan usul Adit. Mereka memakai jas hujan yang telah dibawa dari rumah dan melanjutkan perjalanan menuju sekolah. Di tengah perjalanan, mereka bertemu dengan seorang kakek tua yang tampak kesulitan membawa barang-barangnya di tengah hujan. Tanpa ragu, Adit dan teman-temannya menawarkan bantuan. Kakek tua tersebut sangat berterima kasih dan mendoakan keselamatan mereka. Akhirnya, mereka tiba di sekolah dengan pakaian basah. Meskipun basah dan lelah, mereka merasa senang karena berhasil membantu kakek tua tersebut. Guru mereka pun memuji mereka atas kebaikan yang telah mereka lakukan. Hari itu, mereka belajar bahwa kebaikan di tengah kesulitan akan selalu mendatangkan kebahagiaan. Apakah benar bahwa Adit, Rani, dan Sinta memutuskan untuk kembali ke rumah karena hujan deras?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: b. Salah Penjelasan: Dalam teks disebutkan bahwa mereka memutuskan untuk berteduh di halte bus dan kemudian melanjutkan perjalanan meskipun hujan belum reda, bukan kembali ke rumah.

  11. Soal

    Petualangan di Tengah Hujan Di suatu pagi yang mendung, Adit, Rani, dan Sinta bersiap-siap untuk berangkat ke sekolah. Langit tampak gelap dan angin mulai bertiup kencang. Mereka tahu bahwa hujan akan segera turun, tetapi mereka tetap memutuskan untuk berjalan kaki ke sekolah karena jaraknya tidak terlalu jauh. Setengah perjalanan menuju sekolah, hujan deras mulai turun. Adit, Rani, dan Sinta berlari mencari tempat berteduh. Mereka menemukan sebuah halte bus yang kosong dan memutuskan untuk menunggu di sana sampai hujan reda. Mereka saling berbagi cerita untuk menghabiskan waktu. Setelah menunggu beberapa saat, hujan tidak menunjukkan tanda-tanda akan reda. Adit mengusulkan untuk melanjutkan perjalanan meskipun hujan belum berhenti. Rani dan Sinta setuju dengan usul Adit. Mereka memakai jas hujan yang telah dibawa dari rumah dan melanjutkan perjalanan menuju sekolah. Di tengah perjalanan, mereka bertemu dengan seorang kakek tua yang tampak kesulitan membawa barang-barangnya di tengah hujan. Tanpa ragu, Adit dan teman-temannya menawarkan bantuan. Kakek tua tersebut sangat berterima kasih dan mendoakan keselamatan mereka. Akhirnya, mereka tiba di sekolah dengan pakaian basah. Meskipun basah dan lelah, mereka merasa senang karena berhasil membantu kakek tua tersebut. Guru mereka pun memuji mereka atas kebaikan yang telah mereka lakukan. Hari itu, mereka belajar bahwa kebaikan di tengah kesulitan akan selalu mendatangkan kebahagiaan. Apakah benar bahwa Adit, Rani, dan Sinta memutuskan untuk kembali ke rumah karena hujan deras?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: b. Salah Penjelasan: Dalam teks disebutkan bahwa mereka memutuskan untuk berteduh di halte bus dan kemudian melanjutkan perjalanan meskipun hujan belum reda, bukan kembali ke rumah.

  12. Soal

    Petualangan di Tengah Hujan Di suatu pagi yang mendung, Adit, Rani, dan Sinta bersiap-siap untuk berangkat ke sekolah. Langit tampak gelap dan angin mulai bertiup kencang. Mereka tahu bahwa hujan akan segera turun, tetapi mereka tetap memutuskan untuk berjalan kaki ke sekolah karena jaraknya tidak terlalu jauh. Setengah perjalanan menuju sekolah, hujan deras mulai turun. Adit, Rani, dan Sinta berlari mencari tempat berteduh. Mereka menemukan sebuah halte bus yang kosong dan memutuskan untuk menunggu di sana sampai hujan reda. Mereka saling berbagi cerita untuk menghabiskan waktu. Setelah menunggu beberapa saat, hujan tidak menunjukkan tanda-tanda akan reda. Adit mengusulkan untuk melanjutkan perjalanan meskipun hujan belum berhenti. Rani dan Sinta setuju dengan usul Adit. Mereka memakai jas hujan yang telah dibawa dari rumah dan melanjutkan perjalanan menuju sekolah. Di tengah perjalanan, mereka bertemu dengan seorang kakek tua yang tampak kesulitan membawa barang-barangnya di tengah hujan. Tanpa ragu, Adit dan teman-temannya menawarkan bantuan. Kakek tua tersebut sangat berterima kasih dan mendoakan keselamatan mereka. Akhirnya, mereka tiba di sekolah dengan pakaian basah. Meskipun basah dan lelah, mereka merasa senang karena berhasil membantu kakek tua tersebut. Guru mereka pun memuji mereka atas kebaikan yang telah mereka lakukan. Hari itu, mereka belajar bahwa kebaikan di tengah kesulitan akan selalu mendatangkan kebahagiaan. Gagasan pokok dari paragraf kedua adalah...

    Lihat pembahasan

    Jawaban: a. Adit, Rani, dan Sinta berteduh di halte bus karena hujan deras. Penjelasan: Paragraf kedua menggambarkan tindakan mereka untuk berteduh di halte bus saat hujan deras mulai turun.

  13. Soal

    Petualangan di Tengah Hujan Di suatu pagi yang mendung, Adit, Rani, dan Sinta bersiap-siap untuk berangkat ke sekolah. Langit tampak gelap dan angin mulai bertiup kencang. Mereka tahu bahwa hujan akan segera turun, tetapi mereka tetap memutuskan untuk berjalan kaki ke sekolah karena jaraknya tidak terlalu jauh. Setengah perjalanan menuju sekolah, hujan deras mulai turun. Adit, Rani, dan Sinta berlari mencari tempat berteduh. Mereka menemukan sebuah halte bus yang kosong dan memutuskan untuk menunggu di sana sampai hujan reda. Mereka saling berbagi cerita untuk menghabiskan waktu. Setelah menunggu beberapa saat, hujan tidak menunjukkan tanda-tanda akan reda. Adit mengusulkan untuk melanjutkan perjalanan meskipun hujan belum berhenti. Rani dan Sinta setuju dengan usul Adit. Mereka memakai jas hujan yang telah dibawa dari rumah dan melanjutkan perjalanan menuju sekolah. Di tengah perjalanan, mereka bertemu dengan seorang kakek tua yang tampak kesulitan membawa barang-barangnya di tengah hujan. Tanpa ragu, Adit dan teman-temannya menawarkan bantuan. Kakek tua tersebut sangat berterima kasih dan mendoakan keselamatan mereka. Akhirnya, mereka tiba di sekolah dengan pakaian basah. Meskipun basah dan lelah, mereka merasa senang karena berhasil membantu kakek tua tersebut. Guru mereka pun memuji mereka atas kebaikan yang telah mereka lakukan. Hari itu, mereka belajar bahwa kebaikan di tengah kesulitan akan selalu mendatangkan kebahagiaan. Gagasan pokok dari paragraf kedua adalah...

    Lihat pembahasan

    Jawaban: a. Adit, Rani, dan Sinta berteduh di halte bus karena hujan deras. Penjelasan: Paragraf kedua menggambarkan tindakan mereka untuk berteduh di halte bus saat hujan deras mulai turun.

  14. Soal

    Petualangan di Tengah Hujan Di suatu pagi yang mendung, Adit, Rani, dan Sinta bersiap-siap untuk berangkat ke sekolah. Langit tampak gelap dan angin mulai bertiup kencang. Mereka tahu bahwa hujan akan segera turun, tetapi mereka tetap memutuskan untuk berjalan kaki ke sekolah karena jaraknya tidak terlalu jauh. Setengah perjalanan menuju sekolah, hujan deras mulai turun. Adit, Rani, dan Sinta berlari mencari tempat berteduh. Mereka menemukan sebuah halte bus yang kosong dan memutuskan untuk menunggu di sana sampai hujan reda. Mereka saling berbagi cerita untuk menghabiskan waktu. Setelah menunggu beberapa saat, hujan tidak menunjukkan tanda-tanda akan reda. Adit mengusulkan untuk melanjutkan perjalanan meskipun hujan belum berhenti. Rani dan Sinta setuju dengan usul Adit. Mereka memakai jas hujan yang telah dibawa dari rumah dan melanjutkan perjalanan menuju sekolah. Di tengah perjalanan, mereka bertemu dengan seorang kakek tua yang tampak kesulitan membawa barang-barangnya di tengah hujan. Tanpa ragu, Adit dan teman-temannya menawarkan bantuan. Kakek tua tersebut sangat berterima kasih dan mendoakan keselamatan mereka. Akhirnya, mereka tiba di sekolah dengan pakaian basah. Meskipun basah dan lelah, mereka merasa senang karena berhasil membantu kakek tua tersebut. Guru mereka pun memuji mereka atas kebaikan yang telah mereka lakukan. Hari itu, mereka belajar bahwa kebaikan di tengah kesulitan akan selalu mendatangkan kebahagiaan. Ide pokok dari paragraf keempat adalah...

    Lihat pembahasan

    Jawaban: a. Mereka bertemu dengan kakek tua yang kesulitan dan menawarkan bantuan. Penjelasan: Paragraf keempat fokus pada pertemuan mereka dengan kakek tua yang kesulitan membawa barang-barangnya di tengah hujan dan bagaimana mereka menawarkan bantuan.

  15. Soal

    Petualangan di Tengah Hujan Di suatu pagi yang mendung, Adit, Rani, dan Sinta bersiap-siap untuk berangkat ke sekolah. Langit tampak gelap dan angin mulai bertiup kencang. Mereka tahu bahwa hujan akan segera turun, tetapi mereka tetap memutuskan untuk berjalan kaki ke sekolah karena jaraknya tidak terlalu jauh. Setengah perjalanan menuju sekolah, hujan deras mulai turun. Adit, Rani, dan Sinta berlari mencari tempat berteduh. Mereka menemukan sebuah halte bus yang kosong dan memutuskan untuk menunggu di sana sampai hujan reda. Mereka saling berbagi cerita untuk menghabiskan waktu. Setelah menunggu beberapa saat, hujan tidak menunjukkan tanda-tanda akan reda. Adit mengusulkan untuk melanjutkan perjalanan meskipun hujan belum berhenti. Rani dan Sinta setuju dengan usul Adit. Mereka memakai jas hujan yang telah dibawa dari rumah dan melanjutkan perjalanan menuju sekolah. Di tengah perjalanan, mereka bertemu dengan seorang kakek tua yang tampak kesulitan membawa barang-barangnya di tengah hujan. Tanpa ragu, Adit dan teman-temannya menawarkan bantuan. Kakek tua tersebut sangat berterima kasih dan mendoakan keselamatan mereka. Akhirnya, mereka tiba di sekolah dengan pakaian basah. Meskipun basah dan lelah, mereka merasa senang karena berhasil membantu kakek tua tersebut. Guru mereka pun memuji mereka atas kebaikan yang telah mereka lakukan. Hari itu, mereka belajar bahwa kebaikan di tengah kesulitan akan selalu mendatangkan kebahagiaan. Ide pokok dari paragraf keempat adalah...

    Lihat pembahasan

    Jawaban: a. Mereka bertemu dengan kakek tua yang kesulitan dan menawarkan bantuan. Penjelasan: Paragraf keempat fokus pada pertemuan mereka dengan kakek tua yang kesulitan membawa barang-barangnya di tengah hujan dan bagaimana mereka menawarkan bantuan.

  16. Soal

    Perhatikan teks berikut ini! Atlet X, Y, Z, dan W bertanding dalam suatu turnamen bulu tangkis. Setiap pemain saling bertemu satu kali. Dalam setiap pertandingan, pemain yang menang, seri, dan kalah, berturut-turut mendapatkan nilai 2, 1, dan 0. Data hasil pertandingan adalah X menang dua kali, Y seri dua kali, Z kalah dua kali dan W tidak pernah seri. Simpulan dari pertandingan yang diikuti oleh atlet X adalah...

    Lihat pembahasan

    Jawaban: b. X menang dua kali. Penjelasan: Data hasil pertandingan menunjukkan bahwa X menang dua kali.

  17. Soal

    Perhatikan teks berikut ini! Atlet X, Y, Z, dan W bertanding dalam suatu turnamen bulu tangkis. Setiap pemain saling bertemu satu kali. Dalam setiap pertandingan, pemain yang menang, seri, dan kalah, berturut-turut mendapatkan nilai 2, 1, dan 0. Data hasil pertandingan adalah X menang dua kali, Y seri dua kali, Z kalah dua kali dan W tidak pernah seri. Simpulan dari pertandingan yang diikuti oleh atlet X adalah...

    Lihat pembahasan

    Jawaban: b. X menang dua kali. Penjelasan: Data hasil pertandingan menunjukkan bahwa X menang dua kali.

  18. Soal

    Perhatikan teks berikut ini! Atlet X, Y, Z, dan W bertanding dalam suatu turnamen bulu tangkis. Setiap pemain saling bertemu satu kali. Dalam setiap pertandingan, pemain yang menang, seri, dan kalah, berturut-turut mendapatkan nilai 2, 1, dan 0. Data hasil pertandingan adalah X menang dua kali, Y seri dua kali, Z kalah dua kali dan W tidak pernah seri. Simpulan dari pertandingan yang diikuti oleh atlet Z adalah...

    Lihat pembahasan

    Jawaban: b. Z kalah dua kali. Penjelasan: Data hasil pertandingan menunjukkan bahwa Z kalah dua kali.

  19. Soal

    Perhatikan teks berikut ini! Atlet X, Y, Z, dan W bertanding dalam suatu turnamen bulu tangkis. Setiap pemain saling bertemu satu kali. Dalam setiap pertandingan, pemain yang menang, seri, dan kalah, berturut-turut mendapatkan nilai 2, 1, dan 0. Data hasil pertandingan adalah X menang dua kali, Y seri dua kali, Z kalah dua kali dan W tidak pernah seri. Simpulan dari pertandingan yang diikuti oleh atlet Z adalah...

    Lihat pembahasan

    Jawaban: b. Z kalah dua kali. Penjelasan: Data hasil pertandingan menunjukkan bahwa Z kalah dua kali.

  20. Soal

    Perhatikan teks berikut ini! Atlet X, Y, Z, dan W bertanding dalam suatu turnamen bulu tangkis. Setiap pemain saling bertemu satu kali. Dalam setiap pertandingan, pemain yang menang, seri, dan kalah, berturut-turut mendapatkan nilai 2, 1, dan 0. Data hasil pertandingan adalah X menang dua kali, Y seri dua kali, Z kalah dua kali dan W tidak pernah seri. Gagasan pokok dari cerita ini adalah...

    Lihat pembahasan

    Jawaban: a. Setiap pemain saling bertemu satu kali dalam turnamen bulu tangkis. Penjelasan: Cerita ini menjelaskan tentang setiap pemain yang saling bertemu satu kali dalam turnamen bulu tangkis dan hasil dari pertandingan tersebut.

  21. Soal

    Perhatikan teks berikut ini! Atlet X, Y, Z, dan W bertanding dalam suatu turnamen bulu tangkis. Setiap pemain saling bertemu satu kali. Dalam setiap pertandingan, pemain yang menang, seri, dan kalah, berturut-turut mendapatkan nilai 2, 1, dan 0. Data hasil pertandingan adalah X menang dua kali, Y seri dua kali, Z kalah dua kali dan W tidak pernah seri. Gagasan pokok dari cerita ini adalah...

    Lihat pembahasan

    Jawaban: a. Setiap pemain saling bertemu satu kali dalam turnamen bulu tangkis. Penjelasan: Cerita ini menjelaskan tentang setiap pemain yang saling bertemu satu kali dalam turnamen bulu tangkis dan hasil dari pertandingan tersebut.

  22. Soal

    Perhatikan teks berikut ini! Atlet X, Y, Z, dan W bertanding dalam suatu turnamen bulu tangkis. Setiap pemain saling bertemu satu kali. Dalam setiap pertandingan, pemain yang menang, seri, dan kalah, berturut-turut mendapatkan nilai 2, 1, dan 0. Data hasil pertandingan adalah X menang dua kali, Y seri dua kali, Z kalah dua kali dan W tidak pernah seri. Apa ide pokok dari data hasil pertandingan yang diikuti oleh Y?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: c. Y seri dua kali. Penjelasan: Data hasil pertandingan menunjukkan bahwa Y seri dua kali.

  23. Soal

    Perhatikan teks berikut ini! Atlet X, Y, Z, dan W bertanding dalam suatu turnamen bulu tangkis. Setiap pemain saling bertemu satu kali. Dalam setiap pertandingan, pemain yang menang, seri, dan kalah, berturut-turut mendapatkan nilai 2, 1, dan 0. Data hasil pertandingan adalah X menang dua kali, Y seri dua kali, Z kalah dua kali dan W tidak pernah seri. Apa ide pokok dari data hasil pertandingan yang diikuti oleh Y?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: c. Y seri dua kali. Penjelasan: Data hasil pertandingan menunjukkan bahwa Y seri dua kali.

  24. Soal

    Penyebaran Virus di Kota Metropolis Pada awal tahun, kota Metropolis digemparkan oleh berita tentang penyebaran virus baru yang sangat menular. Virus ini diketahui pertama kali muncul di sebuah pasar hewan. Penduduk kota menjadi sangat khawatir karena virus tersebut menyebar dengan cepat. Pemerintah kota segera mengambil langkah-langkah pencegahan. Semua sekolah, kantor, dan tempat umum ditutup. Warga dihimbau untuk tetap di rumah dan menghindari kerumunan. Selain itu, pemerintah juga membagikan masker dan hand sanitizer kepada warga secara gratis. Para ilmuwan bekerja tanpa lelah untuk meneliti virus tersebut. Mereka berusaha menemukan cara untuk menghentikan penyebaran dan mencari obat yang efektif. Sementara itu, jumlah kasus terus bertambah setiap harinya. Di tengah situasi yang menegangkan ini, ada banyak cerita tentang solidaritas dan kepedulian sesama warga. Banyak yang membantu tetangga yang sakit atau yang membutuhkan bantuan. Organisasi amal dan relawan juga turun tangan untuk membantu mendistribusikan bantuan. Akhirnya, setelah berbulan-bulan bekerja keras, para ilmuwan berhasil menemukan vaksin yang efektif. Vaksin tersebut segera diproduksi massal dan didistribusikan kepada warga. Perlahan namun pasti, kehidupan di kota Metropolis mulai kembali normal. Simpulan dari paragraf pertama adalah...

    Lihat pembahasan

    Jawaban: b. Virus baru yang menular pertama kali muncul di pasar hewan dan membuat penduduk khawatir. Penjelasan: Paragraf pertama menjelaskan tentang penyebaran virus baru yang sangat menular yang pertama kali muncul di pasar hewan dan menyebabkan kekhawatiran penduduk.

  25. Soal

    Penyebaran Virus di Kota Metropolis Pada awal tahun, kota Metropolis digemparkan oleh berita tentang penyebaran virus baru yang sangat menular. Virus ini diketahui pertama kali muncul di sebuah pasar hewan. Penduduk kota menjadi sangat khawatir karena virus tersebut menyebar dengan cepat. Pemerintah kota segera mengambil langkah-langkah pencegahan. Semua sekolah, kantor, dan tempat umum ditutup. Warga dihimbau untuk tetap di rumah dan menghindari kerumunan. Selain itu, pemerintah juga membagikan masker dan hand sanitizer kepada warga secara gratis. Para ilmuwan bekerja tanpa lelah untuk meneliti virus tersebut. Mereka berusaha menemukan cara untuk menghentikan penyebaran dan mencari obat yang efektif. Sementara itu, jumlah kasus terus bertambah setiap harinya. Di tengah situasi yang menegangkan ini, ada banyak cerita tentang solidaritas dan kepedulian sesama warga. Banyak yang membantu tetangga yang sakit atau yang membutuhkan bantuan. Organisasi amal dan relawan juga turun tangan untuk membantu mendistribusikan bantuan. Akhirnya, setelah berbulan-bulan bekerja keras, para ilmuwan berhasil menemukan vaksin yang efektif. Vaksin tersebut segera diproduksi massal dan didistribusikan kepada warga. Perlahan namun pasti, kehidupan di kota Metropolis mulai kembali normal. Simpulan dari paragraf pertama adalah...

    Lihat pembahasan

    Jawaban: b. Virus baru yang menular pertama kali muncul di pasar hewan dan membuat penduduk khawatir. Penjelasan: Paragraf pertama menjelaskan tentang penyebaran virus baru yang sangat menular yang pertama kali muncul di pasar hewan dan menyebabkan kekhawatiran penduduk.

