Fitri Learning

BelajarBiologi SMA Kelas 10Bab 5

Dinamika Keseimbangan Lingkungan Hidup

Biologi SMA Kelas 10 · Bab 5: Perubahan dan Pelestarian Lingkungan Hidup

Perubahan Lingkungan Akibat Sampah — mongabay.co.id
Perubahan Lingkungan Akibat Sampah — mongabay.co.id

Lingkungan hidup adalah sistem yang kompleks dan saling bergantung antara komponen biotik (makhluk hidup) dan abiotik (udara, air, tanah, dan iklim). Keseimbangan lingkungan merupakan kondisi di mana semua komponen ekosistem bekerja bersama secara harmonis. Ketika keseimbangan ini terganggu, berbagai masalah lingkungan dapat terjadi yang berujung pada penurunan kualitas hidup dan kerusakan ekosistem.

Keseimbangan Ekosistem

  • Aliran energi: energi mengalir melalui rantai makanan dari produsen hingga konsumen. Jika jumlah produsen berkurang, misalnya akibat deforestasi, rantai makanan dan aliran energi akan terganggu.
  • Perputaran materi: nutrisi dan bahan organik berputar melalui siklus biogeokimia. Pencemaran atau penggunaan pestisida dapat menghambat siklus ini.
  • Siklus hidup organisme: setiap makhluk hidup memiliki peran sebagai produsen, konsumen, atau pengurai. Jika satu spesies terganggu atau punah, spesies lain yang bergantung padanya juga terpengaruh.

Perubahan Lingkungan Hidup

Faktor Alamiah

  • Bencana alam: gempa bumi, tsunami, letusan gunung berapi, dan kebakaran hutan alami dapat mengubah lanskap dan ekosistem secara drastis.
  • Perubahan iklim alami: proses yang terjadi dalam periode panjang, seperti masa es (glacial periods) atau pemanasan global alami.
  • Penyakit atau serangan hama alami: epidemi penyakit atau serangan hama dapat memengaruhi keseimbangan ekosistem, seperti hutan yang diserang kumbang perusak kayu.

Faktor Antropogenik (Aktivitas Manusia)

  • Deforestasi: penebangan hutan besar-besaran menyebabkan hilangnya habitat alami dan meningkatkan emisi karbon dioksida.
  • Urbanisasi dan industrialisasi: konversi lahan pertanian menjadi pemukiman dan industri mengakibatkan kehilangan keanekaragaman hayati serta peningkatan polusi udara dan air.
  • Polusi: aktivitas industri dan transportasi menghasilkan limbah berbahaya yang mencemari udara, air, dan tanah.
  • Perubahan iklim global: peningkatan emisi gas rumah kaca menyebabkan pemanasan global yang berdampak pada perubahan pola cuaca dan naiknya permukaan air laut.

Dampak Perubahan Lingkungan

  • Perubahan iklim: peningkatan suhu rata-rata global, perubahan pola hujan, pencairan es di kutub, serta cuaca ekstrem seperti banjir, kekeringan, dan badai.
  • Kehilangan keanekaragaman hayati: deforestasi, perburuan liar, dan polusi menyebabkan hilangnya habitat dan kepunahan spesies.
  • Kerusakan ekosistem: hutan, terumbu karang, padang rumput, dan ekosistem air tawar kehilangan kemampuannya menyaring polutan dan mengatur iklim.
  • Kesehatan manusia: pencemaran udara dan air menyebabkan penyakit pernapasan, kanker, serta gangguan sistem saraf dan organ tubuh lainnya.

Upaya Memulihkan Keseimbangan Lingkungan

  • Pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan, yaitu memanfaatkan sumber daya secara bijaksana dan tidak berlebihan.
  • Penerapan teknologi ramah lingkungan seperti energi terbarukan, kendaraan listrik, dan teknologi pengolahan limbah yang efisien.
  • Rehabilitasi ekosistem yang rusak melalui penghijauan, reboisasi, dan konservasi habitat alam.
  • Pendidikan dan kesadaran lingkungan agar masyarakat berperan aktif dalam pelestarian alam.
Contoh soal

Soal. Perubahan lingkungan yang disebabkan oleh aktivitas manusia seperti deforestasi dapat menyebabkan ketidakseimbangan ekosistem. Salah satu dampak jangka panjang dari deforestasi adalah...

  1. Peningkatan kadar oksigen di atmosfer
  2. Penurunan kualitas tanah dan keberagaman hayati
  3. Terjadinya pengurangan suhu global
  4. Meningkatnya populasi hewan liar
  5. Terbentuknya area pertanian yang lebih luas

Jawaban. Jawaban Benar: B. Penurunan kualitas tanah dan keberagaman hayati

Pembahasan. Deforestasi mengurangi jumlah pohon yang berfungsi menyerap karbon dioksida dan menghasilkan oksigen. Selain itu, kehilangan hutan juga menyebabkan penurunan kualitas tanah melalui erosi dan hilangnya kesuburan, serta mengancam keberagaman hayati karena banyak spesies kehilangan habitat alaminya.

Gratis — tolong sebarkan

Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.

Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya →