Fitri Learning

BelajarBiologi SMA Kelas 10Bab 2

Pandemi COVID-19, Pengaruhnya, dan Tindak Lanjut yang Diperlukan

Biologi SMA Kelas 10 · Bab 2: Virus

Pandemi COVID-19: Penyebab dan Penyebarannya

Pandemi COVID-19 disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2). Virus ini pertama kali terdeteksi di Wuhan, China, pada akhir tahun 2019 dan dengan cepat menyebar ke seluruh dunia. COVID-19 menular melalui droplet pernapasan, kontak langsung, serta permukaan yang terkontaminasi.

SARS-CoV-2 termasuk keluarga Coronavirus, yang juga mencakup penyebab SARS dan MERS. Gejalanya bervariasi dari ringan hingga berat, seperti demam, batuk kering, sesak napas, kehilangan penciuman, hingga gagal napas, dengan komplikasi berupa pneumonia dan gangguan organ lain.

Pengaruh Pandemi COVID-19

  • Pengaruh kesehatan: jutaan kematian di seluruh dunia dengan risiko tertinggi pada lansia dan penderita komorbiditas, rumah sakit kelebihan kapasitas, serta meningkatnya gangguan kesehatan mental seperti stres, kecemasan, dan depresi.
  • Pengaruh ekonomi: resesi global, penutupan bisnis, meningkatnya pengangguran, dan penurunan daya beli. Industri pariwisata, penerbangan, dan perhotelan paling terdampak.
  • Pengaruh pendidikan: pembelajaran tatap muka digantikan pembelajaran daring, namun akses internet dan perangkat yang tidak merata menimbulkan kesenjangan pendidikan.
  • Pengaruh sosial: physical distancing, pembatasan perjalanan, larangan berkumpul, serta pergeseran pola kerja menjadi work from home.
  • Pengaruh lingkungan: penurunan emisi karbon dan perbaikan kualitas udara, namun meningkatnya limbah medis seperti masker dan sarung tangan sekali pakai.

Tindak Lanjut untuk Mengatasi Pandemi COVID-19

  • Vaksinasi massal: Pfizer-BioNTech dan Moderna (mRNA vaccine), AstraZeneca dan Johnson & Johnson (adenovirus vector vaccine), serta Sinovac dan Sinopharm (inactivated virus vaccine) untuk membangun kekebalan populasi.
  • Protokol kesehatan: memakai masker, mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer, menjaga jarak, serta menghindari kerumunan dan ruangan berventilasi buruk.
  • Pengobatan dan terapi: antivirus Remdesivir untuk menghambat replikasi virus, Dexamethasone untuk mengurangi peradangan pada gejala berat, serta terapi oksigen dan ventilator.
  • Kebijakan karantina dan lockdown: karantina wilayah, PSBB, dan PPKM untuk mengurangi penyebaran virus.
  • Percepatan teknologi dan inovasi: telemedicine, aplikasi pelacakan kontak, serta pengembangan vaksin dan terapi berbasis teknologi mRNA.
Contoh soal

Soal. Pandemi COVID-19 yang disebabkan oleh SARS-CoV-2 telah memberikan dampak luas di berbagai sektor. Salah satu strategi utama dalam mengendalikan pandemi ini adalah vaksinasi. Mengapa vaksin berbasis mRNA, seperti Pfizer dan Moderna, dianggap inovatif dalam pengembangan vaksin?

  1. Vaksin ini menggunakan virus yang dilemahkan untuk membentuk antibodi.
  2. Vaksin ini mengandung protein virus yang dapat langsung dikenali oleh sistem imun.
  3. Vaksin ini membawa instruksi genetik untuk membuat protein spike virus dalam sel tubuh.
  4. Vaksin ini hanya bekerja pada individu dengan sistem imun yang sudah kuat.
  5. Vaksin ini dapat langsung menghancurkan virus dalam tubuh tanpa bantuan sel imun.

Jawaban. Jawaban Benar: C. Vaksin ini membawa instruksi genetik untuk membuat protein spike virus dalam sel tubuh.

Pembahasan. Vaksin mRNA bekerja dengan cara memberikan instruksi genetik kepada sel tubuh untuk menghasilkan protein spike SARS-CoV-2, yang kemudian dikenali oleh sistem imun sebagai ancaman dan memicu pembentukan antibodi.

Gratis — tolong sebarkan

Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.

Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya →