Virus sering dikaitkan dengan penyakit dan infeksi berbahaya, tetapi keberadaannya juga memiliki manfaat dalam berbagai aspek kehidupan. Secara umum, peranan virus dapat dikategorikan menjadi peran yang menguntungkan dan peran yang merugikan.
Keuntungan dari Keberadaan Virus
- Dalam bioteknologi dan rekayasa genetika: virus dipakai sebagai vektor dalam terapi gen. Retrovirus seperti lentivirus dapat menyisipkan gen baru ke genom manusia untuk mengobati penyakit genetik seperti hemofilia. Virus juga digunakan dalam vaksin rekombinan, contohnya vaksin COVID-19 berbasis adenovirus seperti AstraZeneca dan Johnson & Johnson.
- Dalam pengendalian hama pertanian: Baculovirus digunakan sebagai insektisida biologis untuk mengendalikan populasi serangga perusak tanaman seperti ulat pemakan daun.
- Dalam penelitian ilmiah dan kedokteran: studi bakteriofag membantu mengungkap dogma sentral biologi molekuler (DNA → RNA → protein) serta teknik rekayasa genetik modern.
- Dalam lingkungan dan ekologi: di lautan, virus mengendalikan populasi bakteri laut sehingga berkontribusi dalam siklus karbon dan keseimbangan ekosistem laut.
Kerugian Akibat Keberadaan Virus
Infeksi virus dapat menyebabkan penyakit ringan hingga mematikan serta menjadi penyebab banyak wabah dan pandemi. Penularannya terjadi melalui kontak langsung, udara, makanan dan minuman, serta vektor seperti nyamuk.
Penyakit yang Disebabkan Virus pada Manusia
- Gondongan (Mumps): disebabkan Paramyxovirus yang menyerang kelenjar ludah dan menyebabkan pembengkakan kelenjar parotis. Dapat dicegah dengan vaksin MMR.
- Herpes: disebabkan Herpes Simplex Virus; HSV-1 menyebabkan herpes oral dan HSV-2 herpes genital. Virus dapat laten dan kambuh saat imun melemah; dikendalikan dengan Acyclovir.
- Cacar variola (smallpox): disebabkan Variola virus, salah satu penyakit paling mematikan dalam sejarah, berhasil diberantas secara global pada 1980 melalui vaksinasi massal.
- Cacar air (varisela) dan herpes zoster: disebabkan Varicella-Zoster Virus yang tetap dorman di sel saraf dan dapat aktif kembali sebagai herpes zoster.
- Hepatitis: terbagi lima jenis (A–E). Hepatitis A dan E menular lewat makanan dan minuman, sedangkan B, C, dan D melalui darah, hubungan seksual, atau dari ibu ke bayi. Hepatitis B dan C dapat berkembang menjadi sirosis dan kanker hati.
- Influenza dan parainfluenza: menyerang sistem pernapasan dengan gejala demam, batuk, dan nyeri otot. Karena virus sering bermutasi, vaksin flu perlu diperbarui setiap tahun.
- Campak (measles): disebabkan Morbillivirus dan sangat menular, dengan komplikasi pneumonia, ensefalitis, dan kebutaan. Dapat dicegah dengan vaksin MMR.
- AIDS: disebabkan HIV yang menyerang sistem kekebalan tubuh. Belum ada obat penyembuh, tetapi terapi antiretroviral (ARV) menekan replikasi virus.
- Poliomielitis: disebabkan Poliovirus yang menyerang sistem saraf dan dapat menyebabkan kelumpuhan permanen; dicegah dengan vaksin polio.
- Tumor dan kanker: HPV penyebab kanker serviks dan kutil kelamin, Epstein-Barr Virus terkait limfoma Burkitt dan kanker nasofaring, serta hepatitis B dan C penyebab kanker hati.
- Demam berdarah dengue dan chikungunya: ditularkan nyamuk Aedes aegypti, menyebabkan demam tinggi, nyeri otot dan sendi, serta risiko perdarahan serius.
- Ebola, flu burung (Influenza A H5N1 dan H7N9), dan SARS: memiliki tingkat kematian tinggi dan menyebar melalui kontak langsung atau dari hewan ke manusia.
Penyakit pada Hewan yang Disebabkan Virus
- Rabies: disebabkan Rabies virus (genus Lyssavirus), menyebar melalui gigitan hewan terinfeksi dan menyerang sistem saraf pusat. Gejalanya perubahan perilaku, agresivitas, liur berlebihan, dan hidrofobia pada manusia. Vaksin rabies sangat efektif.
- Penyakit Mulut dan Kuku (PMK): disebabkan Foot and Mouth Disease Virus dari famili Picornaviridae, menyerang sapi, kambing, domba, dan babi dengan luka melepuh pada mulut dan kaki, demam, serta penurunan produksi susu.
- Tetelo (Newcastle Disease): disebabkan Newcastle Disease Virus, menyerang unggas dengan gangguan pernapasan, diare hijau, penurunan produksi telur, serta kelumpuhan dan kepala terpuntir.
- Tumor pada hewan: Feline Leukemia Virus (FeLV) menyebabkan leukemia pada kucing, sedangkan Marek’s Disease Virus (MDV) menyebabkan limfoma dan gangguan saraf pada ayam.
Penyakit pada Tumbuhan yang Disebabkan Virus
- Penyakit TYLC (Tomato Yellow Leaf Curl Virus): menyerang tomat, daun menguning dan melengkung ke atas, ditularkan kutu putih (Bemisia tabaci).
- Tungro pada padi: disebabkan Rice Tungro Bacilliform Virus dan Rice Tungro Spherical Virus, ditularkan wereng hijau, menyebabkan padi kerdil dan daun menguning.
- Mosaik pada tanaman: disebabkan TMV pada tembakau, Cucumber Mosaic Virus pada mentimun, dan Pepper Mosaic Virus pada cabai, menyebabkan bintik hijau-kuning pada daun serta pertumbuhan kerdil.
Soal. Beberapa virus memiliki peran yang menguntungkan dalam bioteknologi. Salah satu contohnya adalah penggunaan virus sebagai vektor dalam terapi gen. Mengapa virus cocok digunakan dalam terapi gen?
- Virus dapat membawa dan memasukkan materi genetik ke dalam sel inang.
- Virus memiliki DNA sendiri yang dapat memperbaiki mutasi genetik manusia.
- Virus dapat menginfeksi semua jenis sel tanpa batasan spesifik.
- Virus tidak mengalami mutasi sehingga aman digunakan dalam terapi jangka panjang.
- Virus dapat bertahan hidup tanpa inang dan memperbanyak diri secara mandiri.
Jawaban. Jawaban Benar: A. Virus dapat membawa dan memasukkan materi genetik ke dalam sel inang.
Pembahasan. Virus dapat digunakan sebagai vektor dalam terapi gen karena kemampuannya untuk menginjeksi materi genetik ke dalam sel inang. Contohnya, adenovirus dan lentivirus digunakan dalam terapi gen untuk memperbaiki mutasi yang menyebabkan penyakit genetik.
Tidak semua virus merugikan! Beberapa virus digunakan dalam terapi gen, yang membantu menyembuhkan penyakit genetik dengan memasukkan DNA sehat ke dalam tubuh pasien. Bakteriofag adalah virus yang menyerang bakteri dan digunakan sebagai alternatif antibiotik dalam pengobatan infeksi bakteri yang kebal antibiotik. Beberapa virus bisa memicu kanker, seperti Human Papillomavirus (HPV) yang berhubungan dengan kanker serviks, tetapi kini tersedia vaksin untuk mencegahnya!
Gratis — tolong sebarkan
Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.
Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya → Ilmu yang bermanfaatBagikan ke WhatsApp