  26. Soal

    Penyebaran Virus di Kota Metropolis Pada awal tahun, kota Metropolis digemparkan oleh berita tentang penyebaran virus baru yang sangat menular. Virus ini diketahui pertama kali muncul di sebuah pasar hewan. Penduduk kota menjadi sangat khawatir karena virus tersebut menyebar dengan cepat. Pemerintah kota segera mengambil langkah-langkah pencegahan. Semua sekolah, kantor, dan tempat umum ditutup. Warga dihimbau untuk tetap di rumah dan menghindari kerumunan. Selain itu, pemerintah juga membagikan masker dan hand sanitizer kepada warga secara gratis. Para ilmuwan bekerja tanpa lelah untuk meneliti virus tersebut. Mereka berusaha menemukan cara untuk menghentikan penyebaran dan mencari obat yang efektif. Sementara itu, jumlah kasus terus bertambah setiap harinya. Di tengah situasi yang menegangkan ini, ada banyak cerita tentang solidaritas dan kepedulian sesama warga. Banyak yang membantu tetangga yang sakit atau yang membutuhkan bantuan. Organisasi amal dan relawan juga turun tangan untuk membantu mendistribusikan bantuan. Akhirnya, setelah berbulan-bulan bekerja keras, para ilmuwan berhasil menemukan vaksin yang efektif. Vaksin tersebut segera diproduksi massal dan didistribusikan kepada warga. Perlahan namun pasti, kehidupan di kota Metropolis mulai kembali normal. Simpulan dari paragraf kedua adalah...

    Lihat pembahasan

    Jawaban: b. Pemerintah kota mengambil langkah pencegahan dengan menutup tempat umum dan membagikan masker serta hand sanitizer. Penjelasan: Paragraf kedua menjelaskan langkah-langkah pencegahan yang diambil oleh pemerintah kota, seperti menutup tempat umum dan membagikan masker serta hand sanitizer.

  27. Soal

    Penyebaran Virus di Kota Metropolis Pada awal tahun, kota Metropolis digemparkan oleh berita tentang penyebaran virus baru yang sangat menular. Virus ini diketahui pertama kali muncul di sebuah pasar hewan. Penduduk kota menjadi sangat khawatir karena virus tersebut menyebar dengan cepat. Pemerintah kota segera mengambil langkah-langkah pencegahan. Semua sekolah, kantor, dan tempat umum ditutup. Warga dihimbau untuk tetap di rumah dan menghindari kerumunan. Selain itu, pemerintah juga membagikan masker dan hand sanitizer kepada warga secara gratis. Para ilmuwan bekerja tanpa lelah untuk meneliti virus tersebut. Mereka berusaha menemukan cara untuk menghentikan penyebaran dan mencari obat yang efektif. Sementara itu, jumlah kasus terus bertambah setiap harinya. Di tengah situasi yang menegangkan ini, ada banyak cerita tentang solidaritas dan kepedulian sesama warga. Banyak yang membantu tetangga yang sakit atau yang membutuhkan bantuan. Organisasi amal dan relawan juga turun tangan untuk membantu mendistribusikan bantuan. Akhirnya, setelah berbulan-bulan bekerja keras, para ilmuwan berhasil menemukan vaksin yang efektif. Vaksin tersebut segera diproduksi massal dan didistribusikan kepada warga. Perlahan namun pasti, kehidupan di kota Metropolis mulai kembali normal. Simpulan dari paragraf kedua adalah...

    Lihat pembahasan

    Jawaban: b. Pemerintah kota mengambil langkah pencegahan dengan menutup tempat umum dan membagikan masker serta hand sanitizer. Penjelasan: Paragraf kedua menjelaskan langkah-langkah pencegahan yang diambil oleh pemerintah kota, seperti menutup tempat umum dan membagikan masker serta hand sanitizer.

  28. Soal

    Penyebaran Virus di Kota Metropolis Pada awal tahun, kota Metropolis digemparkan oleh berita tentang penyebaran virus baru yang sangat menular. Virus ini diketahui pertama kali muncul di sebuah pasar hewan. Penduduk kota menjadi sangat khawatir karena virus tersebut menyebar dengan cepat. Pemerintah kota segera mengambil langkah-langkah pencegahan. Semua sekolah, kantor, dan tempat umum ditutup. Warga dihimbau untuk tetap di rumah dan menghindari kerumunan. Selain itu, pemerintah juga membagikan masker dan hand sanitizer kepada warga secara gratis. Para ilmuwan bekerja tanpa lelah untuk meneliti virus tersebut. Mereka berusaha menemukan cara untuk menghentikan penyebaran dan mencari obat yang efektif. Sementara itu, jumlah kasus terus bertambah setiap harinya. Di tengah situasi yang menegangkan ini, ada banyak cerita tentang solidaritas dan kepedulian sesama warga. Banyak yang membantu tetangga yang sakit atau yang membutuhkan bantuan. Organisasi amal dan relawan juga turun tangan untuk membantu mendistribusikan bantuan. Akhirnya, setelah berbulan-bulan bekerja keras, para ilmuwan berhasil menemukan vaksin yang efektif. Vaksin tersebut segera diproduksi massal dan didistribusikan kepada warga. Perlahan namun pasti, kehidupan di kota Metropolis mulai kembali normal. Simpulan dari paragraf ketiga adalah...

    Lihat pembahasan

    Jawaban: b. Para ilmuwan bekerja keras meneliti virus dan mencari obat sementara jumlah kasus terus bertambah. Penjelasan: Paragraf ketiga menjelaskan upaya para ilmuwan dalam meneliti virus dan mencari obat, meskipun jumlah kasus terus bertambah.

  29. Soal

    Penyebaran Virus di Kota Metropolis Pada awal tahun, kota Metropolis digemparkan oleh berita tentang penyebaran virus baru yang sangat menular. Virus ini diketahui pertama kali muncul di sebuah pasar hewan. Penduduk kota menjadi sangat khawatir karena virus tersebut menyebar dengan cepat. Pemerintah kota segera mengambil langkah-langkah pencegahan. Semua sekolah, kantor, dan tempat umum ditutup. Warga dihimbau untuk tetap di rumah dan menghindari kerumunan. Selain itu, pemerintah juga membagikan masker dan hand sanitizer kepada warga secara gratis. Para ilmuwan bekerja tanpa lelah untuk meneliti virus tersebut. Mereka berusaha menemukan cara untuk menghentikan penyebaran dan mencari obat yang efektif. Sementara itu, jumlah kasus terus bertambah setiap harinya. Di tengah situasi yang menegangkan ini, ada banyak cerita tentang solidaritas dan kepedulian sesama warga. Banyak yang membantu tetangga yang sakit atau yang membutuhkan bantuan. Organisasi amal dan relawan juga turun tangan untuk membantu mendistribusikan bantuan. Akhirnya, setelah berbulan-bulan bekerja keras, para ilmuwan berhasil menemukan vaksin yang efektif. Vaksin tersebut segera diproduksi massal dan didistribusikan kepada warga. Perlahan namun pasti, kehidupan di kota Metropolis mulai kembali normal. Simpulan dari paragraf ketiga adalah...

    Lihat pembahasan

    Jawaban: b. Para ilmuwan bekerja keras meneliti virus dan mencari obat sementara jumlah kasus terus bertambah. Penjelasan: Paragraf ketiga menjelaskan upaya para ilmuwan dalam meneliti virus dan mencari obat, meskipun jumlah kasus terus bertambah.

  30. Soal

    Penyebaran Virus di Kota Metropolis Pada awal tahun, kota Metropolis digemparkan oleh berita tentang penyebaran virus baru yang sangat menular. Virus ini diketahui pertama kali muncul di sebuah pasar hewan. Penduduk kota menjadi sangat khawatir karena virus tersebut menyebar dengan cepat. Pemerintah kota segera mengambil langkah-langkah pencegahan. Semua sekolah, kantor, dan tempat umum ditutup. Warga dihimbau untuk tetap di rumah dan menghindari kerumunan. Selain itu, pemerintah juga membagikan masker dan hand sanitizer kepada warga secara gratis. Para ilmuwan bekerja tanpa lelah untuk meneliti virus tersebut. Mereka berusaha menemukan cara untuk menghentikan penyebaran dan mencari obat yang efektif. Sementara itu, jumlah kasus terus bertambah setiap harinya. Di tengah situasi yang menegangkan ini, ada banyak cerita tentang solidaritas dan kepedulian sesama warga. Banyak yang membantu tetangga yang sakit atau yang membutuhkan bantuan. Organisasi amal dan relawan juga turun tangan untuk membantu mendistribusikan bantuan. Akhirnya, setelah berbulan-bulan bekerja keras, para ilmuwan berhasil menemukan vaksin yang efektif. Vaksin tersebut segera diproduksi massal dan didistribusikan kepada warga. Perlahan namun pasti, kehidupan di kota Metropolis mulai kembali normal. Simpulan dari paragraf keempat adalah...

    Lihat pembahasan

    Jawaban: b. Solidaritas dan kepedulian antarwarga meningkat di tengah situasi menegangkan. Penjelasan: Paragraf keempat menjelaskan bagaimana solidaritas dan kepedulian antarwarga meningkat, dengan banyak orang yang membantu sesama warga dan organisasi amal yang turut serta membantu.

Gratis — tolong sebarkan

Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.

Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya →